Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025 dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Pelatihan ini membahas kebijakan akuntansi, metodologi penyusunan CALK, dan studi kasus nyata, sehingga peserta siap menghadapi audit BPK dengan hasil terbaik. Dengan mengikuti bimtek ini, pemerintah daerah dapat memperkuat tata kelola keuangan, memenuhi persyaratan WTP, dan meningkatkan kepercayaan publik secara signifikan.

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

370 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setiap awal tahun secara rutin melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Audit ini bukan hanya sebatas pemeriksaan administratif, melainkan sebuah proses penting yang bertujuan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan akurasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah menerapkan sistem reward and punishment yang memberikan insentif bagi pemerintah daerah yang mampu mengelola keuangan dengan baik serta menegakkan disiplin penyusunan dan pelaporan keuangan sesuai ketentuan. Sistem ini memberikan tiga kriteria utama penilaian, yaitu:

  1. Pemerintah daerah telah melaksanakan fungsi pelayanan masyarakat secara efektif dan efisien.

  2. Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.

  3. Laporan keuangan pemerintah daerah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas penyusunan laporan keuangan, khususnya bagian Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK), agar dapat mendukung tercapainya opini WTP sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.


Pentingnya Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

Laporan keuangan pemerintah daerah merupakan instrumen utama dalam bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah kepada masyarakat dan pemerintah pusat. Agar laporan keuangan dapat dipahami secara menyeluruh, penyajian informasi yang transparan dan lengkap sangat dibutuhkan. Salah satu elemen kunci yang wajib ada dalam laporan keuangan adalah Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).

CALK berfungsi sebagai pelengkap laporan keuangan yang memberikan penjelasan rinci dan komprehensif terkait pos-pos yang ada di laporan utama, seperti neraca, laporan realisasi anggaran, dan laporan perubahan ekuitas. Dengan adanya CALK, pengguna laporan dapat memahami kebijakan akuntansi yang digunakan, metode pengukuran nilai aset dan kewajiban, serta berbagai informasi tambahan yang menjelaskan secara detail kondisi keuangan pemerintah daerah.


Dasar Hukum dan Standar Penyusunan CALK

Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan harus dilakukan dengan mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berlaku. SAP di Indonesia diatur secara sistematis melalui Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP), khususnya PSAP Nomor 4 yang mengatur mengenai penyajian laporan keuangan pemerintah daerah, termasuk pedoman penyusunan CALK.

Pentingnya mematuhi SAP dan PSAP bukan hanya untuk memenuhi aspek formalitas, tetapi juga untuk memastikan laporan keuangan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan memenuhi kaidah profesionalisme akuntansi pemerintahan. Oleh karena itu, dalam Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini, peserta akan dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis terkait penerapan standar tersebut secara konsisten dan akurat.


Tujuan Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan

Penyusunan CALK memiliki beberapa tujuan utama yang sangat strategis, antara lain:

  • Memberikan informasi tambahan yang relevan untuk melengkapi data pada laporan keuangan utama sehingga memudahkan pemahaman oleh para pengguna laporan, termasuk pemerintah pusat, DPRD, masyarakat, dan pihak-pihak terkait lainnya.

  • Menjelaskan kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh pemerintah daerah sehingga transparansi atas metode pengukuran dan pelaporan keuangan dapat terjaga.

  • Menguraikan rincian nilai aset, kewajiban, pendapatan, dan belanja yang disajikan dalam laporan keuangan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai posisi keuangan daerah.

  • Menyajikan informasi tentang risiko dan ketidakpastian yang mungkin memengaruhi laporan keuangan serta menjelaskan dasar hukum dan metodologi penyusunan laporan keuangan.


Komponen Penting dalam Catatan Atas Laporan Keuangan

Dalam penyusunan CALK, terdapat beberapa komponen penting yang harus dipenuhi sesuai pedoman SAP, yaitu:

  1. Struktur Catatan Atas Laporan Keuangan: Membuat kerangka penyajian yang sistematis dan mudah dipahami.

  2. Kebijakan Akuntansi: Menjelaskan prinsip-prinsip dan metode akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan, seperti pengakuan pendapatan, pengukuran aset, dan klasifikasi kewajiban.

  3. Rincian Pos Laporan Keuangan: Penjelasan terperinci atas nilai setiap pos dalam laporan keuangan, misalnya rincian aset tetap, piutang, utang, dan pendapatan.

  4. Dasar Hukum dan Metodologi Penyusunan: Informasi mengenai regulasi yang menjadi landasan penyusunan laporan dan metodologi yang diterapkan.

  5. Informasi Tambahan: Penjelasan terkait hal-hal penting lain yang memengaruhi laporan keuangan, seperti transaksi non-keuangan, aset tidak berwujud, dan kontinjensi.

  6. Interpretasi dan Penilaian: Menyampaikan analisis atas kondisi keuangan dan kinerja daerah berdasarkan data dalam laporan keuangan.


