Training Geoteknik: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ahli Teknik Tanah
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Training Geoteknik sangat penting untuk para ahli teknik tanah. Pelatihan ini membekali Anda dengan pengetahuan mendalam dan keterampilan praktis dalam menganalisis perilaku tanah serta mendesain pondasi kuat. Dengan mengikuti training ini, Anda dapat mengoptimalkan proyek konstruksi, mengurangi risiko, dan memastikan keamanan infrastruktur. Tingkatkan kompetensi Anda dan berkontribusi pada pembangunan yang lebih baik!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleTraining Geoteknik: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ahli Teknik Tanah

Training Geoteknik: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ahli Teknik Tanah
Training Geoteknik: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ahli Teknik Tanah. Dunia teknik sipil terus berkembang pesat, menuntut para profesional untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan adaptasi terhadap teknologi serta metodologi terbaru. Dalam konteks ini, Training Geoteknik memegang peranan krusial sebagai jembatan pengetahuan yang menghubungkan teori dan praktik di lapangan. Bidang geoteknik, yang berfokus pada perilaku material tanah dan batuan, merupakan fondasi esensial dalam setiap proyek konstruksi, mulai dari pembangunan gedung bertingkat hingga infrastruktur transportasi berskala besar. Tanpa pemahaman mendalam tentang sifat-sifat geologi, risiko kegagalan struktural dapat meningkat secara signifikan, membahayakan keselamatan publik dan investasi yang besar.
Urgensi Training Geoteknik semakin terasa mengingat tantangan geologi yang semakin kompleks di berbagai wilayah. Kondisi tanah yang bervariasi, potensi bencana alam seperti gempa bumi dan tanah longsor, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan, semuanya memerlukan keahlian geoteknik yang mumpuni. Program pelatihan geoteknik yang komprehensif dirancang untuk membekali para insinyur dengan pengetahuan mutakhir, keterampilan analitis, dan kemampuan pengambilan keputusan yang tepat. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas desain dan konstruksi, tetapi juga memastikan keberlanjutan dan keamanan proyek-proyek teknik sipil di masa mendatang.
Investasi dalam pengembangan profesional geoteknik melalui training yang terstruktur merupakan langkah strategis bagi individu maupun organisasi. Bagi para insinyur, pelatihan ini membuka peluang karier yang lebih luas, memperkuat posisi mereka di pasar kerja, dan memberikan kepuasan profesional dalam menghadapi tantangan teknis yang rumit. Sementara itu, bagi perusahaan konstruksi dan konsultan, memiliki tim dengan kompetensi geoteknik yang tinggi berarti peningkatan efisiensi proyek, pengurangan risiko, dan reputasi yang lebih baik di mata klien dan regulator. Oleh karena itu, Training Geoteknik bukan sekadar pilihan, melainkan suatu keharusan.
Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai aspek Training Geoteknik, mulai dari definisi, peran, materi yang dicakup, hingga tujuan dan manfaatnya secara komprehensif. Kami berharap panduan ini dapat memberikan pemahaman yang jelas dan mendalam bagi para pembaca, khususnya para insinyur sipil, mahasiswa teknik, dan pihak-pihak terkait yang tertarik untuk mendalami atau meningkatkan keahlian di bidang geoteknik. Pemahaman yang menyeluruh tentang Training Geoteknik akan menjadi bekal penting dalam menghadapi kompleksitas tantangan di lapangan.
Definisi Training Geoteknik
Training Geoteknik dapat didefinisikan sebagai suatu program pendidikan dan pengembangan profesional yang dirancang secara khusus untuk membekali para insinyur, geolog, dan profesional terkait dengan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ilmu geoteknik. Program ini mencakup studi tentang perilaku tanah dan batuan sebagai media pendukung struktur, serta interaksi antara struktur dan tanah di bawahnya. Tujuannya adalah untuk memastikan desain dan konstruksi infrastruktur dapat berdiri kokoh dan aman dalam jangka waktu yang panjang.
