Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir ini sangat penting bagi setiap perusahaan dan individu yang ingin mengelola pajak secara efisien dan patuh. Dapatkan pemahaman mendalam tentang PPN dan PPh Pasal 23 terbaru, kuasai teknik perhitungan, pemotongan, dan pelaporan yang akurat. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengoptimalkan perencanaan pajak perusahaan Anda dan menghindari risiko. Segera daftarkan diri Anda dan jadilah profesional pajak yang kompeten bersama Pusat Edukasi Indonesia!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir

Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir. Dalam lanskap bisnis modern yang semakin kompleks, setiap perusahaan dihadapkan pada kewajiban fundamental untuk memenuhi kewajiban perpajakannya. Lebih dari sekadar pemenuhan formalitas, kemampuan mengelola pajak secara efisien dan efektif menjadi salah satu pilar utama kesehatan finansial dan keberlanjutan operasional. Perusahaan Wajib Pajak (WP) senantiasa berupaya mengoptimalkan pembayaran pajak mereka, seringkali dengan mencari cara untuk melakukan penangguhan pembayaran tanpa sedikit pun melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Ini bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi juga tentang strategi manajemen keuangan yang cerdas untuk menjaga arus kas tetap sehat.
Kepatuhan pajak yang baik, diiringi dengan strategi yang matang, dapat memberikan dampak signifikan terhadap reputasi dan kinerja perusahaan. Pelatihan Perpajak Profesional menjadi krusial dalam kontembahkan ini, membekali para praktisi dengan pemahaman mendalam tentang seluk-beluk regulasi pajak yang terus berkembang. Tanpa pengetahuan yang memadai, perusahaan berisiko menghadapi sanksi denda, audit yang memberatkan, bahkan tuntutan hukum yang dapat merusak citra dan stabilitas finansial. Oleh karena itu, investasi dalam pengembangan SDM di bidang perpajakan adalah keputusan strategis yang tidak bisa diabaikan oleh manajemen.
Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dalam pembayaran pajak, serta kemampuan menangguhkan pembayaran tanpa melanggar ketentuan, diperlukan wawasan yang komprehensif dan mendalam. Pelatihan Perpajak Profesional ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang dua pilar utama dalam sistem perpajakan Indonesia: Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23. Ini mencakup segala aspek mulai dari tata cara perhitungan, pemotongan, hingga pelaporannya, yang semuanya diselaraskan dengan aturan pajak terbaru yang berlaku.
Memahami PPN dan PPh Pasal 23 secara mendalam adalah kunci bagi setiap WP untuk merencanakan perpajakan mereka dengan baik. PPN, sebagai pajak atas konsumsi barang dan jasa, memiliki karakteristik unik yang perlu dipahami agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungan dan pelaporan. Sementara itu, PPh Pasal 23, yang mengatur pemotongan pajak atas penghasilan tertentu, memerlukan ketelitian tinggi dalam implementasinya. Pelatihan Perpajak Profesional ini akan memastikan bahwa peserta memiliki fondasi pengetahuan yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan perpajakan di lapangan dan mengaplikasikan ilmu yang didapat secara praktis dan tepat.
Definisi Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir dapat didefinisikan sebagai program edukasi terstruktur yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi individu, khususnya para profesional di bidang akuntansi dan keuangan, dalam mengelola aspek-aspek krusial perpajakan yang berkaitan dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23. Program ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada aplikasi praktis dari ketentuan pajak terbaru, memastikan peserta dapat menerapkannya dalam konteks bisnis riil. Tujuannya adalah melahirkan individu yang tidak hanya patuh pada peraturan, tetapi juga mampu mengoptimalkan kewajiban pajak perusahaan secara efisien.
Secara lebih spesifik, Pelatihan Perpajak Profesional ini membahas PPh Pasal 23 secara mendalam. PPh Pasal 23 adalah peraturan pajak penghasilan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pajak Penghasilan Nomor 36 Tahun 2008 Pasal 23. Peraturan ini sangat penting karena mencakup pajak yang dipotong oleh pemungut pajak dari Wajib Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari modal, seperti dividen, bunga, dan royalti, serta dari penyerahan jasa atau penyelenggaraan kegiatan yang tidak termasuk dalam lingkup pemotongan PPh Pasal 21. Pemahaman yang komprehensif tentang ruang lingkup ini sangat vital untuk menghindari kesalahan dalam pemotongan dan pelaporan pajak.
