Bimtek SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) Terintegrasi OSS-RBA Terbaru 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimbingan Teknis (Bimtek) SIMBG Terintegrasi OSS-RBA Tahun 2025 merupakan pelatihan strategis yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis dalam perizinan bangunan gedung berbasis digital dan risiko. Melalui materi komprehensif, peserta akan mampu mengoperasikan sistem SIMBG secara efektif, memahami regulasi terbaru, serta mempercepat proses perizinan PBG dan SLF. Bimtek ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan tata kelola perizinan yang transparan, akuntabel, dan mendukung percepatan pembangunan nasional.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) Terintegrasi OSS-RBA Terbaru 2025

Bimtek SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) Terintegrasi OSS-RBA Terbaru 2025
Bimtek SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) Terintegrasi OSS-RBA Terbaru 2025. Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan nasional dan peningkatan kualitas tata kelola perizinan bangunan gedung di Indonesia, pemerintah telah melakukan terobosan besar melalui transformasi digital. Salah satu inisiatif strategis yang menjadi sorotan adalah penguatan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) yang kini terintegrasi dengan sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA). Sistem ini tidak hanya mempermudah proses pengajuan izin, tetapi juga memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pelayanan publik yang menyangkut bangunan gedung.
Penggunaan SIMBG menjadi semakin relevan seiring diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, sebagai peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Peraturan ini menetapkan standar teknis, prosedural, dan administratif yang wajib diikuti dalam proses pembangunan dan pengelolaan bangunan gedung. Oleh karena itu, pemahaman terhadap mekanisme SIMBG serta keterkaitannya dengan OSS-RBA menjadi sangat penting bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat umum.
Tidak dapat dipungkiri, proses perizinan mendirikan bangunan sebelumnya sering dianggap rumit, memakan waktu, dan rawan praktik tidak transparan. Melalui SIMBG yang telah terkoneksi secara langsung dengan OSS-RBA, sistem perizinan kini beralih ke pendekatan yang berbasis risiko dan data elektronik. Setiap permohonan dapat dilacak secara daring, memberikan kepastian hukum dan waktu bagi pemohon.
Dalam kerangka tersebut, penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) SIMBG Terintegrasi OSS-RBA Tahun 2025 menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pemangku kepentingan. Melalui Bimtek ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan sistem dalam praktik nyata di lapangan.
Pengertian SIMBG dan OSS-RBA
SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung) adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tujuannya adalah untuk menyederhanakan proses perizinan bangunan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Sistem ini memungkinkan masyarakat untuk mengajukan permohonan kapan pun dan di mana pun, selama memiliki akses internet. Ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi digital di sektor pelayanan publik.
SIMBG menjadi alat penting dalam pelaksanaan pelayanan perizinan bangunan karena mampu mengintegrasikan berbagai komponen mulai dari konsultasi teknis, pengisian formulir perizinan, pelacakan status pengajuan, hingga pembayaran retribusi secara daring. SIMBG juga menjadi pusat data nasional terkait bangunan gedung, yang dapat digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah dalam pengambilan keputusan berbasis data.
Sementara itu, OSS-RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach) adalah sistem layanan perizinan berusaha yang didasarkan pada tingkat risiko kegiatan usaha, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021. Dengan pendekatan ini, pelaku usaha dengan risiko rendah cukup memenuhi persyaratan dasar, sedangkan untuk risiko tinggi harus melewati tahapan perizinan teknis dan verifikasi lebih ketat.
Integrasi antara SIMBG dan OSS-RBA menciptakan ekosistem digital perizinan yang saling terhubung, di mana satu data digunakan secara lintas sistem dan kementerian. Hal ini mempermudah pelaku usaha yang hendak mendirikan bangunan untuk kepentingan bisnis karena seluruh proses bisa dilakukan dalam satu portal.
Peran dan Pentingnya SIMBG Terintegrasi OSS-RBA
Penerapan SIMBG yang terhubung dengan OSS-RBA tidak hanya sekadar modernisasi sistem perizinan, namun juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong kemudahan berusaha dan perlindungan terhadap masyarakat melalui bangunan yang memenuhi standar keselamatan. Dengan sistem ini, proses perizinan menjadi lebih cepat, transparan, dan terukur dari segi risiko.
Peran SIMBG sangat vital karena mencakup seluruh siklus hidup bangunan, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, pemanfaatan hingga pembongkaran. Melalui sistem ini, semua proses terdokumentasi dengan baik dan dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini sangat membantu pemerintah daerah dalam pengawasan dan penegakan peraturan bangunan.
Dari sisi pemohon, kehadiran SIMBG memudahkan dalam penyusunan dan pengunggahan dokumen, serta meminimalkan potensi kesalahan karena sistem sudah dirancang dengan panduan yang jelas. Lebih dari itu, setiap langkah proses dilengkapi dengan notifikasi yang membantu pemohon mengetahui progres permohonannya secara real-time.