Definisi ini juga melingkupi metode investigasi lapangan, pengujian laboratorium, analisis geoteknik, serta desain pondasi dan struktur penahan tanah. Training Geoteknik tidak hanya berfokus pada teori semata, tetapi juga menekankan aplikasi praktis dari konsep-konsep tersebut dalam skenario dunia nyata. Peserta akan diajak untuk memahami bagaimana data geoteknik diperoleh, diinterpretasi, dan kemudian digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam proyek konstruksi.
Secara lebih lanjut, Training Geoteknik juga mencakup pemahaman tentang standar dan kode praktik yang berlaku di industri. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap desain dan pelaksanaan proyek sesuai dengan regulasi yang ada, meminimalkan risiko kegagalan, dan mengoptimalkan kinerja struktural. Program pelatihan ini seringkali diperbarui secara berkala untuk mengakomodasi perkembangan terbaru dalam penelitian, teknologi, dan metode analisis di bidang geoteknik.
Dengan demikian, Training Geoteknik adalah investasi berkelanjutan dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknik sipil, khususnya yang berkaitan dengan interaksi antara struktur dan lingkungan geologi. Melalui pelatihan ini, diharapkan para profesional dapat menghadapi tantangan geoteknik dengan percaya diri dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Peran dan Pentingnya Training Geoteknik
Pentingnya Training Geoteknik tidak dapat diremehkan dalam industri konstruksi modern, mengingat peran krusialnya dalam memastikan keamanan, stabilitas, dan keberlanjutan proyek infrastruktur. Berikut adalah poin-poin yang menjelaskan peran dan signifikansi pelatihan ini:
Peningkatan Keamanan Struktur: Salah satu peran utama Training Geoteknik adalah membekali insinyur dengan kemampuan untuk menganalisis dan memahami karakteristik tanah di bawah lokasi konstruksi. Pengetahuan ini esensial untuk mendesain pondasi yang kuat dan stabil, sehingga struktur di atasnya dapat berdiri dengan aman dan tahan terhadap berbagai beban, termasuk beban gempa atau angin. Tanpa pemahaman geoteknik yang memadai, risiko kegagalan pondasi atau keruntuhan struktur dapat meningkat secara drastis, membahayakan nyawa dan harta benda. Pelatihan ini memastikan bahwa keputusan desain didasarkan pada analisis geoteknik yang akurat.
Optimasi Desain dan Efisiensi Biaya: Dengan pemahaman mendalam tentang sifat-sifat tanah, para peserta Training Geoteknik dapat mengidentifikasi jenis pondasi yang paling sesuai dan efisien untuk suatu proyek. Ini mencakup pemilihan pondasi dangkal atau dalam, serta penentuan kedalaman dan dimensi optimal. Desain yang dioptimalkan berdasarkan data geoteknik yang akurat dapat mengurangi penggunaan material yang berlebihan dan meminimalkan biaya konstruksi secara keseluruhan, tanpa mengorbankan keamanan. Hal ini juga membantu menghindari desain yang terlalu konservatif.
Pengurangan Risiko Kegagalan Proyek: Ilmu geoteknik membantu mengidentifikasi potensi risiko geologi seperti tanah longsor, likuefaksi, penurunan tanah yang berlebihan, atau daya dukung tanah yang rendah. Training Geoteknik melatih peserta untuk melakukan investigasi geoteknik yang tepat, menginterpretasi data, dan mengembangkan solusi mitigasi risiko yang efektif. Dengan demikian, potensi masalah geoteknik dapat diidentifikasi dan ditangani sejak dini, mencegah penundaan proyek, biaya tambahan yang tidak terduga, atau bahkan kegagalan proyek yang merugikan.
