Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi sangat penting untuk membekali tenaga kesehatan dengan kompetensi mutakhir dalam penanganan kasus kompleks, mengurangi insiden keselamatan, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Bergabunglah dengan kami untuk membangun lingkungan perawatan yang lebih aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien, demi masa depan kesehatan Indonesia yang lebih baik. Ambil langkah proaktif sekarang!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi

Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi. Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Di tengah dinamika kompleksitas kasus medis, keberadaan pasien risiko tinggi menjadi perhatian khusus yang menuntut penanganan ekstra hati-hati dan terencana. Pasien kategori ini seringkali memiliki kondisi klinis yang labil, komorbiditas multiple, atau membutuhkan intervensi medis yang invasif, sehingga berpotensi mengalami komplikasi serius jika tidak dikelola dengan tepat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi, mengelola, dan memantau pasien-pasien tersebut menjadi suatu keharusan demi menjamin keamanan dan keselamatan pasien.
Urgensi Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi semakin terasa mengingat tantangan yang dihadapi oleh fasilitas kesehatan, termasuk peningkatan harapan hidup masyarakat yang berimplikasi pada peningkatan kasus penyakit kronis dan degeneratif. Kondisi ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan jumlah pasien dengan risiko tinggi yang memerlukan penanganan khusus. Tanpa pengetahuan dan keterampilan yang memadai, potensi kesalahan medis atau insiden keselamatan pasien dapat meningkat, yang pada akhirnya merugikan pasien dan menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem pelayanan kesehatan.
Pusat Edukasi Indonesia, sebagai lembaga yang berdedikasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, memandang Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi sebagai inisiatif strategis. Pelatihan ini dirancang untuk membekali tenaga kesehatan dengan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek penanganan pasien risiko tinggi, mulai dari identifikasi dini hingga manajemen komplikasi. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih aman dan efektif, di mana setiap pasien, terutama yang memiliki risiko tinggi, mendapatkan perawatan terbaik sesuai standar profesional dan etika.
Investasi dalam Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi adalah investasi krusial bagi masa depan pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan tenaga kesehatan yang terlatih dan kompeten, kita dapat mengurangi angka morbiditas dan mortalitas, meningkatkan kepuasan pasien, serta mengukuhkan reputasi institusi kesehatan. Artikel ini akan mengupas secara komprehensif berbagai aspek terkait Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi, mulai dari definisi, peran, materi, tujuan, hingga manfaat yang dapat diperoleh dari implementasi program ini. Ini merupakan langkah proaktif menuju pelayanan kesehatan yang lebih unggul dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Definisi Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi adalah suatu program edukasi komprehensif yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan kepada individu yang memiliki kondisi medis kompleks atau berpotensi mengalami kejadian tidak diinginkan selama perawatan. Fokus utama pelatihan ini adalah membekali peserta dengan kemampuan untuk mengidentifikasi faktor risiko, melakukan penilaian komprehensif, dan menerapkan intervensi yang tepat guna meminimalkan potensi bahaya. Hal ini mencakup pasien dengan penyakit kritis, kondisi kronis, atau mereka yang menjalani prosedur invasif.
Definisi ini juga mencakup aspek multidisiplin dalam penanganan pasien risiko tinggi. Artinya, Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi tidak hanya berfokus pada satu spesialisasi medis saja, melainkan mencakup berbagai disiplin ilmu seperti keperawatan, kedokteran, farmasi, dan profesi penunjang lainnya. Pendekatan terpadu ini penting karena penanganan pasien risiko tinggi seringkali membutuhkan kolaborasi antarprofesi untuk mencapai hasil yang optimal. Setiap anggota tim kesehatan memiliki peran krusial dalam rantai pelayanan, dan pelatihan ini memastikan sinergi yang efektif di antara mereka.
