Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Pusat Edukasi Indonesia mempersembahkan Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025, solusi terkini untuk adaptasi pengadaan digital. Bimtek ini sangat penting! Anda akan menguasai Katalog Elektronik, strategi e-purchasing, dan regulasi tender konstruksi terbaru. Tingkatkan efisiensi, transparansi, serta dukung Produksi Dalam Negeri. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menjadi ahli pengadaan yang kompeten dan adaptif di era digital. Persiapkan diri hadapi tantangan 2025 dengan pemahaman mendalam!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

356 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025. Pemanfaatan teknologi digital dalam pengadaan barang/jasa pemerintah telah menjadi suatu keniscayaan yang tidak dapat dihindari di era modern ini. Katalog Elektronik, sebagai salah satu inovasi utama, menjadi tulang punggung dalam upaya mewujudkan transparansi dan efisiensi dalam proses pengadaan. Skema pengadaan berbasis lokapasar (e-marketplace) menawarkan kemudahan signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan, baik dari sisi penyedia maupun pihak pemerintah, dengan menyederhanakan alur kerja dan memangkas birokrasi yang sebelumnya kompleks. Implementasi ini secara fundamental mengubah lanskap pengadaan barang/jasa, menjadikannya lebih adaptif terhadap dinamika pasar dan kebutuhan publik.

Salah satu implementasi yang paling gencar dilaksanakan adalah penggunaan Katalog Elektronik di lingkungan pemerintah, khususnya untuk sektor konstruksi. Melalui penerapan Katalog Elektronik sektor konstruksi, pemerintah secara proaktif mendorong industri jasa konstruksi untuk memanfaatkan metode pemilihan E-Purchasing sebagai alternatif yang lebih efisien dan modern dibandingkan metode konvensional. Inisiatif ini tidak hanya mempercepat proses pengadaan tetapi juga membiasakan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan teknologi digital, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dan peluang di masa depan yang semakin terdigitalisasi. Hal ini selaras dengan visi pemerintah untuk menciptakan ekosistem pengadaan yang responsif dan berdaya saing.

Lebih dari itu, penerapan Katalog Elektronik ini secara langsung mendukung percepatan peningkatan penggunaan Produksi Dalam Negeri (PDN), sebagaimana telah diamanatkan secara jelas dalam tujuan utama Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dengan prioritas pada produk dan jasa lokal, Katalog Elektronik menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kemandirian industri dalam negeri. Ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, sejalan dengan semangat nasionalisme ekonomi yang tengah digalakkan.

Namun, dalam pelaksanaannya, tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat beberapa kendala yang muncul. Banyak Satuan Kerja di Pemerintah yang belum sepenuhnya menguasai strategi implementasi pelaksanaan E-Purchasing, mulai dari proses penayangan produk di katalog agar sesuai dengan spesifikasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pemilihan metode negosiasi atau mini kompetisi yang tepat, hingga pelaksanaan kontrak, serta kendala teknis lainnya. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi melalui Pelatihan E-Purchasing yang komprehensif dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa semua pihak terkait dapat menjalankan peran mereka dengan optimal. Ini adalah tantangan yang harus diatasi untuk mencapai tujuan pengadaan yang efektif.


Definisi Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025 merujuk pada program edukasi dan pengembangan kapasitas yang dirancang khusus untuk membekali para aparatur sipil negara serta pelaku pengadaan barang/jasa pemerintah dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir terkait pengadaan elektronik, khususnya dalam konteks pekerjaan konstruksi. Definisi ini menekankan aspek terbaru 2025 untuk memastikan bahwa materi yang disampaikan selalu relevan dengan regulasi terkini, perkembangan teknologi digital, dan praktik terbaik dalam e-procurement, termasuk pemanfaatan Katalog Elektronik dan perubahan dalam prosedur tender. Ini adalah upaya adaptasi terhadap lingkungan pengadaan yang dinamis.

Program Pelatihan E-Purchasing ini secara komprehensif membahas berbagai aspek krusial, mulai dari kebijakan Katalog Elektronik dan Toko Daring dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) hingga tata cara penyelenggaraan Katalog Elektronik yang spesifik untuk pekerjaan konstruksi. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup persiapan dan pelaksanaan tender pekerjaan konstruksi, termasuk prosedur E-Purchasing yang kini menjadi metode pemilihan utama untuk banyak jenis pengadaan. Pemahaman mendalam tentang setiap tahapan ini sangat penting untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan efisiensi dalam setiap proses pengadaan, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan.

