Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Tingkatkan efektivitas pengelolaan dana publik Anda! Ikuti Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran dari Pusat Edukasi Indonesia. Pelatihan ini esensial untuk ASN dalam menyusun anggaran akuntabel dan efisien. Jangan lewatkan kesempatan mengoptimalkan kinerja keuangan dan mencapai tujuan pembangunan. Segera daftarkan diri Anda!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

346 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana. Pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, dan akuntabel merupakan pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dalam konteks ini, penyusunan anggaran memegang peranan krusial sebagai instrumen perencanaan pembangunan yang menerjemahkan visi dan misi pemerintah ke dalam program serta kegiatan konkret. Namun, penyusunan anggaran yang hanya berfokus pada alokasi dana seringkali kurang optimal dalam mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif, yaitu Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja.

Pendekatan anggaran berbasis kinerja menggeser paradigma dari sekadar pengalokasian sumber daya menjadi fokus pada pencapaian hasil dan dampak. Hal ini menuntut setiap entitas pemerintah untuk tidak hanya merencanakan pengeluaran, tetapi juga untuk secara jelas mendefinisikan apa yang ingin dicapai, bagaimana pencapaian tersebut akan diukur, dan bagaimana setiap rupiah anggaran berkontribusi pada tujuan yang lebih besar. Pendekatan ini merupakan langkah maju untuk memastikan bahwa setiap investasi publik benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Selain penyusunan anggaran yang berorientasi pada kinerja, aspek evaluasi anggaran juga tidak kalah penting. Evaluasi anggaran berperan sebagai mekanisme kontrol dan umpan balik yang berkelanjutan untuk mengukur sejauh mana program dan kegiatan yang telah dilaksanakan mencapai target yang diharapkan. Melalui evaluasi yang sistematis, pemerintah dapat mengidentifikasi keberhasilan, kegagalan, serta area-area yang memerlukan perbaikan, sehingga alokasi anggaran di masa mendatang dapat disesuaikan untuk mencapai efektivitas yang lebih tinggi.

Mengingat kompleksitas dan pentingnya kedua aspek tersebut, Pusat Edukasi Indonesia merasa perlu untuk menyelenggarakan Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan evaluasi anggaran. Bimtek ini dirancang untuk membekali para pengelola keuangan dan perencana di lingkungan pemerintahan dengan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi anggaran yang berorientasi pada hasil. Dengan demikian, diharapkan tercipta budaya pengelolaan anggaran yang lebih strategis, transparan, dan bertanggung jawab.


Definisi Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dapat didefinisikan sebagai suatu program pelatihan atau bimbingan teknis yang dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun anggaran dengan fokus pada pencapaian kinerja. Ini bukan sekadar pelatihan teknis mengenai prosedur penganggaran, melainkan lebih pada pergeseran mindset dan pendekatan dalam mengelola keuangan publik. Tujuannya adalah memastikan setiap alokasi dana memiliki keterkaitan langsung dengan hasil yang terukur.

Lebih lanjut, anggaran berbasis kinerja merupakan suatu sistem penganggaran yang mengaitkan setiap pengeluaran dengan target kinerja yang jelas dan terukur. Dalam sistem ini, alokasi anggaran tidak lagi semata-mata berdasarkan input atau belanja operasional, melainkan didasarkan pada sejauh mana suatu program atau kegiatan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan strategis organisasi. Ini berarti setiap rupiah anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan dampaknya.

Fokus utama dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja adalah pada penetapan indikator kinerja yang relevan, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu (SMART). Peserta akan diajarkan cara merumuskan tujuan yang spesifik, menetapkan target kinerja yang ambisius namun realistis, serta memilih indikator yang tepat untuk mengukur keberhasilan. Hal ini memerlukan pemahaman yang mendalam tentang visi, misi, dan strategi organisasi.

