Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Tingkatkan kapasitas desa Anda dengan Bimtek Prodeskel SDGs Desa! Pelatihan ini adalah panduan mengukur kemajuan pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan data Prodeskel yang akurat. Raih efisiensi anggaran, transparansi, dan akselerasi capaian SDGs. Bergabunglah sekarang bersama Pusat Edukasi Indonesia untuk mewujudkan desa mandiri dan sejahtera!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

330 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan telah menjadi agenda prioritas global, dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs) sebagai kerangka kerja utama. Di Indonesia, implementasi SDGs tidak hanya berfokus pada tingkat nasional, tetapi juga merambah hingga ke level desa. Desa sebagai ujung tombak pembangunan memiliki peran krusial dalam mencapai target-target SDGs, yang secara langsung berdampak pada kualitas hidup masyarakat pedesaan. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif dan kemampuan praktis dalam mengelola data dan informasi terkait pembangunan desa.

Pentingnya data akurat dan terpercaya dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan desa tidak dapat disangkal. Data yang valid akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran, memastikan alokasi sumber daya yang efisien, serta memungkinkan pemantauan progres secara berkelanjutan. Tanpa data yang memadai, upaya pembangunan bisa menjadi tidak terarah dan kurang efektif, sehingga menghambat tercapainya pembangunan berkelanjutan yang kita cita-citakan. Oleh karena itu, kapasitas desa dalam pengumpulan, pengelolaan, dan pemanfaatan data harus terus ditingkatkan.

Dalam konteks ini, Bimtek Prodeskel SDGs Desa hadir sebagai solusi strategis untuk membekali perangkat desa dan pemangku kepentingan lainnya dengan pengetahuan dan keterampilan yang esensial. Program bimbingan teknis ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap desa mampu melakukan inventarisasi potensi dan permasalahan, serta mengukur kemajuan pembangunan secara sistematis. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek aktif yang merencanakan dan melaksanakan pembangunan secara mandiri dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini akan menjadi panduan mengukur kemajuan pembangunan di tingkat desa, memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selaras dengan prinsip-prinsip SDGs. Dengan pemahaman yang kuat tentang Bimtek Prodeskel SDGs Desa, diharapkan desa-desa di seluruh Indonesia dapat mengimplementasikan program pembangunan dengan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Ini adalah investasi penting bagi masa depan desa yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.


Definisi Bimtek Prodeskel SDGs Desa

Bimtek Prodeskel SDGs Desa merupakan singkatan dari Bimbingan Teknis Profil Desa dan Kelurahan, serta Sustainable Development Goals Desa. Secara substansial, program ini adalah sebuah pelatihan terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa dan kelurahan, serta elemen masyarakat terkait, dalam mengelola data dan informasi pembangunan. Tujuannya adalah memastikan data yang terkumpul relevan dan akurat, sehingga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan yang selaras dengan target-target SDGs.

Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) sendiri adalah sebuah sistem informasi yang mencatat data dasar tentang desa dan kelurahan, mencakup potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, sarana prasarana, serta perkembangan desa. Data Prodeskel ini menjadi fondasi penting untuk memahami kondisi aktual desa dan merumuskan strategi pembangunan yang tepat. Keterhubungan Prodeskel dengan SDGs Desa menjadi krusial karena data Prodeskel akan dianalisis dan dipetakan untuk mengukur capaian setiap indikator SDGs di tingkat desa.

Sementara itu, SDGs Desa adalah upaya lokal untuk mencapai 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang telah disepakati secara global, dengan konteks dan prioritas yang disesuaikan dengan kondisi desa. SDGs Desa mencakup berbagai aspek seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, air bersih dan sanitasi, energi terbarukan, pertumbuhan ekonomi, inovasi, mengurangi kesenjangan, kota dan permukiman berkelanjutan, konsumsi dan produksi bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, kehidupan bawah air, kehidupan di darat, perdamaian dan keadilan, serta kemitraan. Oleh karena itu, Bimtek Prodeskel SDGs Desa akan memberikan panduan mengukur kemajuan pembangunan di setiap pilar SDGs.

