Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Pelatihan Bimtek SIMONA sangat penting untuk mengoptimalkan pengelolaan SDM, analisa jabatan, serta monitoring dan evaluasi kinerja. Dapatkan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis untuk reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Ikuti Bimtek SIMONA sekarang untuk SDM yang profesional dan berdaya saing!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

353 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja. Dalam era digital yang terus berkembang pesat seperti saat ini, efisiensi dan produktivitas menjadi dua pilar utama dalam mencapai keberhasilan organisasi. Sektor publik, khususnya lembaga pemerintahan, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa sumber daya manusia yang dimiliki dapat bekerja secara optimal demi melayani masyarakat. Peningkatan kinerja individu dan kolektif menjadi krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berintegritas. Salah satu inisiatif strategis yang telah terbukti efektif dalam mendukung upaya ini adalah Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan (SIMONA).

Bimtek SIMONA dirancang untuk membekali para pegawai negeri sipil (PNS) dan pejabat terkait dengan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam mengimplementasikan sebuah sistem yang komprehensif. Sistem ini berfokus pada analisis jabatan, monitoring kinerja, dan evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan setiap unit kerja dapat mengidentifikasi potensi pengembangan, mengatasi hambatan kinerja, serta membuat keputusan berbasis data yang akurat dan tepat sasaran. Pentingnya Bimtek SIMONA tidak hanya terletak pada transfer pengetahuan teknis, tetapi juga pada pembentukan pola pikir proaktif dalam mengelola sumber daya manusia.

Urgensi pelaksanaan Bimtek SIMONA semakin terasa mengingat dinamika tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap akuntabilitas dan transparansi kinerja pemerintah. Reformasi birokrasi yang sedang gencar dilakukan di Indonesia menuntut adanya perbaikan sistemik dalam pengelolaan kepegawaian. SIMONA hadir sebagai solusi inovatif yang memungkinkan pemetaan kompetensi, penilaian kinerja objektif, dan perencanaan pengembangan karir yang lebih terarah. Dengan demikian, investasi dalam Bimtek SIMONA merupakan langkah fundamental untuk menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berdaya saing.

Lebih lanjut, implementasi Bimtek SIMONA diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan klasik dalam manajemen kepegawaian. Permasalahan seperti penempatan yang tidak sesuai, penilaian kinerja subjektif, serta kurangnya data akurat untuk pengambilan keputusan seringkali menghambat optimalisasi potensi individu. Melalui Bimtek SIMONA, diharapkan akan tercipta ekosistem kerja yang lebih terukur, adil, dan transparan. Ini pada akhirnya akan mendorong setiap individu untuk berkontribusi maksimal dan memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh individu yang paling kompeten.


Definisi Bimtek SIMONA

Bimtek SIMONA atau Bimbingan Teknis Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan adalah suatu program pelatihan terstruktur yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis kepada peserta terkait implementasi sistem SIMONA. Sistem ini merupakan sebuah kerangka kerja terpadu yang memadukan tiga elemen kunci: monitoring, evaluasi, dan analisa jabatan. Tujuannya adalah untuk menciptakan suatu mekanisme yang sistematis dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan, memastikan efektivitas dan efisiensi operasional.

Secara etimologi, Bimtek merupakan akronim dari Bimbingan Teknis, yang secara luas diartikan sebagai kegiatan pembinaan atau pelatihan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kompetensi teknis suatu bidang. Sementara itu, SIMONA adalah singkatan dari Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan. Kombinasi dari kedua istilah ini merepresentasikan sebuah program yang tidak hanya mentransfer pengetahuan tentang sistem, melainkan juga melatih peserta untuk secara aktif menggunakan dan mengembangkan sistem tersebut dalam konteks pekerjaan sehari-hari.

Sistem Monitoring dalam SIMONA merujuk pada proses pengamatan dan pencatatan data secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi jabatan. Proses ini mencakup pelacakan progres pekerjaan, penggunaan sumber daya, dan kepatuhan terhadap prosedur standar operasional. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi masalah sedini mungkin dan memastikan bahwa semua aktivitas berjalan sesuai rencana. Data yang terkumpul dari proses monitoring menjadi dasar penting untuk tahapan evaluasi selanjutnya.

Evaluasi dalam konteks SIMONA adalah proses penilaian sistematis terhadap kinerja individu, unit kerja, atau program berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Tahap ini melibatkan analisis data yang dikumpulkan selama monitoring untuk mengukur tingkat pencapaian tujuan, mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Evaluasi yang objektif sangat krusial untuk membuat keputusan strategis dan merumuskan kebijakan yang lebih baik di masa mendatang.

