Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Ikuti Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal untuk menguasai pengelolaan proyek modern! BIMTEK ini sangat penting karena membekali Anda dengan keterampilan esensial dalam mendirikan dan mengoptimalkan Project Management Office (PMO). Pelajari metodologi terkini, manajemen risiko, dan strategi kolaborasi untuk efisiensi proyek optimal. Tingkatkan keberhasilan proyek Anda, optimalkan sumber daya, dan raih keunggulan kompetitif. Dengan Pelatihan PMO ini, Anda siap menciptakan dampak positif dan mencapai tujuan bisnis strategis. Segera daftar dan transformasikan kemampuan manajemen proyek Anda!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

313 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal. Dalam lanskap bisnis yang terus berubah dan semakin kompetitif, keberhasilan proyek menjadi faktor krusial bagi kelangsungan dan pertumbuhan sebuah organisasi. Perusahaan yang mampu mengelola proyek dengan efisien dan efektif cenderung meraih keunggulan kompetitif signifikan. Fenomena ini telah mendorong banyak organisasi untuk mencari solusi inovatif dalam meningkatkan kapabilitas manajemen proyek mereka. Salah satu pendekatan yang terbukti sangat efektif adalah Pembentukan dan Pengembangan Project Management Office (PMO). PMO berfungsi sebagai entitas sentral yang membakukan proses, meningkatkan metodologi, serta menyediakan dukungan esensial bagi semua inisiatif proyek dalam perusahaan.

Pentingnya PMO tidak dapat diremehkan, terutama ketika organisasi menghadapi kompleksitas proyek yang meningkat, tuntutan pasar yang dinamis, serta perlunya adaptasi cepat terhadap teknologi baru. Tanpa struktur PMO yang solid, proyek-proyek seringkali berjalan tanpa arah yang jelas, mengakibatkan pemborosan sumber daya, keterlambatan, dan bahkan kegagalan total. PMO memastikan konsistensi dalam pendekatan manajemen proyek, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik berdasarkan data akurat, dan pada akhirnya, mengarah pada pencapaian tujuan strategis perusahaan. Ini merupakan investasi strategis yang membuahkan hasil jangka panjang.

Melihat urgensi tersebut, Pelatihan PMO menjadi krusial. Pelatihan ini membekali individu dan tim dengan keterampilan serta pengetahuan yang diperlukan untuk mendirikan, mengelola, dan mengoptimalkan fungsi PMO. Melalui Pelatihan PMO, peserta akan memahami bagaimana PMO dapat menjadi katalisator bagi kesuksesan proyek, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Mereka akan belajar bagaimana PMO dapat mengintegrasikan praktik terbaik, mengelola risiko secara proaktif, dan memfasilitasi komunikasi yang efektif di seluruh tingkatan organisasi. Keterampilan ini sangat relevan.

Pusat Edukasi Indonesia menyadari sepenuhnya kebutuhan mendesak akan kompetensi di bidang manajemen proyek. Oleh karena itu, kami menghadirkan Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal yang dirancang untuk menjawab tantangan tersebut. Pelatihan PMO ini tidak hanya berfokus pada teori, namun juga memberikan panduan praktis dan studi kasus nyata yang relevan dengan kondisi bisnis saat ini. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh secara langsung, memberikan dampak positif terhadap kinerja proyek dan keseluruhan organisasi. Pelatihan PMO ini akan sangat membantu.


Definisi Project Management Office (PMO)

Project Management Office (PMO) dapat didefinisikan sebagai departemen atau kelompok yang menstandarisasi proses tata kelola proyek dan memfasilitasi berbagi sumber daya, metodologi, alat, dan teknik. PMO adalah entitas yang berperan penting dalam memastikan proyek-proyek dalam suatu organisasi dijalankan dengan konsisten, efisien, dan selaras dengan tujuan strategis perusahaan. Fungsinya jauh melampaui sekadar mengawasi proyek; PMO juga bertindak sebagai pusat keunggulan untuk manajemen proyek. Pelatihan PMO akan membahas ini.

Secara lebih rinci, PMO adalah struktur organisasi yang tugas utamanya adalah mengawasi, mendefinisikan, dan memelihara standar proses manajemen proyek dalam suatu organisasi. Ini mencakup pengembangan dan implementasi metodologi manajemen proyek, penyediaan alat dan template, serta memastikan bahwa semua proyek mematuhi standar yang telah ditetapkan. PMO dapat bervariasi dalam fungsinya, mulai dari hanya menyediakan dukungan dasar hingga mengelola seluruh portofolio proyek organisasi secara langsung. Pelatihan PMO sangat relevan.