Integrasi Prodeskel dengan SDGs Desa melalui bimbingan teknis ini akan menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Peserta akan dilatih untuk tidak hanya mengumpulkan data Prodeskel secara rutin, tetapi juga memahami bagaimana data tersebut dapat diinterpretasikan dan dianalisis untuk mengukur indikator SDGs. Hal ini akan memungkinkan desa untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan perhatian lebih, merumuskan program yang lebih spesifik, serta memantau progres secara berkelanjutan menuju tercapainya desa yang mandiri dan sejahtera sesuai visi SDGs. Dengan demikian, Bimtek ini bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan investasi strategis untuk mewujudkan desa yang berdaya saing dan adaptif terhadap tantangan global.


Peran dan Pentingnya Bimtek Prodeskel SDGs Desa

Peran dan pentingnya Bimtek Prodeskel SDGs Desa sangat fundamental dalam upaya percepatan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, khususnya di tingkat desa. Pelatihan ini menjadi instrumen vital untuk memastikan bahwa setiap langkah pembangunan di desa selaras dengan kerangka kerja SDGs, sehingga menghasilkan dampak yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Berikut adalah beberapa peran dan pentingnya Bimtek Prodeskel SDGs Desa:

  • Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Data: Bimbingan teknis ini membekali aparatur desa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola data Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) secara efektif. Ini mencakup teknik pengumpulan, validasi, pengolahan, dan penyajian data yang akurat dan relevan. Dengan kapasitas yang meningkat, data Prodeskel dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar perencanaan pembangunan.
  • Pemahaman Mendalam tentang SDGs Desa: Peserta akan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang telah diadaptasi untuk konteks desa. Mereka akan belajar bagaimana menginterpretasikan setiap tujuan dan indikatornya, serta bagaimana mengaitkannya dengan potensi dan permasalahan yang ada di desa. Pemahaman ini krusial untuk mengarahkan program pembangunan agar sesuai dengan target SDGs.
  • Pengukuran dan Pemantauan Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan: Salah satu peran utama Bimtek Prodeskel SDGs Desa adalah memberikan panduan mengukur kemajuan pembangunan berbasis data. Peserta akan dilatih untuk menggunakan data Prodeskel dalam mengidentifikasi capaian indikator SDGs, memantau progres dari waktu ke waktu, serta mengevaluasi efektivitas program pembangunan yang telah berjalan. Kemampuan ini memungkinkan desa untuk melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan.
  • Perencanaan Pembangunan Desa yang Tepat Sasaran dan Partisipatif: Dengan data yang akurat dan pemahaman yang kuat tentang SDGs Desa, aparatur desa dapat menyusun rencana pembangunan desa (RPJM Desa dan RKP Desa) yang lebih terarah, relevan, dan berbasis bukti. Pelatihan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan, memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi warga terakomodasi dalam program pembangunan.
  • Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Pembangunan Desa: Data yang terstruktur dan terukur akan meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan di desa. Masyarakat dapat dengan mudah memantau progres pembangunan dan memberikan masukan, sehingga menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan bertanggung jawab. Ini juga meminimalisir potensi penyimpangan dan inefisiensi.
  • Optimalisasi Alokasi Sumber Daya Desa: Dengan analisis data yang mendalam, desa dapat mengidentifikasi prioritas pembangunan yang paling mendesak dan alokasi sumber daya yang paling efisien. Bimtek Prodeskel SDGs Desa membantu desa untuk fokus pada isu-isu kunci yang memiliki dampak besar terhadap capaian SDGs, sehingga investasi pembangunan memberikan hasil yang maksimal. Ini memastikan bahwa setiap dana yang dialokasikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
  • Mendorong Inovasi dan Adaptasi Program Pembangunan: Pemahaman yang kuat tentang data dan SDGs memungkinkan desa untuk mengidentifikasi tren, peluang, dan tantangan baru dalam pembangunan. Hal ini mendorong desa untuk lebih inovatif dalam merancang program dan proyek yang sesuai dengan kondisi lokal serta mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan sosial. Desa menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
  • Membangun Jaringan dan Kemitraan Antar Desa: Melalui Bimtek Prodeskel SDGs Desa, peserta dari berbagai desa berkesempatan untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan belajar dari praktik terbaik. Ini dapat memfasilitasi pembentukan jaringan antar desa dan mendorong kemitraan untuk menyelesaikan masalah bersama atau mengembangkan program regional. Sinergi ini memperkuat upaya kolektif dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.
  • Fondasi Evaluasi dan Pembelajaran Berkelanjutan: Data dan pengukuran yang dihasilkan dari implementasi Bimtek Prodeskel SDGs Desa menjadi fondasi kuat untuk evaluasi program secara berkala. Proses evaluasi ini memungkinkan desa untuk belajar dari keberhasilan dan kegagalan, serta terus meningkatkan kualitas program pembangunan di masa mendatang. Ini adalah siklus pembelajaran yang esensial untuk perbaikan berkelanjutan.
  • Penyelarasan dengan Kebijakan Pembangunan Nasional dan Daerah: Bimtek Prodeskel SDGs Desa memastikan bahwa inisiatif pembangunan di tingkat desa selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan daerah yang merujuk pada SDGs. Ini menciptakan koherensi antara berbagai tingkatan pemerintahan dalam mencapai tujuan bersama, sehingga mempercepat tercapainya target-target pembangunan berkelanjutan di Indonesia secara keseluruhan.