Lebih lanjut, Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis bukti (evidence-based practice) dalam setiap tindakan. Peserta akan diajarkan untuk mengimplementasikan pedoman klinis terbaru, protokol keselamatan pasien, dan praktik terbaik yang telah teruji secara ilmiah. Ini berarti bahwa keputusan klinis yang diambil tidak hanya berdasarkan pengalaman, tetapi juga didukung oleh data dan penelitian yang valid. Penekanan pada bukti ilmiah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan pelayanan yang diberikan kepada pasien risiko tinggi.
Pada intinya, Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi merupakan upaya sistematis untuk membangun kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan agar mampu memberikan asuhan yang aman, efektif, dan berkualitas tinggi kepada populasi pasien yang paling rentan. Ini melibatkan pengembangan keterampilan teknis dan non-teknis, termasuk komunikasi efektif, pengambilan keputusan klinis yang cepat, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga. Dengan demikian, pelatihan ini bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga pembentukan profesionalisme dan etika dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang kompleks.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi memegang peranan vital dalam ekosistem pelayanan kesehatan modern. Berikut adalah beberapa poin yang menyoroti peran dan kepentingannya:
- Peningkatan Keselamatan Pasien: Salah satu peran utama pelatihan ini adalah secara signifikan mengurangi insiden keselamatan pasien dan kesalahan medis. Tenaga kesehatan yang terlatih akan mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif, dan merespons dengan cepat terhadap situasi darurat. Ini mencakup pemahaman mendalam tentang farmakologi obat-obatan berisiko tinggi, manajemen nyeri, serta pencegahan infeksi nosokomial, yang semuanya berkontribusi pada lingkungan perawatan yang lebih aman bagi pasien.
- Peningkatan Kualitas Pelayanan: Pelatihan ini membekali tenaga kesehatan dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir dalam penanganan pasien risiko tinggi, yang secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas layanan yang diberikan. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang patofisiologi, diagnosis, dan terapi terkini, tenaga kesehatan dapat memberikan asuhan yang lebih tepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada hasil. Ini akan mendorong hasil klinis yang lebih baik, mengurangi lama rawat, dan meningkatkan kepuasan pasien secara keseluruhan.
- Optimalisasi Penggunaan Sumber Daya: Dengan kemampuan yang lebih baik dalam mengelola pasien risiko tinggi, tenaga kesehatan dapat mencegah komplikasi yang tidak perlu, yang pada gilirannya mengurangi kebutuhan akan intervensi medis yang mahal dan penggunaan sumber daya yang berlebihan. Penanganan yang efektif dan efisien sejak awal dapat menghindari krisis medis yang memerlukan penanganan intensif, sehingga menghemat biaya perawatan dan mengoptimalkan alokasi sumber daya rumah sakit.
- Kepatuhan Terhadap Standar dan Regulasi: Pelatihan ini memastikan bahwa fasilitas kesehatan dan tenaga medis mematuhi standar akreditasi nasional dan internasional, serta regulasi pemerintah terkait keselamatan pasien. Dengan mengikuti pedoman yang berlaku, institusi kesehatan dapat menghindari sanksi hukum dan menjaga reputasi mereka. Kepatuhan ini juga mencerminkan komitmen terhadap praktik terbaik dan etika profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
- Penguatan Kepercayaan Publik: Ketika masyarakat melihat bahwa fasilitas kesehatan berkomitmen untuk melatih stafnya dalam penanganan pasien risiko tinggi, ini akan membangun dan memperkuat kepercayaan publik. Pasien dan keluarga akan merasa lebih aman dan yakin bahwa mereka atau orang yang mereka cintai akan menerima perawatan terbaik dan teraman. Kepercayaan ini sangat penting untuk membangun hubungan yang kuat antara penyedia layanan kesehatan dan komunitas yang mereka layani.
- Pengembangan Profesional Berkelanjutan: Pelatihan ini merupakan bagian integral dari pengembangan profesional berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. Ini memungkinkan mereka untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran dan teknologi. Dengan demikian, tenaga kesehatan tetap relevan dan kompeten dalam menghadapi tantangan baru di bidang kesehatan, memastikan bahwa mereka selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik.
