Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Optimalisasi penatausahaan digital adalah kunci peningkatan kinerja keuangan daerah. Ikuti Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital dari Pusat Edukasi Indonesia untuk tingkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Dapatkan strategi terkini dan praktik terbaik dalam mengelola keuangan digital. Bergabunglah sekarang, wujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern dan akuntabel!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

387 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah. Dalam era digitalisasi yang semakin pesat ini, sektor pemerintahan di Indonesia dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk mencapai efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Optimalisasi penatausahaan digital menjadi pilar utama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Proses ini melibatkan pemanfaatan teknologi informasi secara maksimal untuk menyederhanakan, mempercepat, dan meningkatkan kualitas seluruh tahapan penatausahaan.

Pengelolaan keuangan daerah yang efektif merupakan fondasi bagi pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tantangan yang dihadapi tidaklah kecil, mulai dari kompleksitas regulasi hingga keterbatasan sumber daya manusia yang mumpuni dalam mengoperasikan sistem digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis dan terencana untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam mengadopsi dan mengimplementasikan sistem penatausahaan digital secara optimal. Inisiatif ini krusial untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Program ini dirancang khusus untuk membekali para pengelola keuangan daerah dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mendalam mengenai praktik terbaik dalam penatausahaan digital. Melalui Bimtek ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam pengelolaan arsip digital, pelaporan keuangan, dan sistem informasi keuangan daerah secara keseluruhan. Ini akan berkontribusi pada terciptanya ekosistem keuangan yang lebih modern dan adaptif.

Urgensi pelaksanaan Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital semakin terasa mengingat tuntutan publik akan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. Dengan sistem penatausahaan yang terdigitalisasi, potensi kesalahan manusia dapat diminimalisasi, proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, dan data keuangan dapat diakses secara real-time. Hal ini akan mendukung pencapaian target pembangunan daerah serta memastikan bahwa setiap kebijakan fiskal yang diambil didasarkan pada data yang akurat dan terkini. Investasi dalam Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital adalah investasi untuk masa depan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.


Definisi Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital dapat didefinisikan sebagai kegiatan bimbingan teknis yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh aspek penatausahaan keuangan daerah dengan memanfaatkan teknologi digital. Fokus utamanya adalah pada penggunaan aplikasi, sistem, dan perangkat lunak yang relevan untuk mencapai efisiensi, akurasi, dan transparansi yang lebih tinggi. Ini bukan hanya pelatihan penggunaan alat, tetapi juga pemahaman filosofi di balik digitalisasi.

Penatausahaan digital sendiri merujuk pada seluruh proses pencatatan, pelaporan, penyimpanan, dan pengelolaan dokumen serta transaksi keuangan menggunakan format elektronik atau sistem komputerisasi. Ini mencakup segala hal mulai dari penginputan data anggaran, penerimaan dan pengeluaran kas, hingga penyusunan laporan keuangan akhir tahun. Optimalisasi dalam konteks ini berarti upaya berkelanjutan untuk mencapai tingkat efisiensi dan efektivitas tertinggi dalam setiap tahapan penatausahaan melalui adopsi teknologi.

Optimalisasi penatausahaan digital juga melibatkan pengembangan dan implementasi prosedur standar operasional (SOP) yang sesuai dengan lingkungan digital. Hal ini memastikan bahwa semua proses dilakukan secara konsisten, aman, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem yang terintegrasi, di mana data dari berbagai unit kerja dapat saling terhubung dan memberikan gambaran utuh tentang kondisi keuangan daerah. Proses Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan membahas hal ini secara mendalam.

Secara lebih luas, Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital juga mencakup aspek keamanan siber dan perlindungan data. Dengan beralih ke sistem digital, risiko kebocoran data atau serangan siber menjadi perhatian penting. Oleh karena itu, Bimtek tidak hanya mengajarkan cara menggunakan sistem, tetapi juga bagaimana melindunginya dari ancaman eksternal. Ini memastikan bahwa upaya Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital benar-benar komprehensif dan melindungi aset daerah.