Dalam konteks pekerjaan konstruksi, Pelatihan E-Purchasing ini menjadi sangat vital karena sektor ini memiliki karakteristik unik dan kompleksitas tersendiri. Materi pelatihan akan mengulas secara detail bagaimana Katalog Elektronik dapat dimanfaatkan untuk pengadaan jasa konstruksi, termasuk bagaimana menyesuaikan spesifikasi teknis, melakukan negosiasi, dan mengelola kontrak melalui platform digital. Ini juga mencakup pemahaman tentang berbagai etalase yang mungkin dibuat pada e-katalog dan relevansinya dengan kebutuhan pekerjaan konstruksi, sehingga peserta dapat mengidentifikasi apakah suatu kebutuhan layak dimasukkan ke dalam e-katalog atau tidak.

Secara keseluruhan, Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025 bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengguna anggaran (PA), pejabat pembuat komitmen (PPK), pokja pemilihan, pejabat pengadaan, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), dan pihak terkait lainnya. Hal ini esensial mengingat dinamika regulasi dan tata kelola dalam PBJP yang menuntut sikap adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, program ini menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang cakap dan siap menghadapi tantangan pengadaan barang/jasa di era digital, terutama dalam implementasi Pelatihan E-Purchasing.


Peran dan Pentingnya Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025


Meningkatkan Kompetensi dan Pemahaman Regulasi Terkini

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025 memiliki peran krusial dalam meningkatkan kompetensi para pihak yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Dengan dinamika regulasi yang begitu cepat, seperti perubahan ketentuan dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 dan perubahannya, pelatihan ini memastikan bahwa Pengguna Anggaran (PA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja Pemilihan, Pejabat Pengadaan, dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) selalu mendapatkan informasi terkini. Ini berarti mereka akan memahami betul metode pemilihan yang diatur, seperti E-Purchasing, Pengadaan Langsung, Penunjukan Langsung, Tender Cepat, dan Tender, serta kapan masing-masing metode tersebut harus digunakan, khususnya fokus pada Pelatihan E-Purchasing.


Memfasilitasi Adaptasi terhadap Teknologi Digital dalam Pengadaan

Pentingnya Pelatihan E-Purchasing ini juga terletak pada kemampuannya untuk memfasilitasi adaptasi terhadap teknologi digital yang terus berkembang dalam pengadaan barang/jasa. Dengan fokus pada e-purchasing dan Katalog Elektronik, pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan praktis untuk menavigasi platform digital, mulai dari penayangan produk yang sesuai spesifikasi PPK hingga pemilihan metode negosiasi atau mini kompetisi yang efektif. Kemampuan ini sangat penting mengingat pergeseran signifikan dari metode tender konvensional menuju e-purchasing untuk banyak jenis pekerjaan konstruksi, sehingga memastikan bahwa semua pihak dapat memanfaatkan teknologi digital secara optimal.


Mendorong Efisiensi dan Transparansi dalam Proses Pengadaan

Melalui Pelatihan E-Purchasing, peserta akan diajarkan strategi untuk mencapai efisiensi maksimal dalam proses pengadaan. Pemanfaatan Katalog Elektronik dan Toko Daring dapat memangkas waktu dan biaya, sekaligus meningkatkan transparansi seluruh tahapan pengadaan. Ini mengurangi potensi praktik korupsi dan kolusi, serta menciptakan lingkungan pengadaan yang lebih akuntabel. Dengan demikian, pelatihan ini secara langsung berkontribusi pada tata kelola pemerintahan yang baik, memastikan bahwa setiap rupiah anggaran pemerintah digunakan secara efektif dan bertanggung jawab, sejalan dengan tujuan PBJP.


Mendukung Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (PDN)

Peran penting lain dari Pelatihan E-Purchasing adalah dukungannya terhadap peningkatan penggunaan Produksi Dalam Negeri (PDN). Dengan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana Katalog Elektronik dapat memprioritaskan produk dan jasa lokal, peserta akan lebih termotivasi dan mampu mengimplementasikan kebijakan pro-PDN dalam setiap pengadaan barang/jasa. Ini tidak hanya sebatas kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi nasional dan industri dalam negeri, menciptakan efek domino positif pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, sebuah tujuan fundamental dalam setiap Pelatihan E-Purchasing.


Mengatasi Kendala Implementasi dan Meningkatkan Kualitas Pengadaan

Banyak Satuan Kerja di Pemerintah menghadapi kendala dalam implementasi e-purchasing, seperti kesulitan dalam penayangan produk di katalog atau memilih metode negosiasi. Pelatihan E-Purchasing ini secara spesifik dirancang untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dengan memberikan solusi praktis dan panduan langkah demi langkah. Dengan demikian, kualitas pelaksanaan pengadaan barang/jasa akan meningkat, memastikan bahwa setiap proses berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ini adalah investasi penting untuk memastikan bahwa pengadaan pemerintah dapat berjalan efektif dan efisien.


