Bimtek Manajemen Kepala Ruang: Strategi Efektif Rumah Sakit Sesuai STARKES 2025-2026
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek Manajemen Kepala Ruang ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi manajerial kepala ruang dalam mengelola pelayanan keperawatan di rumah sakit sesuai standar STARKES 2025-2026. Peserta akan dibekali keterampilan menyusun perencanaan operasional, pengelolaan SDM, logistik, serta mutu dan keselamatan pasien. Dengan pelatihan ini, kepala ruang mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan, memastikan mutu keperawatan profesional, serta mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang optimal dan aman bagi pasien di lingkungan rumah sakit.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Manajemen Kepala Ruang: Strategi Efektif Rumah Sakit Sesuai STARKES 2025-2026

Bimtek Manajemen Kepala Ruang: Strategi Efektif Rumah Sakit Sesuai STARKES 2025-2026
Bimtek Manajemen Kepala Ruang: Strategi Efektif Rumah Sakit Sesuai STARKES 2025-2026. Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang memiliki peran sangat penting dalam menjamin kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Sebagai lembaga yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan paripurna, rumah sakit menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, serta layanan gawat darurat yang dilaksanakan oleh dokter, perawat, dan tenaga ahli kesehatan lainnya. Mutu pelayanan dan keselamatan pasien adalah tanggung jawab utama yang harus dipenuhi oleh rumah sakit, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, khususnya pada Pasal 36 yang menekankan pentingnya tata kelola rumah sakit dan tata kelola klinis yang baik.
Dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan profesional, keberhasilan manajemen keperawatan di ruang rawat menjadi faktor kunci. Manajemen keperawatan yang efektif dimulai dari tingkat paling dasar yaitu ruang rawat yang dikelola langsung oleh Kepala Ruang. Kepala Ruang merupakan manajer operasional yang memimpin pengelolaan seluruh sumber daya di unit perawatan untuk menghasilkan pelayanan yang bermutu dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Sejalan dengan itu, Undang-Undang Keperawatan Nomor 38 Tahun 2014 juga mengatur bahwa pelayanan keperawatan bertujuan untuk meningkatkan mutu keperawatan sekaligus melindungi hak-hak perawat dan klien. Oleh karena itu, kemampuan manajerial Kepala Ruang sangat penting untuk mengelola pelayanan keperawatan secara efektif dan efisien demi menjamin mutu dan keselamatan pasien yang optimal.
Pentingnya Pelatihan Manajemen Kepala Ruang
Persaingan di sektor pelayanan kesehatan semakin ketat dan menuntut rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Rumah sakit yang mampu mengelola sumber daya secara profesional dan berorientasi pada mutu akan lebih mudah memenangkan kepercayaan pasien dan meningkatkan citra institusi. Dalam konteks ini, keperawatan memegang peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan.
Pelayanan keperawatan yang optimal akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas keseluruhan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Kepala Ruang sebagai manajer lini pertama berperan langsung dalam mengelola staf keperawatan dan non-keperawatan, mengorganisir layanan, serta memastikan penerapan standar pelayanan yang baik di unitnya. Maka dari itu, pelatihan manajemen kepala ruang menjadi kebutuhan utama untuk meningkatkan kompetensi manajerial dan operasional yang sesuai dengan tuntutan STARKES 2025-2026.
Materi Pelatihan Manajemen Kepala Ruang Rumah Sakit
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis yang komprehensif kepada Kepala Ruang dalam mengelola unit keperawatan secara profesional dan efektif. Berikut adalah materi utama yang akan disampaikan dalam bimtek ini:
1. Menyusun Perencanaan Operasional Ruang Rawat
Perencanaan operasional yang baik menjadi landasan utama dalam manajemen ruang rawat. Kepala Ruang perlu memahami cara menyusun rencana kerja yang realistis dan terukur berdasarkan kebutuhan pasien dan kapasitas sumber daya yang ada. Rencana ini harus mencakup pengaturan jadwal kerja, pembagian tugas, hingga pengelolaan sumber daya untuk mencapai target mutu pelayanan.