Materi Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Materi dalam Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi dirancang secara komprehensif untuk mencakup berbagai aspek esensial dalam penanganan pasien yang rentan. Berikut adalah poin-poin materi yang mendalam dan sistematis:
- Identifikasi dan Penilaian Risiko Pasien:
- Materi ini akan membahas secara mendalam kriteria untuk mengidentifikasi pasien yang termasuk dalam kategori risiko tinggi, termasuk pasien dengan kondisi kritis seperti syok, sepsis, gagal napas, atau gagal jantung.
- Peserta akan mempelajari berbagai alat skrining dan skala penilaian risiko (misalnya, skala risiko jatuh, skala nyeri, skor APGAR, atau skor MEWS/NEWS) untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap kondisi pasien.
- Pembahasan juga mencakup faktor-faktor risiko eksternal dan internal, serta cara mendokumentasikan penilaian risiko secara akurat untuk perencanaan asuhan selanjutnya.
- Penekanan diberikan pada kemampuan untuk mengenali tanda-tanda awal perburukan kondisi pasien sehingga intervensi dapat dilakukan sesegera mungkin.
- Manajemen Jalan Napas dan Ventilasi:
- Modul ini fokus pada teknik-teknik manajemen jalan napas pada pasien dewasa dan pediatrik, termasuk identifikasi sumbatan jalan napas, manuver pembukaan jalan napas, dan penggunaan alat bantu napas dasar.
- Peserta akan dilatih dalam keterampilan intubasi trakea, manajemen ventilator mekanik, dan penanganan komplikasi terkait ventilasi.
- Termasuk juga prinsip-prinsip oksigenasi yang efektif, pemantauan status pernapasan, serta penanganan pasien dengan kondisi pernapasan akut seperti asma berat atau PPOK eksaserbasi akut.
- Manajemen Hemodinamik dan Syok:
- Materi ini mencakup pemahaman mendalam tentang fisiologi kardiovaskular dan berbagai jenis syok (hipovolemik, kardiogenik, distributif, obstruktif).
- Peserta akan diajarkan cara melakukan resusitasi cairan, penggunaan vasopressor dan inotropik, serta pemantauan hemodinamik invasif dan non-invasif.
- Fokus juga diberikan pada interpretasi data hemodinamik untuk panduan terapi dan penanganan kegawatdaruratan kardiologi seperti infark miokard akut atau aritmia mengancam jiwa.
- Manajemen Nyeri Akut dan Kronis:
- Modul ini membahas penilaian nyeri yang komprehensif, termasuk skala nyeri dan karakteristik nyeri pada berbagai populasi pasien.
- Peserta akan mempelajari strategi farmakologis dan non-farmakologis dalam manajemen nyeri, termasuk penggunaan opioid, NSAID, dan teknik anestesi regional.
- Penekanan diberikan pada pencegahan dan penanganan efek samping obat nyeri, serta pengembangan rencana manajemen nyeri yang individual bagi pasien risiko tinggi.
- Manajemen Cairan dan Elektrolit:
- Materi ini mencakup fisiologi keseimbangan cairan dan elektrolit, serta identifikasi dan penanganan gangguan elektrolit umum seperti hiponatremia, hiperkalemia, dan asidosis/alkalosis.
- Peserta akan dilatih dalam perhitungan kebutuhan cairan, pemilihan jenis cairan yang tepat, dan pemantauan respons pasien terhadap terapi cairan.
- Pembahasan juga meliputi penanganan kondisi seperti gagal ginjal akut dan kronis, serta peran dialisis dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit.
- Farmakologi dan Penggunaan Obat Berisiko Tinggi:
- Modul ini mengulas obat-obatan yang memerlukan perhatian khusus karena potensi efek samping serius, termasuk insulin, antikoagulan, sedatif, dan agen kemoterapi.
