Bimtek Strategi Peningkatan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Ikuti Bimtek Strategi Peningkatan TKDN dari Pusat Edukasi Indonesia untuk mengoptimalkan pengadaan barang/jasa pemerintah. Pelatihan ini esensial untuk memahami regulasi, perhitungan, dan strategi implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri, mendorong industri lokal, dan memperkuat ekonomi nasional. Segera daftar dan jadi bagian agen perubahan kemandirian bangsa!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Strategi Peningkatan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri, Pemerintah Republik Indonesia secara konsisten mengimplementasikan kebijakan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kebijakan ini bukan sekadar regulasi, melainkan sebuah strategi fundamental untuk mengoptimalkan potensi sumber daya domestik, mendorong pertumbuhan industri lokal, serta mengurangi ketergantungan pada produk impor. Peningkatan TKDN menjadi krusial dalam berbagai sektor, terutama dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, yang merupakan salah satu motor penggerak ekonomi terbesar di negara ini. Dengan mengalokasikan anggaran belanja untuk produk dalam negeri, pemerintah secara langsung memberikan stimulasi yang signifikan bagi pelaku usaha lokal.
Implementasi kebijakan TKDN dalam pengadaan barang/jasa pemerintah membawa implikasi luas yang positif. Selain menciptakan efek berganda (multiplier effect) pada perekonomian, kebijakan ini juga memperkuat struktur industri nasional dan menciptakan lapangan kerja baru. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai regulasi dan strategi implementasi TKDN menjadi sangat vital bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pengadaan. Para pejabat pengadaan, Pokja Pemilihan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga penyedia barang/jasa, dituntut untuk memiliki kompetensi mumpuni dalam mengidentifikasi, memverifikasi, dan mengoptimalkan nilai TKDN pada setiap pengadaan.
Meskipun urgensi peningkatan TKDN telah dipahami secara luas, tantangan dalam implementasinya masih kerap ditemukan di lapangan. Kompleksitas regulasi, kurangnya pemahaman teknis, serta keterbatasan data produk dalam negeri seringkali menjadi kendala. Hal ini menggarisbawahi perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui Bimtek Strategi Peningkatan TKDN. Bimtek ini dirancang khusus untuk membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman praktis yang diperlukan untuk secara efektif mengintegrasikan aspek TKDN dalam setiap tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kontrak.
Melalui Bimtek Strategi Peningkatan TKDN, diharapkan para peserta mampu mengidentifikasi peluang, mengatasi tantangan, dan secara proaktif menerapkan kebijakan TKDN demi tercapainya tujuan pembangunan nasional. Ini bukan hanya tentang mematuhi regulasi, melainkan juga tentang mengambil peran aktif dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing global. Keberhasilan implementasi TKDN akan menjadi fondasi kokoh bagi kemandirian ekonomi dan kemajuan Indonesia di masa depan. Pusat Edukasi Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung upaya ini melalui program pelatihan yang relevan dan berkualitas tinggi.
Definisi Bimtek Strategi Peningkatan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Definisi Bimtek Strategi Peningkatan TKDN secara komprehensif mengacu pada sebuah kegiatan bimbingan teknis yang dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada para pemangku kepentingan terkait kebijakan dan implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara optimal mengutamakan penggunaan produk dalam negeri, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penekanan pada kata “strategi” menunjukkan bahwa pelatihan ini tidak hanya membahas aspek regulasi, tetapi juga metodologi, pendekatan, dan teknik-teknik inovatif untuk mencapai target TKDN secara efektif.
Secara lebih rinci, Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini mencakup penjelasan mengenai dasar hukum TKDN, prosedur perhitungan dan verifikasi nilai TKDN, serta mekanisme insentif dan disinsentif yang melekat pada kebijakan ini. Peserta akan dibimbing untuk memahami bagaimana mengidentifikasi produk atau jasa dengan nilai TKDN tinggi, cara melakukan evaluasi penawaran yang mempertimbangkan aspek TKDN, serta strategi negosiasi dengan penyedia untuk mendorong penggunaan komponen lokal. Bimtek Strategi Peningkatan TKDN juga akan membahas peran penting sertifikasi TKDN yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang, sebagai instrumen vital dalam memastikan validitas klaim TKDN dari suatu produk.
