Bimtek PONEK Terbaik 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek PONEK merupakan pelatihan penting yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif. Dengan materi lengkap mulai dari resusitasi neonatus hingga manajemen perdarahan pasca persalinan, pelatihan ini membantu rumah sakit menjadi pusat rujukan yang handal. Bimtek ini sangat krusial untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, memastikan pelayanan cepat, tepat, dan berkualitas, serta memperkuat sistem rujukan kesehatan di seluruh Indonesia.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek PONEK Terbaik 2025

Bimtek PONEK Terbaik 2025
Bimtek PONEK Terbaik 2025. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal merupakan salah satu aspek krusial dalam upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia. Data dari berbagai sumber kesehatan menunjukkan bahwa komplikasi dalam masa kehamilan dan persalinan masih menjadi penyebab utama mortalitas ibu dan bayi. Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga kesehatan dunia seperti WHO telah menegaskan pentingnya penguatan pelayanan emergensi maternal dan neonatal yang komprehensif sebagai langkah strategis. Program bertajuk Safe Motherhood dengan slogan Making Pregnancy Safer (MPS) menjadi landasan utama untuk menjamin pelayanan kesehatan yang esensial bagi ibu hamil risiko tinggi dan bayi baru lahir.
Dalam konteks tersebut, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) hadir sebagai jawaban praktis dan teknis yang tidak hanya memberikan pelayanan secara maksimal selama 24 jam, tetapi juga memanfaatkan jejaring rujukan antar rumah sakit di setiap wilayah. Pelayanan ini mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dan kompetensi tenaga kesehatan guna penanganan cepat dan tepat terhadap kegawatdaruratan maternal dan neonatal, sehingga mampu menekan angka kematian yang selama ini masih menjadi tantangan besar dalam sistem kesehatan nasional.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengambil langkah konkret dengan mengembangkan program pembelajaran dan pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) PONEK yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan dalam memberikan pelayanan Maternal dan Neonatal Emergensi secara komprehensif. Melalui pelatihan ini, tenaga medis dan non-medis dididik agar mampu menjalankan peran sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas, aman, dan sesuai standar nasional akreditasi rumah sakit (SNARS).
Urgensi pelaksanaan Bimtek PONEK semakin mendesak mengingat masih adanya disparitas pelayanan kesehatan di berbagai daerah, terutama daerah terpencil yang jauh dari fasilitas rujukan utama. Selain itu, peningkatan kompetensi profesional kesehatan melalui pendekatan sistematis dan berkelanjutan adalah kunci agar program Safe Motherhood dan target penurunan AKI/AKB dapat tercapai secara optimal pada tahun-tahun mendatang.
Definisi Pelayanan PONEK dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dalam Konteks Kesehatan
Pelayanan PONEK adalah sistem pelayanan kedaruratan kasus maternal dan neonatal yang dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi selama 24 jam penuh. Pelayanan ini diselenggarakan melalui jejaring rujukan antar rumah sakit di suatu wilayah atau daerah dengan tujuan utama mengatasi kegawatdaruratan kehamilan, persalinan, dan bayi baru lahir yang membutuhkan penanganan khusus dan cepat. PONEK mencakup berbagai tindakan medis dan non-medis, mulai dari identifikasi dini risiko, penanganan emergensi obstetrik dan neonatal, serta tindak lanjut pasca persalinan agar kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga dan berkembang optimal.
Konteks pelayanan kesehatan di tingkat desa juga sangat penting sebagai ujung tombak deteksi risiko dan tindak lanjut awal. Dalam sistem pemerintahan desa, peran perangkat desa seperti bidan desa, kader kesehatan, dan aparat desa sangat vital dalam menjalankan tugas promosi, pencegahan, serta rujukan kasus maternal dan neonatal ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Penyelenggaraan pemerintahan desa dalam hal ini harus mendukung dengan menyediakan fasilitas, membina SDM kesehatan, serta mengoptimalkan sistem informasi dan komunikasi untuk memperlancar proses pelayanan PONEK.
