Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025-2026 adalah program strategis untuk meningkatkan kompetensi pelaku industri dan pengadaan barang/jasa pemerintah. Bimtek ini membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang proses perhitungan, verifikasi, dan pengisian dokumen TKDN sesuai regulasi terbaru. Pentingnya bimtek ini terletak pada kemampuannya membantu perusahaan mendapatkan preferensi harga dan insentif pemerintah, sekaligus mendukung kemandirian industri nasional melalui peningkatan penggunaan produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025

Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025
Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025. Dalam era globalisasi dan persaingan ekonomi yang semakin ketat, kemandirian industri nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah Indonesia. Sebagai negara dengan potensi sumber daya alam dan manusia yang besar, optimasi penggunaan produk dan komponen dalam negeri merupakan langkah strategis yang tak bisa ditawar. Salah satu instrumen penting dalam mendukung upaya tersebut adalah konsep Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). TKDN menjadi parameter utama dalam mendukung program penguatan industri manufaktur, khususnya dalam sektor pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.
Pemerintah Indonesia melalui berbagai regulasi telah menetapkan bahwa pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah tidak hanya didasarkan pada harga dan kualitas, tetapi juga preferensi bagi produk dengan nilai TKDN yang tinggi. Hal ini bertujuan untuk mendorong penggunaan komponen lokal agar berdampak luas pada pertumbuhan industri domestik, penyerapan tenaga kerja lokal, dan pengembangan teknologi nasional. Namun, untuk menerapkan TKDN secara optimal, diperlukan pemahaman mendalam tentang proses verifikasi dan perhitungan TKDN yang akurat dan sesuai regulasi terkini.
Seiring dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan akan transparansi serta akurasi dalam pengadaan, pelatihan mengenai verifikasi dan perhitungan TKDN menjadi sangat penting. Pelatihan ini tidak hanya membantu pelaku industri dan penyelenggara pengadaan barang dan jasa memahami aspek teknis TKDN, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan untuk melakukan penilaian yang benar, termasuk pengisian formulir serta penerapan insentif yang diberikan pemerintah. Dengan mengikuti pelatihan ini, perusahaan dan instansi pemerintah dapat menjalankan proses pengadaan dengan lebih efektif, memenuhi ketentuan hukum, serta mendukung keberpihakan terhadap produk dalam negeri.
Keberadaan pelatihan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dan Pusat Edukasi Indonesia dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar dapat bersaing dan berkontribusi positif dalam pembangunan industri nasional. Pelatihan TKDN ini juga memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk memahami perhitungan BMP (Bobot Manfaat Perusahaan) dan preferensi harga dalam pengadaan, yang kesemuanya akan menambah nilai kompetitif dalam menghadapi tender pemerintahan.
Definisi TKDN dan Konsep Dasar
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) adalah ukuran atau nilai dalam bentuk persentase yang menunjukkan besarnya komponen produksi yang berasal dari dalam negeri yang terdapat dalam sebuah produk barang maupun jasa. Penghitungan TKDN tidak hanya mencakup bahan baku, tetapi juga komponen tenaga kerja, peralatan, dan biaya-biaya lain yang berkontribusi terhadap produk akhir. TKDN menjadi dasar penilaian preferensi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, serta menjadi alat ukur keberpihakan terhadap pengembangan industri nasional.
Secara hukum, pelaksanaan TKDN diatur melalui sejumlah regulasi yang mengikat bagi pelaku usaha dan instansi pemerintah, seperti peraturan Menteri Perindustrian dan peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Hal ini memberikan kepastian hukum dan acuan yang jelas dalam melaksanakan verifikasi dan penghitungan TKDN. Dalam konteks ini, pelaksanaan TKDN juga didasarkan pada konsep self-assessment yang memungkinkan perusahaan melakukan penilaian awal secara mandiri sebelum dilakukan verifikasi oleh pihak berwenang.
Komponen yang masuk dalam penghitungan TKDN meliputi material (bahan baku dan komponen), tenaga kerja, serta alat kerja atau peralatan yang digunakan dalam proses produksi. Khusus untuk produk gabungan (barang dan jasa), perhitungan TKDN dilakukan secara komprehensif mengikut struktur harga kontrak dan proporsi biaya yang jelas. Hal ini memberikan gambaran akurat mengenai sejauh mana komponen dalam negeri memberikan kontribusi nyata terhadap produk yang dihasilkan.
