Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025 merupakan pelatihan strategis untuk meningkatkan kompetensi teknis petugas lapangan dalam pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi. Melalui materi komprehensif dan praktik langsung, peserta dibekali pengetahuan terkini tentang distribusi air, perawatan saluran, serta kelembagaan irigasi. Bimtek ini mendukung efisiensi irigasi dan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat peran pengamat dan juru irigasi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025

Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025
Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025. Pengelolaan sumber daya air, khususnya irigasi, merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ketersediaan air yang tepat waktu dan tepat jumlah adalah kunci bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sistem operasi dan pemeliharaan (OP) jaringan irigasi yang handal, berkelanjutan, serta melibatkan sumber daya manusia yang terlatih dan profesional. Dalam konteks inilah, peran Pengamat dan Juru Irigasi menjadi sangat vital sebagai ujung tombak di lapangan.
Tantangan pengelolaan jaringan irigasi saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, degradasi infrastruktur, hingga keterbatasan sumber daya manusia. Oleh karena itu, upaya peningkatan kapasitas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemeliharaan Irigasi menjadi sangat strategis untuk memperkuat kompetensi para petugas lapangan. Mereka tidak hanya dituntut untuk mampu menjalankan tugas-tugas teknis, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan analitis dan manajerial dalam menghadapi berbagai permasalahan irigasi.
Kegiatan Bimtek ini diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan, serta menjadi ruang diskusi antara peserta dan narasumber guna mencari solusi atas tantangan di lapangan. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini mampu mengembangkan sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan irigasi, baik pemerintah, masyarakat petani, maupun lembaga-lembaga terkait lainnya.
Seiring dengan program kedaulatan pangan yang terus digalakkan oleh pemerintah, efisiensi dan efektivitas sistem irigasi menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan. Produktivitas pertanian, terutama padi, sangat bergantung pada kinerja sistem irigasi. Bila pengelolaan irigasi dilakukan secara optimal, maka intensitas tanam bisa meningkat hingga tiga kali dalam setahun. Inilah pentingnya pelatihan atau Bimtek yang terarah dan berkelanjutan bagi para pengamat dan juru irigasi.
Pengertian Pemeliharaan Irigasi dan Bimtek
Pemeliharaan jaringan irigasi adalah suatu upaya sistematis untuk menjaga, memperbaiki, dan mempertahankan fungsi jaringan irigasi agar dapat bekerja secara optimal. Ini mencakup kegiatan seperti perawatan rutin, perbaikan kerusakan ringan hingga berat, tindakan pencegahan terhadap kerusakan, serta pengamanan aset infrastruktur. Dengan pemeliharaan yang berkelanjutan, fungsi pelayanan irigasi dapat dijaga agar air mengalir ke lahan pertanian sesuai kebutuhan.
Dalam konteks manajemen irigasi modern, pemeliharaan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan teknis semata, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi. Jaringan irigasi yang terawat akan mengurangi kebocoran air, meningkatkan efisiensi distribusi, dan memperpanjang usia teknis infrastruktur. Ini tentu berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian dan keberlanjutan sistem irigasi itu sendiri.
Bimbingan Teknis (Bimtek) merupakan bentuk pelatihan yang disusun untuk meningkatkan kompetensi teknis para petugas pengelola irigasi, khususnya pengamat dan juru irigasi. Bimtek dirancang agar sesuai dengan kondisi dan tantangan nyata di lapangan, sehingga peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga dapat menerapkan langsung dalam tugas sehari-hari. Materi Bimtek mencakup aspek teknis, kelembagaan, hingga penguatan peran sosial petugas irigasi.
Dalam pelaksanaannya, Bimtek menghadirkan narasumber yang berasal dari praktisi, akademisi, dan instansi teknis yang memiliki pengalaman luas di bidang irigasi. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi lapangan, diskusi kelompok, serta studi kasus untuk meningkatkan pemahaman peserta. Oleh karena itu, Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025 merupakan salah satu program strategis dalam memperkuat kapasitas manajemen irigasi nasional.
Peran dan Pentingnya Pengamat dan Juru Irigasi
Pengamat dan Juru Irigasi merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Mereka bertugas mengawasi, mengoperasikan, serta memastikan kelancaran aliran air dari saluran utama hingga ke sawah petani. Tugas mereka bukan hanya teknis, namun juga melibatkan aspek sosial karena harus berkoordinasi dengan petani, kelompok tani, dan lembaga pengelola irigasi setempat.
Kinerja sistem irigasi sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan tindakan dari para pengamat dan juru irigasi. Ketika terjadi kerusakan atau penyumbatan pada jaringan, mereka adalah pihak pertama yang harus bertindak. Oleh karena itu, kompetensi dan dedikasi mereka sangat menentukan keberhasilan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.
Selain sebagai pelaksana teknis, para pengamat dan juru irigasi juga memiliki peran strategis dalam mengedukasi petani tentang pentingnya konservasi air, efisiensi penggunaan air, dan pelaporan kerusakan saluran. Dalam jangka panjang, hal ini menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri dan berkelanjutan. Dalam banyak kasus, mereka juga berfungsi sebagai mediator ketika terjadi konflik antar petani terkait pembagian air.