Analisa Jabatan, komponen ketiga dari SIMONA, adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mencatat informasi tentang isi, persyaratan, dan konteks suatu pekerjaan. Ini melibatkan identifikasi tugas, tanggung jawab, kondisi kerja, serta kualifikasi yang dibutuhkan untuk berhasil dalam suatu jabatan. Hasil analisa jabatan menjadi dasar untuk rekrutmen, penempatan, pengembangan karir, dan penyusunan struktur organisasi yang lebih efisien dan efektif.

Secara keseluruhan, Bimtek SIMONA adalah jembatan penghubung antara teori dan praktik dalam manajemen sumber daya manusia. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana setiap komponen SIMONA saling terhubung dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya untuk meningkatkan kinerja institusi secara berkelanjutan dan terukur.


Peran dan Pentingnya Bimtek SIMONA

Peran dan pentingnya Bimtek SIMONA sangat signifikan dalam konteks peningkatan kinerja organisasi, khususnya di lingkungan pemerintahan. Program ini bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Berikut adalah beberapa poin utama mengenai peran dan pentingnya Bimtek SIMONA:

  • Optimalisasi Penempatan dan Pemanfaatan Sumber Daya Manusia: Bimtek SIMONA membekali peserta dengan kemampuan untuk melakukan analisa jabatan secara akurat. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa setiap pegawai ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasinya. Penempatan yang tepat akan meningkatkan efektivitas kerja, mengurangi turnover, dan memaksimalkan kontribusi individu terhadap tujuan organisasi. Dengan Bimtek SIMONA, proses penempatan menjadi lebih berbasis data.

  • Peningkatan Objektivitas dalam Penilaian Kinerja: Salah satu tantangan terbesar dalam manajemen kinerja adalah subjektivitas dalam penilaian. Bimtek SIMONA mengajarkan metodologi monitoring dan evaluasi yang terstruktur dan terukur. Ini memungkinkan adanya indikator kinerja yang jelas, kriteria penilaian yang transparan, dan pengumpulan data yang objektif. Hasilnya, penilaian kinerja menjadi lebih adil dan dapat dipertanggungjawabkan, mendorong pegawai untuk bekerja lebih baik.

  • Pengembangan Karir dan Kompetensi Berkelanjutan: Melalui Bimtek SIMONA, peserta akan memahami bagaimana mengidentifikasi kesenjangan kompetensi pada individu dan unit kerja. Informasi ini menjadi dasar untuk merencanakan program pengembangan karir yang relevan dan pelatihan yang sesuai kebutuhan. Dengan demikian, Bimtek SIMONA berperan dalam menciptakan budaya belajar berkelanjutan dan peningkatan kompetensi di seluruh organisasi, sehingga SDM selalu relevan.

  • Pengambilan Keputusan Berbasis Data yang Akurat: Sistem monitoring dan evaluasi yang diajarkan dalam Bimtek SIMONA menyediakan data dan informasi yang valid dan reliabel. Data ini sangat penting bagi pimpinan dalam mengambil keputusan strategis terkait promosi, mutasi, restrukturisasi organisasi, atau alokasi sumber daya. Keputusan yang didasarkan pada data akurat akan jauh lebih efektif dan berdampak positif bagi organisasi secara keseluruhan.

  • Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas: Dengan adanya sistem monitoring dan evaluasi yang jelas, kinerja individu maupun unit kerja dapat dipantau secara transparan. Hal ini meningkatkan akuntabilitas setiap elemen dalam organisasi. Pegawai akan lebih memahami ekspektasi dan standar kinerja yang diharapkan, sementara pimpinan dapat dengan mudah melacak progres dan memberikan umpan balik yang konstruktif secara berkala, menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparan.

  • Efisiensi Operasional dan Pengurangan Pemborosan: Analisa jabatan yang mendalam melalui Bimtek SIMONA dapat mengidentifikasi tugas-tugas yang tumpang tindih, proses yang tidak efisien, atau jabatan yang kurang relevan. Dengan merampingkan struktur dan proses kerja, organisasi dapat mencapai efisiensi operasional yang lebih tinggi. Ini berarti penggunaan sumber daya, baik waktu maupun anggaran, menjadi lebih efektif dan terhindar dari pemborosan yang tidak perlu, sehingga lebih produktif.

  • Mendukung Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik: Bimtek SIMONA merupakan instrumen penting dalam mendukung agenda reformasi birokrasi. Dengan meningkatkan profesionalisme ASN, objektivitas dalam pengelolaan kepegawaian, dan pengambilan keputusan berbasis data, SIMONA berkontribusi pada penciptaan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani. Ini adalah langkah konkret menuju pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan berintegritas.