Peran dan Pentingnya Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital

  • Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah: Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memanfaatkan sistem digital secara maksimal, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk proses manual, meminimalkan kesalahan, dan mempercepat alur kerja. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan efisiensi dalam setiap tahapan penatausahaan, dari perencanaan hingga pelaporan. Dengan demikian, sumber daya dapat dialokasikan lebih optimal.
  • Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas: Dengan sistem penatausahaan digital, semua transaksi dan dokumen keuangan tercatat secara elektronik dan dapat diakses dengan mudah, sesuai dengan otorisasi yang diberikan. Ini menghilangkan celah untuk praktik korupsi dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah. Publik dapat memantau penggunaan dana, dan pertanggungjawaban menjadi lebih jelas dan terukur. Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan menekankan pentingnya hal ini.
  • Meningkatkan Kualitas Pelaporan Keuangan: Sistem digital memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang lebih akurat, komprehensif, dan tepat waktu. Data yang terintegrasi mempermudah proses rekonsiliasi dan verifikasi, menghasilkan laporan yang dapat dipercaya dan relevan untuk pengambilan keputusan. Pelaporan yang berkualitas tinggi adalah output penting dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital yang berhasil.
  • Mempercepat Proses Pengambilan Keputusan: Ketersediaan data keuangan secara real-time melalui sistem digital memungkinkan para pengambil keputusan untuk mengakses informasi yang dibutuhkan dengan cepat. Ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis bukti, baik dalam perencanaan anggaran maupun alokasi sumber daya. Dampak positifnya akan terasa pada kebijakan pembangunan daerah.
  • Mengurangi Risiko Kesalahan dan Penipuan: Otomatisasi dalam penatausahaan digital mengurangi keterlibatan manusia dalam proses-proses repetitif, sehingga meminimalkan potensi kesalahan manual. Selain itu, fitur keamanan dan jejak audit digital yang terpasang dalam sistem dapat membantu mendeteksi dan mencegah upaya penipuan. Ini adalah salah satu manfaat krusial dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  • Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Regulasi: Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital memastikan bahwa peserta memahami dan mampu menerapkan berbagai peraturan terkait pengelolaan keuangan daerah dalam konteks digital. Dengan sistem yang terdigitalisasi, pemenuhan persyaratan pelaporan dan standar akuntansi menjadi lebih mudah untuk dipantau dan dipastikan, sehingga mengurangi risiko ketidakpatuhan.
  • Membangun Kapasitas Sumber Daya Manusia: Program Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital secara langsung berinvestasi pada peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di bidang teknologi informasi dan keuangan. SDM yang mumpuni adalah kunci keberhasilan transformasi digital di sektor publik, dan Bimtek ini berperan sentral dalam mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan era digital.
  • Mendukung Good Governance: Seluruh manfaat di atas secara kolektif berkontribusi pada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan pengelolaan keuangan yang efisien, transparan, akuntabel, dan didukung oleh SDM yang kompeten, pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan membangun kepercayaan masyarakat. Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital adalah langkah nyata menuju tujuan ini.