Selain PPh Pasal 23, program Pelatihan Perpajak Profesional ini juga mencakup Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang merupakan pajak atas konsumsi barang dan jasa di dalam negeri. PPN memiliki karakteristik sebagai pajak tidak langsung yang pemungutannya dibebankan kepada konsumen akhir, namun dibayarkan oleh pengusaha kena pajak. Pemahaman mengenai objek PPN, subjek PPN, tarif, dasar pengenaan pajak, serta mekanisme perhitungan dan pelaporannya adalah esensial. Ini memastikan bahwa perusahaan dapat mengelola PPN dengan benar, termasuk dalam hal pengkreditan PPN Masukan dan PPN Keluaran, yang seringkali menjadi sumber kompleksitas.
Melalui Pelatihan Perpajak Profesional ini, peserta akan dibimbing untuk memahami secara holistik berbagai aspek peraturan perpajakan, khususnya PPN dan PPh Pasal 23, sehingga Wajib Pajak dapat melakukan perencanaan perpajakan mereka dengan efektif. Ini mencakup kemampuan untuk mengidentifikasi potensi masalah, merancang strategi kepatuhan yang optimal, dan bahkan melakukan penangguhan pembayaran pajak secara legal. Kemampuan ini sangat berharga dalam konteks persaingan bisnis yang ketat, di mana manajemen biaya, termasuk biaya pajak, menjadi faktor penentu keberhasilan finansial sebuah entitas usaha.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir memiliki peran yang sangat penting dalam membantu perusahaan menghadapi kompleksitas regulasi perpajakan di Indonesia. Peran ini tidak hanya terbatas pada kepatuhan semata, melainkan juga mencakup optimasi dan strategi dalam pengelolaan beban pajak. Pentingnya pelatihan ini tidak dapat dilebih-lebihkan, mengingat dinamika perubahan aturan pajak dan implikasinya terhadap kelangsungan bisnis. Setiap poin di bawah ini menguraikan aspek krusial dari peran dan pentingnya pelatihan ini bagi para profesional dan perusahaan.
Meningkatkan Kepatuhan Pajak Perusahaan. Pelatihan ini berperan fundamental dalam memastikan bahwa perusahaan memahami dan mematuhi semua ketentuan perpajakan terkait PPN dan PPh Pasal 23. Kepatuhan adalah fondasi utama untuk menghindari sanksi denda, bunga, atau bahkan tuntutan hukum yang dapat merugikan perusahaan. Dengan pemahaman yang mendalam, staf yang bertanggung jawab dapat melaksanakan kewajiban mereka sesuai dengan peraturan terbaru, mengurangi risiko kesalahan pelaporan dan pembayaran yang tidak tepat waktu. Ini sangat penting untuk menjaga reputasi baik perusahaan di mata otoritas pajak dan publik.
Mengoptimalkan Beban Pajak Secara Legal. Salah satu peran kunci dari Pelatihan Perpajak Profesional adalah membekali peserta dengan pengetahuan dan strategi untuk mengelola beban pajak secara efisien dan legal. Ini mencakup pemahaman tentang fasilitas perpajakan yang tersedia, cara melakukan perhitungan yang tepat, serta strategi untuk menangguhkan pembayaran pajak tanpa melanggar ketentuan. Tujuan akhirnya adalah meminimalkan pengeluaran pajak yang tidak perlu, sehingga dana perusahaan dapat dialokasikan untuk investasi atau pengembangan bisnis lainnya. Optimalisasi ini bukan tentang penghindaran pajak ilegal, melainkan tentang perencanaan pajak yang cerdas dan sesuai hukum.
Mengurangi Risiko Audit dan Sengketa Pajak. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang PPN dan PPh Pasal 23, staf perpajakan perusahaan akan lebih siap dalam menghadapi audit pajak. Mereka akan memiliki dokumentasi yang lengkap, perhitungan yang akurat, dan pemahaman yang jelas tentang dasar hukum dari setiap transaksi. Hal ini secara signifikan mengurangi risiko terjadinya sengketa pajak yang memakan waktu, sumber daya, dan dapat merusak citra perusahaan. Pelatihan ini juga membekali peserta dengan kemampuan untuk mengidentifikasi potensi masalah sebelum menjadi sengketa besar.
