Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Wujudkan transformasi digital daerah Anda bersama Pusat Edukasi Indonesia. Bimtek Smart City dan Smart Government ini membekali ASN dengan strategi TI terkini untuk layanan publik lebih efisien dan transparan. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berinovasi dan membangun masa depan cerah. Segera daftar!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital

Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital. Dalam era disrupsi teknologi yang semakin cepat, konsep kota cerdas atau Smart City dan pemerintahan cerdas atau Smart Government bukan lagi sekadar wacana futuristik, melainkan sebuah kebutuhan mendesak bagi setiap daerah dan negara. Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membuka peluang tak terbatas untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada pengembangan ekosistem digital yang holistik, yang mampu mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan masyarakat dan birokrasi. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang implementasi teknologi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota menjadi sangat krusial.
Transformasi digital yang diemban oleh konsep Smart City dan Smart Government menuntut adaptasi dan inovasi di segala lini. Pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat. Hal ini memerlukan perubahan paradigma dari pendekatan tradisional menuju tata kelola yang berbasis data dan teknologi. Berbagai platform digital, analitik data, hingga kecerdasan buatan (AI) menjadi instrumen penting dalam mewujudkan visi ini. Implementasi yang terencana dan strategis akan memastikan bahwa setiap investasi teknologi memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan daerah.
Pemerintah Indonesia, melalui berbagai program dan kebijakan, terus mendorong percepatan pembangunan Smart City dan Smart Government di seluruh wilayah. Upaya ini sejalan dengan agenda nasional untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana digitalisasi menjadi salah satu pilar utamanya. Namun, implementasi yang efektif tidaklah mudah. Diperlukan sumber daya manusia yang kompeten, infrastruktur yang memadai, serta kerangka regulasi yang adaptif. Tantangan terbesar seringkali terletak pada kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi secara optimal.
Mengingat urgensi dan kompleksitas tersebut, Pusat Edukasi Indonesia hadir untuk memfasilitasi peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek) yang komprehensif. Bimtek ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam merumuskan, merencanakan, dan mengimplementasikan inisiatif Smart City dan Smart Government berbasis TI. Dengan pemahaman yang kuat tentang konsep dan praktik terbaik, diharapkan pemerintah daerah dapat mempercepat transformasi digital mereka, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warganya, dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik secara signifikan.
Definisi Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
Bimtek Smart City dan Smart Government berbasis TI adalah program pelatihan dan pendampingan yang dirancang untuk membekali aparatur sipil negara (ASN) serta pemangku kepentingan terkait dengan pengetahuan dan keterampilan komprehensif mengenai konsep, strategi, dan implementasi teknologi informasi dalam pembangunan kota cerdas dan tata kelola pemerintahan cerdas. Program ini secara khusus menyoroti penggunaan teknologi informasi sebagai tulang punggung untuk mencapai efisiensi, transparansi, dan inovasi dalam pelayanan publik serta pengelolaan kota. Tujuannya adalah untuk mendorong transformasi digital yang sistematis dan berkelanjutan.
Konsep Smart City merujuk pada pengembangan kota yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk, mengoptimalkan kinerja operasional perkotaan, serta memastikan keberlanjutan lingkungan. Ini mencakup berbagai domain seperti transportasi cerdas, energi cerdas, lingkungan cerdas, kesehatan cerdas, dan keamanan cerdas. Implementasi teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data, kecerdasan buatan (AI), dan komputasi awan menjadi kunci dalam mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Pendekatan ini bertujuan menciptakan kota yang responsif terhadap kebutuhan warganya.
Sementara itu, Smart Government adalah inisiatif yang fokus pada penggunaan TIK untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini melibatkan digitalisasi proses birokrasi, penyediaan layanan publik berbasis elektronik (e-government), serta pemanfaatan data untuk perumusan kebijakan yang lebih baik. Smart Government bertujuan untuk mengurangi birokrasi, meningkatkan aksesibilitas layanan bagi masyarakat, dan mendorong partisipasi publik dalam proses pemerintahan. Implementasi sistem informasi terintegrasi dan platform kolaborasi menjadi elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan inovatif.
Kombinasi antara Smart City dan Smart Government berbasis TI adalah sinergi yang tak terpisahkan dalam mewujudkan transformasi digital yang menyeluruh. Smart Government menyediakan fondasi tata kelola yang efisien dan responsif, sementara Smart City berfokus pada aplikasi teknologi untuk peningkatan kualitas lingkungan perkotaan dan kehidupan masyarakat secara langsung. Bimtek Smart City dan Smart Government ini mengintegrasikan kedua konsep ini, memastikan bahwa peserta memiliki pemahaman holistik tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menciptakan ekosistem digital yang terpadu dan berkelanjutan. Hal ini penting untuk mengatasi tantangan perkotaan modern.
