Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek QGIS Tingkat Dasar merupakan pelatihan penting bagi pemula yang ingin menguasai pengelolaan dan analisis data geospasial menggunakan software open-source terbaik. Dengan materi lengkap dan praktis, peserta dapat mandiri dalam membuat peta digital dan analisis spasial akurat, mendukung pengambilan keputusan tepat di berbagai sektor. Bimtek ini sangat krusial untuk meningkatkan kapasitas SDM, efisiensi kerja, serta memenuhi standar kompetensi nasional sesuai regulasi informasi geospasial yang berlaku. Investasi tepat untuk masa depan profesional GIS Anda.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025

Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025
Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025. Di era digital yang semakin maju, kebutuhan akan pengelolaan data geografis atau spasial telah menjadi sebuah keharusan bagi berbagai sektor, terutama instansi pemerintah dan swasta. Data spasial yang mengandung informasi tentang lokasi, kondisi, dan pola tertentu di bumi menjadi sangat penting untuk pengambilan keputusan yang tepat dan efektif. Oleh karena itu, perangkat lunak yang mampu mengelola dan menganalisis data spasial seperti QGIS (Quantum Geographic Information System) menjadi sangat vital untuk dikuasai. QGIS adalah salah satu aplikasi open-source yang berbasis GIS dan mendapatkan perhatian besar karena kemampuannya yang lengkap serta fleksibilitas penggunaan yang tinggi.
Pentingnya penguasaan QGIS tidak hanya karena software ini bersifat gratis dan mudah diakses, tetapi juga karena kemampuan aplikatifnya yang dapat menjawab berbagai kebutuhan pemetaan dan analisis spasial secara real-time. Dalam konteks pembangunan wilayah, pengelolaan sumber daya alam, perencanaan tata ruang, hingga pengembangan desa dan wilayah, GIS menjadi fondasi utama untuk menyediakan informasi yang akurat dan dapat diandalkan. Dengan mudahnya integrasi plugin dan pembaruan rutin, QGIS memastikan pengguna selalu mendapatkan fitur terbaru yang mendukung produktivitas kerja.
Seiring dengan meningkatnya tuntutan terhadap tenaga profesional yang kompeten dalam pengelolaan data geospasial, pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) QGIS tingkat dasar menjadi solusi strategis. Pelatihan ini memberikan fondasi penting bagi peserta pemula untuk memahami konsep dasar serta aplikasi praktis QGIS, sehingga dapat mengoperasikan perangkat lunak ini secara mandiri dan efektif. Kondisi ini sangat relevan mengingat UU No 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial menegaskan pentingnya kompetensi bagi penyelenggara informasi geospasial.
Dengan bimtek QGIS tingkat dasar ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan data spasial yang tepat, efisien, dan berkelanjutan. Hal tersebut akan berdampak positif terhadap kualitas pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan di berbagai tingkatan pemerintahan dan sektor swasta. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam mengenai bimtek QGIS mulai dari pengertian, materi, tujuan, hingga manfaatnya di tahun 2025.
Pengertian QGIS dan Penyelenggaraan Informasi Geospasial
QGIS (Quantum Geographic Information System) adalah perangkat lunak SIG yang bersifat open-source dan digunakan untuk mengolah data spasial secara efektif. Data spasial sendiri merupakan jenis data yang berorientasi geografis, memiliki referensi lokasi di bumi dengan sistem koordinat tertentu. QGIS memungkinkan pengguna untuk mengimpor, mengedit, menganalisis, serta memvisualisasikan data tersebut dalam bentuk peta digital interaktif dan laporan analitis.
Selain QGIS, terdapat sistem informasi geografis yang lebih umum dikenal dengan SIG (Sistem Informasi Geografis). SIG adalah sebuah sistem informasi yang secara khusus dirancang untuk mengelola, memproses, dan menyajikan data yang memiliki referensi spasial atau keruangan. Berbeda dari sistem informasi lain yang hanya berdasar data numerik atau teks, SIG mengintegrasikan data spasial dengan data atribut, sehingga dapat menjawab berbagai pertanyaan penting seperti lokasi, kondisi, tren, pola, dan model-data dalam konteks geografis.