Peningkatan Kualitas dan Kinerja Infrastruktur: Pengetahuan geoteknik yang solid memastikan bahwa infrastruktur seperti jalan, jembatan, bendungan, dan terowongan dibangun di atas fondasi yang kuat dan stabil. Training Geoteknik mengajarkan teknik-teknik untuk mengelola kondisi tanah yang menantang, seperti tanah ekspansif atau tanah lunak, sehingga kualitas dan kinerja jangka panjang dari infrastruktur dapat terjamin. Hal ini berkontribusi pada umur layanan struktur yang lebih panjang dan mengurangi kebutuhan akan perbaikan yang sering.
Kepatuhan terhadap Standar dan Regulasi: Industri konstruksi diatur oleh berbagai standar dan kode praktik yang ketat, terutama terkait dengan aspek geoteknik. Training Geoteknik memastikan bahwa para profesional memahami dan mematuhi regulasi ini, yang meliputi standar pengujian tanah, prosedur desain pondasi, dan persyaratan stabilitas lereng. Kepatuhan ini tidak hanya penting untuk legalitas proyek, tetapi juga untuk memastikan bahwa praktik-praktik terbaik diterapkan, sehingga meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan atau individu yang terlibat.
Adaptasi terhadap Kondisi Lingkungan yang Beragam: Geologi dan kondisi tanah sangat bervariasi di seluruh dunia, bahkan dalam satu wilayah pun. Training Geoteknik membekali peserta dengan kemampuan untuk menganalisis dan merespons berbagai kondisi geologi yang berbeda, mulai dari tanah berpasir hingga lempung yang sangat lunak, serta daerah pegunungan yang rawan longsor. Ini memungkinkan insinyur untuk merancang solusi yang sesuai dan adaptif terhadap karakteristik spesifik dari setiap lokasi proyek, meningkatkan resiliensi struktur.
Pengembangan Profesional Berkelanjutan: Bidang geoteknik terus berkembang dengan adanya penelitian baru, inovasi teknologi, dan metode analisis yang lebih canggih. Training Geoteknik menyediakan platform bagi para profesional untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka, memastikan bahwa mereka tetap relevan dan kompetitif di pasar kerja. Ini adalah investasi dalam pengembangan profesional berkelanjutan yang krusial untuk kemajuan karier dan menjaga kualitas layanan di industri teknik sipil.
Materi Training Geoteknik
Materi yang dibahas dalam Training Geoteknik sangat luas dan komprehensif, mencakup berbagai aspek fundamental hingga aplikasi praktis di lapangan. Program pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman holistik tentang ilmu tanah dan batuan dalam konteks rekayasa. Berikut adalah poin-poin materi utama yang umumnya diajarkan:
Klasifikasi Tanah dan Sifat Indeks: Materi ini memperkenalkan peserta pada berbagai jenis tanah berdasarkan ukuran partikel, plastisitas, dan karakteristik lainnya. Pembahasan meliputi sistem klasifikasi tanah Unified Soil Classification System (USCS) dan AASHTO, serta penentuan sifat-sifat indeks seperti kadar air, berat isi, batas Atterberg (batas cair, batas plastis, indeks plastisitas), dan distribusi ukuran butiran. Pemahaman yang mendalam tentang klasifikasi tanah ini sangat penting sebagai dasar untuk analisis geoteknik lebih lanjut dan penentuan properti teknis tanah di lapangan.
Kompaksi Tanah: Bagian ini membahas teori dan praktik pemadatan tanah. Materi yang dicakup meliputi tujuan kompaksi, metode kompaksi di lapangan, uji proctor standar dan modifikasi, serta kurva kompaksi. Peserta akan memahami bagaimana mencapai kepadatan maksimum dan kadar air optimum untuk meningkatkan kekuatan geser, mengurangi kompresibilitas, dan mengendalikan penurunan pada timbunan atau lapisan tanah. Pentingnya pengendalian kualitas selama pekerjaan pemadunan juga ditekankan.
