Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Hadapi era digitalisasi kesehatan dengan Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru! Artikel ini mengupas tuntas pentingnya Bimtek RME untuk meningkatkan akurasi data, efisiensi operasional, dan kepatuhan regulasi. Wujudkan pelayanan kesehatan modern, aman, dan berkualitas. Segera bergabung dan jadilah bagian dari transformasi digital kesehatan Indonesia!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru

Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru. Perkembangan teknologi informasi telah merevolusi berbagai sektor, termasuk bidang kesehatan. Adopsi sistem rekam medik elektronik (RME) menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan, demi meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas pelayanan kesehatan. Transformasi ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. Pentingnya pemahaman dan implementasi RME yang tepat menjadi fondasi utama dalam mencapai standar pelayanan yang optimal dan berdaya saing global. Kehadiran RME diharapkan mampu mengurangi risiko kesalahan medis, mempercepat proses diagnosis, dan mempermudah akses informasi kesehatan pasien secara komprehensif.
Regulasi pemerintah, khususnya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022, secara tegas mewajibkan setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengimplementasikan RME paling lambat 31 Desember 2023. Aturan ini mendorong semua pihak, mulai dari rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga praktik mandiri, untuk segera beradaptasi. Keterlambatan dalam adaptasi ini tidak hanya berpotensi menimbulkan sanksi administratif, tetapi juga menghambat peningkatan kualitas pelayanan yang menjadi hak setiap pasien. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia menjadi krusial dalam menghadapi era digitalisasi kesehatan ini.
Mengingat urgensi dan kompleksitas implementasi RME, pelatihan rekam medik elektronik menjadi investasi penting. Pelatihan ini dirancang untuk membekali tenaga kesehatan dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengelola serta memanfaatkan sistem RME secara efektif dan efisien. Materi pelatihan mencakup aspek teknis, regulasi, etika, dan keamanan data, memastikan peserta memiliki pemahaman holistik. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi secara signifikan dalam mewujudkan sistem kesehatan yang terintegrasi dan modern, sesuai dengan visi pembangunan kesehatan nasional.
Pusat Edukasi Indonesia berkomitmen untuk mendukung transformasi digital ini dengan menyelenggarakan program pelatihan rekam medik elektronik terkini. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi kesehatan. Kami berupaya memberikan edukasi yang komprehensif, praktis, dan aplikatif, sehingga para peserta siap menghadapi tantangan implementasi RME di lapangan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta ekosistem kesehatan yang lebih efisien, aman, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Definisi Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME):
Pelatihan rekam medik elektronik (RME) adalah suatu program pendidikan dan pengembangan kompetensi yang dirancang khusus untuk membekali tenaga kesehatan dan staf administrasi dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mendalam tentang sistem rekam medik berbasis elektronik. Program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari konsep dasar RME, penggunaan perangkat lunak RME, manajemen data pasien, hingga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Tujuannya adalah memastikan bahwa individu yang terlibat dalam pelayanan kesehatan mampu mengoperasikan dan mengoptimalkan sistem RME dengan benar dan efektif, sejalan dengan standar profesi dan kebijakan yang ditetapkan.
Secara lebih rinci, pelatihan rekam medik elektronik ini meliputi pemahaman tentang arsitektur sistem RME, fitur-fitur kunci yang terdapat dalam aplikasi, serta alur kerja yang terintegrasi. Peserta akan diajarkan cara memasukkan data pasien secara akurat, mengelola riwayat medis, menjadwalkan kunjungan, dan mengakses informasi klinis dengan cepat. Materi ini juga mencakup aspek interoperabilitas, yaitu kemampuan sistem RME untuk saling bertukar data dengan sistem informasi kesehatan lainnya, sehingga tercipta ekosistem data yang terpadu dan efisien di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Aspek keamanan data dan privasi pasien juga menjadi komponen esensial dalam pelatihan rekam medik elektronik. Peserta akan memahami pentingnya menjaga kerahasiaan informasi medis, mengikuti prosedur keamanan siber, dan mematuhi regulasi perlindungan data pribadi seperti undang-undang yang berlaku. Hal ini sangat krusial mengingat sensitivitas data kesehatan dan potensi risiko penyalahgunaan. Pelatihan ini juga menekankan praktik terbaik dalam pencegahan kebocoran data dan penanganan insiden keamanan, demi menjamin kepercayaan pasien terhadap sistem kesehatan.