Lebih jauh, definisi Bimtek Strategi Peningkatan TKDN juga mencakup aspek manajerial dan koordinatif. Ini berarti bahwa pelatihan akan mengulas bagaimana unit kerja pengadaan dapat menyusun rencana strategis untuk peningkatan TKDN, mengintegrasikan indikator TKDN ke dalam sistem pengadaan, serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pencapaian target TKDN. Pembahasan akan melibatkan simulasi kasus nyata dan diskusi interaktif untuk mengasah kemampuan peserta dalam mengaplikasikan teori ke dalam praktik. Tujuannya adalah menciptakan agen-agen perubahan yang mampu mendorong adopsi TKDN di lingkungan kerja masing-masing secara proaktif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, Bimtek Strategi Peningkatan TKDN bukan sekadar transfer informasi, melainkan sebuah program pengembangan kapasitas yang holistik. Ini mempersiapkan para peserta untuk menjadi ahli dalam bidang TKDN, yang tidak hanya memahami regulasinya, tetapi juga mampu merancang dan mengimplementasikan strategi konkret untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap lini pengadaan. Harapannya, melalui Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini, kebijakan TKDN dapat terimplementasi secara optimal, membawa dampak positif bagi kemajuan industri nasional dan kemandirian ekonomi bangsa Indonesia.
Peran dan Pentingnya Bimtek Strategi Peningkatan TKDN
Peran dan pentingnya Bimtek Strategi Peningkatan TKDN dalam konteks pengadaan barang/jasa pemerintah sangat fundamental dan memiliki dampak luas terhadap perekonomian nasional. Berikut adalah beberapa poin yang menjelaskan peran krusial dan urgensi dari bimbingan teknis ini:
- Meningkatkan Pemahaman Regulasi dan Kebijakan TKDN: Salah satu peran utama Bimtek Strategi Peningkatan TKDN adalah memastikan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki pemahaman yang komprehensif dan mutakhir mengenai berbagai peraturan perundang-undangan terkait TKDN. Ini mencakup Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, dan pedoman teknis lainnya yang terus berkembang. Pemahaman yang seragam dan mendalam akan mencegah kesalahan interpretasi dan inkonsistensi dalam penerapan kebijakan, sehingga tujuan peningkatan TKDN dapat tercapai secara efektif dan sesuai koridor hukum.
- Mengoptimalkan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri: Bimtek Strategi Peningkatan TKDN membekali peserta dengan strategi dan teknik untuk secara proaktif mengidentifikasi dan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap tahapan pengadaan. Ini meliputi kemampuan untuk menelusuri katalog produk dalam negeri, memahami kriteria sertifikasi TKDN, serta menyusun spesifikasi teknis yang tidak diskriminatif terhadap produk lokal. Dengan demikian, alokasi anggaran belanja pemerintah akan lebih banyak mengalir ke industri domestik, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
- Meningkatkan Efisiensi dan Akuntabilitas Pengadaan: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang TKDN, para pejabat pengadaan dapat menyusun dokumen pengadaan yang lebih presisi dan adil, mengurangi risiko sengketa, serta meningkatkan akuntabilitas proses. Bimtek Strategi Peningkatan TKDN membantu peserta dalam mengembangkan sistem internal untuk pencatatan dan pelaporan TKDN, yang pada gilirannya akan meningkatkan transparansi dan kemudahan audit. Ini juga mendorong praktik pengadaan yang lebih efisien karena meminimalkan potensi kegagalan tender akibat ketidakpatuhan terhadap ketentuan TKDN.
- Mendorong Inovasi dan Daya Saing Industri Lokal: Ketika permintaan terhadap produk dalam negeri meningkat melalui kebijakan TKDN, industri lokal akan terdorong untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produk serta efisiensi produksinya. Bimtek Strategi Peningkatan TKDN secara tidak langsung berkontribusi pada pengembangan ekosistem industri yang lebih kompetitif. Para penyedia barang/jasa juga akan termotivasi untuk mendapatkan sertifikasi TKDN dan meningkatkan nilai TKDN produk mereka agar lebih unggul dalam persaingan pengadaan pemerintah, sehingga menciptakan efek positif berkelanjutan pada kapasitas produksi nasional.
- Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional: Dengan mengurangi ketergantungan pada produk impor, kebijakan TKDN yang didukung oleh Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini akan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia terhadap gejolak eksternal. Ketersediaan pasokan dari dalam negeri akan meminimalkan risiko gangguan rantai pasok global dan fluktuasi nilai tukar mata uang. Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan, melindungi stabilitas ekonomi negara dari tekanan global yang tidak terduga.
- Menciptakan Lapangan Kerja dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat: Peningkatan produksi dalam negeri sebagai dampak dari kebijakan TKDN secara langsung berkorelasi dengan penciptaan lapangan kerja baru. Bimtek Strategi Peningkatan TKDN yang mendukung implementasi ini, pada akhirnya akan berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semakin banyak industri lokal yang berkembang, semakin banyak pula kesempatan kerja yang terbuka, mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pendapatan per kapita.
- Membangun Sinergi Antar Pemangku Kepentingan: Bimtek Strategi Peningkatan TKDN juga berfungsi sebagai platform untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, seperti pejabat pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi terkait. Ini memfasilitasi diskusi, pertukaran informasi, dan pembentukan jaringan yang kuat untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan TKDN. Sinergi ini esensial untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan, serta merumuskan solusi inovatif yang adaptif terhadap dinamika pasar dan regulasi yang ada.
- Mendukung Pencapaian Target Pembangunan Nasional: Kebijakan TKDN adalah salah satu instrumen penting dalam mencapai berbagai target pembangunan nasional, termasuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pemerataan pembangunan, dan kemandirian industri. Bimtek Strategi Peningkatan TKDN secara langsung berkontribusi pada percepatan pencapaian target-target ini dengan memastikan bahwa setiap rupiah belanja pemerintah memberikan dampak maksimal bagi ekonomi domestik. Ini menjadikan TKDN sebagai pilar penting dalam mewujudkan visi Indonesia Maju.
Materi Bimtek Strategi Peningkatan TKDN
Materi Bimtek Strategi Peningkatan TKDN dirancang secara komprehensif dan sistematis untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Setiap poin materi akan dijelaskan secara mendalam untuk memastikan pemahaman yang utuh.
- Dasar Hukum dan Kebijakan TKDN: Bagian ini akan membahas secara tuntas berbagai regulasi yang menjadi landasan kebijakan TKDN, mulai dari Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, hingga peraturan turunan dari kementerian/lembaga terkait. Peserta akan diajak untuk memahami filosofi di balik kebijakan TKDN, tujuan strategisnya, serta bagaimana setiap peraturan saling berinteraksi dan membentuk kerangka hukum yang utuh. Penekanan akan diberikan pada pembaruan regulasi terkini dan implikasinya terhadap praktik pengadaan barang/jasa.
- Konsep dan Ruang Lingkup TKDN: Materi ini akan mendefinisikan secara jelas apa itu TKDN, bagaimana konsep ini diterapkan dalam konteks pengadaan barang/jasa, dan apa saja ruang lingkup penerapannya (misalnya, barang, jasa, gabungan barang/jasa, dan konstruksi). Peserta akan memahami perbedaan antara TKDN barang, TKDN jasa, dan TKDN gabungan, serta bagaimana setiap jenis TKDN dihitung dan dievaluasi. Pembahasan juga akan mencakup komponen-komponen yang diperhitungkan dalam TKDN dan pengecualian tertentu.
- Metodologi Perhitungan dan Verifikasi TKDN: Ini adalah inti dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN. Peserta akan dibimbing langkah demi langkah mengenai tata cara perhitungan nilai TKDN sesuai dengan standar yang berlaku. Akan dijelaskan secara detail formula perhitungan untuk berbagai jenis produk dan jasa, termasuk studi kasus dan latihan praktis. Selain itu, materi ini juga akan membahas proses verifikasi TKDN oleh lembaga sertifikasi yang berwenang, pentingnya sertifikat TKDN, serta bagaimana memvalidasi keabsahan sertifikat tersebut dalam proses pengadaan.