Permeabilitas Tanah dan Rembesan: Materi ini berfokus pada kemampuan air mengalir melalui pori-pori tanah. Topik yang dibahas meliputi hukum Darcy, koefisien permeabilitas, metode penentuan permeabilitas di laboratorium (uji konstanta tinggi dan jatuh) dan di lapangan (uji pemompaan), serta konsep jaringan aliran (flow net) untuk analisis rembesan di bawah struktur hidrolik seperti bendungan atau dinding penahan. Pemahaman rembesan sangat krusial untuk desain bendungan dan analisis stabilitas lereng.
Tegangan dalam Massa Tanah: Bagian ini membahas distribusi tegangan di dalam massa tanah akibat beban sendiri dan beban eksternal. Materi meliputi tegangan total, tegangan air pori, dan tegangan efektif. Konsep tegangan efektif sangat fundamental dalam geoteknik karena kekuatan dan deformasi tanah sangat bergantung pada tegangan efektif. Peserta akan mempelajari bagaimana menghitung tegangan pada berbagai kedalaman dan kondisi beban, termasuk pengaruh muka air tanah.
Konsolidasi Tanah: Materi ini menjelaskan fenomena penurunan tanah yang terjadi seiring waktu akibat pembuangan air dari pori-pori tanah lempung jenuh di bawah beban. Topik yang dicakup meliputi teori konsolidasi satu dimensi Terzaghi, koefisien konsolidasi, tekanan prakonsolidasi, serta metode perhitungan penurunan primer dan sekunder. Pemahaman konsolidasi sangat penting untuk memprediksi penurunan jangka panjang pada struktur yang dibangun di atas tanah lunak.
Kekuatan Geser Tanah: Kekuatan geser adalah properti fundamental yang menentukan stabilitas lereng, daya dukung pondasi, dan tekanan tanah lateral. Materi ini membahas prinsip-prinsip kekuatan geser tanah, kriteria keruntuhan Mohr-Coulomb, serta metode penentuan parameter kekuatan geser (sudut geser dalam dan kohesi) melalui uji triaksial, uji geser langsung, dan uji tekan bebas. Pemahaman ini krusial untuk semua desain geoteknik.
Daya Dukung Pondasi Dangkal: Materi ini mencakup analisis dan desain pondasi dangkal seperti pondasi telapak (footing) dan pondasi rakit (mat foundation). Topik yang dibahas meliputi teori daya dukung batas (Terzaghi, Meyerhof, Hansen, Vesic), faktor-faktor yang mempengaruhi daya dukung, pengaruh muka air tanah, serta metode perhitungan penurunan pondasi. Peserta akan belajar bagaimana menentukan ukuran pondasi yang aman dan ekonomis.
Daya Dukung Pondasi Dalam (Tiang Pancang): Bagian ini berfokus pada analisis dan desain pondasi tiang, baik tiang tunggal maupun kelompok tiang. Materi meliputi klasifikasi tiang, metode perhitungan daya dukung tiang (statik dan dinamik), kapasitas gesek selimut, kapasitas ujung, serta pengaruh kelompok tiang. Pengujian tiang di lapangan seperti uji PDA (Pile Driving Analyzer) dan uji beban statik juga dibahas. Pemahaman ini penting untuk struktur berat atau di atas tanah lunak.
Tekanan Tanah Lateral dan Dinding Penahan Tanah: Materi ini membahas teori tekanan tanah lateral pada struktur penahan tanah seperti dinding penahan gravitasi, kantilever, atau dinding turap. Topik yang dicakup meliputi teori tekanan tanah aktif, pasif, dan tegangan tanah at-rest (Rankine, Coulomb), serta metode desain stabilitas dinding penahan terhadap guling, geser, dan daya dukung. Pemahaman ini esensial untuk perencanaan basement dan penggalian dalam.
Stabilitas Lereng: Bagian ini membahas analisis stabilitas lereng alami dan buatan, baik lereng timbunan maupun galian. Materi yang diajarkan meliputi konsep faktor keamanan, berbagai metode analisis stabilitas lereng (misalnya, metode irisan Fellenius, Bishop), pengaruh muka air tanah, serta teknik stabilisasi lereng seperti drainase, perkuatan tanah (geosintetik, soil nailing), dan dinding penahan. Keselamatan adalah fokus utama dalam analisis ini.
