Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Tingkatkan pemahaman Anda dalam mengelola obat secara efisien melalui Pelatihan Pengelolaan Obat berbasis Formularium Nasional dan E-Catalogue 2025. Pelatihan ini penting untuk mendukung pengadaan obat yang tepat, hemat biaya, dan sesuai regulasi. Ikuti bimtek resmi ini untuk memperkuat kompetensi tenaga farmasi dan mendukung mutu layanan kesehatan. Segera ambil bagian dalam pelatihan strategis bersama Pusat Edukasi Indonesia!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025

Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025
Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025. Pengelolaan obat yang tepat dan efisien merupakan komponen vital dalam sistem pelayanan kesehatan. Di tengah berbagai pembaruan kebijakan nasional, kemampuan dalam menyesuaikan proses pengadaan serta pemanfaatan obat menjadi krusial, terutama dalam konteks penguatan sistem jaminan kesehatan.
Pusat Edukasi Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Obat berbasis Formularium Nasional (Fornas) dan sistem E-Catalogue yang telah diperbarui tahun 2025. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta kompetensi praktis para profesional kesehatan dalam menavigasi sistem pengelolaan obat berbasis regulasi terbaru.
Mengapa Pelatihan Ini Relevan di Tahun 2025
Transformasi sistem pengadaan obat di Indonesia terus berkembang. Pembaruan Formularium Nasional dan optimalisasi sistem digital e-catalogue kesehatan menjadi sorotan penting. Hal ini berimplikasi langsung terhadap efisiensi anggaran, ketersediaan obat esensial, serta kendali mutu pelayanan farmasi.
Tantangan umum yang dihadapi institusi pelayanan kesehatan antara lain adalah kurangnya pemahaman terhadap perubahan regulasi, keterlambatan pengadaan, hingga terjadinya penumpukan atau kekosongan stok obat. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan pemahaman SDM kesehatan dengan dinamika sistem pengelolaan obat nasional.
Tujuan Program Pelatihan
Program ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:
Meningkatkan kemampuan memahami isi dan prinsip penerapan Formularium Nasional terbaru.
Memberikan keterampilan praktis dalam menggunakan sistem pengadaan berbasis E-Catalogue.
Mendorong penerapan pengelolaan obat yang efisien dan akuntabel di berbagai jenis fasilitas kesehatan.
Mengedukasi peserta tentang perencanaan dan pengendalian penggunaan obat yang sesuai standar nasional.
Membekali peserta dalam menyusun strategi pengelolaan yang mendukung efisiensi anggaran dan mutu pelayanan.
Topik yang Dikupas dalam Pelatihan
Peserta akan mendapatkan pembahasan mendalam mengenai berbagai aspek pengelolaan obat, termasuk:
Regulasi Terkini Terkait Obat Nasional
Pembaruan peraturan dari Kemenkes dan lembaga terkait yang menjadi dasar dalam proses pengadaan dan pemanfaatan obat.Formularium Nasional 2025: Prinsip dan Implementasi
Ulasan komprehensif terhadap daftar obat nasional, termasuk perubahan struktur, evaluasi cost-effectiveness, serta kaitannya dengan praktik klinis.Penggunaan Sistem E-Catalogue
Pelatihan penggunaan sistem pengadaan digital yang transparan, cepat, dan efisien, sebagai solusi modern dalam distribusi obat pemerintah.Strategi Pengelolaan Obat di Fasilitas Layanan Kesehatan
Penerapan pendekatan berbasis risiko dan kebutuhan dalam pengelolaan stok, distribusi, serta pelaporan.Analisis Studi Kasus Lapangan
Kajian dan diskusi interaktif atas penerapan sistem pengelolaan obat berbasis Fornas dan E-Catalogue di berbagai daerah.
Peserta yang Dianjurkan Mengikuti
Pelatihan ini sangat tepat diikuti oleh berbagai pihak yang memiliki tanggung jawab dalam proses pengelolaan obat, seperti:
Apoteker dan tenaga teknis kefarmasian
Penanggung jawab pengadaan obat
Kepala instalasi farmasi rumah sakit dan puskesmas
Tim kendali mutu dan evaluasi penggunaan obat
Pengelola gudang dan distribusi logistik kesehatan
Dengan keikutsertaan dalam program ini, peserta diharapkan mampu menjalankan fungsi pengelolaan secara lebih sistematis, tepat guna, dan patuh regulasi.
Dampak Positif Setelah Mengikuti Pelatihan
Manfaat yang dirasakan setelah mengikuti pelatihan ini antara lain:
Penyusunan kebutuhan obat menjadi lebih terstruktur dan sesuai standar nasional.
Penggunaan e-catalogue kesehatan menjadi lebih akurat, cepat, dan efisien.
Optimalisasi manajemen logistik obat untuk menghindari risiko overstock atau kekosongan barang.
Meningkatkan peran pengelola obat dalam mendukung sistem kendali mutu pelayanan.
Mendukung pencapaian akreditasi dan efisiensi biaya layanan farmasi.
Acuan Regulasi dan Kebijakan Pengadaan Obat
Program pelatihan ini merujuk secara langsung pada sejumlah regulasi dan kebijakan resmi yang berlaku, antara lain:
Formularium Nasional terbaru tahun 2025
Peraturan Menteri Kesehatan RI terkait pengelolaan obat dan e-catalogue
Ketentuan dari LKPP mengenai proses dan standar pengadaan obat melalui sistem elektronik
Panduan evaluasi penggunaan obat dan sistem pelaporan di fasilitas kesehatan
Kesesuaian materi dengan kebijakan terkini menjadikan pelatihan ini sangat relevan dalam memperkuat tata kelola obat yang berbasis bukti dan kebijakan pengadaan obat nasional.
Penutup Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue
Seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan yang efisien dan akuntabel, kompetensi dalam mengelola obat menjadi kunci keberhasilan sistem kesehatan di Indonesia. Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025 dari Pusat Edukasi Indonesia merupakan program strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Melalui pembaruan pengetahuan dan keterampilan ini, para profesional kesehatan diharapkan mampu mendorong pelayanan farmasi yang lebih adaptif, terstandar, dan berdampak langsung pada mutu pelayanan pasien.

Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pengelolaan Obat
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan Pengelolaan Obat Berdasarkan Formularium Nasional dan E-Catalogue Terbaru 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