Metodologi Penyusunan CALK Sesuai SAP

Penerapan metodologi yang tepat dalam penyusunan CALK sangat krusial agar hasilnya sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat dipertanggungjawabkan. Metodologi tersebut meliputi langkah-langkah berikut:

  • Mengidentifikasi Pos-Pos Penting dalam Laporan Keuangan yang membutuhkan penjelasan rinci dalam CALK.

  • Mengumpulkan Data dan Informasi Pendukung dari berbagai sumber, seperti dokumen APBD, laporan realisasi anggaran, serta data aset dan kewajiban daerah.

  • Menentukan Kebijakan Akuntansi yang Relevan dan Konsisten, misalnya dalam pengakuan pendapatan atau penyusutan aset.

  • Menyusun Draft Catatan Atas Laporan Keuangan dengan mengikuti format dan struktur yang telah ditentukan.

  • Melakukan Review dan Validasi terhadap isi CALK oleh tim akuntansi dan pengendali internal daerah.

  • Melaporkan dan Menyajikan CALK sebagai bagian integral dari LKPD yang siap diaudit oleh BPK.


Prinsip-prinsip Akuntansi dalam SAP yang Harus Dipahami

Dalam proses penyusunan CALK, pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku dalam SAP sangat dibutuhkan, antara lain:

  • Prinsip Akuntansi Berbasis Akrual, di mana pengakuan transaksi dan kejadian ekonomi dilakukan saat terjadinya, bukan hanya saat kas diterima atau dibayarkan.

  • Prinsip Kewajaran dan Kewajaran Penyajian, memastikan bahwa laporan keuangan disajikan secara jujur, lengkap, dan dapat dipahami.

  • Prinsip Konsistensi, menjaga agar kebijakan akuntansi yang diterapkan tidak berubah tanpa alasan yang jelas.

  • Prinsip Materialitas, hanya menyajikan informasi yang penting dan berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan pengguna laporan keuangan.


Studi Kasus Penyusunan CALK

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Bimtek CALK 2025 menyajikan studi kasus praktis yang menggambarkan tantangan dan solusi dalam penyusunan CALK di berbagai pemerintah daerah. Studi kasus ini akan membahas:

  • Cara mengidentifikasi pos-pos yang perlu diungkapkan dalam CALK.

  • Teknik penulisan kebijakan akuntansi yang mudah dipahami.

  • Penyajian informasi rinci yang memenuhi standar audit BPK.

  • Penanganan permasalahan yang sering muncul dalam proses audit dan tindak lanjut yang harus dilakukan.


Penyampaian dan Penyajian CALK yang Efektif

Selain isi yang lengkap dan akurat, penyampaian CALK juga harus diperhatikan agar dapat memberikan dampak maksimal bagi para pengguna laporan. Beberapa tips penyajian CALK yang efektif antara lain:

  • Gunakan bahasa yang jelas dan formal sesuai standar pemerintahan.

  • Susun informasi dengan logika yang mudah diikuti dan sesuai urutan laporan keuangan.

  • Gunakan tabel dan grafik bila perlu untuk memudahkan pemahaman.

  • Sertakan interpretasi dan analisis atas data yang disajikan agar pengguna dapat mengambil keputusan yang tepat.


Evaluasi dan Tindak Lanjut

Setelah penyusunan dan penyajian CALK, proses evaluasi dan tindak lanjut menjadi bagian penting untuk perbaikan berkelanjutan. Pemerintah daerah harus secara rutin melakukan evaluasi terhadap kualitas penyusunan CALK dengan memperhatikan:

  • Hasil Audit BPK, apakah ada temuan yang perlu diperbaiki.

  • Feedback dari Pengguna Laporan Keuangan, terutama DPRD dan masyarakat.

  • Pembaruan Standar Akuntansi Pemerintahan yang dapat memengaruhi metodologi dan kebijakan akuntansi.

  • Peningkatan Kapasitas SDM Akuntansi Pemerintah Daerah melalui pelatihan berkelanjutan dan bimtek lanjutan.


Kesimpulan

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025 merupakan pelatihan strategis yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menyusun laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai standar. Melalui bimtek ini, diharapkan pemerintah daerah mampu memenuhi persyaratan audit BPK dengan mendapatkan opini WTP sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Dengan penerapan standar SAP dan PSAP secara konsisten serta metodologi penyusunan CALK yang tepat, laporan keuangan pemerintah daerah tidak hanya memenuhi aspek formal, namun juga memberikan manfaat nyata dalam mendukung tata kelola keuangan yang baik dan berkelanjutan.

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Metode Bimtek Penyusunan Catatan

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Penyusunan Catatan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Penyusunan Catatan

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Penyusunan Catatan

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Penyusunan Catatan:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Pelatihan Penyusunan Catatan

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Bimtek Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 2025

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)