Pemerintah desa berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan layanan kesehatan di pusat-pusat rujukan, termasuk rumah sakit. Dengan pengelolaan yang baik, desa dapat menjadi titik awal pelayanan yang efektif untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Hal ini sejalan dengan prinsip desentralisasi pelayanan kesehatan yang memberikan otonomi lebih besar kepada desa dan kecamatan agar mampu mengelola sumber daya lokal secara maksimal.
Selain itu, integrasi pelayanan antara tingkat desa, puskesmas, dan rumah sakit rujukan dalam sistem PONEK memerlukan koordinasi yang kuat dan pembinaan berkelanjutan. Oleh karena itu, peran pemerintah desa tidak hanya administratif tetapi juga sebagai motor inovasi dan penggerak kesehatan masyarakat, sehingga pelayanan emergensi maternal neonatal dapat terselenggara dengan lancar, cepat, dan berkualitas.
Peran dan Pentingnya Bimtek PONEK
Bimbingan Teknis (Bimtek) PONEK memegang peran sentral dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan profesional di seluruh tingkatan layanan kesehatan. Pelatihan ini merupakan langkah strategis yang menghubungkan kebijakan pemerintah dengan praktik pelayanan lapangan dalam menghadapi berbagai kegawatdaruratan maternal dan neonatal yang kompleks dan dinamis.
Secara mendalam, Bimtek PONEK bertujuan:
Membekali tenaga kesehatan dengan pengetahuan terkini dan keterampilan praktis dalam penanganan emergensi maternal dan neonatal.
Mengoptimalkan kemampuan peserta dalam menggunakan peralatan medis canggih dan teknik resusitasi neonatal yang benar sesuai standar internasional.
Melatih kemampuan pengambilan keputusan cepat dan tepat dalam situasi kritis, termasuk manajemen kasus dengan komplikasi berat seperti preeklamsia, perdarahan pasca persalinan, atau neonatal collapse.
Mengembangkan sistem rujukan yang efisien dengan pendekatan risiko, sehingga pasien dari tingkat pelayanan dasar dapat ditangani dengan baik sebelum dan sesudah dirujuk ke fasilitas yang lebih tinggi.
Mendorong kolaborasi multidisipliner antara bidan, dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya untuk sinergi dalam memberikan pelayanan komprehensif.
Pentingnya Bimtek ini juga terletak pada peningkatan mutu pelayanan rumah sakit sebagai pusat rujukan. Dengan SDM yang terlatih dan standar pelayanan yang jelas, rumah sakit dapat memenuhi persyaratan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) serta tujuan pembangunan kesehatan nasional.
Di wilayah dengan cakupan geografis yang luas dan tantangan sumber daya manusia yang belum merata, Bimtek ini menjadi media transformasi kualitas pelayanan kesehatan secara merata dan berkelanjutan, sehingga berkontribusi nyata dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Materi Bimtek PONEK yang Terperinci dan Sistematis
Materi pembelajaran dalam Bimtek PONEK dirancang dengan pendekatan praktis dan teoritis yang menyeluruh, mencakup aspek penting dalam pelayanan obstetri dan neonatal emergensi. Berikut adalah uraian sistematis materi yang diajarkan:
Surveilens Kematian Ibu
Peserta belajar melakukan pemantauan dan analisis kematian ibu untuk mengidentifikasi penyebab utama dan mencegah kejadian serupa di masa depan.Distosia Bahu (Shoulder Dystocia)
Teknik dan prosedur penanganan komplikasi persalinan berupa terhambatnya keluarnya bahu bayi agar dapat dilakukan secara cepat dan aman.Maternal Collapse
Pelatihan respon gawat darurat ketika ibu mengalami kondisi collapse, termasuk resusitasi dan stabilisasi.Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
Penanganan komplikasi kehamilan yang berisiko tinggi ini untuk mencegah kejadian fatal maternal dan neonatal.Perdarahan Pasca Salin
Teknik pencegahan dan pengobatan perdarahan pascapersalinan yang merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu.Persalinan Bokong (Breech Delivery)
Metode dan indikasi penanganan kelahiran bayi dengan posisi tidak normal.Strategi Pendekatan Risiko dan Sistem Rujukan