Selain itu, pelatihan rekam medik elektronik juga membahas dampak RME terhadap efisiensi operasional dan kualitas pelayanan. Peserta akan diajarkan cara mengidentifikasi manfaat RME dalam mengurangi kesalahan administrasi, mempercepat proses pelayanan, dan meningkatkan akurasi data diagnosis dan terapi. Pembahasan ini juga mencakup analisis data RME untuk tujuan riset, pengembangan kebijakan, dan peningkatan kualitas berkelanjutan. Dengan demikian, RME tidak hanya menjadi alat pencatatan, tetapi juga instrumen strategis untuk kemajuan pelayanan kesehatan.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Rekam Medik Elektronik:
- Peningkatan Kualitas Data dan Akurasi Informasi: Pelatihan rekam medik elektronik membekali tenaga kesehatan dengan kemampuan untuk memasukkan, mengelola, dan memverifikasi data pasien secara digital. Hal ini secara signifikan mengurangi risiko kesalahan penulisan, duplikasi data, atau hilangnya rekam medis fisik. Data yang akurat dan terstruktur dalam RME memungkinkan pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat, diagnosis yang lebih cepat, serta perencanaan terapi yang lebih efektif. Akurasi informasi ini juga krusial untuk pelaporan data kesehatan yang valid kepada pihak terkait, seperti Kementerian Kesehatan.
- Efisiensi Operasional dan Pengurangan Biaya: Dengan adopsi RME, proses manual yang memakan waktu seperti pencarian rekam medis fisik, pengarsipan, dan transportasi dokumen dapat dihilangkan. Pelatihan rekam medik elektronik membantu staf memanfaatkan fitur-fitur otomatisasi dalam RME, seperti penjadwalan terintegrasi dan entri data yang efisien. Ini tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga mengurangi biaya operasional terkait pencetakan, penyimpanan kertas, dan pengelolaan arsip fisik. Peningkatan efisiensi ini memungkinkan fasilitas kesehatan untuk mengalokasikan sumber daya pada aspek pelayanan yang lebih penting.
- Peningkatan Keamanan dan Privasi Data Pasien: RME dilengkapi dengan fitur keamanan canggih seperti enkripsi, kontrol akses berbasis peran, dan audit trail. Pelatihan rekam medik elektronik memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana memanfaatkan fitur-fitur ini untuk melindungi kerahasiaan dan integritas data pasien. Peserta akan belajar tentang praktik terbaik dalam otentikasi pengguna, pengelolaan kata sandi, dan respons terhadap insiden keamanan. Ini esensial untuk mematuhi regulasi perlindungan data dan membangun kepercayaan pasien terhadap sistem kesehatan digital.
- Akses Informasi yang Cepat dan Terintegrasi: RME memungkinkan akses instan terhadap riwayat medis pasien dari berbagai lokasi dan perangkat yang terhubung. Pelatihan rekam medik elektronik memastikan tenaga kesehatan dapat menavigasi sistem dengan lancar untuk menemukan informasi relevan kapan pun dibutuhkan. Kemampuan akses cepat ini sangat vital dalam situasi darurat atau saat pasien membutuhkan rujukan antar fasilitas. Integrasi data antara departemen atau fasilitas yang berbeda juga mendukung koordinasi pelayanan yang lebih baik dan perawatan pasien yang holistik.
- Dukungan Pengambilan Keputusan Klinis: Sistem RME modern sering kali dilengkapi dengan fitur dukungan keputusan klinis (Clinical Decision Support, CDS) yang memberikan peringatan tentang potensi interaksi obat, alergi, atau panduan praktik klinis terbaru. Pelatihan rekam medik elektronik melatih tenaga medis untuk memanfaatkan fitur-fitur ini guna meningkatkan kualitas diagnosis dan terapi. CDS membantu mengurangi kesalahan medis dan memastikan pasien menerima perawatan sesuai dengan standar terbaru, sehingga meningkatkan luaran klinis secara keseluruhan.
- Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Standar: Pemerintah Indonesia telah mewajibkan implementasi RME melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Pelatihan rekam medik elektronik memastikan fasilitas kesehatan dan stafnya memahami serta mematuhi semua ketentuan yang berlaku. Ini termasuk standar interoperabilitas, keamanan data, dan persyaratan pelaporan. Kepatuhan ini tidak hanya menghindari sanksi hukum tetapi juga memastikan bahwa fasilitas kesehatan beroperasi sesuai dengan praktik terbaik yang diakui secara nasional.