Investigasi Lapangan dan Pengujian Tanah: Materi ini memperkenalkan berbagai metode investigasi geoteknik di lapangan, seperti pemboran inti (boring), uji sondir (CPT), uji SPT (Standard Penetration Test), dan uji VST (Vane Shear Test). Peserta akan belajar tentang perencanaan investigasi, interpretasi data lapangan, serta penggunaan data tersebut untuk desain geoteknik. Pentingnya pengujian laboratorium untuk melengkapi data lapangan juga ditekankan.
Geosintetik dalam Rekayasa Geoteknik: Penggunaan material geosintetik seperti geotekstil, geomembran, geogrid, dan geokomposit semakin meluas. Materi ini membahas fungsi dan aplikasi geosintetik dalam proyek geoteknik, termasuk sebagai perkuatan tanah, filtrasi, drainase, dan separasi. Peserta akan memahami prinsip desain dan pemasangan geosintetik untuk meningkatkan kinerja struktur geoteknik.
Perangkat Lunak Geoteknik: Sebagian besar Training Geoteknik modern juga memperkenalkan penggunaan perangkat lunak khusus untuk analisis dan desain geoteknik, seperti program untuk analisis stabilitas lereng, desain pondasi, atau pemodelan elemen hingga. Ini membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam menggunakan alat bantu komputasi yang efisien.
Tujuan dan Manfaat Training Geoteknik
Training Geoteknik memiliki serangkaian tujuan dan manfaat yang signifikan, baik bagi individu maupun organisasi yang terlibat dalam industri konstruksi dan pengembangan infrastruktur. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi proyek dan mitigasi risiko. Berikut adalah poin-poin mengenai tujuan dan manfaat utama dari Training Geoteknik:
Meningkatkan Pemahaman Fundamental Geoteknik: Salah satu tujuan utama Training Geoteknik adalah untuk memperdalam pemahaman peserta tentang prinsip-prinsip dasar mekanika tanah dan batuan. Ini mencakup karakteristik fisik, mekanis, dan hidrolik material geologi. Dengan pemahaman yang kuat tentang dasar-dasar ini, insinyur dapat menganalisis perilaku tanah dan batuan dengan lebih akurat dalam berbagai kondisi dan skenario proyek. Manfaatnya adalah kemampuan untuk membuat keputusan desain yang lebih informatif dan berbasis data.
Mengembangkan Keterampilan Analitis dan Desain: Training Geoteknik bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam melakukan analisis geoteknik dan merancang solusi rekayasa. Ini termasuk kemampuan untuk menginterpretasi data investigasi lapangan dan laboratorium, menerapkan teori-teori geoteknik untuk perhitungan stabilitas dan daya dukung, serta mendesain pondasi, dinding penahan, atau perkuatan tanah. Manfaatnya adalah peningkatan kompetensi dalam menghadapi tantangan desain yang kompleks.
Memahami Metode Investigasi Geoteknik: Tujuan penting lainnya adalah memastikan peserta memiliki pemahaman yang komprehensif tentang berbagai metode investigasi lapangan dan pengujian laboratorium yang digunakan untuk karakterisasi tanah. Ini termasuk perencanaan investigasi, pelaksanaan pengujian, serta interpretasi hasil untuk mendapatkan parameter geoteknik yang akurat. Manfaatnya adalah kemampuan untuk merencanakan dan mengawasi pekerjaan investigasi geoteknik dengan efektif, memastikan kualitas data yang relevan.
Meningkatkan Efisiensi Proyek dan Pengelolaan Risiko: Training Geoteknik bertujuan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan kondisi tanah yang tidak terduga atau desain yang tidak optimal. Dengan pemahaman geoteknik yang kuat, peserta dapat mengidentifikasi potensi masalah sejak dini, merancang mitigasi yang efektif, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Manfaatnya adalah pengurangan biaya proyek, penundaan yang diminimalkan, dan peningkatan keselamatan kerja di lokasi konstruksi.