Pengelolaan risiko melalui identifikasi dini dan tata kelola rujukan yang terintegrasi antar fasilitas layanan.Manajemen PONEK
Pengelolaan pelayanan kedaruratan yang terencana, terstruktur, dan terdokumentasi dengan baik.Kebijakan Program Kesehatan dan Sistem Rujukan pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
Pengetahuan kebijakan nasional dan implementasi sistem rujukan sesuai standar.Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
Teknik pencegahan infeksi agar tidak terjadi komplikasi pascapersalinan dan neonatal.Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
Prosedur penanganan emergensi yang tepat pada ibu selama kehamilan, persalinan, dan nifas.Kegawatan Bayi Baru Lahir/Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
Penanganan neonatal emergensi di fasilitas pelayanan kesehatan primer hingga rumah sakit rujukan.Neonatal Resuscitation
Teknik resusitasi bayi baru lahir yang sesuai standar internasional guna menyelamatkan kehidupan neonatus.Nutrisi Parental pada Neonatus
Penanganan pemberian nutrisi yang tepat pada bayi baru lahir yang membutuhkan dukungan nutrisi dari luar saluran cerna.
Materi-materi tersebut dikembangkan untuk memberikan bekal menyeluruh secara teoritis dan praktis, memastikan setiap peserta mampu menerapkan langsung di lapangan.
Tujuan dan Manfaat Bimtek PONEK
Bimtek PONEK memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM kesehatan dalam memberikan pelayanan emergensi maternal dan neonatal yang berkualitas, cepat, dan tepat. Tujuan khusus antara lain:
Menjamin tersedianya pelayanan obstetri neonatal emergensi yang sesuai standar pada setiap fasilitas kesehatan.
Meningkatkan koordinasi dan sinergi antar lintas program kesehatan dan lintas sektor.
Mengurangi angka kematian ibu dan bayi dengan penanganan kegawatdaruratan yang efektif.
Memperkuat sistem rujukan agar pasien dapat ditangani di fasilitas yang tepat dengan waktu yang efisien.
Mendorong perbaikan mutu pelayanan sebagai bagian dari akreditasi rumah sakit dan peningkatan pelayanan kesehatan nasional.
Manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan Bimtek ini adalah:
Peningkatan kualitas pelayanan di lapangan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penguatan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan lain, sehingga mampu menghadapi berbagai kondisi emergensi dengan percaya diri dan kompeten.
Terbangunnya jejaring rujukan yang efektif dan efisien antar fasilitas pelayanan kesehatan.
Mendorong terciptanya sistem kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan ibu dan anak.
Mempercepat pencapaian target kesehatan nasional terkait penurunan AKI dan AKB.
Dengan manfaat tersebut, Bimtek PONEK menjadi investasi penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulan
Pelatihan Bimtek PONEK tahun 2025 adalah tonggak penting dalam upaya memperkuat kapasitas pelayanan obstetri dan neonatal emergensi di Indonesia. Melalui pengembangan kompetensi SDM kesehatan dan pengelolaan sistem rujukan yang terintegrasi, Bimtek ini berperan vital dalam mewujudkan cita-cita menurunkan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan.
Konteks kesehatan nasional yang dinamis menuntut inovasi berkelanjutan, penguasaan keterampilan terkini, serta kolaborasi lintas sektor—semua itu terwadahi dalam program Bimtek PONEK. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, layanan maternal dan neonatal emergensi di rumah sakit serta tingkat dasar semakin mampu memberikan penanganan cepat, aman, dan efektif.

Bimtek PONEK Terbaik 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek PONEK Terbaik 2025
Metode Bimtek PONEK
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek PONEK:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek PONEK
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek PONEK
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek PONEK:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan PONEK
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek PONEK Terbaik 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

