Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
BImtek ini membahas pentingnya Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025 sebagai strategi pengembangan SDM kesehatan. Dalam era layanan kesehatan yang terus berkembang, rumah sakit dituntut memiliki sistem pelatihan yang terstruktur dan tepat sasaran. Pelatihan ini mencakup siklus diklat, TNA, perumusan tujuan, hingga evaluasi dan mutu pelatihan. Melalui manajemen diklat yang profesional, rumah sakit dapat meningkatkan kompetensi SDM, efisiensi pelayanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan

Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan
Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan – Rumah sakit merupakan organisasi pelayanan kesehatan yang sangat kompleks dan padat karya. Dalam operasionalnya, rumah sakit melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar yang terdiri atas tenaga medis dan non-medis, masing-masing bekerja berdasarkan kompetensinya. Oleh karena itu, tenaga kerja dalam rumah sakit harus dipandang sebagai aset strategis yang memegang peranan penting dalam menjamin kualitas layanan serta membentuk persepsi masyarakat terhadap rumah sakit itu sendiri.
Peran Strategis SDM dalam Pelayanan Rumah Sakit
Menurut Pynes dan Lombardi (2011), seluruh sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit berfungsi sebagai garda terdepan dalam menjalin hubungan dengan pasien. Mereka adalah representasi langsung dari pelayanan rumah sakit. Kualitas interaksi ini secara langsung membentuk persepsi masyarakat terhadap mutu layanan kesehatan yang diberikan. Tak hanya memengaruhi citra rumah sakit, hal ini juga menentukan tingkat kepercayaan dan loyalitas masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan kesehatan di fasilitas tersebut.
Oleh karena itu, strategi pengelolaan dan pengembangan SDM harus dirancang secara sistematis dan terstruktur. Pengembangan SDM bukan sekadar kegiatan pelatihan rutin, tetapi merupakan langkah strategis untuk menciptakan layanan yang unggul, aman, dan berkelanjutan.
Urgensi Sistem Pelatihan dan Pengembangan SDM Rumah Sakit
Dalam konteks organisasi pelayanan kesehatan, kebutuhan akan sistem pelatihan dan pengembangan SDM yang efektif menjadi semakin penting. Sistem ini biasanya dikelola oleh unit Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) atau unit Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Unit ini bertugas merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi berbagai program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi individu dan kolektif dalam organisasi.
Adanya manajemen pelatihan yang terorganisir memungkinkan rumah sakit untuk:
Menyusun rencana pengembangan SDM jangka pendek maupun jangka panjang.
Melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan (Training Need Analysis).
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas anggaran pelatihan.
Menyusun kurikulum pelatihan berbasis kompetensi.
Menyelaraskan program pelatihan dengan tujuan strategis rumah sakit.
Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Mengapa Penting?
Dalam menyongsong tantangan pelayanan kesehatan tahun 2025, rumah sakit harus bertransformasi secara menyeluruh, termasuk dalam aspek pengembangan SDM. Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025 hadir sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kompetensi manajerial dan teknis para pengelola unit Diklat di rumah sakit.
Tujuan utama pelatihan ini adalah:
Meningkatkan pemahaman tentang filosofi pelatihan dan pengembangan SDM.
Memberikan kemampuan teknis dalam menyusun program diklat yang relevan dan berdampak.
Menyusun anggaran dan perencanaan pelatihan berbasis kebutuhan dan prioritas layanan.
Memastikan kualitas pelatihan melalui sistem evaluasi dan pengendalian mutu.
Materi Pelatihan yang Komprehensif
Pelatihan ini dirancang secara menyeluruh untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta mengenai manajemen pelatihan dan pengembangan SDM di rumah sakit. Materi pelatihan mencakup:
Filosofi Pelatihan
Pemahaman mendalam mengenai makna pelatihan dalam konteks organisasi dan pentingnya pelatihan sebagai strategi pengembangan.Siklus Diklat
Tahapan-tahapan dalam penyelenggaraan pelatihan dari perencanaan hingga evaluasi dan tindak lanjut.Pengkajian Kebutuhan Pelatihan (TNA)
Teknik dan metode dalam menganalisis kebutuhan pelatihan berdasarkan gap kompetensi SDM saat ini dengan kebutuhan organisasi.Perumusan Tujuan Pelatihan
Penyusunan tujuan pelatihan yang SMART (Spesifik, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).Rancangan Diklat
Penentuan format, durasi, materi, dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta dan tujuan organisasi.Penyusunan Kurikulum dan GBPP
Pembuatan struktur kurikulum pelatihan, garis besar program pengajaran, dan penyusunan silabus.Penyelenggaraan Pelatihan (Training Delivery)
Pelaksanaan pelatihan secara efektif melalui metode yang sesuai dengan gaya belajar peserta.Master of Training
Penguatan peran fasilitator pelatihan agar mampu menjadi trainer yang inspiratif dan komunikatif.Metode Pembelajaran
Penggunaan metode pembelajaran interaktif, berbasis studi kasus, diskusi kelompok, blended learning, dan lainnya.Akreditasi Pelatihan
Pentingnya penyelenggaraan pelatihan yang terstandar dan diakui oleh lembaga akreditasi terkait.Evaluasi Pelatihan
Penilaian efektivitas pelatihan melalui evaluasi reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil (Kirkpatrick Model).Pengendalian Mutu Pelatihan
Sistem monitoring dan evaluasi berkelanjutan untuk menjamin mutu dan dampak pelatihan terhadap kinerja organisasi.
Dampak Langsung terhadap Rumah Sakit
Dengan memiliki manajemen diklat yang profesional, rumah sakit dapat lebih mudah dalam mengelola dan menyesuaikan kompetensi SDM terhadap tantangan yang ada. Pelatihan yang tepat sasaran mampu meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan, dan kepuasan pasien. Selain itu, rumah sakit juga akan memiliki daya saing lebih baik di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan era digitalisasi pelayanan kesehatan.
Manajemen diklat yang sistematis juga berkontribusi terhadap perencanaan anggaran yang efisien. Dengan mengetahui secara jelas kebutuhan pelatihan, rumah sakit dapat menyusun rencana pembelajaran tahunan yang tepat, mengalokasikan anggaran secara akurat, dan memastikan bahwa investasi dalam pelatihan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja rumah sakit.
Kesimpulan
Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025 adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi manajemen SDM rumah sakit. Melalui pelatihan ini, unit Diklat dapat menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi seluruh staf, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendukung pencapaian visi dan misi rumah sakit.
Investasi dalam pelatihan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan mutlak di tengah dinamika layanan kesehatan yang terus berkembang. Rumah sakit yang mampu mengelola pelatihan dan pengembangan SDM secara profesional akan memiliki keunggulan kompetitif dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.

Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan
Metode Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 085 376 771 176
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Manajemen Diklat Rumah Sakit
- Arie – Hp/Wa: 085 376 771 176
- website : peindo.com

Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2025: Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