Kepatuhan terhadap Standar Industri dan Regulasi: Salah satu tujuan krusial dari Training Geoteknik adalah untuk memastikan bahwa para profesional memahami dan mematuhi standar nasional maupun internasional serta kode praktik rekayasa geoteknik. Ini penting untuk memastikan bahwa setiap desain dan konstruksi memenuhi persyaratan keselamatan dan kualitas yang ditetapkan oleh otoritas. Manfaatnya adalah peningkatan kredibilitas profesional dan organisasi, serta penghindaran masalah hukum atau kegagalan struktural.
Peningkatan Kualitas dan Keamanan Infrastruktur: Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dari Training Geoteknik, insinyur dapat berkontribusi pada desain dan pembangunan infrastruktur yang lebih aman, stabil, dan tahan lama. Ini berarti jalan yang lebih kuat, jembatan yang lebih aman, bangunan yang lebih kokoh, dan proyek-proyek lain yang memiliki umur layanan lebih panjang. Manfaat jangka panjangnya adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan pembangunan.
Pengembangan Karier Profesional: Bagi individu, Training Geoteknik adalah investasi dalam pengembangan karier. Pelatihan ini meningkatkan nilai jual profesional di pasar kerja, membuka peluang untuk peran yang lebih menantang dan bertanggung jawab, serta memfasilitasi kemajuan karier ke posisi yang lebih senior. Manfaatnya adalah prospek karier yang lebih cerah dan pengakuan sebagai ahli di bidang geoteknik.
Membangun Jaringan Profesional: Seringkali, Training Geoteknik mempertemukan para profesional dari berbagai latar belakang dan pengalaman. Ini menciptakan kesempatan untuk berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan membangun jaringan profesional yang berharga. Manfaatnya adalah akses ke komunitas praktisi yang luas, potensi kolaborasi di masa depan, dan pertukaran ide-ide inovatif.
Kesimpulan Training Geoteknik
Pentingnya Training Geoteknik bagi para ahli teknik tanah tidak hanya sekadar penambahan kompetensi, melainkan sebuah prasyarat mutlak untuk menjamin kualitas, keamanan, dan keberlanjutan setiap proyek konstruksi. Dari pemahaman mendalam tentang sifat-sifat tanah hingga aplikasi praktis dalam desain pondasi dan stabilitas lereng, setiap aspek yang dibahas dalam Training Geoteknik memiliki dampak langsung pada integritas struktural dan efisiensi biaya. Pelatihan ini adalah investasi krusial yang membekali para insinyur dengan keterampilan analitis, kemampuan pengambilan keputusan, dan pengetahuan terkini yang esensial dalam menghadapi kompleksitas tantangan geologi.
Melalui Training Geoteknik yang komprehensif, para profesional dapat mengoptimalkan desain, mengurangi risiko kegagalan proyek, serta memastikan kepatuhan terhadap standar dan regulasi industri. Hal ini tidak hanya meningkatkan reputasi individu dan organisasi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang lebih aman dan tahan lama untuk masyarakat. Oleh karena itu, jangan ragu untuk terus berinvestasi dalam pengembangan profesional geoteknik Anda. Jadikan pelatihan ini sebagai fondasi kuat dalam karier Anda, dorong diri Anda untuk selalu belajar dan berinovasi. Ambillah kesempatan ini untuk menjadi ahli geoteknik yang kompeten dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan teknik sipil di Indonesia.

Training Geoteknik: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ahli Teknik Tanah
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Training Geoteknik: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ahli Teknik Tanah
Metode Training Geoteknik
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Training Geoteknik:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Training Geoteknik
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Training Geoteknik
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Training Geoteknik:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan Geoteknik
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Training Geoteknik: Panduan Lengkap dan Praktis untuk Ahli Teknik Tanah
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