- Peningkatan Kolaborasi Antar Tenaga Kesehatan: RME memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik antara berbagai disiplin ilmu kesehatan. Dengan akses bersama ke rekam medis pasien, dokter, perawat, apoteker, dan terapis dapat berbagi informasi secara real-time. Pelatihan rekam medik elektronik mendorong pemanfaatan fitur komunikasi internal dalam sistem RME untuk diskusi kasus, konsultasi, dan koordinasi perawatan. Ini menghasilkan pendekatan tim yang lebih terpadu dalam merawat pasien dan meningkatkan kontinuitas pelayanan.
- Dasar untuk Analisis Data dan Penelitian: Data yang terkumpul dalam RME merupakan aset berharga untuk analisis epidemiologi, penelitian klinis, dan pengembangan kebijakan kesehatan. Pelatihan rekam medik elektronik memberikan pemahaman tentang struktur data RME dan cara mengekstraksi informasi untuk tujuan analitis. Dengan data yang terstruktur dan komprehensif, fasilitas kesehatan dapat mengidentifikasi tren penyakit, mengevaluasi efektivitas intervensi, dan merancang program kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Materi Pelatihan Rekam Medik Elektronik:
- Pengantar Rekam Medik Elektronik (RME) dan Konsep Dasar: Bagian ini mengulas sejarah perkembangan RME, perbedaan mendasar antara rekam medik konvensional dan elektronik, serta manfaat dan tantangan dalam implementasinya. Peserta akan memahami arsitektur umum sistem RME, komponen-komponen utamanya, serta peran RME dalam transformasi digital sektor kesehatan. Materi ini juga membahas tren global dalam adopsi RME dan relevansinya dengan konteks pelayanan kesehatan di Indonesia. Pemahaman yang kuat tentang konsep dasar ini sangat krusial sebelum masuk ke detail teknis.
- Regulasi dan Kebijakan RME di Indonesia: Fokus materi ini adalah pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medik dan regulasi terkait lainnya. Peserta akan mempelajari kewajiban fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengimplementasikan RME, standar interoperabilitas data, serta sanksi bagi pelanggaran. Pembahasan juga mencakup etika dan hukum terkait privasi data pasien, informed consent dalam konteks digital, dan aspek legalitas tanda tangan elektronik. Pemahaman mendalam tentang regulasi adalah kunci untuk implementasi RME yang sah dan bertanggung jawab.
- Pengoperasian Dasar Sistem RME: Materi ini adalah inti praktis dari pelatihan rekam medik elektronik. Peserta akan diajarkan cara menggunakan modul-modul kunci dalam sistem RME, termasuk pendaftaran pasien, pencatatan data demografi, riwayat medis, hasil pemeriksaan fisik, diagnosis, dan rencana terapi. Pembelajaran dilakukan melalui simulasi atau praktik langsung pada sistem RME dummy, sehingga peserta terbiasa dengan antarmuka pengguna dan alur kerja. Aspek penting lainnya adalah pencarian dan retrieval informasi pasien secara cepat dan akurat.
- Manajemen Data Klinis dan Dokumentasi: Bagian ini membahas praktik terbaik dalam dokumentasi klinis dalam RME, termasuk penggunaan kode diagnosis (ICD-10) dan prosedur (ICD-9-CM), serta standarisasi istilah medis. Peserta akan belajar bagaimana memasukkan data secara terstruktur, menggunakan template klinis, dan memastikan kelengkapan catatan medis. Materi ini juga mencakup manajemen hasil laboratorium dan radiologi yang terintegrasi, serta penggunaan modul e-prescribing untuk resep elektronik. Penekanan diberikan pada kualitas dan kelengkapan data.
- Keamanan Informasi dan Privasi Pasien: Materi ini sangat krusial untuk melindungi data sensitif pasien. Peserta akan mempelajari konsep keamanan siber, ancaman umum terhadap RME, dan strategi mitigasi. Pembahasan meliputi otentikasi pengguna, kontrol akses berbasis peran, enkripsi data, audit trail, dan prosedur penanganan insiden keamanan. Pentingnya menjaga kerahasiaan dan integritas data pasien, serta kepatuhan terhadap peraturan perlindungan data pribadi (GDPR/UU Perlindungan Data Pribadi di Indonesia), menjadi fokus utama.