Meningkatkan Efisiensi Proses Administrasi Perpajakan. Pemahaman yang mendalam tentang tata cara penghitungan, pemotongan, dan pelaporan PPN serta PPh Pasal 23 yang diperoleh dari Pelatihan Perpajak Profesional akan membantu staf dalam menyederhanakan dan mempercepat proses administrasi perpajakan. Ini termasuk pengisian SPT, pembuatan faktur pajak, dan pengelolaan bukti potong. Efisiensi ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mengurangi biaya operasional yang terkait dengan kepatuhan pajak. Sistem yang lebih efisien juga meminimalkan kemungkinan kesalahan manusia.
Membekali Profesional dengan Pengetahuan Terbaru. Peraturan perpajakan di Indonesia bersifat dinamis dan sering mengalami perubahan. Pelatihan Perpajak Profesional ini berperan vital dalam memastikan bahwa para profesional tetap up-to-date dengan regulasi terbaru, termasuk perubahan dalam UU PPh, PMK, atau Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak. Pengetahuan terkini ini memungkinkan perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, menghindari ketidaksesuaian, dan terus beroperasi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Ini adalah investasi berkelanjutan dalam kapasitas sumber daya manusia.
Membangun Kepercayaan dan Reputasi Perusahaan. Kepatuhan pajak yang tinggi dan pengelolaan pajak yang efisien akan membangun citra positif bagi perusahaan di mata berbagai pemangku kepentingan, termasuk investor, kreditor, dan masyarakat umum. Perusahaan yang patuh pajak cenderung dianggap lebih bertanggung jawab dan transparan. Pelatihan Perpajak Profesional membantu mencapai tingkat kepatuhan ini, yang pada gilirannya akan memperkuat reputasi perusahaan dan menarik lebih banyak peluang bisnis. Reputasi yang baik adalah aset tak berwujud yang sangat berharga.
Mendukung Pengambilan Keputusan Strategis. Dengan pemahaman yang kuat tentang implikasi perpajakan, para manajer dan eksekutif perusahaan dapat membuat keputusan bisnis yang lebih terinformasi dan strategis. Ini termasuk keputusan mengenai struktur transaksi, investasi baru, atau ekspansi bisnis. Informasi pajak yang akurat dan analisis yang mendalam yang dihasilkan dari keahlian yang didapat dari Pelatihan Perpajak Profesional akan menjadi masukan penting dalam proses perencanaan strategis perusahaan, memastikan bahwa setiap langkah bisnis memperhitungkan aspek perpajakan secara optimal.
Materi Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Materi Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang mendalam, mulai dari konsep dasar hingga aplikasi praktis dari regulasi perpajakan terbaru. Setiap modul dirancang untuk memberikan pemahaman holistik tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23, memastikan peserta dapat mengelola kewajiban pajak perusahaan secara efisien dan efektif. Berikut adalah rincian materi yang akan dibahas secara terperinci.
Pengantar Umum Perpajakan. Bagian awal dari Pelatihan Perpajak Profesional ini akan memperkenalkan peserta pada konsep dasar perpajakan di Indonesia, termasuk fungsi pajak, sistem perpajakan yang berlaku, jenis-jenis pajak, serta hak dan kewajiban Wajib Pajak. Pemahaman tentang landasan filosofis dan hukum perpajakan akan memberikan konteks yang kuat sebelum masuk ke materi yang lebih spesifik. Ini juga mencakup pentingnya kepatuhan pajak bagi kelangsungan bisnis dan pembangunan negara. Peserta akan dibekali dengan gambaran umum tentang peran pajak dalam perekonomian nasional.