2. Pengelolaan SDM Ruang Rawat
Sumber daya manusia merupakan aset penting dalam unit rawat. Kepala Ruang harus mampu mengelola staf keperawatan dan non-keperawatan secara efektif, mulai dari rekrutmen, pembinaan, hingga evaluasi kinerja. Pelatihan ini membekali Kepala Ruang dengan teknik komunikasi, motivasi, dan pengembangan kapasitas staf agar tercipta lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.
3. Pengelolaan Asuhan Keperawatan
Kepala Ruang perlu memastikan bahwa pelayanan asuhan keperawatan berjalan sesuai standar profesional dan prosedur operasional. Materi ini mengajarkan cara mengorganisir proses asuhan keperawatan, mengawasi pelaksanaan tindakan keperawatan, serta menangani kendala yang mungkin muncul di lapangan agar pelayanan tetap berjalan optimal.
4. Pengelolaan Logistik di Ruang Rawat
Manajemen logistik menjadi aspek yang tidak kalah penting untuk menjamin kelancaran operasional ruang rawat. Kepala Ruang harus menguasai tata cara pengadaan, penyimpanan, dan distribusi alat kesehatan dan bahan habis pakai secara efisien. Pengelolaan logistik yang baik mendukung kelancaran pelayanan dan meminimalisasi pemborosan sumber daya.
5. Pengelolaan Mutu dan Keselamatan Pasien
Sesuai dengan prinsip tata kelola rumah sakit yang baik, pengelolaan mutu dan keselamatan pasien menjadi fokus utama dalam manajemen keperawatan. Kepala Ruang dilatih untuk mengimplementasikan sistem pengendalian mutu, mengidentifikasi risiko keselamatan, serta menerapkan prosedur pencegahan kejadian tidak diinginkan demi menjaga keamanan pasien selama menjalani perawatan.
6. Implementasi Manajemen Ruang Rawat di Rumah Sakit
Materi ini menekankan integrasi seluruh aspek manajemen yang telah dipelajari dan penerapannya di lingkungan rumah sakit secara nyata. Kepala Ruang diajak untuk mampu menyusun strategi operasional yang sinkron dengan visi dan misi rumah sakit, sekaligus memenuhi standar STARKES 2025-2026 yang mengedepankan tata kelola klinis dan pelayanan yang paripurna.
Dampak Positif Bimtek Manajemen Kepala Ruang
Pelatihan ini diharapkan memberikan peningkatan kompetensi Kepala Ruang dalam hal pengelolaan unit perawatan secara menyeluruh. Dengan keterampilan manajerial yang lebih baik, Kepala Ruang dapat:
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan keperawatan di ruang rawat inap.
Menjamin konsistensi mutu pelayanan keperawatan sesuai standar nasional dan STARKES.
Mengoptimalkan penggunaan sumber daya manusia, material, dan finansial.
Meningkatkan keselamatan pasien dan meminimalisasi risiko kesalahan pelayanan.
Memperkuat peran keperawatan sebagai faktor kunci keberhasilan pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Kesimpulan
Dalam menghadapi tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks dan kompetitif, pelatihan manajemen Kepala Ruang menjadi investasi penting bagi rumah sakit. Melalui bimtek ini, Kepala Ruang akan memiliki bekal strategi manajemen yang efektif sesuai dengan ketentuan STARKES 2025-2026, yang mampu meningkatkan mutu pelayanan keperawatan secara signifikan. Dengan begitu, rumah sakit dapat terus berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan memuaskan bagi masyarakat.

Bimtek Manajemen Kepala Ruang: Strategi Efektif Rumah Sakit Sesuai STARKES 2025-2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Manajemen Kepala Ruang: Strategi Efektif Rumah Sakit Sesuai STARKES 2025-2026
Metode Bimtek Manajemen Kepala Ruang
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Manajemen Kepala Ruang:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Manajemen Kepala Ruang
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Manajemen Kepala Ruang
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Manajemen Kepala Ruang:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan Manajemen Kepala Ruang
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Manajemen Kepala Ruang: Strategi Efektif Rumah Sakit Sesuai STARKES 2025-2026
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