PMO juga berfungsi sebagai repositori sentral untuk semua informasi proyek, termasuk pembelajaran dari proyek-proyek sebelumnya, data kinerja, dan dokumentasi penting. Hal ini memungkinkan organisasi untuk belajar dari pengalaman masa lalu, menghindari kesalahan yang sama, dan terus meningkatkan praktik manajemen proyek mereka. Dengan demikian, PMO tidak hanya berorientasi pada proyek individual, tetapi juga pada peningkatan kapabilitas manajemen proyek organisasi secara keseluruhan. Peran ini ditekankan dalam Pelatihan PMO.

Definisi PMO juga mencakup perannya sebagai pendukung bagi manajer proyek. PMO dapat menyediakan pelatihan, mentoring, dan bimbingan kepada manajer proyek, membantu mereka mengatasi tantangan dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan. PMO memastikan bahwa setiap proyek memiliki sumber daya yang tepat dan bahwa risiko dikelola secara efektif. Singkatnya, PMO adalah tulang punggung dari ekosistem manajemen proyek yang sukses dalam suatu organisasi. Pentingnya Pelatihan PMO tidak bisa dipungkiri.


Peran dan Pentingnya Project Management Office (PMO)

PMO memiliki peran multifungsi yang sangat penting dalam keberhasilan proyek dan pencapaian tujuan strategis organisasi. Peran ini mencakup berbagai aspek, mulai dari standarisasi hingga dukungan strategis.

  • Standarisasi Proses dan Metodologi Proyek: PMO bertanggung jawab untuk mengembangkan, menerapkan, dan memelihara standar serta metodologi manajemen proyek di seluruh organisasi. Ini memastikan bahwa semua proyek dijalankan dengan pendekatan yang konsisten, mengurangi variabilitas, dan meningkatkan efisiensi. Dengan adanya standar yang jelas, tim proyek dapat beroperasi dengan pemahaman yang sama tentang proses, alat, dan template yang harus digunakan, sehingga meminimalkan kebingungan dan kesalahan. Pelatihan PMO secara komprehensif membahas hal ini.

  • Pengelolaan Sumber Daya Terpusat: PMO seringkali mengelola alokasi dan penggunaan sumber daya, baik manusia, finansial, maupun fisik, secara terpusat. Ini memastikan bahwa sumber daya yang terbatas dialokasikan secara optimal untuk proyek-proyek yang paling penting dan strategis. Dengan visibilitas penuh terhadap ketersediaan dan kebutuhan sumber daya, PMO dapat mencegah konflik sumber daya dan memastikan bahwa proyek-proyek tidak terhambat oleh kekurangan personel atau anggaran. Pelatihan PMO akan memperdalam pemahaman tentang hal ini.

  • Manajemen Risiko dan Isu Proyek: PMO memainkan peran kunci dalam identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko proyek. Mereka mengembangkan kerangka kerja manajemen risiko dan memastikan bahwa risiko-risiko ini dipantau dan dikelola secara proaktif di semua proyek. Selain itu, PMO juga membantu dalam menyelesaikan isu-isu yang muncul selama proyek berjalan, memastikan bahwa hambatan diatasi dengan cepat untuk menjaga kelancaran proyek. Pentingnya ini menjadi fokus utama dalam Pelatihan PMO.

  • Pengelolaan Portofolio Proyek: Dalam banyak organisasi, PMO bertanggung jawab untuk mengelola portofolio proyek secara keseluruhan, memastikan bahwa proyek-proyek yang dipilih selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Ini melibatkan evaluasi proposal proyek, prioritisasi, dan pemantauan kinerja portofolio untuk memastikan bahwa investasi proyek memberikan nilai maksimal. PMO membantu organisasi menghindari proyek-proyek yang tidak strategis dan fokus pada inisiatif yang paling berdampak. Pelatihan PMO akan membahasnya lebih lanjut.

  • Penyediaan Pelatihan dan Pembinaan: PMO seringkali berfungsi sebagai pusat pengetahuan dan keahlian manajemen proyek. Mereka menyediakan pelatihan, mentoring, dan pembinaan kepada manajer proyek dan tim proyek untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka. Dengan demikian, PMO berkontribusi pada pengembangan kapasitas internal organisasi dalam manajemen proyek, memastikan bahwa individu-individu memiliki alat yang diperlukan untuk berhasil. Pelatihan PMO adalah inisiatif penting ini.