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) & Karakteristiknya. Modul ini akan membahas secara mendalam tentang PPN, termasuk definisi, karakteristik PPN sebagai pajak tidak langsung, mekanisme pemungutan, serta objek dan subjek PPN. Peserta akan memahami perbedaan PPN dengan jenis pajak lainnya dan bagaimana PPN diterapkan pada transaksi barang dan jasa. Penjelasan akan meliputi prinsip dasar PPN, seperti prinsip tujuan dan prinsip tempat penyerahan, serta mengapa PPN sering disebut sebagai pajak atas konsumsi. Materi ini merupakan fondasi penting untuk pemahaman selanjutnya.
Barang Kena Pajak & Jasa Kena Pajak. Dalam Pelatihan Perpajak Profesional ini, peserta akan diajak untuk mengidentifikasi secara detail jenis-jenis barang dan jasa yang termasuk dalam kategori Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa Kena Pajak (JKP), serta yang dikecualikan dari PPN. Pemahaman yang akurat mengenai kategori ini sangat krusial untuk menentukan apakah suatu transaksi terutang PPN atau tidak. Materi akan dilengkapi dengan contoh-contoh praktis untuk memudahkan identifikasi dan klasifikasi dalam situasi bisnis nyata, sehingga peserta dapat membuat keputusan yang tepat.
Perhitungan PPN & Perkreditan PPN. Modul ini akan membahas teknis perhitungan PPN, termasuk dasar pengenaan pajak (DPP) dan tarif PPN yang berlaku. Fokus utama juga akan diberikan pada konsep perkreditan PPN, yaitu bagaimana PPN Masukan dapat dikreditkan terhadap PPN Keluaran. Peserta akan mempelajari syarat-syarat perkreditan PPN dan mekanisme restitusi atau kompensasi PPN. Pemahaman tentang ini sangat penting untuk memastikan bahwa perusahaan membayar PPN sesuai dengan kewajiban sebenarnya dan tidak kehilangan hak atas pengkreditan.
Pajak Penghasilan (PPh) Badan. Sebelum masuk ke PPh Pasal 23, Pelatihan Perpajak Profesional ini akan memberikan gambaran umum tentang PPh Badan, termasuk subjek dan objek PPh Badan, tarif PPh Badan, serta konsep penghasilan kena pajak. Modul ini menjadi landasan untuk memahami bagaimana PPh Badan dihitung dan dilaporakan secara umum. Ini membantu peserta untuk melihat PPh Pasal 23 dalam konteks keseluruhan kewajiban PPh Badan, memahami keterkaitan antar jenis PPh dan bagaimana mereka saling memengaruhi.
PPh Pasal 23: Pengertian PPh Pasal 23. Bagian ini akan secara spesifik membahas definisi PPh Pasal 23 sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2008 Pasal 23. Peserta akan memahami secara mendalam apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 23 dan ruang lingkupnya, termasuk jenis-jenis penghasilan yang menjadi objek pemotongan. Ini akan mencakup diskusi tentang bagaimana PPh Pasal 23 berbeda dari PPh lainnya dan mengapa pemahaman yang akurat sangat penting untuk kepatuhan.
Teknis Pemotongan dan Pemungutan PPh Pasal 23 serta Permasalahan yang Timbul. Modul ini adalah inti dari Pelatihan Perpajak Profesional ini, di mana peserta akan mempelajari langkah-langkah praktis dalam melakukan pemotongan dan pemungutan PPh Pasal 23. Materi akan meliputi studi kasus nyata tentang berbagai skenario pemotongan, serta identifikasi dan penyelesaian masalah umum yang sering muncul dalam praktik. Ini termasuk bagaimana mengatasi perbedaan interpretasi atau kasus-kasus yang tidak lazim.
Hal-hal Lain Terkait Masalah Pemotongan dan Pemungutan. Selain teknis dasar, peserta akan mengeksplorasi isu-isu kompleks yang terkait dengan pemotongan dan pemungutan PPh Pasal 23, seperti implikasi dari perjanjian internasional, perlakuan khusus untuk entitas tertentu, atau kondisi-kondisi pengecualian. Modul ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman yang lebih nuansa tentang berbagai situasi yang mungkin dihadapi.