  • Peningkatan Motivasi dan Keterlibatan Pegawai: Ketika pegawai merasa bahwa kinerja mereka dinilai secara adil dan ada peluang pengembangan karir yang jelas, motivasi dan keterlibatan mereka akan meningkat. Bimtek SIMONA, dengan penekanannya pada objektivitas dan pengembangan, dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif. Pegawai akan merasa lebih dihargai dan memiliki tujuan yang jelas, yang pada akhirnya meningkatkan loyalitas dan produktivitas secara keseluruhan.

Pentingnya Bimtek SIMONA tidak hanya terbatas pada aspek teknis, melainkan juga pada pembentukan budaya kerja yang lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil. Ini adalah fondasi penting untuk mencapai kinerja organisasi yang unggul dan berkelanjutan di masa depan.


Materi Bimtek SIMONA

Materi Bimtek SIMONA dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam mengimplementasikan sistem monitoring, evaluasi, dan analisa jabatan. Setiap modul dirancang untuk saling melengkapi, memastikan pemahaman yang holistik. Berikut adalah rincian materi yang biasanya tercakup dalam Bimtek SIMONA:

  • Konsep Dasar dan Filosofi SIMONA: Materi ini memperkenalkan peserta pada landasan teoritis dan prinsip-prinsip dasar di balik Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan. Pembahasan mencakup pentingnya manajemen kinerja, peran analisa jabatan dalam optimalisasi sumber daya manusia, serta bagaimana monitoring dan evaluasi menjadi alat strategis untuk pengambilan keputusan. Peserta akan memahami mengapa SIMONA menjadi kunci dalam peningkatan kinerja organisasi, memberikan konteks yang kuat untuk materi selanjutnya.

  • Regulasi dan Kebijakan Terkait Manajemen ASN: Modul ini fokus pada dasar hukum dan peraturan perundang-undangan yang relevan dengan manajemen aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang berkaitan dengan analisa jabatan, penilaian kinerja, dan pengembangan kompetensi. Pemahaman terhadap regulasi ini penting agar implementasi SIMONA selaras dengan kerangka hukum yang berlaku, menghindari potensi kesalahan atau ketidaksesuaian. Pembahasan meliputi Undang-Undang ASN, peraturan pemerintah, dan kebijakan teknis terkait.

  • Metodologi Analisa Jabatan: Materi ini merupakan inti dari komponen “Analisa Jabatan” dalam SIMONA. Peserta akan diajarkan berbagai metode dan teknik untuk melakukan analisa jabatan, termasuk pengumpulan data (wawancara, kuesioner, observasi), identifikasi tugas dan tanggung jawab, serta penentuan syarat jabatan (pengetahuan, keterampilan, kemampuan, karakteristik pribadi). Modul ini juga membahas penyusunan uraian jabatan dan spesifikasi jabatan yang akurat dan komprehensif, sebagai dasar untuk semua fungsi manajemen SDM lainnya.

  • Penyusunan Peta Jabatan dan Analisis Beban Kerja: Setelah memahami analisa jabatan, peserta akan diajarkan cara menyusun peta jabatan organisasi. Peta jabatan adalah visualisasi struktur organisasi yang menunjukkan posisi, hubungan antar jabatan, dan hirarki. Selain itu, materi ini juga mencakup analisis beban kerja, yaitu proses mengukur volume pekerjaan dan menentukan jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut secara efisien. Ini membantu dalam perencanaan kebutuhan SDM dan alokasi sumber daya yang optimal.

  • Teknik Monitoring Kinerja Individu dan Organisasi: Modul ini fokus pada komponen “Monitoring” dalam SIMONA. Peserta akan mempelajari berbagai teknik dan alat untuk memantau kinerja, baik pada level individu maupun unit kerja. Materi meliputi penentuan indikator kinerja kunci (IKK), metode pengumpulan data kinerja secara berkala, serta penggunaan dashboard atau sistem informasi untuk visualisasi data. Penekanan diberikan pada monitoring yang proaktif untuk mengidentifikasi deviasi dan intervensi dini.

  • Metode Evaluasi Kinerja dan Penilaian Pegawai: Bagian ini membahas komponen “Evaluasi” dalam SIMONA. Peserta akan mendalami metode evaluasi kinerja yang objektif, termasuk sistem key performance indicator (KPI), skala penilaian, dan mekanisme umpan balik. Materi juga mencakup cara menyusun laporan evaluasi kinerja yang informatif, mengidentifikasi area kekuatan dan kelemahan, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Penilaian yang adil adalah kunci untuk meningkatkan motivasi dan kinerja.