Materi Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025


1. Kebijakan Katalog Elektronik dan Toko Daring Dalam PBJP

Materi ini akan mengupas tuntas kerangka regulasi dan kebijakan terbaru yang mengatur penggunaan Katalog Elektronik dan Toko Daring dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP). Peserta akan memahami landasan hukum, tujuan, dan prinsip-prinsip dasar yang melandasi implementasi e-purchasing sebagai metode pemilihan yang kini menjadi prioritas. Pembahasan akan mencakup bagaimana kebijakan ini dirancang untuk mendorong efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pengadaan, serta bagaimana kebijakan ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong Produksi Dalam Negeri (PDN). Materi ini sangat penting bagi setiap peserta Pelatihan E-Purchasing.


2. Tata Cara Penyelenggaraan Katalog Elektronik

Bagian ini akan memandu peserta melalui langkah-langkah praktis dan detail mengenai tata cara penyelenggaraan Katalog Elektronik. Materi akan mencakup proses pendaftaran penyedia, penayangan produk, hingga mekanisme verifikasi dan validasi data. Peserta akan belajar bagaimana memastikan bahwa spesifikasi produk atau jasa yang ditayangkan di katalog sesuai dengan kebutuhan PPK dan standar yang berlaku. Pemahaman yang komprehensif tentang aspek teknis dan administratif ini krusial untuk memastikan kelancaran operasional Katalog Elektronik, sehingga setiap Pelatihan E-Purchasing harus mencakup ini secara detail.


3. Penyelenggaraan Katalog Elektronik untuk Pekerjaan Konstruksi

Materi ini akan fokus pada kekhasan dan tantangan dalam menyelenggarakan Katalog Elektronik khusus untuk pekerjaan konstruksi. Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun spesifikasi teknis untuk pekerjaan konstruksi yang kompleks agar dapat ditayangkan di e-katalog, serta metode penilaian dan pemilihan penyedia jasa konstruksi melalui e-purchasing. Topik ini juga akan membahas berbagai etalase yang relevan dengan pekerjaan konstruksi dan bagaimana memilih etalase yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek. Ini adalah segmen vital dalam Pelatihan E-Purchasing yang secara spesifik membahas sektor konstruksi.


4. Tata Cara Penyelenggaraan Toko Daring

Selain Katalog Elektronik, materi ini juga akan membahas tata cara penyelenggaraan Toko Daring sebagai salah satu alternatif platform e-procurement. Peserta akan memahami perbedaan antara Katalog Elektronik dan Toko Daring, serta kapan dan bagaimana memanfaatkan Toko Daring untuk pengadaan barang/jasa pemerintah. Pembahasan akan meliputi proses transaksi, mekanisme pembayaran, dan manajemen logistik dalam konteks Toko Daring, sehingga memberikan gambaran lengkap tentang opsi-opsi digital yang tersedia. Pemahaman ini melengkapi pengetahuan peserta Pelatihan E-Purchasing.


5. Persiapan Tender Pekerjaan Konstruksi

Meskipun e-purchasing semakin dominan, metode tender masih relevan untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu. Materi ini akan membahas secara mendalam persiapan tender pekerjaan konstruksi, mulai dari penyusunan Dokumen Pengadaan, identifikasi kualifikasi penyedia, hingga pembentukan Pokja Pemilihan. Peserta akan belajar bagaimana merencanakan tender yang efektif dan efisien, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Ini adalah fondasi penting untuk pengadaan konstruksi yang sukses dan menjadi bagian integral dari setiap Pelatihan E-Purchasing.


6. Pelaksanaan Tender Pekerjaan Konstruksi

Materi ini akan melanjutkan pembahasan dengan fokus pada pelaksanaan tender pekerjaan konstruksi. Topik yang dibahas meliputi pengumuman tender, proses aanwijzing (penjelasan), evaluasi penawaran, penetapan pemenang, hingga sanggah. Peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam tentang praktik terbaik dalam mengelola setiap tahapan tender untuk meminimalkan risiko dan memastikan hasil yang optimal. Dengan demikian, peserta Pelatihan E-Purchasing akan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang kedua metode utama dalam pengadaan konstruksi.


Tujuan dan Manfaat Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025


1. Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pengadaan

Tujuan utama dari Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025 adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya dalam sektor konstruksi. Dengan pemahaman mendalam tentang Katalog Elektronik dan e-purchasing, para pelaku pengadaan akan mampu memangkas waktu dan biaya yang sebelumnya terbuang dalam metode konvensional. Mereka akan belajar bagaimana memanfaatkan fitur-fitur platform digital untuk mempercepat proses pemilihan penyedia, negosiasi, dan pelaksanaan kontrak, yang pada akhirnya akan mempercepat realisasi proyek-proyek pemerintah.


2. Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi Terkini

Pelatihan E-Purchasing ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengadaan berjalan sesuai dengan regulasi terkini. Dengan adanya perubahan ketentuan seperti yang diatur dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 dan perubahannya, serta regulasi baru lainnya, penting bagi PA, PPK, Pokja Pemilihan, dan pihak terkait lainnya untuk selalu up-to-date. Pelatihan ini akan membekali mereka dengan pemahaman yang komprehensif mengenai landasan hukum dan prosedur yang benar, sehingga dapat menghindari kesalahan dan sanksi yang mungkin timbul akibat ketidakpatuhan.


3. Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas

Salah satu manfaat krusial dari Pelatihan E-Purchasing adalah peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa. Dengan sistem e-procurement yang tercatat secara digital, setiap tahapan proses pengadaan dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Ini akan mengurangi potensi praktik korupsi dan kolusi, serta menciptakan lingkungan pengadaan yang lebih bersih dan tepercaya. Pelatihan ini akan menekankan pentingnya integritas dan etika dalam setiap pengambilan keputusan, yang merupakan fondasi penting dalam setiap Pelatihan E-Purchasing.


4. Mengoptimalkan Pemanfaatan Teknologi Digital

Pelatihan E-Purchasing ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam setiap aspek pengadaan. Peserta akan belajar bagaimana memanfaatkan Katalog Elektronik, Toko Daring, dan sistem e-procurement lainnya secara maksimal. Ini termasuk keterampilan dalam menayangkan produk, melakukan negosiasi elektronik, dan mengelola kontrak secara digital. Dengan demikian, mereka akan menjadi agen perubahan yang mampu mendorong digitalisasi dalam pengadaan pemerintah, yang sangat penting untuk masa depan PBJP.


5. Mendukung Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (PDN)

Manfaat lain dari Pelatihan E-Purchasing adalah kontribusinya dalam mendukung peningkatan penggunaan Produksi Dalam Negeri (PDN). Dengan memahami bagaimana Katalog Elektronik dapat dijadikan instrumen untuk memprioritaskan produk dan jasa dari dalam negeri, peserta akan lebih proaktif dalam memilih penyedia yang menawarkan produk lokal. Hal ini tidak hanya sejalan dengan amanat Perpres, tetapi juga akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja, sebuah tujuan mulia yang didukung setiap Pelatihan E-Purchasing.


6. Mempersiapkan SDM yang Adaptif dan Berkompetensi Tinggi

Akhirnya, Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025 bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berkompetensi tinggi di bidang pengadaan barang/jasa. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, peserta akan siap menghadapi berbagai tantangan dan dinamika dalam dunia pengadaan. Mereka akan menjadi profesional yang mampu berinovasi, mengambil keputusan yang tepat, dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pengadaan pemerintah yang berkualitas dan berintegritas.


Kesimpulan Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025


Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025 menjadi fondasi esensial dalam mewujudkan pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih modern, transparan, dan efisien. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan dinamika regulasi, kemampuan adaptasi menjadi kunci utama. Melalui Bimtek ini, para PA, PPK, Pokja Pemilihan, Pejabat Pengadaan, PPTK, dan pihak terkait lainnya tidak hanya akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai Katalog Elektronik dan e-purchasing, tetapi juga strategi praktis untuk mengatasi berbagai kendala implementasi. Pentingnya Bimtek ini tidak dapat diremehkan, karena ia adalah jembatan menuju pengadaan pemerintah yang berintegritas dan berdaya saing.

Investasi dalam Pelatihan E-Purchasing adalah investasi pada masa depan tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan meningkatkan kompetensi individu, kita secara kolektif memperkuat sistem pengadaan yang mendukung Produksi Dalam Negeri, mendorong efisiensi anggaran, dan menciptakan akuntabilitas yang lebih tinggi. Mari bersama-sama mengambil peran aktif dalam digitalisasi pengadaan ini, memastikan bahwa setiap proses berjalan lancar, efektif, dan sesuai dengan semangat reformasi birokrasi. Bergabunglah dalam Pelatihan E-Purchasing ini untuk menjadi bagian dari solusi dan agen perubahan menuju pengadaan barang/jasa yang lebih unggul. Ini adalah langkah krusial untuk mengoptimalkan potensi Katalog Elektronik di tahun 2025 dan seterusnya.

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Metode Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek E-Purchasing & Tender Konstruksi

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Pelatihan E-Purchasing & Tender Konstruksi Terbaru 2025

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)