Penerima PPh Pasal 23. Pelatihan Perpajak Profesional ini akan menjelaskan secara rinci siapa saja pihak yang menjadi penerima penghasilan yang dikenakan PPh Pasal 23, termasuk Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap (BUT). Pemahaman ini penting untuk memastikan bahwa pemotongan dilakukan pada subjek yang tepat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Penghasilan yang Dikenakan PPh Pasal 23. Modul ini akan mengelaborasi secara spesifik jenis-jenis penghasilan yang menjadi objek PPh Pasal 23, seperti dividen, bunga, royalti, sewa, imbalan sehubungan dengan jasa, dan penyelenggaraan kegiatan. Setiap jenis penghasilan akan dijelaskan dengan contoh-contoh relevan untuk memudahkan pemahaman dan identifikasi dalam transaksi bisnis.
Penghasilan yang Dikecualikan dari Pemotongan PPh Pasal 23. Penting bagi peserta Pelatihan Perpajak Profesional untuk mengetahui jenis-jenis penghasilan yang dikecualikan dari pemotongan PPh Pasal 23, meskipun pada pandangan pertama mungkin terlihat sebagai objek pajak. Ini akan membantu menghindari pemotongan yang tidak perlu dan memastikan kepatuhan yang akurat. Contoh-contoh pengecualian akan diberikan secara jelas.
UU Republik Indonesia No. 36 Tahun 2008. Pembahasan mendalam tentang landasan hukum utama PPh Pasal 23, yaitu UU Republik Indonesia No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Peserta akan menganalisis pasal-pasal kunci yang relevan dan memahami bagaimana undang-undang ini menjadi kerangka utama bagi semua peraturan turunannya.
Surat Edaran Nomor SE-11/PJ/2011. Materi ini akan membahas interpretasi dan implementasi PPh Pasal 23 berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak yang relevan, seperti SE-11/PJ/2011. Pemahaman tentang Surat Edaran ini sangat penting karena seringkali memberikan panduan operasional yang lebih rinci dari undang-undang.
Tarif Pajak. Peserta Pelatihan Perpajak Profesional akan mempelajari berbagai tarif PPh Pasal 23 yang berlaku untuk setiap jenis penghasilan yang dipotong. Perbedaan tarif untuk PPN juga akan dibahas. Pemahaman yang akurat tentang tarif ini sangat krusial untuk perhitungan pajak yang benar dan menghindari kesalahan.
Jasa Lain sebagai Objek PPh Pasal 23 (Update: 60 Jenis Jasa Lain yang Dikenakan PPh 23 Berdasarkan PMK 141/PMK.03/2015). Ini adalah salah satu bagian paling dinamis dari PPh Pasal 23. Peserta akan mendapatkan pembaruan terkini mengenai daftar 60 jenis jasa lain yang dikenakan PPh Pasal 23 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 141/PMK.03/2015. Pemahaman ini sangat penting karena seringkali menjadi sumber kebingungan.
Peraturan Khusus/Tertentu (Keputusan Dirjen Pajak No. KEP-395/PJ/2001). Modul ini akan membahas peraturan khusus yang relevan dengan PPh Pasal 23, seperti KEP-395/PJ/2001, yang mungkin memberikan perlakuan khusus untuk jenis penghasilan atau transaksi tertentu. Pemahaman ini melengkapi pengetahuan peserta tentang pengecualian dan kekhususan dalam penerapan PPh Pasal 23.
Perhitungan PPh 23. Dalam Pelatihan Perpajak Profesional ini, peserta akan melakukan simulasi dan latihan perhitungan PPh Pasal 23 untuk berbagai skenario, mulai dari bunga, dividen, royalti, hingga jasa. Latihan ini akan memperkuat pemahaman teoretis dan meningkatkan kemampuan praktis peserta dalam menghitung pajak secara akurat.
Pembebasan Pajak (PerDirjen Pajak No. PER-1/PJ/2011). Modul ini akan menjelaskan kondisi-kondisi di mana suatu penghasilan dapat dibebaskan dari pemotongan PPh Pasal 23, merujuk pada Peraturan Direktur Jenderal Pajak seperti PER-1/PJ/2011. Pemahaman tentang pembebasan ini penting untuk menghindari pemotongan yang tidak perlu dan mengoptimalkan arus kas perusahaan.