Peran dan Pentingnya Bimtek Smart City dan Smart Government
- Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Praktis: Bimtek Smart City dan Smart Government sangat penting untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta mengenai konsep dasar, pilar-pilar, serta elemen-elemen kunci dari Smart City dan Smart Government. Peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis tentang studi kasus dan best practice dari berbagai daerah yang telah berhasil mengimplementasikan inisiatif serupa. Ini termasuk pemahaman tentang arsitektur teknologi, model tata kelola, dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses implementasi.
- Mengembangkan Kapasitas Perencanaan Strategis: Program ini membekali peserta dengan kemampuan untuk menyusun rencana induk (master plan) Smart City dan Smart Government yang komprehensif dan terukur. Ini mencakup identifikasi kebutuhan daerah, perumusan visi dan misi, penetapan tujuan strategis, serta penentuan prioritas program dan proyek. Peserta diajarkan metode analisis situasi, perumusan indikator kinerja utama (KPI), serta penyusunan peta jalan (roadmap) implementasi yang realistis dan adaptif terhadap kondisi lokal. Kemampuan perencanaan strategis ini sangat vital untuk keberhasilan inisiatif jangka panjang.
- Mendorong Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi: Bimtek Smart City dan Smart Government ini berperan krusial dalam mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi informasi terbaru seperti Internet of Things (IoT), Big Data Analytics, Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, dan blockchain. Peserta akan memahami bagaimana teknologi ini dapat diintegrasikan untuk menciptakan solusi inovatif dalam berbagai sektor, mulai dari transportasi cerdas, pengelolaan limbah, sistem keamanan, hingga pelayanan publik berbasis digital. Penekanan diberikan pada bagaimana teknologi dapat menjadi enabler untuk peningkatan efisiensi dan kualitas layanan.
- Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pelayanan Publik: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang transformasi digital, peserta akan mampu mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Ini meliputi digitalisasi proses perizinan, pengembangan platform layanan terpadu, serta optimalisasi alokasi sumber daya. Smart Government yang efektif akan mengurangi waktu tunggu, memangkas birokrasi, dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah. Penggunaan data juga memungkinkan evaluasi kinerja yang lebih akurat dan perbaikan berkelanjutan.
- Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel: Bimtek Smart City dan Smart Government berkontribusi pada penciptaan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Peserta akan mempelajari bagaimana sistem informasi dapat digunakan untuk mempublikasikan data dan informasi kepada publik, mendorong partisipasi masyarakat, serta mencegah praktik korupsi. Pemanfaatan teknologi juga memungkinkan audit yang lebih mudah dan pemantauan kinerja yang berkelanjutan, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Transparansi adalah kunci untuk pemerintahan yang baik.
- Mengoptimalkan Penggunaan Sumber Daya dan Anggaran: Dengan pendekatan Smart City dan Smart Government, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi area-area di mana sumber daya dan anggaran dapat dialokasikan secara lebih efisien. Misalnya, melalui sistem manajemen energi cerdas, penggunaan energi dapat dioptimalkan, atau melalui sistem transportasi cerdas, kemacetan dapat dikurangi sehingga menghemat waktu dan biaya. Bimtek Smart City dan Smart Government ini memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat membantu pengambilan keputusan berbasis data untuk alokasi sumber daya yang optimal.
- Membangun Ekosistem Kolaboratif: Implementasi Smart City dan Smart Government memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat. Bimtek Smart City dan Smart Government ini akan menekankan pentingnya membangun ekosistem kolaboratif ini, serta bagaimana teknologi dapat memfasilitasi pertukaran informasi dan koordinasi antarpihak. Peserta akan memahami model kemitraan publik-swasta (PPP) yang efektif dalam konteks proyek-proyek Smart City, serta bagaimana mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah mereka.
Materi Bimtek Smart City dan Smart Government
- Pengantar Konsep Smart City dan Smart Government: Materi ini akan membahas secara mendalam definisi, pilar-pilar utama, serta komponen esensial dari Smart City dan Smart Government. Peserta akan diperkenalkan pada berbagai model implementasi yang berhasil di tingkat nasional dan internasional, termasuk studi kasus yang relevan. Pembahasan juga meliputi tren global dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kota dan pemerintahan cerdas di era digital. Pemahaman awal ini sangat krusial sebagai fondasi.