Selain itu, Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja juga mencakup pembahasan mengenai bagaimana menghubungkan anggaran dengan rencana strategis dan kebijakan pembangunan. Ini memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang dianggarkan selaras dengan prioritas nasional atau daerah. Pendekatan ini juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan kinerja, sehingga masyarakat dapat memantau sejauh mana dana publik telah dimanfaatkan secara efektif.


Peran dan Pentingnya Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja

Berikut adalah peran dan pentingnya Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan publik:

  • Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Penggunaan Anggaran: Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja membekali peserta dengan kemampuan untuk menyusun anggaran yang lebih transparan dan akuntabel. Dengan fokus pada kinerja, setiap pengeluaran dapat dihubungkan dengan output dan outcome yang jelas, sehingga memudahkan pihak-pihak terkait, termasuk masyarakat, untuk memantau dan mengevaluasi penggunaan dana publik. Hal ini secara signifikan meningkatkan tingkat pertanggungjawaban pemerintah.
  • Mengoptimalkan Alokasi Sumber Daya: Pelatihan ini membantu instansi pemerintah dalam mengalokasikan anggaran secara lebih strategis dan efisien. Dengan memahami bagaimana menghubungkan anggaran dengan tujuan kinerja, peserta dapat mengidentifikasi program dan kegiatan yang paling efektif dalam mencapai target, serta mengurangi atau menghilangkan alokasi dana untuk kegiatan yang kurang produktif. Ini memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan secara optimal.
  • Mendorong Peningkatan Kualitas Layanan Publik: Dengan berfokus pada hasil dan dampak, Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja mendorong pemerintah untuk merancang program dan kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Indikator kinerja yang terukur memungkinkan evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas layanan yang diberikan, sehingga dapat dilakukan perbaikan secara terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan publik.
  • Meningkatkan Efektivitas Program dan Kegiatan Pemerintah: Pendekatan berbasis kinerja memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang dianggarkan memiliki tujuan yang jelas dan indikator keberhasilan yang terukur. Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja membimbing peserta dalam merumuskan tujuan yang spesifik dan realistis, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk mencapainya. Ini berkontribusi pada peningkatan efektivitas seluruh inisiatif pemerintah.
  • Memfasilitasi Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Data kinerja yang dihasilkan dari sistem anggaran berbasis kinerja menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan. Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja mengajarkan cara menganalisis data kinerja dan menggunakannya untuk membuat keputusan yang informatif terkait alokasi anggaran di masa mendatang, penyesuaian program, atau bahkan penghentian program yang tidak efektif.
  • Membangun Budaya Kerja yang Berorientasi Hasil: Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga diajak untuk menginternalisasi budaya kerja yang berfokus pada hasil. Ini mendorong setiap individu dalam organisasi untuk berpikir secara strategis tentang bagaimana kontribusi mereka dapat menghasilkan dampak yang nyata, bukan sekadar menyelesaikan tugas. Budaya ini esensial untuk pembangunan berkelanjutan.
  • Memenuhi Tuntutan Regulasi dan Kebijakan: Banyak regulasi dan kebijakan di tingkat nasional maupun daerah yang mengamanatkan implementasi anggaran berbasis kinerja. Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja membantu instansi pemerintah untuk memenuhi tuntutan ini dengan membekali sumber daya manusia mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Ini penting untuk kepatuhan dan integritas fiskal.
  • Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia: Secara keseluruhan, Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja berkontribusi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor publik. Para peserta menjadi lebih kompeten dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi anggaran, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas manajemen keuangan di instansi masing-masing. Investasi pada SDM adalah investasi pada masa depan.