Pembayaran dan Pelaporan Pajak. Peserta akan mempelajari prosedur pembayaran dan pelaporan PPN serta PPh Pasal 23, termasuk tenggat waktu pembayaran, tata cara penyetoran, dan prosedur pengisian SPT Masa PPN dan SPT Masa PPh Pasal 23. Fokus pada e-faktur dan e-bupot juga akan diberikan. Kepatuhan dalam hal ini sangat penting untuk menghindari sanksi administrasi.
Penalti. Bagian ini akan membahas berbagai jenis penalti atau sanksi yang dapat dikenakan jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan PPN dan PPh Pasal 23, termasuk denda, bunga, dan sanksi pidana. Pemahaman tentang penalti ini akan meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya kepatuhan dan ketelitian.
Teknik Melakukan Rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersial dan Laporan Keuangan Fiskal. Dalam Pelatihan Perpajak Profesional ini, peserta akan diajarkan teknik rekonsiliasi antara laporan keuangan komersial (akuntansi) dengan laporan keuangan fiskal (pajak). Ini krusial karena seringkali terdapat perbedaan perlakuan antara standar akuntansi dan peraturan perpajakan, yang mempengaruhi perhitungan PPh Badan dan PPh lainnya. Kemampuan ini sangat penting bagi setiap akuntan atau staf pajak.
Perhitungan SPT Tahunan PPh Badan & Pengisian SPT PPh Badan. Modul terakhir ini akan mengintegrasikan semua pengetahuan yang telah dipelajari dalam Pelatihan Perpajak Profesional untuk membantu peserta dalam perhitungan dan pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Badan secara akprehensif. Ini adalah puncak dari pemahaman tentang PPh Badan dan memastikan bahwa semua kewajiban pelaporan terpenuhi dengan benar.
Studi Kasus & Latihan. Seluruh materi akan diperkuat dengan studi kasus nyata dan latihan praktis yang memungkinkan peserta untuk menerapkan pengetahuan mereka dalam skenario bisnis yang relevan. Metode ini akan memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara efektif di lingkungan kerja. Ini merupakan bagian krusial dari pelatihan untuk memastikan penguasaan materi.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir memiliki tujuan dan manfaat yang sangat signifikan bagi individu maupun organisasi yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dan perpajakan. Tujuan utamanya adalah menciptakan profesional yang kompeten dan mampu mengelola kewajiban pajak secara efektif, sementara manfaatnya mencakup peningkatan efisiensi, pengurangan risiko, dan optimalisasi finansial perusahaan. Berikut adalah penjabaran lengkap mengenai tujuan dan manfaat yang akan diperoleh peserta dan perusahaan.
Meningkatkan Pemahaman Komprehensif tentang PPN dan PPh Pasal 23.
- Tujuan: Memastikan peserta memiliki pemahaman yang mendalam dan komprehensif tentang seluruh aspek Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23, mulai dari definisi, karakteristik, objek, subjek, hingga tata cara perhitungan dan pelaporannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan terbaru yang berlaku. Ini mencakup pemahaman tentang nuansa dan kekhususan dalam penerapan kedua jenis pajak ini dalam berbagai skenario bisnis.
- Manfaat: Peserta akan mampu mengidentifikasi dengan tepat setiap transaksi yang terutang PPN atau PPh Pasal 23, menghindari kesalahan dalam penentuan objek dan subjek pajak. Perusahaan akan mendapatkan keuntungan dari kepatuhan yang lebih tinggi dan akurasi dalam pelaporan pajak, yang pada gilirannya mengurangi risiko sanksi dan denda dari otoritas pajak. Pemahaman ini juga menjadi fondasi untuk perencanaan pajak yang lebih baik.
Menguasai Teknik Perhitungan, Pemotongan, dan Pelaporan Pajak.
- Tujuan: Memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam melakukan perhitungan PPN, termasuk pengkreditan PPN, serta teknis pemotongan dan pemungutan PPh Pasal 23 untuk berbagai jenis penghasilan. Selain itu, Pelatihan Perpajak Profesional ini bertujuan agar peserta mahir dalam mengisi dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN dan SPT Masa PPh Pasal 23 secara benar dan tepat waktu, termasuk pemahaman tentang e-faktur dan e-bupot.