- Interoperabilitas dan Integrasi Sistem RME: Bagian ini menjelaskan bagaimana RME dapat berinteraksi dengan sistem informasi kesehatan lain, seperti sistem laboratorium informasi (LIS), sistem radiologi informasi (RIS), atau aplikasi BPJS Kesehatan. Peserta akan memahami standar interoperabilitas seperti HL7 dan DICOM, serta pentingnya integrasi untuk menciptakan ekosistem data kesehatan yang terpadu. Materi ini juga membahas konsep pertukaran data yang aman dan efisien antar fasilitas pelayanan kesehatan.
- Pemanfaatan RME untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan: Materi ini menunjukkan bagaimana RME dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Pembahasan mencakup fitur dukungan keputusan klinis (CDS) seperti peringatan alergi atau interaksi obat, serta penggunaan RME untuk pengumpulan data indikator mutu. Peserta akan belajar cara menghasilkan laporan analisis dari data RME untuk evaluasi kinerja, identifikasi area perbaikan, dan pelaksanaan program peningkatan mutu berkelanjutan.
- Pemeliharaan dan Troubleshooting Dasar RME: Peserta akan dibekali dengan pengetahuan dasar tentang pemeliharaan sistem RME, termasuk backup data, update perangkat lunak, dan troubleshooting masalah umum. Materi ini tidak bertujuan menjadikan peserta ahli IT, melainkan membekali mereka dengan kemampuan untuk mengidentifikasi masalah dasar dan berkoordinasi dengan tim dukungan teknis. Pemahaman ini penting agar operasional RME berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Rekam Medik Elektronik:
Tujuan Pelatihan Rekam Medik Elektronik
- Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan dalam Pengelolaan RME: Tujuan utama dari pelatihan rekam medik elektronik adalah membekali tenaga kesehatan dan staf terkait dengan pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif dalam mengoperasikan, mengelola, dan mengoptimalkan sistem RME. Ini mencakup kemampuan untuk melakukan entri data secara akurat, navigasi antarmuka pengguna, serta memanfaatkan fitur-fitur canggih yang tersedia dalam sistem RME. Dengan kompetensi yang memadai, diharapkan kesalahan dalam pencatatan data dapat diminimalisir dan efisiensi kerja meningkat secara signifikan.
- Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi dan Standar RME: Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh peserta memahami dan dapat mengimplementasikan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 serta regulasi terkait lainnya yang mengatur implementasi RME. Ini mencakup aspek legalitas, etika, dan keamanan data pasien. Dengan pemahaman yang mendalam tentang regulasi, fasilitas pelayanan kesehatan dapat menghindari potensi sanksi hukum dan memastikan bahwa operasional RME berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, sehingga meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik.
- Mengoptimalkan Pemanfaatan RME untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan: Tujuan lain dari pelatihan rekam medik elektronik adalah untuk menunjukkan bagaimana RME dapat digunakan sebagai alat strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Peserta akan belajar cara memanfaatkan fitur dukungan keputusan klinis, analisis data rekam medis, dan pelaporan indikator mutu. Ini akan memungkinkan fasilitas kesehatan untuk membuat keputusan klinis yang lebih tepat, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, dan pada akhirnya, memberikan perawatan yang lebih aman, efektif, dan berpusat pada pasien.
Manfaat Pelatihan Rekam Medik Elektronik
- Peningkatan Akurasi dan Keamanan Data Pasien: Melalui pelatihan rekam medik elektronik, tenaga kesehatan akan terlatih untuk memasukkan data pasien dengan akurat, mengurangi risiko kesalahan manusia yang sering terjadi pada pencatatan manual. Sistem RME yang aman juga dilengkapi dengan fitur enkripsi dan kontrol akses, yang ketika digunakan dengan benar (seperti yang diajarkan dalam pelatihan), akan sangat meningkatkan keamanan dan kerahasiaan data pasien. Ini mengurangi potensi kebocoran informasi dan melindungi privasi pasien secara optimal.
- Efisiensi Operasional dan Pengurangan Biaya: Implementasi RME yang didukung oleh pelatihan rekam medik elektronik yang memadai akan mengarah pada peningkatan efisiensi operasional. Proses pencarian, pengarsipan, dan berbagi informasi medis menjadi lebih cepat dan mudah, mengurangi waktu tunggu pasien dan beban kerja administratif. Eliminasi penggunaan kertas dan biaya penyimpanan fisik juga berkontribusi pada pengurangan biaya operasional yang signifikan dalam jangka panjang, membebaskan sumber daya untuk investasi lain dalam pelayanan kesehatan.