Dalam dunia industri manufaktur dan proyek Engineering Procurement & Construction (EPC), TKDN menjadi tolok ukur penting guna memastikan bahwa meskipun ada bahan baku impor, proses perakitan dan nilai tambah dilakukan secara lokal. Ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri tetapi juga membuka peluang insentif dari pemerintah serta mendukung pengembangan ekosistem industri yang berkelanjutan.
Peran dan Pentingnya Pelatihan TKDN
Pelatihan TKDN bukan hanya sekedar kegiatan edukasi, namun merupakan bagian strategis dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia untuk menguasai proses verifikasi dan perhitungan TKDN secara tepat. Dengan pelatihan yang komprehensif, peserta dapat memahami seluruh aspek teknis dan administratif yang diperlukan dalam pelaksanaan TKDN sesuai regulasi terbaru tahun 2025-2026. Hal ini sangat penting karena kesalahan dalam perhitungan atau pengisian dokumen TKDN dapat berakibat tidak validnya sertifikat TKDN dan bahkan sanksi administratif.
Peran pelatihan TKDN juga sangat kuat dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri guna mencapai kemandirian industri nasional. Dengan penguasaan materi pelatihan, perusahaan mampu menunjukan nilai TKDN yang sesungguhnya sehingga berpeluang mendapatkan preferensi harga dan insentif lain dalam proses tender. Selain itu, pelatihan ini juga membantu para panitia pengadaan barang dan jasa memahami mekanisme perhitungan HEA (Harga Evaluasi Akhir) yang melibatkan preferensi harga berdasarkan TKDN dan BMP.
Pentingnya pelatihan ini juga terlihat pada aspek verifikasi dan pengawasan yang ketat oleh otoritas berwenang. Pelatihan membekali peserta dengan pemahaman teknis yang mampu mempercepat proses pengajuan tanda sah atau sertifikat TKDN sekaligus menghindarkan dari potensi sangsi akibat kesalahan administrasi. Bagi perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, konstruksi, dan jasa industri, pelatihan ini menjadi investasi strategis untuk meningkatkan daya saing produk dan perusahaan secara keseluruhan.
Selain itu, pelatihan ini juga berperan sebagai media transfer knowledge yang menyeluruh, mulai dari konsep dasar, proses perhitungan, pengisian formulir penawaran, hingga teknik penyusunan dokumen verifikasi TKDN dan BMP. Hal ini menghilangkan ketidakpastian dan membuka ruang bagi inovasi penerapan TKDN dalam pengadaan, sejalan dengan dinamika pasar dan regulasi terbaru.
Materi Pelatihan TKDN yang Terperinci dan Sistematis
Pelatihan TKDN 2025-2026 yang diselenggarakan Pusat Edukasi Indonesia mencakup materi yang lengkap dan sistematis, yaitu:
Pengertian dan Konsep TKDN
Penjelasan mendalam mengenai definisi TKDN, latar belakang pembentukan regulasi TKDN, dasar hukum pelaksanaan, serta manfaat dan tujuan penerapan TKDN bagi negara, produsen, dan peserta tender.Pedoman Teknis Penggunaan Produk Dalam Negeri
Fokus pada tujuan peningkatan penggunaan produk domestik, ruang lingkup ketentuan penggunaan produk dalam negeri, dan konsep self-assessment sebagai mekanisme penilaian awal.Konsep dan Cara Penilaian Self-Assessment TKDN
Materi ini mengupas siapa yang berhak melakukan penilaian, metode penilaian mandiri, serta pentingnya akurasi data yang disiapkan.Perhitungan TKDN Barang
Detail proses perhitungan meliputi identifikasi objek penilaian, pemilahan biaya material, tenaga kerja, alat kerja, serta klasifikasi biaya menjadi Komponen Dalam Negeri (KDN) dan Komponen Luar Negeri (KLN). Termasuk penggunaan formulir standar seperti SC-19A.Perhitungan TKDN Jasa
Meliputi dasar perhitungan TKDN jasa, objek penilaian jasa, pengelompokan biaya material, tenaga kerja, alat kerja, jasa umum, serta pengisian formulir SC-19B.Perhitungan TKDN Gabungan Barang dan Jasa
Menjelaskan tata cara penilaian produk gabungan, struktur harga kontrak, dan pemilahan biaya baik barang maupun jasa dengan pengisian formulir SC-19C.Perhitungan BMP (Bobot Manfaat Perusahaan)