  • Pelaporan dan Analisis Kinerja Proyek: PMO mengumpulkan data kinerja dari berbagai proyek, menganalisisnya, dan menyajikan laporan yang komprehensif kepada manajemen senior. Laporan ini memberikan visibilitas terhadap status proyek, potensi masalah, dan pencapaian tujuan. Analisis kinerja memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan membuat keputusan berdasarkan data yang akurat. Hal ini menjadi bagian esensial dari Pelatihan PMO.

  • Peningkatan Komunikasi dan Kolaborasi: PMO memfasilitasi komunikasi yang efektif antara berbagai pemangku kepentingan proyek, termasuk tim proyek, manajemen senior, klien, dan vendor. Mereka menciptakan platform untuk berbagi informasi, memastikan bahwa semua pihak memiliki pemahaman yang sama tentang status dan kemajuan proyek. Peningkatan kolaborasi ini sangat penting untuk mencegah miskomunikasi dan memastikan proyek berjalan mulus. Pelatihan PMO sangat menekankan hal ini.


Materi Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Materi Pelatihan PMO 2025 dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk sukses dalam lingkungan manajemen proyek modern. Setiap modul materi akan dibahas secara mendalam, memastikan peserta memperoleh pemahaman yang holistik.

  • Pengenalan Manajemen Proyek: Modul ini akan membahas konsep dasar manajemen proyek, termasuk definisi proyek, program, dan portofolio, serta siklus hidup proyek mulai dari inisiasi hingga penutupan. Peserta akan memahami bagaimana PMO berperan sentral dalam setiap fase siklus hidup ini. Pembahasan juga mencakup pentingnya identifikasi pemangku kepentingan dan pembentukan tujuan proyek yang jelas dan terukur, serta bagaimana PMO membantu mengawal semua proses ini.

  • Metodologi Manajemen Proyek: Modul ini akan memperkenalkan berbagai metodologi manajemen proyek yang populer, seperti Agile, Waterfall, Scrum, Kanban, dan Hybrid. Peserta akan mempelajari karakteristik unik dari setiap metodologi, kelebihan dan kekurangannya, serta kapan dan di mana setiap metodologi paling sesuai untuk diterapkan. Pemahaman tentang fleksibilitas dan adaptasi metodologi adalah kunci, dan bagaimana PMO memfasilitasi pemilihan serta implementasinya.

  • Perencanaan Proyek: Fokus utama modul ini adalah tahap perencanaan proyek yang krusial. Peserta akan diajarkan cara mengidentifikasi tujuan proyek yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART), serta kebutuhan proyek secara menyeluruh. Materi juga mencakup penyusunan jadwal proyek yang realistis, alokasi anggaran, dan penetapan lingkup kerja yang jelas, dengan penekanan pada peran PMO dalam memvalidasi dan menyelaraskan rencana.

  • Pelaksanaan Proyek: Modul ini membahas implementasi proyek secara praktis. Peserta akan belajar tentang pengelolaan tim proyek yang efektif, termasuk delegasi tugas, motivasi, dan resolusi konflik. Selain itu, materi juga mencakup pengendalian kualitas selama pelaksanaan proyek untuk memastikan output sesuai dengan standar yang ditetapkan. Peran PMO dalam memantau kemajuan dan memberikan dukungan operasional juga akan diuraikan secara detail.

  • Manajemen Risiko: Modul manajemen risiko mengajarkan strategi mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons risiko yang terkait dengan proyek. Peserta akan belajar membuat daftar risiko, menilai probabilitas dan dampaknya, serta mengembangkan rencana mitigasi. Pembahasan juga meliputi pengelolaan risiko secara proaktif dan reaktif, serta bagaimana PMO berperan dalam membangun budaya manajemen risiko yang kuat dalam organisasi.

  • Pengendalian Perubahan: Perubahan adalah keniscayaan dalam setiap proyek. Modul ini mengajarkan cara mengelola perubahan yang terjadi selama proyek berlangsung dan dampaknya pada perencanaan dan jadwal proyek. Peserta akan belajar tentang proses permintaan perubahan, evaluasi dampaknya, dan implementasi perubahan yang disetujui tanpa mengganggu kemajuan proyek secara signifikan. Pentingnya PMO dalam memfasilitasi proses ini akan ditekankan.

  • Pengelolaan Sumber Daya: Modul ini fokus pada cara mengoptimalkan penggunaan berbagai jenis sumber daya dalam proyek, termasuk sumber daya manusia, fisik (peralatan, fasilitas), dan finansial (anggaran). Peserta akan mempelajari teknik alokasi sumber daya yang efisien, pelacakan penggunaan, dan identifikasi potensi kekurangan atau kelebihan sumber daya, serta peran PMO dalam koordinasi sumber daya lintas proyek.

