Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan bimtek komprehensif untuk mengoptimalkan mutu dan efisiensi rumah sakit. Pelatihan ini esensial untuk memahami KPI, meningkatkan kepuasan pasien, dan mencapai standar akreditasi. Daftarkan tim Anda sekarang untuk transformasi layanan kesehatan yang lebih baik!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

342 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas. Dalam era digital dan globalisasi saat ini, tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan, khususnya di sektor kesehatan, semakin meningkat. Rumah sakit sebagai institusi vital yang memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada publik, dihadapkan pada tantangan untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar mutu. Peningkatan kualitas ini bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi, namun juga cerminan dari komitmen institusi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Oleh karena itu, Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI menjadi sangat krusial.

Pusat Edukasi Indonesia memahami betul dinamika ini dan menyadari bahwa kualitas layanan rumah sakit tidak bisa ditawar. Setiap aspek, mulai dari kebersihan fasilitas, kecepatan tanggap, hingga ketepatan diagnosis dan tindakan medis, harus memenuhi standar tinggi. Tanpa manajemen mutu yang terstruktur dan terukur, potensi ketidakpuasan pasien akan meningkat, yang pada akhirnya dapat merusak reputasi dan kepercayaan publik terhadap institusi.

Pentingnya Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI tidak hanya terbatas pada kepuasan pasien semata. Lebih dari itu, pelatihan ini juga berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang efisien, produktif, dan berorientasi pada hasil. Karyawan yang terlatih dengan baik dalam manajemen mutu akan lebih memahami peran mereka dalam mencapai tujuan organisasi, serta mampu mengidentifikasi dan memecahkan masalah dengan lebih proaktif.

Dengan demikian, investasi dalam Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI adalah langkah strategis bagi setiap rumah sakit yang ingin mempertahankan eksistensi dan meningkatkan daya saingnya di tengah persaingan yang ketat. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai definisi, peran, materi, tujuan, dan manfaat dari pelatihan ini, yang semuanya bertujuan untuk mewujudkan rumah sakit yang berkualitas dan terpercaya.


Definisi Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI adalah suatu program pendidikan dan pengembangan profesional yang dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan individu atau tim dalam mengelola dan mengukur kualitas layanan. Fokus utamanya adalah pada aplikasi prinsip-prinsip manajemen mutu dalam konteks layanan, serta penggunaan Key Performance Indicators (KPI) sebagai alat ukur efektivitas dan efisiensi.

Secara lebih spesifik, Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI mencakup serangkaian modul yang membahas berbagai aspek mutu, mulai dari identifikasi kebutuhan pelanggan, perancangan proses layanan yang efektif, hingga implementasi sistem pengukuran kinerja. Tujuannya adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan alat yang diperlukan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem manajemen mutu yang komprehensif.

Manajemen mutu layanan itu sendiri adalah pendekatan sistematis untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan secara konsisten memenuhi atau melebihi ekspektasi pelanggan. Ini melibatkan serangkaian aktivitas seperti perencanaan mutu, jaminan mutu, pengendalian mutu, dan peningkatan mutu. Dalam konteks rumah sakit, hal ini berarti memastikan bahwa setiap interaksi pasien, mulai dari pendaftaran hingga pasca-perawatan, dilakukan dengan standar kualitas tertinggi.

Sementara itu, KPI (Key Performance Indicators) adalah metrik terukur yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja suatu organisasi atau proses dalam mencapai tujuan bisnis. Dalam Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI, peserta akan diajarkan bagaimana memilih, mendefinisikan, mengumpulkan data, dan menganalisis KPI yang relevan untuk layanan kesehatan. Penggunaan KPI memungkinkan rumah sakit untuk secara objektif menilai keberhasilan inisiatif mutu mereka.


Peran dan Pentingnya Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI memiliki peran yang sangat vital dalam konteks pengembangan dan peningkatan kualitas di berbagai sektor, khususnya di rumah sakit. Pentingnya pelatihan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan efisiensi operasional, tetapi juga pada peningkatan kepuasan pasien dan reputasi institusi secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa peran dan pentingnya pelatihan ini:

  1. Meningkatkan Pemahaman Konsep Mutu: Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang filosofi, prinsip, dan kerangka kerja manajemen mutu. Peserta akan belajar bagaimana mengaplikasikan konsep-konsep seperti siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA), Total Quality Management (TQM), dan Six Sigma dalam konteks layanan kesehatan. Pemahaman yang kuat ini menjadi fondasi bagi inisiatif perbaikan berkelanjutan.
  2. Membekali Keterampilan Implementasi Sistem Mutu: Peserta akan diajarkan langkah-langkah praktis dalam merancang, mengimplementasikan, dan memelihara sistem manajemen mutu yang sesuai dengan standar akreditasi dan regulasi yang berlaku. Ini termasuk pengembangan standar prosedur operasional (SOP), panduan kerja, dan sistem dokumentasi yang efektif. Keterampilan ini krusial untuk memastikan konsistensi layanan.
  3. Mengembangkan Kemampuan Pengukuran Kinerja dengan KPI: Salah satu aspek kunci dari Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI adalah kemampuan untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menggunakan KPI yang relevan. Peserta akan belajar bagaimana menetapkan target yang realistis, mengumpulkan data secara akurat, dan menganalisis hasil untuk mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Ini memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data.
  4. Meningkatkan Efisiensi Operasional: Dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen mutu, rumah sakit dapat mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan dalam proses layanan, mengurangi kesalahan, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional, yang pada gilirannya dapat mengurangi biaya dan meningkatkan profitabilitas.
  5. Meningkatkan Kepuasan dan Kepercayaan Pasien: Layanan yang berkualitas tinggi secara langsung berkorelasi dengan kepuasan pasien. Dengan fokus pada peningkatan mutu, rumah sakit dapat memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang aman, efektif, dan berpusat pada pasien. Kepuasan ini pada akhirnya akan membangun loyalitas dan kepercayaan pasien terhadap institusi.
  6. Memenuhi Standar Akreditasi dan Regulasi: Banyak badan akreditasi dan regulator kesehatan mensyaratkan adanya sistem manajemen mutu yang kuat dan terukur. Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI membantu rumah sakit memenuhi persyaratan ini, sehingga mempermudah proses akreditasi dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Hal ini juga melindungi rumah sakit dari potensi sanksi hukum.
  7. Mendorong Budaya Perbaikan Berkelanjutan: Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menanamkan pola pikir perbaikan berkelanjutan di antara staf. Peserta akan didorong untuk secara aktif mencari peluang untuk meningkatkan proses dan hasil, menciptakan budaya organisasi yang proaktif dalam menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan perubahan.

Materi Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola dan mengukur kualitas layanan. Materi yang disajikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari dasar-dasar mutu hingga implementasi praktis penggunaan KPI. Berikut adalah rincian materi yang biasanya tercakup dalam pelatihan ini:

  1. Pengantar Manajemen Mutu Layanan: Bagian ini memperkenalkan peserta pada konsep dasar manajemen mutu, sejarah perkembangannya, serta relevansinya dalam konteks layanan kesehatan. Dibahas pula berbagai teori dan filosofi mutu, seperti Total Quality Management (TQM), Six Sigma, Lean Management, dan ISO 9001, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan pasien. Peserta akan memahami pentingnya komitmen manajemen dan keterlibatan seluruh staf.
  2. Identifikasi Kebutuhan dan Harapan Pelanggan: Materi ini fokus pada metode dan teknik untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami kebutuhan serta harapan pasien dan pemangku kepentingan lainnya. Meliputi teknik survei kepuasan, focus group discussion, analisis keluhan, dan Voice of Customer (VOC). Pemahaman mendalam tentang ekspektasi pelanggan adalah pondasi untuk merancang layanan yang berkualitas tinggi dan relevan.
  3. Perencanaan dan Perancangan Sistem Mutu Layanan: Peserta akan mempelajari bagaimana merancang dan mengembangkan sistem manajemen mutu yang terstruktur dan sesuai dengan standar yang berlaku. Ini mencakup pengembangan kebijakan mutu, manual mutu, prosedur operasional standar (SOP), instruksi kerja, dan formulir. Penekanan diberikan pada bagaimana memastikan bahwa sistem ini mendukung tujuan strategis rumah sakit dan memfasilitasi pelayanan yang efektif.
  4. Implementasi Sistem Manajemen Mutu: Bagian ini membahas strategi dan langkah-langkah praktis dalam mengimplementasikan sistem manajemen mutu yang telah dirancang. Termasuk di dalamnya adalah aspek komunikasi, pelatihan staf, serta pengelolaan perubahan dalam organisasi. Peserta akan belajar bagaimana mengatasi hambatan implementasi dan memastikan adopsi sistem oleh seluruh tim untuk mencapai konsistensi.
  5. Pengukuran Kinerja dengan Key Performance Indicators (KPI): Materi inti dari Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI adalah pengembangan dan penggunaan KPI. Peserta akan diajarkan bagaimana mendefinisikan KPI yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) untuk berbagai aspek layanan, mulai dari waktu tunggu, tingkat infeksi, hingga kepuasan pasien. Dibahas pula metode pengumpulan data yang akurat dan reliabel.
  6. Analisis Data dan Interpretasi KPI: Setelah data KPI terkumpul, peserta akan mempelajari berbagai teknik analisis data, termasuk statistik deskriptif dan inferensial. Materi ini mencakup penggunaan alat visualisasi data seperti grafik dan dashboard untuk menyajikan informasi secara efektif, serta bagaimana menginterpretasikan hasil analisis untuk mengidentifikasi tren, akar masalah, dan peluang perbaikan.
  7. Peningkatan Mutu Berkelanjutan (Continuous Quality Improvement): Bagian ini fokus pada siklus perbaikan berkelanjutan, termasuk metode seperti siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act), Kaizen, dan Root Cause Analysis (RCA). Peserta akan belajar bagaimana merancang dan melaksanakan proyek-proyek perbaikan, memonitor dampaknya, dan memastikan bahwa perbaikan tersebut berkelanjutan.
  8. Audit Internal dan Eksternal Sistem Mutu: Peserta akan dibekali dengan pemahaman tentang pentingnya audit mutu, baik internal maupun eksternal. Materi ini mencakup prinsip-prinsip audit, perencanaan audit, pelaksanaan audit, pelaporan temuan, dan tindak lanjut. Pengetahuan tentang audit sangat penting untuk memastikan kepatuhan terhadap standar dan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan lebih lanjut.
  9. Manajemen Risiko dalam Layanan Kesehatan: Meskipun tidak selalu menjadi bagian utama, materi tentang manajemen risiko seringkali diintegrasikan. Peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko yang terkait dengan pemberian layanan kesehatan untuk meminimalkan insiden dan meningkatkan keselamatan pasien. Ini adalah komponen penting dari sistem manajemen mutu yang komprehensif dan efektif.
  10. Studi Kasus dan Praktikum: Untuk memperkuat pemahaman, pelatihan seringkali dilengkapi dengan studi kasus nyata dari berbagai rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Peserta akan diajak untuk menganalisis studi kasus, mengidentifikasi masalah, dan merumuskan solusi menggunakan prinsip-prinsip dan alat yang telah diajarkan. Praktikum atau lokakarya juga dapat disertakan untuk aplikasi langsung.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI memiliki tujuan yang jelas dan memberikan berbagai manfaat signifikan bagi individu maupun institusi, khususnya rumah sakit. Program pelatihan ini dirancang untuk menciptakan profesional yang kompeten dan mampu mengimplementasikan sistem mutu yang efektif.

Tujuan Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI

  1. Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Praktis: Tujuan utama dari Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI adalah membekali peserta dengan pemahaman yang komprehensif tentang teori dan praktik manajemen mutu layanan. Ini mencakup pengetahuan tentang berbagai model dan standar mutu, serta kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam tindakan nyata dalam konteks layanan kesehatan.
  2. Mengembangkan Keterampilan Perancangan Sistem Mutu: Pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan peserta cara merancang sistem manajemen mutu yang sesuai dengan kebutuhan spesifik rumah sakit. Ini melibatkan kemampuan untuk mengembangkan kebijakan, prosedur, dan pedoman yang relevan, serta mengintegrasikannya ke dalam operasional sehari-hari.
  3. Menguasai Implementasi dan Pemeliharaan Sistem Mutu: Tujuan lainnya adalah memastikan peserta mampu mengimplementasikan sistem manajemen mutu secara efektif. Ini termasuk strategi untuk mendapatkan dukungan manajemen, melatih staf, dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Peserta juga akan belajar cara memelihara sistem agar tetap relevan dan efisien.
  4. Meningkatkan Kemampuan Pengukuran Kinerja dengan KPI: Salah satu tujuan krusial adalah membekali peserta dengan keterampilan untuk mengidentifikasi, memilih, dan menggunakan Key Performance Indicators (KPI) yang tepat untuk mengukur kualitas dan efisiensi layanan. Peserta akan mampu menetapkan target yang realistis dan mengumpulkan data yang akurat untuk evaluasi kinerja.
  5. Meningkatkan Kemampuan Analisis dan Perbaikan Berkelanjutan: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam menganalisis data kinerja, mengidentifikasi akar masalah, dan merumuskan solusi perbaikan yang efektif. Peserta akan diajarkan teknik-teknik perbaikan berkelanjutan seperti siklus PDCA untuk memastikan peningkatan mutu yang terus-menerus.
  6. Membantu Pencapaian Akreditasi dan Sertifikasi: Secara lebih luas, Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI bertujuan untuk mendukung rumah sakit dalam memenuhi standar akreditasi nasional dan internasional. Dengan staf yang terlatih dalam manajemen mutu, rumah sakit akan lebih siap dalam menghadapi proses evaluasi dan audit, serta mencapai sertifikasi yang menunjukkan komitmen terhadap kualitas.