Materi Bimtek Prodeskel SDGs Desa

Materi Bimtek Prodeskel SDGs Desa dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam mengelola data pembangunan desa serta mengukur kemajuan SDGs. Setiap modul materi disampaikan secara mendalam, memastikan peserta memiliki pemahaman yang utuh dan mampu mengaplikasikannya di lapangan. Berikut adalah rincian materi yang disampaikan dalam bimbingan teknis ini:

  • Pengantar Pembangunan Berkelanjutan dan SDGs Desa: Modul ini memperkenalkan konsep dasar pembangunan berkelanjutan, sejarah terbentuknya SDGs, serta urgensi implementasinya di tingkat global maupun nasional. Peserta akan memahami filosofi di balik 17 tujuan SDGs dan bagaimana setiap tujuan saling terkait. Pembahasan akan dikerucutkan pada adaptasi SDGs dalam konteks desa (SDGs Desa), termasuk indikator-indikator spesifik yang relevan dengan kondisi dan potensi desa di Indonesia. Penekanan diberikan pada bagaimana Bimtek Prodeskel SDGs Desa menjadi kunci untuk mewujudkan visi ini.
  • Mekanisme Pengelolaan Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel): Materi ini fokus pada teknis pengelolaan data Prodeskel, mulai dari persiapan survei, teknik pengumpulan data primer dan sekunder, hingga validasi data. Peserta akan diajarkan tentang struktur data Prodeskel, variabel-variabel penting yang harus dicatat, serta metode untuk memastikan keakuratan dan kelengkapan data. Pelatihan ini juga mencakup penggunaan aplikasi atau platform Prodeskel yang relevan untuk input dan manajemen data secara sistematis, menjamin data Bimtek Prodeskel SDGs Desa termutakhirkan.
  • Pemetaan Data Prodeskel untuk Indikator SDGs Desa: Modul ini adalah inti dari panduan mengukur kemajuan pembangunan melalui Bimtek Prodeskel SDGs Desa. Peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi dan memetakan data yang telah terkumpul melalui Prodeskel ke dalam indikator-indikator SDGs Desa. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang setiap indikator SDGs, cara penghitungannya, serta interpretasi hasilnya. Latihan praktik akan diberikan untuk memastikan peserta mampu melakukan pemetaan data secara mandiri dan akurat, sehingga relevan dengan Bimtek Prodeskel SDGs Desa.
  • Analisis Data dan Interpretasi Hasil Pengukuran SDGs Desa: Setelah data dipetakan, langkah selanjutnya adalah menganalisisnya. Materi ini mengajarkan teknik analisis data sederhana hingga menengah, termasuk penggunaan statistik deskriptif untuk memahami tren dan pola. Peserta akan dilatih untuk menginterpretasikan hasil pengukuran SDGs Desa, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang ada di desa. Kemampuan ini vital untuk merumuskan rekomendasi kebijakan dan program yang berbasis bukti.
  • Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Desa Berbasis SDGs: Modul ini membahas integrasi hasil pengukuran SDGs Desa ke dalam proses perencanaan pembangunan desa, yaitu RPJM Desa (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) dan RKP Desa (Rencana Kerja Pemerintah Desa). Peserta akan belajar bagaimana menetapkan prioritas pembangunan berdasarkan capaian SDGs, merumuskan program dan kegiatan yang selaras, serta menyusun anggaran yang efektif dan efisien untuk mencapai target-target tersebut. Fokusnya adalah pada perencanaan yang berorientasi hasil dan berkelanjutan.
  • Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Desa Berbasis SDGs: Materi ini fokus pada pembentukan sistem monitoring dan evaluasi yang efektif untuk mengukur progres implementasi program pembangunan berbasis SDGs. Peserta akan diajarkan cara menetapkan indikator kinerja, mengumpulkan data monitoring secara berkala, serta melakukan evaluasi dampak program. Tujuan dari modul ini adalah memastikan bahwa desa memiliki mekanisme untuk secara terus-menerus memantau kemajuan dan melakukan perbaikan yang diperlukan dalam upaya pembangunan berkelanjutan.
  • Penyusunan Laporan Progres SDGs Desa: Kemampuan untuk menyusun laporan yang jelas dan komprehensif adalah keterampilan penting. Modul ini membimbing peserta dalam menyusun laporan progres SDGs Desa yang informatif dan mudah dipahami oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Laporan ini akan menjadi media akuntabilitas dan transparansi, serta alat advokasi untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut bagi pembangunan berkelanjutan di desa.
  • Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Prodeskel dan SDGs Desa: Modul ini akan memperkenalkan berbagai perangkat teknologi informasi (TI) yang dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan Prodeskel dan SDGs Desa, termasuk aplikasi online, dashboard data, dan tools visualisasi. Peserta akan diajarkan cara mengoptimalkan penggunaan TI untuk efisiensi pengumpulan data, analisis, dan pelaporan, sehingga mempercepat dan mempermudah proses Bimtek Prodeskel SDGs Desa.
  • Studi Kasus dan Praktik Terbaik Implementasi SDGs Desa: Materi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar dari pengalaman desa-desa lain yang telah berhasil mengimplementasikan SDGs Desa. Melalui studi kasus nyata dan diskusi praktik terbaik, peserta akan mendapatkan inspirasi, memecahkan masalah, dan mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan di desa mereka sendiri. Sesi ini juga mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar peserta, memperkuat jaringan kolaborasi.
  • Strategi Komunikasi dan Partisipasi dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan: Modul ini membahas pentingnya komunikasi yang efektif dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Peserta akan belajar tentang strategi komunikasi untuk mensosialisasikan SDGs Desa kepada masyarakat, serta teknik fasilitasi partisipasi warga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program pembangunan. Keterlibatan masyarakat adalah kunci untuk memastikan keberlanjutan hasil pembangunan.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Prodeskel SDGs Desa

Bimtek Prodeskel SDGs Desa memiliki tujuan yang jelas dan manfaat yang signifikan bagi percepatan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Program bimbingan teknis ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga pada penguatan sistem dan tata kelola di desa secara keseluruhan, sehingga mampu menjadi panduan mengukur kemajuan pembangunan.