  • Pelaporan dan Evaluasi Proyek: Modul ini membahas pentingnya pelaporan progres proyek yang akurat dan tepat waktu. Peserta akan belajar menyusun laporan kinerja proyek, menganalisis data, dan mengevaluasi hasil proyek terhadap tujuan awal. Ini juga mencakup cara menyajikan informasi kepada pemangku kepentingan secara efektif, serta bagaimana PMO memanfaatkan data ini untuk pembelajaran berkelanjutan dan peningkatan proses.

  • Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi: Komunikasi yang efektif dan kolaborasi yang kuat adalah fondasi kesuksesan proyek. Modul ini akan meningkatkan keterampilan komunikasi antar tim proyek, pemangku kepentingan, dan departemen terkait. Peserta akan belajar teknik negosiasi, presentasi, dan fasilitasi rapat yang produktif. PMO sering kali menjadi penghubung utama untuk memastikan semua pihak tetap terinformasi dan selaras.

  • Manajemen Portofolio Proyek: Modul ini membahas pengelolaan portofolio proyek secara efisien untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Peserta akan belajar cara memilih proyek yang tepat untuk dimasukkan dalam portofolio, memprioritaskan proyek berdasarkan nilai strategis, dan memantau kinerja portofolio secara keseluruhan. Peran PMO dalam memastikan sinergi antar proyek dan alokasi sumber daya yang optimal akan menjadi fokus.

  • Etika dan Tanggung Jawab Manajemen Proyek: Modul ini menekankan pentingnya etika dalam manajemen proyek dan tanggung jawab sosial perusahaan. Peserta akan diajarkan tentang pengambilan keputusan etis, penanganan konflik kepentingan, dan memastikan proyek dijalankan dengan integritas dan transparansi. Pembahasan juga mencakup dampak proyek terhadap lingkungan dan masyarakat, serta bagaimana PMO mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab.

  • Keterampilan Manajemen Waktu: Manajemen waktu adalah keterampilan krusial bagi setiap manajer proyek. Modul ini mengajarkan bagaimana mengelola waktu dengan efektif untuk mencapai tenggat waktu proyek. Peserta akan belajar teknik perencanaan waktu, prioritisasi tugas, dan cara mengatasi penundaan. Efektivitas PMO seringkali bergantung pada kemampuan untuk mengelola jadwal secara keseluruhan.

  • Keterampilan Manajemen Konflik: Konflik dapat muncul dalam tim proyek atau dengan pemangku kepentingan lainnya. Modul ini memberikan strategi untuk mengatasi konflik secara konstruktif, termasuk teknik negosiasi, mediasi, dan resolusi masalah. Peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi akar penyebab konflik dan mencapai solusi yang saling menguntungkan, dengan PMO sebagai fasilitator yang adil.

  • Studi Kasus: Modul studi kasus adalah kesempatan bagi peserta untuk menerapkan semua pengetahuan yang telah diperoleh. Peserta akan menganalisis studi kasus nyata yang menyoroti masalah dan solusi dalam manajemen proyek. Ini memberikan pengalaman praktis dalam mengidentifikasi tantangan, mengembangkan strategi, dan membuat keputusan dalam skenario proyek yang kompleks. PMO memainkan peran penting dalam pembelajaran dari pengalaman.


Tujuan dan Manfaat Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Pelatihan PMO 2025 memiliki tujuan dan manfaat yang jelas, dirancang untuk memberikan dampak positif signifikan bagi individu maupun organisasi yang terlibat.

  • Pemahaman Mendalam tentang PMO: Tujuan utama pelatihan ini adalah memastikan peserta memiliki pemahaman yang mendalam tentang peran dan fungsi PMO dalam mengelola proyek dengan baik. Ini mencakup pemahaman tentang struktur PMO, jenis-jenis PMO (pendukung, pengendali, direktif), serta bagaimana PMO berinteraksi dengan berbagai departemen dalam organisasi. Pemahaman ini esensial untuk mengidentifikasi bagaimana PMO dapat paling efektif mendukung tujuan bisnis.

  • Mendirikan dan Mengelola PMO: Peserta akan mempelajari langkah-langkah praktis dan strategis untuk mendirikan dan mengoperasikan PMO yang efektif, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi. Ini termasuk penentuan lingkup PMO, pemilihan model operasional yang sesuai, pengembangan prosedur standar, dan pembentukan tim PMO. Pelatihan PMO akan membekali peserta dengan blueprint yang dapat langsung diterapkan.