- Perencanaan dan Strategi Implementasi Smart City dan Smart Government: Bagian ini fokus pada metodologi penyusunan rencana induk (master plan) Smart City dan Smart Government yang holistik. Materi mencakup tahapan analisis kebutuhan, perumusan visi dan misi, penentuan tujuan strategis, identifikasi prioritas sektor, serta penyusunan peta jalan implementasi yang terukur. Pembahasan juga akan menyentuh aspek-aspek penting seperti kerangka regulasi, kelembagaan, dan pembiayaan untuk memastikan keberlanjutan program.
- Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Smart City dan Smart Government: Materi inti ini akan mengupas tuntas peran dan aplikasi berbagai teknologi canggih. Ini meliputi Internet of Things (IoT) untuk pengumpulan data real-time, Big Data Analytics untuk analisis prediktif, Artificial Intelligence (AI) untuk otomatisasi dan pengambilan keputusan cerdas, Cloud Computing untuk efisiensi infrastruktur, serta Blockchain untuk keamanan dan transparansi. Peserta akan memahami bagaimana teknologi ini diintegrasikan untuk menciptakan solusi inovatif di berbagai domain Smart City dan Smart Government.
- Tata Kelola Data dan Keamanan Informasi: Dalam ekosistem Smart City dan Smart Government, data adalah aset yang sangat berharga. Materi ini akan membahas prinsip-prinsip tata kelola data yang baik, mulai dari pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, hingga pemanfaatan data secara etis dan aman. Aspek keamanan informasi dan perlindungan data pribadi juga akan ditekankan, termasuk standar ISO dan regulasi terkait. Pemahaman tentang keamanan siber sangat penting untuk mencegah risiko kebocoran data dan serangan siber.
- Pengembangan Layanan Publik Digital (e-Government): Materi ini berfokus pada transformasi layanan publik melalui platform digital. Peserta akan mempelajari berbagai model e-government, mulai dari Government-to-Citizen (G2C), Government-to-Business (G2B), hingga Government-to-Government (G2G). Pembahasan meliputi strategi pengembangan aplikasi dan portal layanan terpadu, integrasi sistem, serta optimalisasi user experience. Tujuannya adalah menciptakan layanan yang lebih cepat, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
- Indikator Kinerja Utama (KPI) dan Pengukuran Keberhasilan Smart City dan Smart Government: Bagian ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang bagaimana mengukur dan mengevaluasi keberhasilan inisiatif Smart City dan Smart Government. Materi meliputi perumusan indikator kinerja utama (KPI) yang relevan, metode pengumpulan data untuk pengukuran, serta analisis hasil evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan. Pemahaman tentang KPI sangat penting untuk memastikan bahwa program yang dijalankan memberikan dampak yang terukur dan signifikan.
- Studi Kasus dan Best Practice Implementasi Smart City dan Smart Government: Materi ini akan menyajikan berbagai studi kasus sukses dari daerah lain, baik di Indonesia maupun di luar negeri, yang telah berhasil mengimplementasikan Smart City dan Smart Government. Analisis studi kasus akan mencakup tantangan yang dihadapi, strategi yang diterapkan, serta pelajaran yang dapat diambil. Diskusi interaktif akan memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman dan mengidentifikasi solusi yang relevan dengan konteks daerah mereka.
- Kerangka Hukum dan Regulasi Terkait Smart City dan Smart Government: Materi ini membahas kerangka hukum dan regulasi yang relevan dengan pengembangan Smart City dan Smart Government di Indonesia. Ini mencakup undang-undang, peraturan pemerintah, dan kebijakan teknis yang mengatur tentang pemerintahan elektronik, perlindungan data pribadi, dan pemanfaatan teknologi informasi. Pemahaman tentang aspek hukum sangat penting untuk memastikan bahwa setiap implementasi sesuai dengan koridor regulasi yang berlaku.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Smart City dan Smart Government
Tujuan
- Meningkatkan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN): Tujuan utama Bimtek Smart City dan Smart Government adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ASN dalam merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola program Smart City dan Smart Government. Ini mencakup pemahaman mendalam tentang konsep teknologi, strategi perencanaan, serta tantangan operasional. Peningkatan kompetensi ini vital untuk memastikan bahwa ASN memiliki kapasitas yang memadai untuk memimpin transformasi digital di daerah mereka.
- Mendorong Perumusan Kebijakan yang Berbasis Data dan Teknologi: Bimtek Smart City dan Smart Government bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan merumuskan kebijakan publik yang inovatif dan berbasis bukti. Dengan pemahaman tentang analitik data dan penggunaan teknologi informasi, peserta akan mampu mengidentifikasi masalah, menganalisis data, dan merumuskan solusi kebijakan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ini akan mendorong pengambilan keputusan yang lebih strategis dan efisien.