Untuk meningkatkan kualitas pemanfaatan SIMBG, Bimtek menjadi instrumen penting yang menjembatani antara regulasi dan praktik teknis. Peserta Bimtek akan mendapatkan pemahaman tentang peran dan tanggung jawab sebagai pemohon, penyedia jasa konstruksi, maupun petugas teknis daerah. Hal ini turut meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem digital dalam pelayanan perizinan.
Materi Bimtek SIMBG Terintegrasi OSS-RBA
Materi Bimtek SIMBG Tahun 2025 disusun secara komprehensif untuk menjawab kebutuhan teknis dan administratif peserta. Beberapa topik utama yang akan dikupas secara mendalam antara lain:
1. Dasar Hukum dan Kebijakan Nasional
Mengenai PP No. 16 Tahun 2021 dan PP No. 5 Tahun 2021 yang menjadi payung hukum perizinan bangunan gedung berbasis risiko. Penjelasan akan difokuskan pada interpretasi pasal-pasal kunci dan implikasinya terhadap pelayanan di daerah.
2. Struktur dan Alur SIMBG
Penjelasan tentang modul-modul dalam SIMBG, alur penggunaannya, dan integrasinya dengan sistem OSS. Materi ini mencakup penggunaan akun oleh pemohon, konsultasi teknis, tahapan verifikasi, serta pemrosesan retribusi daerah.
3. Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)
Mekanisme pengajuan dan pemrosesan PBG, yang menggantikan izin mendirikan bangunan (IMB). Termasuk di dalamnya ketentuan zonasi, teknis bangunan, dan persyaratan lingkungan.
4. Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Penilaian akhir terhadap bangunan yang telah selesai dibangun untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan fungsi dan teknis bangunan sebelum digunakan.
5. Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung (SBKBG)
Prosedur pengajuan, manfaat hukum, dan kaitannya dengan kepemilikan tanah dan bangunan.
6. Peran Pemohon dan Pihak Ketiga
Meliputi kewajiban pemohon untuk mendaftarkan akun perencana konstruksi, pelaksana konstruksi, serta penyusun dokumen teknis bangunan. Termasuk konsultasi perencanaan dan pelaporan waktu pelaksanaan pembangunan atau pembongkaran.
7. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembongkaran
Panduan teknis dan administratif dalam mengajukan rencana pembongkaran bangunan, termasuk persyaratan keamanan dan pelaporan pasca-pembongkaran.
8. Calon TPA dan TPA
Ketentuan dan kriteria pemilihan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang berkaitan dengan limbah konstruksi atau pembongkaran.
Tujuan dan Manfaat Bimtek SIMBG Terintegrasi OSS-RBA
Tujuan Bimtek:
Meningkatkan pemahaman peserta terhadap sistem dan regulasi perizinan bangunan gedung.
Menyediakan keterampilan praktis dalam penggunaan SIMBG secara end-to-end.
Mengurangi kesalahan administratif dalam pengajuan izin yang dapat memperlambat proses verifikasi.
Meningkatkan kolaborasi antar pihak, termasuk pemohon, konsultan, pemerintah daerah, dan pusat.
Manfaat Bagi Peserta:
Memiliki pemahaman menyeluruh tentang tahapan permohonan PBG dan SLF.
Mampu mengoperasikan sistem SIMBG secara mandiri.
Mengerti hak dan kewajiban sebagai pemohon maupun pelaksana konstruksi.
Terhindar dari potensi sanksi akibat ketidaksesuaian proses perizinan.
Kesimpulan
Penyelenggaraan Bimtek SIMBG Terintegrasi OSS-RBA Tahun 2025 adalah upaya nyata pemerintah dalam memperkuat kapasitas masyarakat dan pelaku usaha di bidang perizinan bangunan. Melalui sistem yang telah disederhanakan dan berbasis risiko, SIMBG bersama OSS-RBA membuka akses yang lebih luas terhadap layanan publik yang transparan dan efisien.
Pemahaman yang baik terhadap sistem ini akan mempercepat proses pembangunan nasional, menciptakan kepastian hukum, serta meningkatkan kepatuhan terhadap norma teknis dan administratif. Untuk itu, partisipasi aktif dalam Bimtek menjadi investasi strategis bagi individu maupun institusi yang terlibat dalam sektor pembangunan gedung.

Bimtek SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) Terintegrasi OSS-RBA Terbaru 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) Terintegrasi OSS-RBA Terbaru 2025
Metode Bimtek SIMBG
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek SIMBG:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek SIMBG
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek SIMBG
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek SIMBG:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan SIMBG
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek SIMBG (Sistem Informasi Bangunan Gedung) Terintegrasi OSS-RBA Terbaru 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