Dalam era modernisasi pertanian saat ini, pengamat dan juru irigasi dituntut untuk adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebijakan. Oleh sebab itu, pelatihan secara berkala sangat penting untuk memastikan bahwa kemampuan mereka selalu terupdate. Bimtek adalah sarana yang tepat untuk memastikan bahwa para petugas ini mampu menghadapi tantangan operasional yang terus berkembang.
Materi Bimtek Pemeliharaan Irigasi
Materi dalam Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025 disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan dan mencakup berbagai aspek teknis serta kelembagaan. Berikut adalah materi-materi utama yang disampaikan dalam Bimtek:
Perubahan Mindset: Mendorong transformasi cara berpikir dari petugas lapangan agar lebih proaktif, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban.
Kelembagaan Pengelolaan Irigasi: Pengetahuan tentang struktur organisasi pengelola irigasi, peran P3A, GP3A, dan IP3A, serta pentingnya sinergi antar kelembagaan.
Pengetahuan Umum Irigasi: Pemahaman dasar tentang sistem irigasi, jenis-jenis jaringan irigasi, prinsip kerja irigasi gravitasi, dan tekanan.
Pelaksanaan Operasi Jaringan Irigasi: Langkah-langkah teknis dalam mengatur distribusi air, membuka-tutup pintu air, serta pencatatan volume air yang dialirkan.
Pemeliharaan Jaringan Irigasi: Teknik perawatan rutin, identifikasi kerusakan, perbaikan ringan, dan tindakan pencegahan kerusakan akibat alam atau aktivitas manusia.
Pengetahuan Dasar: PAI, IKSI, dan AKNOP: Pengenalan terhadap Perencanaan Alokasi Irigasi (PAI), Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI), dan Analisis Kebutuhan OP (AKNOP).
Perencanaan Operasi Jaringan Irigasi: Menyusun rencana distribusi air berdasarkan kebutuhan tanaman, musim tanam, dan kapasitas saluran.
Pembinaan OP P3A: Teknik membina dan mengarahkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam pengelolaan irigasi berbasis masyarakat.
Tata Cara Kalibrasi Alat Ukur/Pengukuran Debit: Praktik penggunaan alat ukur debit seperti current meter, saluran Parshall, dan weir, serta metode kalibrasinya.
Tujuan dan Manfaat Bimtek
Tujuan utama dari pelaksanaan Bimtek Pemeliharaan Irigasi 2025 adalah meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial pengamat dan juru irigasi agar mampu melaksanakan tugasnya secara profesional. Bimtek juga bertujuan memperkuat kelembagaan pengelolaan irigasi agar lebih responsif, efisien, dan partisipatif dalam melayani kebutuhan petani.
Manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan Bimtek ini antara lain:
Meningkatkan efisiensi distribusi air irigasi di tingkat lapangan.
Memperpanjang usia infrastruktur jaringan irigasi melalui pemeliharaan yang tepat.
Meningkatkan kapasitas produksi pertanian melalui pengaturan air yang optimal.
Memperkuat sinergi antara petugas teknis dan masyarakat tani dalam mengelola irigasi.
Meningkatkan kesiapan petugas dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan teknis.
Kesimpulan
Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan jaringan irigasi di Indonesia. Mengingat pentingnya peran pengamat dan juru irigasi sebagai pelaksana langsung di lapangan, maka penguatan kapasitas melalui pelatihan ini menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan sistem irigasi yang efisien dan efektif.
Dengan materi pelatihan yang komprehensif, mulai dari perubahan mindset, aspek kelembagaan, teknis operasi dan pemeliharaan, hingga penggunaan alat ukur debit air, Bimtek ini mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan sesuai kebutuhan di lapangan. Keterlibatan aktif peserta dalam diskusi dan studi kasus juga menjadikan pelatihan ini sebagai wadah pertukaran pengalaman dan penyelesaian masalah nyata di sektor irigasi.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja sistem irigasi secara menyeluruh, mendukung pencapaian target produksi pertanian nasional, serta mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan. Selain itu, petugas lapangan yang terlatih dan tersertifikasi akan mampu menciptakan sistem distribusi air yang adil, tepat guna, serta berorientasi pada kebutuhan petani.
Dengan demikian, Bimtek ini tidak hanya berfungsi sebagai pelatihan teknis, tetapi juga sebagai sarana transformasi kapasitas sumber daya manusia di sektor pengelolaan irigasi. Untuk itu, keberlanjutan dan perluasan pelaksanaan Bimtek ini perlu terus didorong sebagai bagian integral dari pembangunan pertanian nasional yang berkelanjutan dan mandiri.

Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025
Metode Bimtek Pemeliharaan Irigasi
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Pemeliharaan Irigasi:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Pemeliharaan Irigasi
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Pemeliharaan Irigasi
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pemeliharaan Irigasi:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan Pemeliharaan Irigasi
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat dan Juru Irigasi 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