- Peran dan Tanggung Jawab dalam Penerapan TKDN: Materi ini akan menguraikan secara spesifik peran dan tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat dalam proses pengadaan, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja Pemilihan, Pejabat Pengadaan, dan Penyedia Barang/Jasa, dalam memastikan kepatuhan terhadap kebijakan TKDN. Akan dibahas bagaimana setiap peran berkontribusi pada keberhasilan implementasi TKDN, serta konsekuensi jika terjadi pelanggaran atau kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab tersebut.
- Integrasi TKDN dalam Tahapan Pengadaan: Bagian ini akan menjelaskan bagaimana aspek TKDN diintegrasikan ke dalam setiap tahapan proses pengadaan barang/jasa pemerintah, mulai dari perencanaan pengadaan (identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis), persiapan pengadaan (penyusunan HPS, dokumen pemilihan), pelaksanaan pemilihan penyedia (evaluasi penawaran, pembuktian kualifikasi), hingga pelaksanaan kontrak (monitoring dan pelaporan). Akan dibahas strategi untuk memasukkan persyaratan TKDN secara efektif dalam dokumen pengadaan.
- Strategi Peningkatan TKDN pada Berbagai Jenis Pengadaan: Materi ini akan mengulas strategi spesifik untuk meningkatkan TKDN pada pengadaan barang, jasa, pekerjaan konstruksi, dan jasa konsultansi. Setiap jenis pengadaan memiliki karakteristik unik, sehingga strategi yang diterapkan juga perlu disesuaikan. Akan dibahas contoh-contoh praktis dan pendekatan terbaik untuk memaksimalkan penggunaan komponen lokal pada masing-masing jenis pengadaan, termasuk identifikasi produk substitusi lokal dan peluang kemitraan.
- Insentif dan Disinsentif TKDN: Peserta akan memahami berbagai insentif yang diberikan kepada penyedia yang memiliki nilai TKDN tinggi, seperti preferensi harga atau kemudahan dalam proses tender. Sebaliknya, juga akan dibahas disinsentif atau sanksi bagi pihak yang tidak mematuhi ketentuan TKDN. Pemahaman ini penting agar peserta dapat memanfaatkan mekanisme insentif untuk mendorong penyedia meningkatkan TKDN mereka, serta menghindari potensi pelanggaran.
- Manajemen Data dan Pelaporan TKDN: Materi ini akan fokus pada pentingnya manajemen data yang akurat terkait TKDN dalam setiap pengadaan. Peserta akan dibimbing untuk memahami sistem informasi yang digunakan untuk pelaporan TKDN, tata cara input data, serta bagaimana data tersebut digunakan untuk monitoring dan evaluasi kinerja TKDN secara nasional. Pembahasan ini juga mencakup analisis data untuk mengidentifikasi area perbaikan dan peluang peningkatan TKDN.
- Studi Kasus dan Best Practices Implementasi TKDN: Bagian akhir dari materi ini akan menyajikan studi kasus nyata dari implementasi TKDN yang berhasil maupun yang mengalami tantangan. Peserta akan diajak untuk menganalisis kasus-kasus tersebut, mengidentifikasi faktor keberhasilan, dan merumuskan solusi atas permasalahan yang muncul. Pembahasan best practices dari berbagai institusi akan memberikan inspirasi dan contoh konkret yang dapat diadaptasi.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Strategi Peningkatan TKDN
Bimtek Strategi Peningkatan TKDN memiliki tujuan dan manfaat yang sangat relevan dan strategis dalam mendukung keberlanjutan pembangunan ekonomi nasional, khususnya melalui optimalisasi pengadaan barang/jasa pemerintah. Kedua aspek ini saling terkait dan menjadi pilar utama dalam upaya memajukan industri dalam negeri.