  • Penggunaan Aplikasi dan Sistem Informasi Pendukung SIMONA: Dalam era digital, implementasi SIMONA seringkali didukung oleh aplikasi atau sistem informasi khusus. Materi ini akan memperkenalkan peserta pada fitur-fitur utama dari sistem tersebut, cara menginput data, melakukan analisis, dan menghasilkan laporan. Pelatihan hands-on atau simulasi penggunaan sistem akan menjadi bagian integral dari modul ini untuk memastikan peserta memiliki keterampilan praktis dalam mengoperasikan alat bantu digital.

  • Manajemen Risiko dan Tantangan Implementasi SIMONA: Setiap implementasi sistem baru pasti menghadapi tantangan. Materi ini membahas potensi risiko yang mungkin muncul selama implementasi SIMONA, seperti resistensi pegawai, keterbatasan data, atau masalah teknis. Peserta akan diajarkan strategi mitigasi risiko dan cara mengatasi hambatan agar implementasi SIMONA dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Ini mempersiapkan peserta menghadapi realitas di lapangan.

  • Studi Kasus dan Best Practices: Untuk memperkaya pemahaman, Bimtek SIMONA seringkali menyertakan studi kasus dari instansi yang telah berhasil mengimplementasikan SIMONA atau sistem serupa. Pembahasan best practices ini memberikan wawasan praktis dan inspirasi bagi peserta untuk menerapkan konsep SIMONA di lingkungan kerja masing-masing. Diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antar peserta juga menjadi bagian penting dari modul ini.

Seluruh materi ini dirancang untuk memastikan bahwa peserta Bimtek SIMONA tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia di institusi mereka.


Tujuan dan Manfaat Bimtek SIMONA

Bimtek SIMONA memiliki tujuan dan manfaat yang sangat strategis bagi peningkatan kinerja individu dan organisasi, khususnya di sektor publik. Tujuan utama dari program ini adalah untuk membangun kapasitas dan kapabilitas aparatur sipil negara dalam mengelola sumber daya manusia secara efektif dan efisien. Sementara itu, manfaat yang dihasilkan akan terasa secara menyeluruh, baik bagi individu, unit kerja, maupun organisasi secara keseluruhan. Berikut adalah rincian tujuan dan manfaat Bimtek SIMONA:

Tujuan:

  • Meningkatkan Pemahaman Konseptual: Memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai konsep, prinsip, dan filosofi dasar Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan (SIMONA). Ini mencakup definisi masing-masing komponen, keterkaitannya, dan bagaimana sistem ini berkontribusi terhadap manajemen kinerja yang lebih baik. Pemahaman konseptual yang kuat adalah fondasi untuk implementasi yang sukses dan berkelanjutan.
  • Mengembangkan Keterampilan Teknis: Membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam melakukan analisa jabatan, menyusun peta jabatan, melakukan analisis beban kerja, serta merancang dan melaksanakan sistem monitoring dan evaluasi kinerja. Keterampilan ini penting untuk memastikan peserta mampu mengaplikasikan teori ke dalam praktik. Pelatihan hands-on dan simulasi merupakan bagian integral untuk mencapai tujuan ini.
  • Mendorong Penerapan Sistematis: Memotivasi dan memampukan peserta untuk menerapkan SIMONA secara sistematis dan berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing. Tujuan ini menekankan pentingnya adopsi SIMONA sebagai bagian dari budaya kerja organisasi, bukan hanya sebagai proyek sesaat. Ini mencakup pengembangan rencana aksi implementasi dan strategi keberlanjutan.
  • Menciptakan Sumber Daya Manusia yang Kompeten: Membangun tim ahli atau individu yang kompeten di bidang analisa jabatan, monitoring, dan evaluasi kinerja di setiap instansi. Dengan demikian, akan ada individu yang menjadi agent of change dan resource person dalam internal organisasi, yang dapat terus mengembangkan dan menyempurnakan implementasi SIMONA di masa mendatang.