Materi Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital

  • Konsep Dasar dan Urgensi Penatausahaan Digital: Bagian ini akan membahas pengenalan terhadap konsep penatausahaan digital, evolusinya, serta alasan mendasar mengapa transisi ke sistem digital menjadi keharusan bagi pemerintah daerah. Materi akan mencakup manfaat strategis, tantangan yang mungkin dihadapi, dan tren global dalam tata kelola keuangan berbasis teknologi. Peserta akan memahami visi besar di balik Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  • Peraturan dan Kebijakan Terkait Penatausahaan Keuangan Daerah Digital: Peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai kerangka hukum dan regulasi yang mengatur penatausahaan keuangan daerah, khususnya dalam konteks digital. Ini mencakup undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri, hingga pedoman teknis yang relevan. Pemahaman ini krusial untuk memastikan kepatuhan dalam implementasi Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  • Pengenalan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) dan Aplikasi Pendukung: Materi ini akan fokus pada pengenalan dan pemanfaatan SIKD yang berlaku di tingkat daerah. Peserta akan diajarkan navigasi, fitur-fitur utama, serta modul-modul yang tersedia dalam SIKD, seperti modul anggaran, penatausahaan penerimaan, penatausahaan pengeluaran, akuntansi, dan pelaporan. Selain itu, akan dibahas juga aplikasi pendukung lainnya yang relevan dengan Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  • Praktik Optimalisasi Pencatatan dan Pembukuan Digital: Bagian ini akan memberikan panduan praktis mengenai cara melakukan pencatatan transaksi keuangan secara digital, mulai dari input data, verifikasi, hingga otorisasi. Peserta akan diajarkan teknik-teknik untuk memastikan akurasi data, meminimalkan kesalahan, dan mengoptimalkan penggunaan fitur-fitur otomatisasi dalam sistem digital. Aspek praktis ini adalah inti dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  • Pengelolaan Dokumen dan Arsip Digital: Materi ini mencakup strategi dan teknik pengelolaan dokumen keuangan dalam format digital, termasuk proses digitalisasi dokumen fisik, penyimpanan aman, indeksasi, dan retensi arsip digital. Peserta akan memahami pentingnya integritas data dan kemudahan aksesibilitas dokumen elektronik. Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan menekankan pentingnya manajemen dokumen yang baik.
  • Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Digital: Peserta akan diajarkan cara menyusun berbagai jenis laporan keuangan, seperti laporan realisasi anggaran, neraca, dan laporan arus kas, menggunakan data yang ada dalam sistem digital. Materi ini juga akan membahas teknik ekspor data, analisis laporan, dan interpretasi hasil laporan untuk pengambilan keputusan. Keahlian ini adalah tujuan utama dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  • Keamanan Siber dan Perlindungan Data dalam Penatausahaan Digital: Topik ini sangat krusial, membahas ancaman keamanan siber yang mungkin dihadapi dalam sistem penatausahaan digital. Peserta akan belajar mengenai langkah-langkah pencegahan, deteksi dini, dan respons terhadap insiden keamanan. Materi juga mencakup pentingnya enkripsi data, manajemen hak akses, dan kebijakan backup data. Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan membahas langkah-langkah mitigasi risiko.
  • Audit Digital dan Pengendalian Internal: Materi ini akan menjelaskan bagaimana proses audit dapat dilakukan dalam lingkungan digital, termasuk penggunaan teknik audit berbantuan komputer (CAATs). Peserta akan memahami konsep pengendalian internal yang efektif dalam sistem digital untuk memastikan integritas dan keandalan data keuangan. Aspek ini penting untuk memastikan akuntabilitas pasca Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  • Studi Kasus dan Simulasi Implementasi: Untuk memperdalam pemahaman, Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan menyajikan studi kasus nyata mengenai keberhasilan dan tantangan dalam implementasi penatausahaan digital di daerah lain. Selain itu, akan dilakukan simulasi atau latihan praktis untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh dalam skenario yang mendekati kondisi riil.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital

Tujuan

  1. Meningkatkan Pemahaman Konseptual: Tujuan utama dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital adalah untuk membekali peserta dengan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dasar, prinsip, dan urgensi penatausahaan keuangan daerah berbasis digital. Ini mencakup pemahaman tentang bagaimana teknologi dapat secara fundamental mengubah dan meningkatkan efisiensi proses-proses keuangan. Pemahaman yang kuat akan menjadi dasar implementasi yang efektif.
  2. Meningkatkan Keterampilan Teknis: Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital bertujuan untuk mengembangkan keterampilan praktis peserta dalam mengoperasikan dan mengoptimalkan penggunaan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) serta aplikasi pendukung lainnya. Peserta akan mahir dalam pencatatan digital, pengelolaan dokumen elektronik, hingga penyusunan laporan keuangan melalui sistem. Keterampilan ini krusial untuk adaptasi di era digital.
  3. Meningkatkan Akurasi dan Akuntabilitas: Salah satu tujuan vital Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital adalah untuk memastikan bahwa proses penatausahaan keuangan daerah dilakukan dengan tingkat akurasi yang tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan secara penuh. Ini dicapai melalui pemahaman tentang fitur-fitur validasi data, jejak audit, dan sistem pelaporan yang terintegrasi dalam platform digital. Akurasi adalah kunci efektivitas.
  4. Mendorong Transparansi Tata Kelola Keuangan: Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital berupaya untuk mendorong terwujudnya transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan memanfaatkan sistem digital yang memungkinkan akses informasi yang lebih luas dan mudah. Ini membantu dalam meminimalkan potensi penyalahgunaan wewenang dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Transparansi adalah pilar pemerintahan yang baik.
  5. Membantu Kepatuhan Terhadap Regulasi: Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital memiliki tujuan untuk memastikan bahwa peserta mampu mengimplementasikan penatausahaan keuangan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama dalam konteks sistem digital. Pemahaman terhadap regulasi adalah fondasi bagi praktik yang legal dan terpercaya. Kepatuhan adalah indikator utama pengelolaan keuangan yang sehat.
  6. Mempercepat Proses Pengambilan Keputusan: Melalui Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital, diharapkan data keuangan yang akurat dan real-time dapat tersedia bagi para pengambil keputusan, sehingga proses pengambilan kebijakan menjadi lebih cepat, tepat, dan berbasis bukti. Informasi yang relevan dan terkini sangat penting untuk responsibilitas pemerintah.