Fokus pada konsep BMP, tujuan, lingkup penilaian, tata cara perhitungan, serta pemanfaatan formulir terkait. BMP sangat menentukan tingkat keunggulan perusahaan dalam tender.Perhitungan HEA dan Preferensi Harga
Materi ini membahas harga evaluasi akhir, ketentuan preferensi harga, tata cara penetapan pemeringkatan akhir, khususnya bagi panitia pengadaan barang dan jasa.Proses Pengajuan dan Verifikasi Tanda Sah TKDN dan BMP
Langkah-langkah pengajuan sertifikat TKDN dan BMP, proses verifikasi, dokumen pendukung yang wajib disertakan, hingga konsekuensi dan sanksi administratif dan finansial.Studi Kasus
Analisis kasus nyata yang berhubungan dengan perhitungan TKDN dan BMP untuk memperkuat pemahaman dan aplikasi materi pelatihan.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan TKDN
Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan utama memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada peserta agar mampu:
Memahami sepenuhnya konsep, peraturan, dan tata cara verifikasi serta perhitungan TKDN sesuai ketentuan terbaru.
Meningkatkan kemampuan dalam mengisi formulir penawaran TKDN dan BMP secara benar dan efektif.
Menjadi sumber daya manusia yang kompeten dalam mendukung program pemerintah pemanfaatan produk dalam negeri.
Meningkatkan daya saing perusahaan dan peluang meraih tender pemerintah melalui perhitungan TKDN yang optimal.
Memahami proses pengajuan, verifikasi, dan konsekuensi hukum terkait TKDN dan BMP secara menyeluruh.
Manfaat nyata yang akan diperoleh peserta antara lain:
Penguasaan teknis perhitungan TKDN dan BMP sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pengajuan tender.
Kemampuan untuk memanfaatkan insentif pemerintah yang diberikan berdasarkan nilai TKDN.
Memperoleh sertifikat keikutsertaan pelatihan resmi dari Pusat Edukasi Indonesia yang dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan.
Mendukung upaya nasional dalam pengembangan industri melalui penggunaan produk dalam negeri yang maksimal.
Menghindari sanksi dan masalah administratif dalam pelaksanaan tender yang berhubungan dengan TKDN.
Kesimpulan
Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025 merupakan inisiatif pembelajaran yang sangat tepat dan strategis untuk menghadapi tantangan pengadaan barang dan jasa di era modern ini. Dengan memahami konsep, proses, dan teknik perhitungan TKDN secara komprehensif dan praktis, peserta pelatihan dapat berkontribusi secara nyata dalam mendorong kemandirian industri nasional serta keberpihakan terhadap produk lokal.
Mengikuti pelatihan ini adalah langkah cerdas bagi perusahaan dan instansi pemerintah yang ingin memastikan pengadaan berjalan sesuai regulasi, mendapatkan preferensi harga, serta memaksimalkan nilai tambah produk dalam negeri. Pelatihan ini juga menguatkan kesadaran akan pentingnya peran TKDN dalam memperkuat ekonomi nasional dan membuka peluang inovasi dalam pengadaan.
Mari bergabung dalam pelatihan ini dan jadilah bagian dari perubahan positif dalam industri Indonesia, mendukung pengembangan sumber daya lokal, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Kesuksesan pengadaan barang dan jasa yang berbasis TKDN adalah kunci untuk masa depan industri yang mandiri dan kompetitif di pasar global.

Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025
Metode Pelatihan TKDN
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan TKDN:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan TKDN
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan TKDN
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan TKDN:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek TKDN
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan TKDN: Verifikasi dan Perhitungan TKDN Terkini 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