- Peserta akan mempelajari prinsip-prinsip perhitungan dosis yang aman, rute pemberian, pemantauan efek terapeutik dan toksik, serta penanganan kesalahan pengobatan.
- Penekanan pada sistem verifikasi obat, penggunaan label pengaman, dan edukasi pasien tentang obat-obatan yang mereka gunakan.
- Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI):
- Materi ini fokus pada prinsip-prinsip dasar PPI, termasuk kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat, dan teknik aseptik.
- Peserta akan mempelajari strategi pencegahan infeksi terkait pelayanan kesehatan (HAIs), seperti infeksi saluran kemih (ISK), infeksi aliran darah primer (IADP), dan pneumonia terkait ventilator (VAP).
- Pembahasan juga meliputi surveilans infeksi, identifikasi pola resistensi antimikroba, dan penanganan outbreak infeksi di fasilitas kesehatan.
- Komunikasi Efektif dan Kerja Sama Tim:
- Modul ini menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan ringkas antarprofesi kesehatan, termasuk penggunaan teknik SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation).
- Peserta akan dilatih dalam memfasilitasi diskusi kasus, koordinasi perawatan, dan resolusi konflik.
- Pembahasan juga mencakup komunikasi dengan pasien dan keluarga, pemberian informasi yang sensitif, dan penanganan keluhan atau pertanyaan dengan empati.
- Etika dan Hukum dalam Pelayanan Pasien Risiko Tinggi:
- Materi ini membahas dilema etika yang sering muncul dalam perawatan pasien risiko tinggi, seperti keputusan akhir hidup, informed consent, dan penolakan perawatan.
- Peserta akan mempelajari kerangka hukum yang relevan, hak-hak pasien, serta tanggung jawab profesional tenaga kesehatan.
- Fokus diberikan pada pengambilan keputusan yang etis, menjaga kerahasiaan pasien, dan prinsip-prinsip keadilan dalam alokasi sumber daya.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Tujuan Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi:
- Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan: Pelatihan ini bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola pasien dengan kondisi risiko tinggi. Dengan demikian, mereka akan mampu memberikan asuhan yang lebih aman dan efektif, mengurangi potensi terjadinya kesalahan medis, dan memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil didasarkan pada standar praktik terbaik. Peningkatan kompetensi ini mencakup kemampuan untuk melakukan intervensi kritis secara tepat waktu.
- Mengurangi Angka Morbiditas dan Mortalitas: Salah satu tujuan krusial dari pelatihan ini adalah menurunkan angka kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) pada pasien risiko tinggi. Dengan bekal pengetahuan yang memadai mengenai patofisiologi, tanda-tanda perburukan, dan penanganan yang cepat, tenaga kesehatan dapat mencegah komplikasi serius dan menyelamatkan nyawa pasien. Ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan luaran klinis yang lebih baik.
- Membangun Budaya Keselamatan Pasien: Pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan dan memperkuat budaya keselamatan pasien di seluruh fasilitas kesehatan. Ini berarti mendorong semua staf untuk secara proaktif melaporkan insiden, belajar dari kesalahan, dan menerapkan praktik berbasis bukti untuk mengurangi risiko. Budaya keselamatan yang kuat akan menciptakan lingkungan di mana setiap individu merasa bertanggung jawab untuk melindungi pasien dari bahaya yang tidak perlu.
- Meningkatkan Kepuasan Pasien dan Keluarga: Dengan pelayanan yang lebih aman, terkoordinasi, dan berkualitas tinggi, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kepuasan pasien dan keluarga. Pasien akan merasa lebih percaya diri dan nyaman saat mengetahui bahwa mereka dirawat oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan terlatih dalam menangani kondisi kompleks. Kepuasan ini sangat penting untuk membangun hubungan positif antara penyedia layanan dan komunitas.
Manfaat Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi:
- Peningkatan Kualitas Hidup Pasien: Manfaat utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kualitas hidup pasien. Dengan penanganan yang optimal, pasien risiko tinggi dapat pulih lebih cepat, mengalami komplikasi yang lebih sedikit, dan kembali ke aktivitas normal mereka dengan lebih baik. Hal ini tidak hanya memengaruhi aspek fisik, tetapi juga psikologis dan sosial pasien.