Materi Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja

Materi Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis. Berikut adalah poin-poin materi yang akan dibahas secara terperinci:

  • Konsep Dasar dan Filosofi Anggaran Berbasis Kinerja: Materi ini akan membahas secara mendalam evolusi penganggaran dari tradisional ke berbasis kinerja, serta mengapa perubahan ini menjadi sangat esensial. Akan dijelaskan perbedaan fundamental antara anggaran tradisional yang berorientasi pada input dan anggaran berbasis kinerja yang berfokus pada output dan outcome. Peserta akan memahami filosofi di balik pendekatan ini, yaitu bagaimana setiap rupiah yang dikeluarkan harus menghasilkan nilai dan dampak yang terukur bagi masyarakat. Pembahasan meliputi juga landasan hukum dan kebijakan yang mendasari implementasi anggaran berbasis kinerja di Indonesia, seperti peraturan pemerintah dan undang-undang terkait keuangan negara, yang memberikan kerangka kerja bagi praktik penganggaran yang akuntabel.
  • Perencanaan Strategis dan Keterkaitannya dengan Anggaran: Bagian ini menekankan pentingnya menyelaraskan anggaran dengan dokumen perencanaan strategis organisasi, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) atau Rencana Strategis (Renstra) instansi. Peserta akan diajarkan cara menerjemahkan visi, misi, dan tujuan strategis ke dalam program dan kegiatan yang konkret, serta bagaimana menetapkan indikator kinerja kunci (IKK) yang relevan untuk setiap level perencanaan. Materi ini juga akan membahas teknik perumusan tujuan dan sasaran yang terukur, sehingga setiap elemen anggaran dapat dihubungkan langsung dengan pencapaian strategis yang lebih besar, memastikan koherensi antara perencanaan dan penganggaran.
  • Teknik Penyusunan Indikator Kinerja: Ini adalah salah satu inti dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja. Peserta akan mendalami prinsip-prinsip perumusan indikator kinerja yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Akan dibahas berbagai jenis indikator, mulai dari indikator input, output, outcome, hingga impact, serta kapan dan bagaimana menggunakan masing-masing jenis indikator tersebut secara tepat. Materi ini juga mencakup praktik terbaik dalam mengidentifikasi data yang diperlukan untuk mengukur indikator, serta potensi tantangan dalam pengumpulan data dan bagaimana mengatasinya untuk memastikan indikator kinerja yang valid dan reliabel.
  • Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja (ABK) Tahap Demi Tahap: Sesi ini akan memandu peserta melalui seluruh siklus penyusunan anggaran berbasis kinerja, mulai dari identifikasi kebutuhan, perumusan program dan kegiatan, hingga alokasi anggaran dan penyusunan dokumen anggaran. Akan dibahas secara detail bagaimana mengintegrasikan komponen kinerja ke dalam struktur anggaran, termasuk pengisian form-form anggaran yang relevan seperti Rencana Kerja Anggaran (RKA) dengan memasukkan target kinerja yang jelas. Simulasi dan studi kasus akan digunakan untuk memberikan pengalaman praktis dalam menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari, sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikannya di instansi masing-masing.
  • Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Anggaran: Materi ini berfokus pada pentingnya memantau dan mengevaluasi kinerja anggaran secara berkala. Peserta akan mempelajari metodologi untuk mengukur pencapaian indikator kinerja, menganalisis deviasi antara target dan realisasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Akan dibahas pula berbagai teknik evaluasi, seperti evaluasi formatif dan sumatif, serta penggunaan hasil evaluasi untuk perbaikan kebijakan dan perencanaan anggaran di masa mendatang. Fokus juga pada bagaimana hasil evaluasi dapat menjadi umpan balik yang efektif untuk siklus penganggaran berikutnya, mendorong perbaikan berkelanjutan.
  • Sistem Informasi Pendukung Anggaran Berbasis Kinerja: Penggunaan teknologi informasi sangat krusial dalam implementasi anggaran berbasis kinerja. Materi ini akan memperkenalkan peserta pada berbagai sistem informasi yang digunakan untuk mendukung proses penganggaran dan pelaporan kinerja, seperti Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPD) atau sistem akuntansi pemerintahan lainnya. Akan dibahas bagaimana sistem-sistem ini memfasilitasi integrasi data perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja, serta bagaimana memanfaatkan fitur-fiturnya untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data. Pemahaman ini penting untuk adaptasi digital.
  • Peran dan Tanggung Jawab dalam Implementasi ABK: Bagian ini akan menjelaskan peran dan tanggung jawab berbagai pihak yang terlibat dalam implementasi anggaran berbasis kinerja, mulai dari pimpinan instansi, perencana, pengelola keuangan, hingga unit pelaksana teknis. Akan dibahas bagaimana koordinasi yang efektif antar unit kerja dapat mendukung keberhasilan implementasi ABK. Peserta akan memahami pentingnya komitmen dari seluruh lini organisasi untuk mencapai tujuan kinerja yang telah ditetapkan, serta bagaimana membangun budaya kolaborasi dan akuntabilitas dalam seluruh proses penganggaran.
  • Studi Kasus dan Best Practices: Sesi ini akan menampilkan berbagai studi kasus nyata dari instansi pemerintah atau organisasi lain yang telah berhasil mengimplementasikan anggaran berbasis kinerja. Peserta akan diajak untuk menganalisis keberhasilan dan tantangan yang dihadapi, serta mempelajari best practices yang dapat diterapkan. Diskusi interaktif akan mendorong peserta untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi inovatif untuk permasalahan yang mungkin mereka hadapi dalam konteks kerja masing-masing, memperkaya perspektif praktis.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja

Tujuan Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja:

  • Meningkatkan Pemahaman Konseptual: Tujuan utama dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja ini adalah untuk memastikan setiap peserta memiliki pemahaman yang mendalam dan komprehensif mengenai konsep, prinsip, dan filosofi dasar dari anggaran berbasis kinerja. Ini mencakup tidak hanya aspek teknis, tetapi juga mengapa pendekatan ini sangat relevan dan strategis dalam konteks pengelolaan keuangan publik modern. Pemahaman ini akan menjadi fondasi kuat.
  • Menguasai Keterampilan Teknis Penyusunan ABK: Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang diperlukan untuk secara mandiri menyusun anggaran berbasis kinerja. Ini meliputi kemampuan merumuskan tujuan, sasaran, indikator kinerja yang terukur, hingga mengintegrasikan semua elemen ini ke dalam dokumen anggaran yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kemampuan teknis ini esensial untuk implementasi.
  • Meningkatkan Kemampuan Pengukuran dan Evaluasi Kinerja: Peserta diharapkan mampu melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja anggaran secara objektif dan sistematis setelah mengikuti Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja. Ini termasuk kemampuan mengumpulkan data, menganalisis capaian kinerja, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, dan merumuskan rekomendasi perbaikan untuk siklus anggaran selanjutnya. Aspek evaluasi sangat penting untuk perbaikan berkelanjutan.
  • Mengembangkan Kemampuan Analisis Data Kinerja: Tujuan lain dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja adalah untuk melatih peserta dalam menganalisis data kinerja secara efektif. Mereka akan diajarkan bagaimana menginterpretasikan hasil pengukuran kinerja, mengidentifikasi tren, dan menarik kesimpulan yang valid untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik terkait alokasi sumber daya dan perbaikan program. Analisis data adalah kunci efektivitas.
  • Mendorong Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja di Instansi: Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja ini secara khusus bertujuan untuk mendorong peserta agar dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip anggaran berbasis kinerja di instansi mereka masing-masing. Ini tidak hanya sebatas pemahaman teori, tetapi bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan yang menginisiasi dan mendukung praktik penganggaran yang berorientasi pada hasil. Penerapan di lapangan adalah target utama.
  • Meningkatkan Akuntabilitas Pengelola Keuangan: Tujuan krusial dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja adalah meningkatkan tingkat akuntabilitas para pengelola keuangan dan perencana. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menghubungkan anggaran dengan kinerja, mereka akan lebih mampu mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang dialokasikan dan memastikan bahwa dana publik digunakan secara efektif untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Manfaat Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja:

  • Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas Penggunaan Dana Publik: Salah satu manfaat paling signifikan dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja adalah terciptanya alokasi dana yang lebih efisien dan efektif. Dengan fokus pada kinerja, setiap pengeluaran akan diarahkan untuk mencapai hasil yang optimal, mengurangi pemborosan, dan memastikan bahwa dana publik memberikan nilai tambah yang maksimal bagi masyarakat. Ini adalah inti dari penghematan.
  • Pengambilan Keputusan yang Lebih Informatif dan Strategis: Dengan adanya data kinerja yang jelas dan terukur, para pengambil keputusan akan memiliki dasar yang lebih kuat untuk membuat keputusan terkait perencanaan dan alokasi anggaran. Manfaat dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja ini adalah keputusan yang diambil akan lebih didasarkan pada bukti dan data, bukan asumsi, sehingga lebih strategis dan berdampak.
  • Peningkatan Kualitas Laporan Akuntabilitas Kinerja: Peserta akan mampu menyusun laporan akuntabilitas kinerja yang lebih berkualitas dan informatif. Hal ini menjadi manfaat langsung dari Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja karena laporan yang baik mempermudah pihak eksternal, termasuk masyarakat dan auditor, untuk memahami capaian pemerintah dan sejauh mana dana publik telah dikelola secara bertanggung jawab. Transparansi adalah kunci.
  • Terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan yang Baik: Dengan implementasi anggaran berbasis kinerja yang efektif, akan terwujud tata kelola pemerintahan yang lebih baik, di mana transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik menjadi lebih kuat. Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja ini berkontribusi pada penciptaan birokrasi yang responsif dan berorientasi pada pelayanan, yang pada gilirannya meningkatkan kepercayaan publik.
  • Peningkatan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN): Manfaat Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja lainnya adalah peningkatan profesionalisme ASN yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Mereka akan menjadi lebih kompeten, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan pengelolaan anggaran di era modern. Ini adalah investasi jangka panjang dalam kapasitas SDM pemerintah.
  • Dukungan Terhadap Pencapaian Sasaran Pembangunan Nasional/Daerah: Pada akhirnya, implementasi anggaran berbasis kinerja yang didukung oleh Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja ini akan secara langsung berkontribusi pada pencapaian sasaran pembangunan nasional atau daerah. Dengan fokus pada hasil, setiap program pemerintah akan lebih terarah dan efektif dalam mencapai tujuan-tujuan strategis yang telah ditetapkan.

Kesimpulan

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan evaluasi anggaran merupakan instrumen yang sangat vital dalam transformasi pengelolaan keuangan publik menuju arah yang lebih efektif dan akuntabel. Pendekatan ini tidak hanya mengubah cara pemerintah mengelola dana, tetapi juga menggeser fokus dari sekadar pengeluaran menjadi pencapaian hasil dan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pelatihan yang komprehensif ini, para peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang esensial untuk merumuskan anggaran yang berorientasi kinerja, mengukur capaian, dan melakukan evaluasi yang berkelanjutan. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pentingnya Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja ini tidak dapat dilebih-lebihkan. Di tengah tuntutan masyarakat akan transparansi dan efisiensi, serta kompleksitas tantangan pembangunan, kemampuan untuk menyusun dan mengevaluasi anggaran secara berbasis kinerja menjadi prasyarat mutlak. Bimtek ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, melainkan juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan, sehingga setiap rupiah anggaran dapat memberikan nilai tambah yang maksimal dan berkontribusi secara langsung pada peningkatan kualitas layanan publik serta pencapaian tujuan pembangunan yang ambisius. Pusat Edukasi Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya ini.

Oleh karena itu, kami mengajak seluruh instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk segera mengikutsertakan sumber daya manusianya dalam Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja ini. Ini adalah investasi strategis untuk meningkatkan kapasitas internal, mengoptimalkan pengelolaan keuangan, dan pada akhirnya, mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif dan akuntabel. Mari bersama-sama membangun sistem penganggaran yang kuat, yang tidak hanya menghitung pengeluaran, tetapi juga menghasilkan dampak positif yang terukur bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Kontak Person Pendaftaran Pelatihan Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Bimtek Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja dan Evaluasi Anggaran untuk Efektivitas Dana

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)