Tujuan Bimtek Strategi Peningkatan TKDN:
- Meningkatkan Kompetensi Peserta dalam Memahami dan Mengimplementasikan Kebijakan TKDN: Tujuan utama Bimtek Strategi Peningkatan TKDN adalah membekali para peserta dengan pemahaman yang komprehensif mengenai dasar hukum, konsep, dan prinsip-prinsip Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Ini tidak hanya mencakup pengetahuan teoritis, tetapi juga kemampuan praktis untuk menginterpretasikan dan menerapkan regulasi TKDN dalam setiap tahapan pengadaan barang/jasa pemerintah secara akurat dan konsisten. Peserta diharapkan mampu menganalisis implikasi kebijakan TKDN pada perencanaan dan pelaksanaan pengadaan.
- Mengoptimalkan Peran Peserta dalam Mendorong Penggunaan Produk Dalam Negeri: Bimtek Strategi Peningkatan TKDN bertujuan untuk memberdayakan peserta agar dapat secara proaktif mengidentifikasi peluang dan menerapkan strategi efektif dalam memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pengadaan. Ini mencakup kemampuan untuk menyusun spesifikasi teknis yang mendukung produk lokal, melakukan evaluasi penawaran yang mempertimbangkan aspek TKDN, serta bernegosiasi dengan penyedia untuk meningkatkan komitmen TKDN. Tujuannya adalah menjadikan setiap peserta sebagai agen perubahan yang mampu mengarusutamakan TKDN.
- Membekali Peserta dengan Keterampilan Perhitungan dan Verifikasi TKDN yang Akurat: Salah satu tujuan krusial dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN adalah memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam melakukan perhitungan nilai TKDN yang tepat sesuai standar yang berlaku. Selain itu, peserta juga akan dilatih untuk melakukan verifikasi keabsahan sertifikat TKDN dan memahami proses audit TKDN. Kemampuan ini sangat penting untuk memastikan bahwa klaim TKDN dari penyedia dapat divalidasi dengan benar, menghindari praktik-praktik yang merugikan.
- Meningkatkan Efisiensi dan Akuntabilitas Proses Pengadaan Berbasis TKDN: Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini bertujuan untuk membantu peserta dalam merancang dan mengimplementasikan sistem serta prosedur pengadaan yang efisien dan akuntabel, dengan tetap mengintegrasikan aspek TKDN. Ini termasuk pengembangan metodologi untuk monitoring dan pelaporan pencapaian TKDN, identifikasi potensi risiko terkait TKDN, dan strategi mitigasinya. Tujuan akhirnya adalah menciptakan proses pengadaan yang transparan, efektif, dan sesuai dengan target TKDN.
- Mendorong Sinergi dan Kolaborasi Antar Pemangku Kepentingan: Bimtek Strategi Peningkatan TKDN juga bertujuan untuk menciptakan platform interaksi antar peserta dari berbagai latar belakang instansi dan peran. Ini akan memfasilitasi pertukaran pengalaman, best practices, dan solusi atas tantangan yang dihadapi dalam implementasi TKDN. Tujuan ini esensial untuk membangun jaringan kerja yang kuat dan sinergis dalam mendukung kebijakan peningkatan TKDN secara nasional.
Manfaat Bimtek Strategi Peningkatan TKDN:
- Peningkatan Kapasitas SDM Pengadaan: Manfaat paling langsung dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN adalah peningkatan signifikan dalam kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Peserta akan menjadi lebih percaya diri dan mampu dalam menghadapi kompleksitas regulasi serta tantangan teknis terkait TKDN, sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan lebih profesional dan efektif.
- Optimalisasi Belanja Pemerintah untuk Produk Dalam Negeri: Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN, instansi pemerintah akan mampu mengarahkan belanja anggarannya secara lebih optimal untuk membeli produk dalam negeri. Hal ini akan mengurangi kebocoran devisa, mendorong perputaran ekonomi di dalam negeri, dan memberikan stimulus besar bagi pertumbuhan industri lokal di berbagai sektor.