Manfaat

  1. Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan: Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital, pemerintah daerah dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat, komprehensif, dan relevan. Laporan yang berkualitas tinggi ini akan menjadi dasar yang kuat untuk evaluasi kinerja dan perencanaan strategis di masa depan.
  2. Efisiensi Operasional yang Signifikan: Implementasi optimalisasi penatausahaan digital yang dihasilkan dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan secara drastis mengurangi waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk proses manual. Ini mencakup pengurangan penggunaan kertas, efisiensi dalam verifikasi data, dan percepatan alur kerja, sehingga memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih baik.
  3. Pengurangan Risiko Kesalahan dan Penipuan: Adopsi sistem digital yang ditekankan dalam Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital membantu meminimalkan kesalahan manusia dan meningkatkan keamanan data. Fitur-fitur kontrol internal dan jejak audit digital akan membantu mendeteksi anomali dan mencegah praktik penipuan, sehingga aset daerah lebih terlindungi.
  4. Peningkatan Kapasitas SDM: Peserta Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan memiliki kompetensi yang lebih tinggi dalam bidang teknologi informasi dan pengelolaan keuangan digital. Ini tidak hanya meningkatkan kinerja individu tetapi juga membangun kapasitas institusional pemerintah daerah secara keseluruhan, menciptakan tenaga kerja yang lebih adaptif.
  5. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance): Dengan adanya transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan kualitas data yang lebih baik pasca Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital, pemerintah daerah akan semakin mendekati standar tata kelola pemerintahan yang baik. Ini akan memperkuat kepercayaan publik dan legitimasi kebijakan pemerintah.
  6. Peningkatan Kepercayaan Publik: Transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah yang didukung oleh sistem digital yang diajarkan dalam Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Ketika masyarakat melihat bagaimana dana publik dikelola secara efisien dan transparan, mereka akan lebih mendukung program-program pembangunan pemerintah.
  7. Peningkatan Responsivitas Kebijakan: Ketersediaan data keuangan yang cepat dan akurat memungkinkan pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap perubahan kondisi ekonomi atau kebutuhan mendesak masyarakat. Keputusan dapat diambil lebih cepat berdasarkan informasi terkini, yang merupakan hasil langsung dari Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital.
  8. Dukungan Terhadap Pembangunan Berkelanjutan: Pengelolaan keuangan yang optimal melalui Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital akan memastikan alokasi sumber daya yang efisien untuk proyek-proyek pembangunan. Ini mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Pelaksanaan Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital adalah sebuah keharusan, bukan lagi pilihan, bagi pemerintah daerah di Indonesia. Dalam lanskap pemerintahan yang semakin kompleks dan menuntut, kemampuan untuk mengelola keuangan secara digital menjadi indikator utama efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Program Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital ini merupakan investasi strategis yang akan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kinerja keuangan daerah, mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, dan pada akhirnya, berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kami mengajak seluruh elemen pemerintah daerah, khususnya para pengelola keuangan, untuk segera mengambil bagian dalam program Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital ini. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang akan Anda dapatkan, Anda akan menjadi agen perubahan yang mampu mentransformasi sistem penatausahaan keuangan menjadi lebih modern, responsif, dan terpercaya. Mari bersama-sama wujudkan pengelolaan keuangan daerah yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kompetensi diri dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah Anda. Bergabunglah dalam Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital dan jadilah bagian dari revolusi digital dalam tata kelola keuangan pemerintahan! Pendaftaran telah dibuka, pastikan Anda menjadi bagian dari perubahan positif ini.

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Bimtek Optimalisasi Penatausahaan Digital Strategi Tingkatkan Kinerja Keuangan Daerah

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)