Penyelenggaraan informasi geospasial di Indonesia diatur oleh UU No 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial yang mensyaratkan bahwa pengelolaan data geospasial harus dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional. Kompetensi ini penting agar data yang diolah dapat menghasilkan informasi yang valid dan kredibel, mendukung berbagai kegiatan mulai dari perencanaan pembangunan hingga pemantauan lingkungan.
Bimtek QGIS merupakan bentuk pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menggunakan perangkat lunak ini secara optimal, sehingga mampu melaksanakan penyelenggaraan informasi geospasial sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan kebutuhan profesional.
Peran dan Pentingnya Bimtek QGIS Tingkat Dasar
Bimtek QGIS tingkat dasar memegang peranan penting sebagai pintu gerbang bagi para pengguna baru untuk memahami dasar penggunaan sistem informasi geografis secara praktis dan aplikatif. Mengingat QGIS adalah software open-source, bimtek ini membantu para peserta untuk mengenal berbagai fitur utama dan plugin yang menunjang pekerjaan pemetaan dan analisis spasial tanpa harus bergantung pada software berlisensi mahal, seperti ArcGIS.
Pelatihan ini sangat krusial bagi berbagai pihak, mulai dari aparat pemerintah di tingkat desa, kecamatan, hingga daerah, para profesional di sektor swasta, akademisi, hingga komunitas yang memerlukan data spasial untuk penelitian atau pengembangan wilayah. Penguasaan QGIS memungkinkan mereka mengelola data secara mandiri, meningkatkan efisiensi kerja, serta menghasilkan peta dan analisis yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan strategis.
Lebih dari itu, bimtek ini juga mendukung peningkatan kapasitas SDM di bidang geomatika yang berkelanjutan. Peserta dibekali kemampuan untuk mengimpor data dari berbagai sumber, mengelola atribut spasial, melakukan analisis spasial sederhana hingga menampilkan hasil dalam bentuk laporan yang mudah dipahami. Sehingga, para peserta akan mampu memberikan kontribusi nyata dalam program pembangunan berbasis wilayah maupun pemantauan lingkungan yang responsif.
Bimtek QGIS juga sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini, karena software ini selalu diperbaharui dengan fitur-fitur terbaru yang mengikuti perkembangan kebutuhan pengguna. Misalnya kemampuan integrasi big data, analisis spasial tingkat lanjut, serta pemetaan berbasis cloud. Oleh karena itu, pelatihan ini bukan hanya memberikan pengetahuan dasar, tetapi juga membangun mindset teknologi GIS yang adaptif bagi peserta.
Materi Bimtek QGIS Tingkat Dasar yang Terperinci dan Sistematis
Pelatihan bimtek QGIS tingkat dasar disusun secara sistematis sehingga mudah diikuti oleh peserta pemula, dengan materi pokok sebagai berikut:
Pengenalan Dasar GIS dan QGIS
Konsep dasar sistem informasi geografis
Perbedaan data spasial dan data atribut
Pengenalan antarmuka QGIS dan prinsip open-source
Instalasi dan Konfigurasi QGIS
Cara download dan instalasi QGIS
Mengatur plugin dan ekstensi yang berguna
Penyesuaian tampilan dan setting awal QGIS
Pengelolaan Data Spasial dan Atribut
Memahami format data spasial (shapefile, GeoJSON, raster, dll)
Impor dan ekspor data spasial
Pengeditan atribut dan peta dasar
Analisis Spasial Sederhana
Query dan seleksi data berdasarkan atribut
Buffer, overlay, dan analisis jarak
Penggunaan alat analisis spasial dasar
Pembuatan Peta Tematik dan Visualisasi
Styling dan simbolisasi peta
Labeling dan layout peta
Export peta ke berbagai format (PDF, image)
Integrasi Data dan Penggunaan Plugin
Memanfaatkan plugin populer untuk analisis tambahan
Integrasi dengan data eksternal seperti GPS dan citra satelit
Studi Kasus dan Praktek Mandiri
Aplikasi QGIS dalam pemetaan desa, pengelolaan sumber daya alam, dan perencanaan wilayah
Praktek pembuatan peta dari data nyata
Materi ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung mengaplikasikannya sehingga dapat mengoperasikan QGIS secara percaya diri setelah pelatihan selesai.