Tujuan Bimtek Prodeskel SDGs Desa:

  1. Meningkatkan Pemahaman Komprehensif Aparatur Desa dan Pemangku Kepentingan tentang SDGs Desa: Tujuan utama dari bimbingan teknis ini adalah membekali seluruh peserta dengan pemahaman yang mendalam mengenai 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang telah diadaptasi untuk konteks desa. Ini mencakup pemahaman tentang filosofi, indikator, serta relevansi setiap tujuan dengan kondisi dan tantangan spesifik yang dihadapi oleh desa. Dengan pemahaman yang kuat, mereka dapat mengidentifikasi prioritas pembangunan yang selaras dengan SDGs.
  2. Meningkatkan Kapasitas Pengelolaan Data Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) secara Akurat dan Sistematis: Tujuan selanjutnya adalah memastikan bahwa aparatur desa memiliki keterampilan teknis untuk mengumpulkan, memvalidasi, mengolah, dan menyajikan data Prodeskel dengan benar dan sistematis. Pelatihan ini mencakup penggunaan tools dan aplikasi yang relevan, sehingga data yang dihasilkan valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Data Prodeskel yang berkualitas tinggi adalah fondasi untuk perencanaan pembangunan yang efektif.
  3. Memampukan Desa dalam Melakukan Pemetaan dan Pengukuran Capaian Indikator SDGs Desa: Bimtek Prodeskel SDGs Desa bertujuan agar desa mampu secara mandiri melakukan pemetaan data Prodeskel ke dalam indikator-indikator SDGs Desa, serta menghitung dan menginterpretasikan capaiannya. Ini adalah inti dari panduan mengukur kemajuan pembangunan yang berkelanjutan. Kemampuan ini krusial untuk mengidentifikasi progres, tantangan, dan area yang memerlukan intervensi lebih lanjut, sehingga desa memiliki gambaran yang jelas mengenai posisi mereka dalam mencapai target SDGs.
  4. Mendorong Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Desa yang Berbasis Data dan Berorientasi SDGs: Tujuan ini berfokus pada integrasi hasil pengukuran SDGs Desa ke dalam siklus perencanaan pembangunan desa (RPJM Desa dan RKP Desa). Peserta akan diajarkan cara menggunakan data dan analisis SDGs untuk merumuskan program dan kegiatan yang tepat sasaran, efisien, dan selaras dengan prioritas pembangunan berkelanjutan. Ini memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak maksimal terhadap pencapaian SDGs.
  5. Membangun Sistem Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Progres SDGs Desa yang Efektif: Bimbingan teknis ini bertujuan untuk membantu desa dalam membangun sistem yang berkelanjutan untuk memantau implementasi program, mengevaluasi dampaknya, dan melaporkan progres pencapaian SDGs secara transparan. Peserta akan dibekali dengan metode dan tools yang diperlukan untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, sehingga desa dapat melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan dan menjamin keberlanjutan upaya pembangunan berkelanjutan.

Manfaat Bimtek Prodeskel SDGs Desa:

  1. Peningkatan Kualitas Perencanaan Pembangunan Desa: Desa akan mampu menyusun rencana pembangunan yang lebih akurat, relevan, dan berbasis bukti karena didukung oleh data Prodeskel yang valid dan analisis SDGs yang mendalam. Ini akan menghasilkan program-program yang lebih efektif dalam mengatasi permasalahan dan memanfaatkan potensi desa, mendorong pembangunan berkelanjutan.
  2. Efisiensi dan Efektivitas Alokasi Anggaran Desa: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang prioritas SDGs dan kondisi riil desa, alokasi anggaran akan menjadi lebih tepat sasaran. Setiap rupiah yang dibelanjakan akan berkontribusi secara optimal terhadap pencapaian target-target SDGs, mengurangi pemborosan dan meningkatkan dampak positif program.
  3. Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintah Desa: Data yang terukur dan pelaporan yang sistematis akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah desa kepada masyarakat dan pihak terkait. Masyarakat dapat lebih mudah memantau progres pembangunan, sehingga menciptakan tata kelola yang lebih transparan dan partisipatif. Ini juga mengurangi potensi penyalahgunaan sumber daya.
  4. Percepatan Pencapaian Target SDGs di Tingkat Desa: Dengan kemampuan yang meningkat dalam pengelolaan data, perencanaan, dan monitoring SDGs, desa akan mampu bergerak lebih cepat dan terarah dalam mencapai target-target SDGs yang telah ditetapkan. Hal ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDGs nasional.
  5. Penguatan Kapasitas Kelembagaan Desa: Bimtek Prodeskel SDGs Desa tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan desa secara keseluruhan dalam mengelola data, merencanakan program, dan melakukan evaluasi. Ini menjadikan desa lebih mandiri dan berdaya dalam mengelola urusan pemerintahannya.
  6. Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Desa: Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Dengan program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, masyarakat akan merasakan langsung dampak positif berupa peningkatan kesejahteraan, akses terhadap layanan dasar, serta lingkungan yang lebih baik.
  7. Dasar Pengambilan Kebijakan yang Lebih Baik di Tingkat Daerah dan Nasional: Data SDGs Desa yang valid dan terstruktur dari seluruh desa akan menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah dan nasional dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan di akar rumput. Ini menciptakan siklus informasi yang berkelanjutan.
  8. Peningkatan Partisipasi dan Kesadaran Masyarakat: Melalui proses sosialisasi dan pelibatan dalam pengumpulan data serta perencanaan, masyarakat akan lebih memahami pentingnya SDGs dan merasa memiliki terhadap proses pembangunan berkelanjutan di desa mereka. Ini mendorong partisipasi aktif dan rasa tanggung jawab kolektif.

Kesimpulan Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Bimtek Prodeskel SDGs Desa adalah sebuah inisiatif krusial yang tidak hanya sekadar program pelatihan, melainkan sebuah investasi strategis dalam mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan di seluruh pelosok desa Indonesia. Pelatihan ini secara fundamental memperkuat fondasi tata kelola desa dengan membekali aparatur dan pemangku kepentingan dengan pengetahuan serta keterampilan esensial dalam mengelola data Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel), yang menjadi panduan mengukur kemajuan pembangunan dan mengidentifikasi capaian indikator-indikator SDGs. Pentingnya Bimtek ini terletak pada kemampuannya untuk mengubah cara desa memandang dan melaksanakan pembangunan, dari yang bersifat reaktif menjadi proaktif, berbasis data, dan berorientasi pada hasil yang terukur.

Dengan mengikuti Bimtek Prodeskel SDGs Desa, setiap desa akan memiliki kapasitas yang mumpuni untuk secara mandiri mengidentifikasi potensi dan tantangan, merumuskan program yang tepat sasaran, serta memantau progres pencapaian SDGs. Ini akan memastikan bahwa setiap alokasi sumber daya desa, baik itu Dana Desa maupun sumber lainnya, benar-benar digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Lebih dari itu, Bimtek ini akan mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan desa, menciptakan kepercayaan publik, dan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi seluruh elemen masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan berkelanjutan di desanya.

Oleh karena itu, kami menyerukan kepada seluruh pemerintah desa, kelurahan, dan pemangku kepentingan terkait untuk mengambil bagian aktif dalam program Bimtek Prodeskel SDGs Desa ini. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kapasitas desa Anda, memastikan bahwa setiap langkah pembangunan selaras dengan tujuan global, dan pada akhirnya mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan tangguh di masa depan. Mari bersama-sama menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi kemajuan desa dan bangsa.

Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Bimtek Prodeskel SDGs Desa Panduan Mengukur Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)