- Efisiensi Biaya Pelayanan Kesehatan: Dengan mencegah komplikasi dan mengurangi lama rawat inap, pelatihan ini secara tidak langsung berkontribusi pada efisiensi biaya pelayanan kesehatan. Penanganan yang tepat sejak awal dapat menghindari kebutuhan akan intervensi medis yang mahal dan perawatan intensif, sehingga menghemat sumber daya finansial bagi pasien dan sistem kesehatan secara keseluruhan.
- Peningkatan Reputasi Institusi Kesehatan: Fasilitas kesehatan yang secara aktif berinvestasi dalam pelatihan stafnya untuk Pelayanan Pasien Risiko Tinggi akan mendapatkan reputasi yang lebih baik di mata publik dan profesional. Ini menunjukkan komitmen terhadap kualitas, keamanan, dan keunggulan dalam pelayanan, yang dapat menarik lebih banyak pasien dan tenaga kesehatan berkualitas.
- Pengembangan Profesional Berkelanjutan bagi Tenaga Kesehatan: Bagi individu tenaga kesehatan, pelatihan ini memberikan kesempatan berharga untuk pengembangan profesional berkelanjutan. Mereka akan memperoleh sertifikasi, memperbarui pengetahuan sesuai perkembangan ilmu medis terbaru, dan meningkatkan peluang karir. Ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kepuasan kerja karena mereka tahu bahwa mereka dilengkapi untuk menangani kasus-kasus yang menantang.
- Peningkatan Kolaborasi Interprofesional: Pelatihan ini mendorong kerja sama dan komunikasi yang lebih baik antarprofesi kesehatan. Dengan pemahaman yang sama tentang protokol dan tujuan perawatan, tim medis dapat berkolaborasi secara lebih efektif, yang penting dalam penanganan pasien risiko tinggi. Sinergi ini akan meningkatkan koordinasi pelayanan dan menghasilkan hasil yang lebih baik bagi pasien.
Kesimpulan
Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi adalah pilar fundamental dalam upaya meningkatkan mutu dan keamanan pelayanan kesehatan di Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya sekadar memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk mentalitas profesional yang berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan pasien. Dengan pemahaman yang mendalam tentang identifikasi risiko, manajemen kasus kompleks, serta penerapan protokol berbasis bukti, tenaga kesehatan akan lebih siap menghadapi tantangan yang timbul dari penanganan pasien dengan kondisi medis yang rentan. Investasi dalam pelatihan ini adalah langkah strategis untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih tangguh dan responsif.
Pentingnya Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi tidak dapat diremehkan, mengingat kompleksitas kasus dan potensi komplikasi yang dihadapi oleh pasien-pasien ini. Program ini membekali tenaga kesehatan dengan keterampilan vital untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan, mengurangi angka morbiditas dan mortalitas, serta pada akhirnya, menyelamatkan nyawa. Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat menumbuhkan budaya keselamatan yang kuat di setiap fasilitas kesehatan, di mana setiap individu merasa bertanggung jawab dan diberdayakan untuk memberikan asuhan terbaik. Ini adalah bentuk komitmen nyata terhadap kualitas pelayanan yang prima.
Oleh karena itu, kami mengajak seluruh fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan untuk berpartisipasi aktif dalam Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi. Mari bersama-sama membangun kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan demi menciptakan pelayanan yang lebih aman, efektif, dan manusiawi. Dengan meningkatkan kompetensi kita hari ini, kita berinvestasi pada masa depan kesehatan bangsa yang lebih cerah dan memastikan bahwa setiap pasien, terutama yang paling rentan, menerima perawatan yang layak mereka dapatkan. Jadilah bagian dari perubahan positif ini demi kemajuan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Training Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan Pelayanan Pasien Risiko Tinggi
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