- Peningkatan Koordinasi dan Kolaborasi Tim Medis: RME menyediakan platform terpusat di mana semua anggota tim medis dapat mengakses informasi pasien secara real-time. Pelatihan rekam medik elektronik mengajarkan bagaimana memanfaatkan fitur ini untuk komunikasi yang lebih efektif antar departemen dan disiplin ilmu. Hal ini memfasilitasi koordinasi perawatan yang lebih baik, mengurangi duplikasi tes, dan memastikan bahwa setiap anggota tim memiliki pemahaman yang sama tentang kondisi dan rencana perawatan pasien.
- Dukungan Pengambilan Keputusan Klinis yang Lebih Baik: Dengan pelatihan rekam medik elektronik, tenaga medis akan mampu memanfaatkan fitur-fitur dukungan keputusan klinis yang terintegrasi dalam RME. Fitur ini dapat memberikan peringatan tentang alergi, interaksi obat, atau mengingatkan tentang panduan praktik klinis terbaru, sehingga membantu dokter dan perawat membuat keputusan yang lebih informasi dan akurat. Ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan luaran klinis dan keselamatan pasien, mengurangi risiko kesalahan medis yang fatal.
- Akses Informasi yang Cepat dan Ketersediaan Data untuk Riset: RME memungkinkan akses cepat ke riwayat kesehatan pasien dari lokasi mana pun dengan koneksi internet yang aman. Ini sangat bermanfaat dalam situasi darurat atau saat konsultasi dengan spesialis. Selain itu, data yang terstruktur dalam RME menjadi sumber daya berharga untuk penelitian medis, analisis tren kesehatan, dan pengembangan kebijakan berbasis bukti. Pelatihan rekam medik elektronik juga dapat mencakup bagaimana data ini dapat diakses dan dianalisis secara etis untuk tujuan tersebut.
- Meningkatkan Reputasi dan Akreditasi Fasilitas Kesehatan: Fasilitas pelayanan kesehatan yang berhasil mengimplementasikan RME dengan baik menunjukkan komitmen terhadap modernisasi dan peningkatan kualitas pelayanan. Ini dapat meningkatkan reputasi di mata pasien dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, kepatuhan terhadap standar RME seringkali menjadi salah satu persyaratan dalam proses akreditasi fasilitas kesehatan, dan pelatihan rekam medik elektronik membantu memastikan fasilitas siap menghadapi audit dan mendapatkan pengakuan yang relevan.
Kesimpulan Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru:
Pentingnya pelatihan rekam medik elektronik tidak dapat diremehkan dalam lanskap kesehatan yang terus berubah. Era digitalisasi menuntut setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk beradaptasi dengan cepat demi memastikan pelayanan yang efisien, akurat, dan berdaya saing. Implementasi RME bukan hanya sekadar pemenuhan regulasi, tetapi merupakan fondasi krusial untuk membangun sistem kesehatan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui program pelatihan rekam medik elektronik yang komprehensif, kita membekali para profesional kesehatan dengan kapasitas untuk mengelola informasi pasien secara efektif, mengurangi risiko kesalahan, dan meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh, sehingga berdampak positif pada luaran klinis pasien.
Dengan demikian, ajakan untuk mengikuti pelatihan rekam medik elektronik dari Pusat Edukasi Indonesia adalah sebuah investasi strategis bagi setiap individu dan fasilitas pelayanan kesehatan. Ini adalah langkah proaktif untuk memastikan bahwa Anda atau institusi Anda tidak tertinggal dalam arus transformasi digital ini. Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu tetapi juga memperkuat kapasitas sistem kesehatan nasional secara keseluruhan. Mari bersama-sama wujudkan sistem kesehatan yang lebih maju, aman, dan terintegrasi melalui pemanfaatan optimal rekam medik elektronik.
Jangan tunda lagi, segera daftarkan diri Anda atau tim Anda dalam program pelatihan rekam medik elektronik terbaru kami! Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan keahlian, memenuhi tuntutan regulasi, dan berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Kesiapan kita dalam mengadopsi dan mengoptimalkan RME akan menjadi penentu masa depan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Bimtek Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan Rekam Medik Elektronik (RME) Terbaru
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