- Manfaat: Staf akuntansi dan keuangan perusahaan akan dapat melaksanakan tugas-tugas perpajakan dengan efisien dan akurat, mengurangi beban kerja manual dan meminimalkan potensi kesalahan. Perusahaan akan merasakan peningkatan efisiensi operasional dan penghematan waktu yang signifikan dalam proses administrasi perpajakan. Kemampuan ini sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional departemen keuangan.
Memahami Regulasi Terbaru dan Perubahan dalam Aturan Perpajakan.
- Tujuan: Membekali peserta dengan informasi terkini mengenai perubahan regulasi perpajakan terkait PPN dan PPh Pasal 23, termasuk pembaruan undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri keuangan, dan surat edaran Direktur Jenderal Pajak yang relevan. Pelatihan Perpajak Profesional ini bertujuan agar peserta selalu up-to-date dan mampu menyesuaikan praktik perusahaan dengan ketentuan terbaru.
- Manfaat: Perusahaan dapat memastikan bahwa praktik perpajakan mereka selalu sejalan dengan hukum yang berlaku, menghindari risiko ketidakpatuhan akibat perubahan aturan. Ini juga memungkinkan perusahaan untuk mengambil keuntungan dari insentif atau fasilitas pajak baru yang mungkin muncul, serta menghindari potensi masalah hukum atau finansial akibat tidak mengikuti regulasi terbaru.
Meningkatkan Kemampuan Rekonsiliasi Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial.
- Tujuan: Mengembangkan kemampuan peserta dalam melakukan rekonsiliasi antara laporan keuangan yang disusun berdasarkan standar akuntansi komersial dengan laporan keuangan yang disesuaikan untuk tujuan fiskal. Hal ini penting untuk mengidentifikasi dan menyesuaikan perbedaan perlakuan pendapatan dan beban yang mempengaruhi perhitungan Pajak Penghasilan.
- Manfaat: Perusahaan akan memiliki laporan keuangan yang lebih akurat untuk tujuan perpajakan, yang pada gilirannya akan mendukung pengisian SPT Tahunan PPh Badan yang benar. Kemampuan rekonsiliasi ini juga sangat penting dalam persiapan audit pajak, membantu perusahaan untuk menjelaskan perbedaan antara pencatatan komersial dan fiskal kepada auditor. Ini adalah keterampilan krusial bagi setiap profesional keuangan.
Mengidentifikasi Potensi Risiko dan Mengelola Sengketa Pajak.
- Tujuan: Melatih peserta untuk mengidentifikasi potensi risiko kepatuhan pajak, seperti kesalahan perhitungan, keterlambatan pelaporan, atau interpretasi yang salah terhadap peraturan. Selain itu, Pelatihan Perpajak Profesional ini bertujuan untuk membekali peserta dengan strategi mitigasi risiko dan kemampuan untuk menghadapi serta mengelola sengketa pajak secara efektif.
- Manfaat: Perusahaan akan terlindungi dari potensi sanksi pajak yang merugikan dan denda yang besar. Dengan kemampuan mengelola sengketa, perusahaan dapat menyelesaikan masalah pajak dengan lebih cepat dan efisien, meminimalkan gangguan terhadap operasional bisnis dan menjaga reputasi perusahaan. Ini adalah langkah proaktif dalam manajemen risiko perpajakan.
Mengoptimalkan Perencanaan Pajak untuk Efisiensi Perusahaan.
- Tujuan: Memberikan wawasan dan strategi kepada peserta tentang bagaimana melakukan perencanaan pajak yang efektif dan efisien, sehingga perusahaan dapat mengelola beban pajak mereka secara optimal tanpa melanggar ketentuan hukum. Ini termasuk pemahaman tentang teknik penangguhan pembayaran pajak yang sah dan pemanfaatan fasilitas pajak yang relevan.
- Manfaat: Perusahaan dapat menghemat biaya pajak secara signifikan, yang kemudian dapat dialokasikan kembali untuk investasi, pengembangan produk, atau ekspansi bisnis. Optimalisasi ini berkontribusi langsung pada peningkatan profitabilitas dan kesehatan finansial perusahaan, memberikan keunggulan kompetitif di pasar. Ini adalah indikator penting dari manajemen keuangan yang cerdas.
Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Bidang Perpajakan.
- Tujuan: Meningkatkan kompetensi profesional staf di departemen akuntansi, keuangan, dan perpajakan, menjadikan mereka aset berharga bagi perusahaan. Pelatihan Perpajak Profesional ini dirancang untuk mengembangkan keahlian mereka dalam menghadapi tantangan perpajakan yang kompleks dan dinamis.
- Manfaat: Perusahaan akan memiliki tim yang lebih terampil dan berpengetahuan luas, yang mampu mengelola semua aspek perpajakan secara internal, mengurangi ketergantungan pada konsultan eksternal. Ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga mempercepat proses pengambilan keputusan terkait pajak. SDM yang berkualitas adalah kunci keberhasilan jangka panjang perusahaan.
Mendukung Kepatuhan dan Transparansi Perusahaan.
- Tujuan: Memperkuat budaya kepatuhan dan transparansi dalam perusahaan terkait urusan perpajakan. Pelatihan Perpajak Profesional ini bertujuan untuk menanamkan etika dan integritas dalam setiap proses perpajakan, memastikan bahwa semua transaksi dicatat dan dilaporkan secara jujur dan akurat.
- Manfaat: Perusahaan akan membangun reputasi yang kuat sebagai entitas yang bertanggung jawab dan patuh hukum. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan dari investor, mitra bisnis, dan otoritas pemerintah, membuka lebih banyak peluang bisnis dan menjaga keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang. Transparansi pajak adalah cerminan dari tata kelola perusahaan yang baik.
Kesimpulan Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Pentingnya Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir ini tidak dapat dipungkiri dalam konteks bisnis yang terus berkembang dan regulasi perpajakan yang dinamis di Indonesia. Program ini menjadi jembatan esensial bagi perusahaan Wajib Pajak untuk tidak hanya memenuhi kewajiban mereka secara formal, tetapi juga untuk mengoptimalkan efisiensi dan efektivitas pembayaran pajak. Pemahaman mendalam tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23, mulai dari perhitungan, pemotongan, hingga pelaporan, adalah kunci untuk menghindari risiko denda, sengketa, dan bahkan masalah hukum yang dapat merugikan perusahaan.
Melalui Pelatihan Perpajak Profesional ini, peserta dibekali dengan pengetahuan teoretis dan keterampilan praktis yang mutakhir, diselaraskan dengan peraturan pajak terbaru. Kemampuan untuk melakukan rekonsiliasi laporan keuangan komersial dan fiskal, serta pemahaman akan berbagai jenis penghasilan yang dikenakan PPh Pasal 23, menjadi keunggulan yang tak ternilai. Ini memungkinkan para profesional di bidang akuntansi dan keuangan untuk merencanakan perpajakan dengan cerdas, mengidentifikasi peluang penghematan pajak yang sah, dan sekaligus menjaga kepatuhan penuh terhadap peraturan yang berlaku. Investasi dalam pelatihan ini adalah investasi dalam keberlanjutan dan kesehatan finansial perusahaan.
Oleh karena itu, kami mengajak seluruh Akuntan/Finance Manager, Tax Officer/Staf Bidang Perpajakan, Accounting/Finance Staff perusahaan manufaktur & jasa, Administration Officer, serta personel lain yang membutuhkan pengetahuan mengenai pajak perusahaan, untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Bergabunglah dengan Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir yang diselenggarakan oleh Pusat Edukasi Indonesia. Tingkatkan kompetensi Anda, lindungi perusahaan dari risiko perpajakan, dan jadilah agen perubahan yang membawa efisiensi dan keunggulan dalam pengelolaan pajak perusahaan Anda. Jadilah profesional pajak yang mahir, siap menghadapi setiap tantangan dan memanfaatkan setiap peluang perpajakan yang ada. Daftarkan diri Anda sekarang dan jadilah bagian dari solusi pajak yang cerdas!

Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
Metode Pelatihan Perpajak Profesional
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Perpajak Profesional:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Perpajak Profesional
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Perpajak Profesional
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Perpajak Profesional:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Training Perpajak Profesional
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan Perpajak Profesional: PPN & PPh Pasal 23 Mahir
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