- Mempercepat Implementasi Program Smart City dan Smart Government di Daerah: Salah satu tujuan krusial adalah mempercepat adopsi dan implementasi inisiatif Smart City dan Smart Government di berbagai daerah di Indonesia. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Bimtek Smart City dan Smart Government, peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan program-program digitalisasi di lingkungan kerja mereka, mengatasi hambatan teknis dan non-teknis, serta memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
- Membangun Jaringan dan Kolaborasi Antar Daerah: Bimtek Smart City dan Smart Government ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pembangunan jaringan kerja (networking) dan kolaborasi antar peserta dari berbagai daerah. Ini memungkinkan pertukaran informasi, berbagi pengalaman, dan identifikasi best practice yang dapat direplikasi. Jaringan ini sangat berharga untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan dan mendorong sinergi antar pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kota dan pemerintahan cerdas secara nasional.
Manfaat
- Peningkatan Efisiensi dan Kualitas Layanan Publik: Dengan pemahaman yang mendalam dari Bimtek Smart City dan Smart Government, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan proses bisnis dan menyediakan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan mudah diakses. Digitalisasi layanan akan mengurangi birokrasi, mempercepat waktu pelayanan, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan masyarakat. Contohnya adalah layanan perizinan online atau sistem pengaduan terpadu yang responsif.
- Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik Berbasis Data: Bimtek Smart City dan Smart Government ini membekali peserta dengan kemampuan untuk memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan akses terhadap data real-time dan analitik yang canggih, pemerintah dapat membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran, mengidentifikasi tren, dan merespons masalah dengan lebih cepat dan efektif. Ini akan mengurangi kebijakan yang spekulatif dan meningkatkan akurasi perencanaan.
- Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintahan: Implementasi Smart Government yang diajarkan dalam Bimtek Smart City dan Smart Government ini akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan sistem informasi yang terbuka, masyarakat dapat memantau kinerja pemerintah, mengakses informasi publik, dan berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Ini akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan mengurangi potensi praktik korupsi.
- Peningkatan Daya Saing dan Keberlanjutan Daerah: Daerah yang berhasil mengimplementasikan Smart City dan Smart Government akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Lingkungan yang cerdas dan tata kelola yang efisien akan menarik investasi, mendorong inovasi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ini akan menciptakan daerah yang lebih maju, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan global, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
- Penghematan Anggaran dan Optimalisasi Sumber Daya: Melalui penerapan konsep Smart City dan Smart Government, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi area-area di mana penghematan anggaran dapat dilakukan, misalnya melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah yang lebih baik, atau optimalisasi rute transportasi. Bimtek Smart City dan Smart Government ini memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat membantu mengidentifikasi dan mengimplementasikan langkah-langkah penghematan yang signifikan, sehingga sumber daya dapat dialokasikan untuk prioritas lain.
Kesimpulan Bimtek Smart City dan Smart Government
Bimtek Smart City dan Smart Government berbasis TI adalah investasi krusial bagi masa depan tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota di Indonesia. Program ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan sebuah katalisator untuk transformasi digital yang menyeluruh, mendorong pemerintah daerah untuk menjadi lebih adaptif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memimpin implementasi inisiatif Smart City dan Smart Government di daerah masing-masing, memastikan bahwa teknologi dimanfaatkan secara optimal untuk kemajuan.
Urgensi dari Bimtek Smart City dan Smart Government ini semakin terasa mengingat pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan perkotaan yang semakin kompleks. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keniscayaan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik, layanan publik yang prima, dan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Melalui kolaborasi antara Pusat Edukasi Indonesia dan pemerintah daerah, kita dapat bersama-sama membangun fondasi yang kokoh bagi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing di era digital. Keberhasilan implementasi Smart City dan Smart Government akan menjadi cerminan dari kesiapan daerah dalam menghadapi masa depan.
Oleh karena itu, kami mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk berpartisipasi aktif dalam Bimtek Smart City dan Smart Government yang kami selenggarakan. Jadikan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Smart City dan Smart Government di wilayah Anda. Bersama Pusat Edukasi Indonesia, mari kita wujudkan pemerintahan yang adaptif dan kota yang cerdas demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Mari kita jadikan teknologi sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih baik.

Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Smart City dan Smart Government Berbasis TI untuk Transformasi Digital
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