  • Optimasi Pengelolaan Proyek: Pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan peserta bagaimana menggunakan PMO untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam setiap tahap proyek. Ini melibatkan penerapan praktik terbaik dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penutupan proyek. Dengan PMO yang optimal, organisasi dapat mengurangi pemborosan, mempercepat waktu penyelesaian proyek, dan meningkatkan kualitas output secara keseluruhan.

  • Penerapan Praktik Terbaik: Peserta akan dibimbing untuk menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan proyek yang didukung oleh PMO. Ini mencakup adopsi standar industri, penggunaan metodologi yang sesuai, dan implementasi alat manajemen proyek yang canggih. PMO berfungsi sebagai pusat keunggulan yang mendorong penerapan praktik-praktik ini secara konsisten di seluruh organisasi, memastikan bahwa proyek-proyek dijalankan dengan standar tertinggi.

  • Peningkatan Kualitas Pengambilan Keputusan: Salah satu manfaat signifikan dari PMO adalah kemampuannya untuk menyediakan data dan analisis yang akurat, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan strategis terkait proyek. Peserta akan belajar bagaimana PMO dapat mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan informasi proyek secara efektif, memungkinkan manajemen untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan berbasis data.

  • Peningkatan Keberhasilan Proyek: Melalui penerapan prinsip dan praktik yang diajarkan dalam pelatihan, organisasi dapat secara signifikan meningkatkan tingkat keberhasilan proyek mereka. PMO membantu dalam mengurangi kegagalan proyek, meminimalkan keterlambatan, dan memastikan bahwa proyek-proyek diselesaikan sesuai anggaran dan lingkup yang ditetapkan. Hal ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian tujuan bisnis.

  • Pengembangan Keterampilan Profesional: Bagi individu, Pelatihan PMO ini akan mengembangkan keterampilan profesional yang sangat dihargai di pasar kerja. Keterampilan dalam manajemen proyek, kepemimpinan, komunikasi, dan resolusi masalah akan diperkuat, membuka peluang karir yang lebih luas dalam peran manajemen proyek atau PMO. Ini adalah investasi pribadi yang berharga.

  • Menciptakan Keunggulan Kompetitif: Organisasi yang memiliki PMO yang kuat dan personel yang terlatih dengan baik dalam manajemen proyek akan memiliki keunggulan kompetitif. Kemampuan untuk secara konsisten memberikan proyek-proyek berkualitas tinggi, tepat waktu, dan sesuai anggaran akan membedakan mereka dari pesaing. Pelatihan PMO memungkinkan perusahaan untuk menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan pasar.


Kesimpulan Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Pentingnya Pelatihan PMO dalam dunia bisnis modern tidak dapat diragukan lagi. Pelatihan ini adalah investasi krusial yang membekali individu dan organisasi dengan keterampilan serta pengetahuan esensial untuk menavigasi kompleksitas manajemen proyek. Dengan pemahaman mendalam tentang konsep, peran, dan fungsi PMO, peserta dapat mengoptimalkan sumber daya, mengelola risiko secara proaktif, dan secara signifikan meningkatkan efisiensi proyek. Pelatihan PMO bukan hanya tentang teori, melainkan aplikasi praktis yang membawa hasil nyata.

Pusat Edukasi Indonesia dengan bangga mempersembahkan Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak ini. Artikel ini telah menguraikan secara rinci berbagai aspek penting dari PMO, mulai dari definisi, peran, materi pelatihan yang komprehensif, hingga tujuan dan manfaat yang dapat diraih. Kami yakin bahwa setiap poin yang dibahas mencerminkan urgensi dan relevansi dari setiap modul dalam Pelatihan PMO. Program ini dirancang untuk memberikan bekal maksimal kepada Anda.

Pelatihan PMO ini lebih dari sekadar kursus; ini adalah perjalanan transformatif menuju keunggulan dalam manajemen proyek. Kami mengundang Anda, para profesional, pemimpin tim, dan organisasi untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Dengan mengikuti Pelatihan PMO, Anda akan siap menghadapi tantangan proyek di masa depan, mendorong inovasi, dan mencapai kesuksesan yang berkelanjutan. Segera daftarkan diri Anda dan tim Anda untuk Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal dan jadilah bagian dari perubahan positif di organisasi Anda! Jangan tunda lagi, masa depan manajemen proyek Anda ada di tangan Anda, dan Pelatihan PMO adalah kuncinya.

Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Metode Pelatihan PMO

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan PMO:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Pelatihan PMO

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Pelatihan PMO

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Pelatihan PMO:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek PMO

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Pelatihan PMO 2025: Strategi Unggul & Hasil Maksimal

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)