Manfaat Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI

  1. Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan: Manfaat paling langsung dari pelatihan ini adalah peningkatan nyata dalam kualitas layanan yang diberikan kepada pasien. Dengan penerapan standar mutu yang ketat dan pengukuran kinerja yang berkelanjutan, rumah sakit dapat memastikan bahwa setiap pasien menerima perawatan yang aman, efektif, dan berpusat pada pasien.
  2. Peningkatan Kepuasan dan Kepercayaan Pasien: Layanan yang berkualitas tinggi secara langsung berkorelasi dengan kepuasan pasien. Pasien yang puas akan menjadi loyal dan cenderung merekomendasikan rumah sakit kepada orang lain, yang pada gilirannya meningkatkan reputasi dan citra positif institusi. Ini juga membangun kepercayaan jangka panjang dengan masyarakat.
  3. Peningkatan Efisiensi Operasional dan Pengurangan Biaya: Dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen mutu, rumah sakit dapat mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan, mengurangi kesalahan medis, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Hal ini berdampak pada peningkatan efisiensi operasional, yang pada gilirannya dapat mengurangi biaya operasional secara signifikan.
  4. Peningkatan Produktivitas dan Moral Staf: Staf yang terlatih dalam manajemen mutu akan lebih memahami tujuan organisasi dan peran mereka dalam mencapainya. Ini dapat meningkatkan motivasi, produktivitas, dan kepuasan kerja staf. Lingkungan kerja yang berorientasi pada mutu juga mendorong kolaborasi dan inovasi di antara tim.
  5. Keunggulan Kompetitif di Industri Kesehatan: Rumah sakit yang secara konsisten memberikan layanan berkualitas tinggi dan mampu menunjukkan kinerja unggul melalui KPI akan memiliki keunggulan kompetitif. Ini menarik lebih banyak pasien, mempertahankan talenta terbaik, dan meningkatkan posisi rumah sakit di pasar layanan kesehatan yang semakin kompetitif.
  6. Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Pencegahan Risiko Hukum: Dengan adanya sistem manajemen mutu yang kuat, rumah sakit dapat memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan dan standar yang ditetapkan oleh pemerintah dan badan regulator. Ini tidak hanya menghindari sanksi hukum, tetapi juga meminimalkan risiko insiden yang dapat merugikan pasien dan institusi.
  7. Budaya Perbaikan Berkelanjutan: Pelatihan ini menanamkan budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh organisasi. Staf didorong untuk secara aktif mencari cara untuk meningkatkan proses dan hasil, menciptakan lingkungan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan. Ini memastikan bahwa rumah sakit terus berinovasi dan berkembang seiring waktu.

Kesimpulan Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI

Dalam lanskap layanan kesehatan yang terus berkembang, Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI tidak lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi setiap rumah sakit yang berkomitmen pada keunggulan. Pentingnya pelatihan ini tidak hanya terletak pada peningkatan efisiensi operasional atau kepatuhan terhadap regulasi, melainkan pada pembentukan budaya organisasi yang berorientasi pada kualitas dan kepuasan pasien. Dengan membekali staf dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam manajemen mutu dan pengukuran kinerja, rumah sakit dapat secara sistematis mengidentifikasi area perbaikan, mengimplementasikan solusi yang efektif, dan terus memantau kemajuan.

Investasi dalam Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI adalah investasi strategis untuk masa depan rumah sakit. Hal ini akan memperkuat reputasi institusi, meningkatkan kepercayaan pasien, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Rumah sakit yang proaktif dalam mengadopsi dan menerapkan prinsip-prinsip mutu akan menjadi pemimpin di bidangnya, memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Ini adalah langkah fundamental untuk memastikan bahwa layanan kesehatan yang diberikan bukan hanya memenuhi standar, tetapi melampaui harapan.

Oleh karena itu, Pusat Edukasi Indonesia mengajak seluruh pimpinan dan manajemen rumah sakit untuk tidak menunda lagi dalam memprioritaskan Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI bagi seluruh jajaran stafnya. Mari bersama-sama wujudkan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang menjadi dambaan masyarakat. Dengan komitmen yang kuat dan implementasi yang tepat, kita dapat menciptakan rumah sakit yang tidak hanya menjadi pusat penyembuhan, tetapi juga teladan dalam pelayanan prima.

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Kontak Person Pendaftaran Bimtek Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Pelatihan Manajemen Mutu Layanan dan KPI Efektif untuk Rumah Sakit Berkualitas

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)