Manfaat:

  • Bagi Individu Pegawai:

    • Peningkatan Pemahaman Tugas dan Tanggung Jawab: Pegawai akan memiliki uraian jabatan yang jelas, sehingga lebih memahami tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya. Hal ini mengurangi ambiguitas dan meningkatkan fokus kerja.
    • Penilaian Kinerja yang Lebih Adil dan Transparan: Dengan adanya sistem monitoring dan evaluasi yang objektif, pegawai merasa penilaian kinerjanya lebih adil, yang dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja.
    • Kesempatan Pengembangan Karir yang Jelas: Hasil analisa jabatan dan evaluasi kinerja dapat menunjukkan area pengembangan kompetensi yang dibutuhkan, membuka peluang untuk pelatihan yang relevan dan jalur karir yang lebih terarah.
    • Peningkatan Profesionalisme: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang peran mereka dan bagaimana kinerja dinilai, pegawai akan termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
  • Bagi Unit Kerja/Departemen:

    • Alokasi Sumber Daya yang Lebih Efisien: Unit kerja dapat mengoptimalkan penempatan pegawai sesuai dengan kebutuhan dan beban kerja, menghindari overstaffing atau understaffing.
    • Peningkatan Produktivitas Tim: Dengan tugas yang terdefinisi jelas dan monitoring yang efektif, tim dapat bekerja lebih terarah dan produktif, mencapai target yang ditetapkan dengan lebih efisien.
    • Basis Data untuk Perencanaan: Tersedianya data kinerja yang akurat menjadi dasar bagi unit kerja untuk menyusun rencana strategis, program kerja, dan anggaran yang lebih realistis dan efektif.
    • Pengambilan Keputusan Manajerial yang Lebih Baik: Pimpinan unit kerja dapat membuat keputusan yang lebih tepat terkait rotasi, promosi, atau pengembangan pegawai berdasarkan data dan analisis yang komprehensif.
  • Bagi Organisasi/Instansi Pemerintah:

    • Peningkatan Kinerja Organisasi Secara Keseluruhan: Dengan optimalisasi sumber daya manusia dan sistem pengelolaan kinerja yang solid, organisasi akan mampu mencapai tujuan strategisnya dengan lebih baik.
    • Mendukung Reformasi Birokrasi: SIMONA menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, dan transparan, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional.
    • Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi: Sistem yang terstruktur memastikan setiap individu dan unit kerja bertanggung jawab atas kinerjanya, serta memudahkan pelaporan kepada publik atau stakeholder.
    • Penghematan Anggaran dan Efisiensi Biaya: Dengan penempatan yang tepat dan optimalisasi beban kerja, organisasi dapat mengurangi pemborosan sumber daya dan biaya operasional yang tidak perlu.
    • Citra Positif Organisasi: Organisasi yang mampu mengelola sumber daya manusianya secara profesional dan transparan akan mendapatkan kepercayaan lebih dari masyarakat dan stakeholder lainnya.

Secara keseluruhan, Bimtek SIMONA adalah investasi jangka panjang yang memberikan dampak positif berkelanjutan bagi pembangunan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan kinerja organisasi di sektor publik.


Kesimpulan

Bimtek SIMONA telah terbukti menjadi sebuah inisiatif yang krusial dan memiliki dampak transformatif dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Melalui serangkaian materi yang komprehensif, mulai dari konsep dasar hingga teknik praktis monitoring, evaluasi, dan analisa jabatan, Bimtek SIMONA membekali para peserta dengan pemahaman mendalam serta keterampilan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan sebuah sistem manajemen kinerja yang efektif. Pentingnya Bimtek SIMONA tidak hanya terletak pada peningkatan kapasitas individu, melainkan juga pada kontribusinya yang signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi secara menyeluruh, mendukung agenda reformasi birokrasi, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Implementasi Bimtek SIMONA menjamin bahwa setiap jabatan diisi oleh individu yang paling sesuai, penilaian kinerja menjadi lebih objektif dan transparan, serta keputusan strategis dapat diambil berdasarkan data yang akurat. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, investasi dalam Bimtek SIMONA adalah langkah progresif untuk membangun aparatur sipil negara yang profesional, kompeten, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Adalah waktu yang tepat bagi setiap instansi untuk merangkul inovasi ini dan mengintegrasikan Bimtek SIMONA sebagai bagian integral dari strategi pengembangan sumber daya manusia mereka.

Oleh karena itu, kami mengajak seluruh instansi pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk tidak ragu berinvestasi dalam program Bimtek SIMONA. Ikuti Bimtek SIMONA sekarang juga! Jadikan Bimtek SIMONA sebagai fondasi untuk mewujudkan birokrasi yang lebih efisien, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mari bersama-sama menciptakan pemerintahan yang unggul melalui pengelolaan sumber daya manusia yang berbasis data dan profesional. Dengan Bimtek SIMONA, peningkatan kinerja bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah realitas yang dapat kita wujudkan bersama demi kemajuan bangsa.

Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Metode Bimtek SIMONA

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek SIMONA:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek SIMONA

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek SIMONA

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Bimtek SIMONA:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Pelatihan SIMONA

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Bimtek SIMONA: Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan Terbaik untuk Meningkatkan Kinerja

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)