- Penguatan Industri Nasional dan Penciptaan Lapangan Kerja: Implementasi kebijakan TKDN yang efektif, didukung oleh hasil dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini, akan secara langsung memperkuat struktur industri nasional. Peningkatan permintaan akan produk lokal akan mendorong investasi, ekspansi produksi, dan penciptaan lapangan kerja baru. Ini berdampak positif pada penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
- Meningkatnya Daya Saing Produk Lokal di Pasar Domestik dan Global: Dengan adanya preferensi TKDN, industri lokal terdorong untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan inovasi produk mereka agar dapat bersaing. Manfaat dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini adalah terciptanya produk-produk dalam negeri yang tidak hanya memenuhi standar nasional tetapi juga berdaya saing di pasar global, berkat dorongan berkelanjutan dari kebijakan ini.
- Terwujudnya Efisiensi dan Transparansi Pengadaan: Dengan pemahaman yang mendalam mengenai TKDN, proses pengadaan akan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan efisien. Potensi penyimpangan atau inefisiensi akibat ketidakpahaman regulasi dapat diminimalkan. Manfaat dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini adalah sistem pengadaan yang lebih terintegrasi, di mana aspek TKDN menjadi bagian integral dari setiap keputusan, sehingga mengurangi risiko dan meningkatkan kepatuhan.
- Kontribusi Signifikan terhadap Kemandirian Ekonomi Nasional: Pada akhirnya, seluruh tujuan dan manfaat dari Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini bermuara pada satu visi besar: terwujudnya kemandirian ekonomi nasional. Dengan memperkuat industri dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, dan menciptakan lapangan kerja, Indonesia akan menjadi negara yang lebih tangguh dan berdaulat secara ekonomi, mampu menghadapi tantangan global dengan lebih percaya diri.
- Peningkatan Kepatuhan dan Penegakan Regulasi TKDN: Bimtek Strategi Peningkatan TKDN akan membantu memastikan bahwa regulasi TKDN tidak hanya dipahami tetapi juga ditegakkan secara konsisten. Ini mengurangi risiko pelanggaran dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepatuhan terhadap kebijakan nasional. Dengan demikian, diharapkan implementasi TKDN dapat berjalan sesuai dengan harapan pemerintah dan memberikan dampak yang maksimal.
Kesimpulan Bimtek Strategi Peningkatan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Penyelenggaraan Bimtek Strategi Peningkatan TKDN dalam pengadaan barang/jasa pemerintah adalah sebuah investasi strategis yang krusial bagi kemajuan ekonomi nasional. Dari pembahasan yang mendalam di atas, sangat jelas bahwa Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini bukan sekadar program pelatihan biasa, melainkan sebuah instrumen vital untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan dan juga para pelaku usaha. Dengan membekali mereka pemahaman komprehensif mengenai regulasi, metodologi perhitungan, serta strategi implementasi TKDN, kita tengah membangun fondasi yang kokoh bagi kemandirian industri dan perekonomian bangsa. Pentingnya Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini tidak hanya terletak pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan pola pikir yang pro-TKDN, di mana setiap keputusan pengadaan senantiasa mempertimbangkan dan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri.
Melalui Bimtek Strategi Peningkatan TKDN, kita berharap adanya peningkatan signifikan dalam akurasi perhitungan TKDN, efektivitas dalam mengintegrasikan TKDN ke dalam setiap tahapan pengadaan, dan pada akhirnya, peningkatan persentase penggunaan produk lokal dalam belanja pemerintah. Dampaknya akan berantai: industri dalam negeri tumbuh, lapangan kerja tercipta, devisa negara terselamatkan, dan ketahanan ekonomi nasional semakin kuat. Ini adalah sebuah siklus positif yang dimulai dari komitmen dan kompetensi individu yang dibentuk melalui Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi.
Kami dari Pusat Edukasi Indonesia mengajak seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, serta penyedia barang/jasa untuk tidak ragu mengikuti Bimtek Strategi Peningkatan TKDN ini. Jadikanlah diri Anda bagian dari solusi dalam memajukan perekonomian nasional. Mari bersama-sama wujudkan kemandirian bangsa dengan mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri melalui pemahaman dan implementasi Bimtek Strategi Peningkatan TKDN yang efektif dan berkelanjutan. Raih kesempatan ini untuk menjadi agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi masa depan Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing global!

Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Strategi Peningkatan TKDN Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