Tujuan dan Manfaat Bimtek QGIS Tingkat Dasar
Tujuan Bimtek
Meningkatkan pemahaman peserta tentang konsep dasar SIG dan QGIS
Membekali peserta dengan kemampuan teknis instalasi, pengelolaan data, dan analisis spasial menggunakan QGIS
Membantu peserta menguasai pembuatan peta tematik yang akurat dan informatif
Mendorong kemandirian pengguna dalam pengelolaan data geospasial berbasis open-source
Menyiapkan tenaga profesional yang kompeten sesuai standar nasional dan regulasi pemerintah
Manfaat Bimtek
Efisiensi Biaya dan Waktu: Menggunakan QGIS sebagai perangkat open-source mengurangi biaya lisensi dan mempercepat proses kerja pengelolaan data spasial.
Peningkatan Kualitas Informasi: Hasil peta dan analisis yang lebih akurat mendukung pengambilan keputusan yang tepat sasaran dalam pembangunan wilayah dan pengelolaan sumber daya.
Pengembangan Kompetensi SDM: Memperkuat kapasitas staf dan pengguna dalam bidang geomatika dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Mendukung Pemerintahan Digital: QGIS memungkinkan penerapan konsep smart city dan pengelolaan wilayah secara digital dan terintegrasi.
Kepatuhan Regulasi: Pelatihan mendukung upaya menyesuaikan SDM dengan ketentuan UU No 4 Tahun 2011, sehingga penyelenggaraan informasi geospasial dilakukan secara profesional dan terpercaya.
Dengan berbagai manfaat tersebut, pelatihan bimtek QGIS tingkat dasar menjadi investasi strategis bagi individu maupun organisasi yang ingin beradaptasi dengan kemajuan teknologi pengelolaan data spasial.
Kesimpulan
Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) tingkat dasar merupakan langkah penting bagi setiap individu dan organisasi yang ingin menguasai teknologi pengelolaan data geospasial secara mandiri dan efektif. Dengan memanfaatkan QGIS sebagai software open-source yang lengkap dan selalu terbarukan, peserta bimtek akan mendapatkan kemampuan teknis dan pemahaman konseptual yang mendalam mengenai GIS.
Pentingnya pelatihan ini semakin diperkuat oleh kebutuhan pemerintah dan swasta dalam menyajikan data spasial yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan strategis di berbagai bidang, mulai dari pembangunan desa, pengelolaan sumber daya alam, hingga tata ruang wilayah. Selain itu, bimtek QGIS juga menjadi solusi kunci dalam mengembangkan kapasitas SDM profesional yang kompeten dan siap bersaing di era digital.
Kami mendorong seluruh pihak yang tertarik untuk mengikuti bimtek ini sebagai investasi peningkatan kompetensi yang akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas kerja dan kontribusi terhadap kemajuan pembangunan. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, peserta tidak hanya mampu mengoperasikan QGIS dengan baik, tetapi juga mampu berinovasi dan beradaptasi pada perkembangan teknologi informasi geografis di masa depan.
Mari tingkatkan kapasitas teknologi spasial Anda bersama bimtek QGIS tingkat dasar terbaru 2025, dan jadilah bagian dari transformasi digital pengelolaan data wilayah yang modern, akurat, dan berkelanjutan.

Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025
Metode Bimtek QGIS
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek QGIS:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek QGIS
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek QGIS
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek QGIS:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan QGIS
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

