Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan 2025 adalah pelatihan unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengelolaan arsip dan perpustakaan secara modern dan efektif. Dengan fokus pada digitalisasi, pemeliharaan arsip, dan pengembangan layanan informasi, bimtek ini sangat penting bagi instansi pemerintah maupun swasta. Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan teknik pengorganisasian dokumen yang efisien, sehingga meningkatkan akurasi dan aksesibilitas data. Bimtek ini menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola informasi yang tertib, transparan, dan berkelanjutan di era digital.

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

393 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025. Di era digital saat ini, pengelolaan informasi menjadi salah satu aspek utama yang menentukan kelancaran dan efektivitas tata kelola sebuah organisasi — baik pemerintahan maupun institusi swasta. Ledakan data dan dokumen yang semakin pesat menuntut sistem kearsipan dan perpustakaan yang modern, terstruktur, serta mudah diakses, sehingga kualitas layanan informasi dapat terus ditingkatkan. Tanpa sistem yang tepat, risiko kehilangan data penting, inefisiensi pencarian informasi, dan hilangnya nilai historis dokumen akan semakin besar. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kearsipan dan Perpustakaan menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan ini secara komprehensif.

Bimtek ini diselenggarakan untuk membekali peserta dengan keterampilan terkini dalam mengelola arsip dan koleksi perpustakaan yang tidak hanya berorientasi pada metode tradisional tetapi juga teknologi digitalisasi. Transformasi digital mengharuskan perpustakaan dan kearsipan tidak lagi hanya berwujud fisik, melainkan juga dalam bentuk arsip elektronik yang harus dikelola secara profesional dan aman. Pendekatan pengindeksan, penyimpanan, hingga pemulihan bahan menjadi fokus utama dalam pelatihan ini agar semua layanan informasi dapat diakses secara cepat dan akurat oleh pengguna.

Pentingnya Bimtek ini juga diperkuat oleh regulasi terbaru yang mengatur tata kelola kearsipan dan perpustakaan di lingkungan pemerintahan dan lembaga lainnya. Misalnya, implementasi Permendagri No. 83 Tahun 2022 tentang Kode Klasifikasi Arsip, serta pedoman pengelolaan arsip dinamis dan statis dari ANRI. Dengan koordinasi yang baik dalam pengelolaan arsip dan perpustakaan, organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang transparan, tertib administrasi, dan mampu mendukung pengambilan keputusan yang berbasis bukti.

Melalui artikel ini, Lembaga Pusat Edukasi Indonesia ingin memberikan gambaran lengkap dan mendalam mengenai Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025, yang relevan dan strategis untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di bidang pengelolaan informasi, sekaligus mendorong kemajuan institusi dalam melayani masyarakat secara optimal.

Pengertian Kearsipan dan Perpustakaan

Kearsipan atau yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Records Management adalah sebuah sistem yang dikembangkan untuk mengelola dan mengatasi permasalahan dokumentasi informasi dalam organisasi. Sistem ini berfungsi untuk memudahkan penyimpanan, pengorganisasian, dan pencarian kembali dokumen penting sehingga informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh secara efektif dan efisien. Dengan banyaknya aktivitas yang menghasilkan dokumen dalam berbagai bentuk dan jumlah besar, kearsipan berperan penting sebagai tulang punggung manajemen informasi organisasi.

Kearsipan terdiri atas dua jenis utama: arsip transaksi dan arsip referensi. Arsip transaksi biasanya berupa dokumen terkait aktivitas operasional seperti cek, dokumen pemesanan, dan bon yang diatur secara sederhana berdasarkan nomor atau tanggal. Sedangkan arsip referensi adalah dokumen yang lebih kompleks seperti surat menyurat, laporan, notulen rapat, dan akta perusahaan yang membutuhkan sistem penyimpanan dan penelusuran yang lebih canggih dan terstruktur.

Sementara itu, perpustakaan secara tradisional didefinisikan sebagai rumah buku atau kutubkhanah, yaitu koleksi besar buku, majalah, dan bahan pustaka lain yang dikelola oleh institusi dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Perpustakaan tidak hanya sebagai gudang buku, tetapi juga sebagai pusat layanan informasi yang menyediakan akses bagi publik untuk meningkatkan literasi, pendidikan, dan riset. Perkembangan teknologi digital telah mengubah perpustakaan menjadi lebih interaktif dengan layanan koleksi digital, katalog elektronik, hingga pengembangan platform baca daring.

Dalam konteks administrasi pemerintahan dan lembaga, baik kearsipan maupun perpustakaan merupakan elemen fundamental yang saling mendukung untuk menjamin akuntabilitas, transparansi, serta pengelolaan informasi yang bersih dan tertib. Oleh sebab itu, diperlukan upaya sistematis dan modernisasi berkelanjutan melalui pelatihan yang komprehensif seperti Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan.

Peran dan Pentingnya Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan memainkan peran krusial dalam membangun kapasitas SDM yang kompeten dan profesional dalam mengelola arsip serta layanan perpustakaan. Di lingkungan pemerintahan maupun swasta, pelatihan ini membantu peserta memahami prinsip-prinsip manajemen arsip, tata kelola perpustakaan, dan aplikasi teknologi terkini yang dapat diterapkan di institusi masing-masing.

Keunggulan utama dari Bimtek ini adalah membantu menghadirkan sistem kearsipan yang tertib, terstruktur, dan mudah diakses, sehingga dokumen penting tidak mudah hilang, rusak, atau terlupakan. Pelatihan juga menekankan pada strategi digitalisasi arsip serta penggunaan sistem informasi manajemen arsip elektronik (E-Filling). Hal ini sangat penting untuk menjawab tantangan era digital agar organisasi dapat menjalankan administrasi secara lebih responsif, efisien, dan akurat.

Selain itu, Bimtek ini juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang pemeliharaan bahan arsip dan koleksi perpustakaan, termasuk teknik pelestarian dokumen dan pemulihan bahan bersejarah. Dengan begitu, nilai sejarah dan budaya yang tersimpan dalam arsip maupun perpustakaan dapat terjaga kelestariannya untuk generasi mendatang.

Tidak kalah penting, pelatihan ini membuka wawasan peserta mengenai pengembangan layanan informasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna. Hal ini mencakup bagaimana mendesain layanan perpustakaan yang ramah pengguna, mempromosikan literasi informasi, dan meningkatkan minat baca masyarakat melalui program-program edukatif. Dengan peningkatan layanan tersebut, institusi akan mampu memberikan nilai tambah lebih besar kepada komunitas dan pemangku kepentingan.

Materi Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan yang Terperinci dan Sistematis

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan mencakup berbagai materi yang disusun secara sistematis untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan arsip dan perpustakaan di lingkungan pemerintahan maupun institusi lainnya. Berikut adalah daftar materi inti yang diajarkan dalam pelatihan ini:

  1. Kode Klasifikasi Arsip di Lingkungan Kemendagri dan Pemda: Implementasi Permendagri No. 83 Tahun 2022 sebagai panduan standar klasifikasi dokumen.

  2. Manajemen Kearsipan dan Pengelolaan Pusat Arsip (Record Center): Teknik pengelolaan pusat arsip yang efektif.

  3. Pengelolaan Kearsipan di Daerah: Pengaturan administrasi arsip di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

  4. Manajemen Kehumasan di Instansi Pemerintah: Pengelolaan komunikasi dan informasi publik.

  5. Tata Kearsipan Pemerintah: Standar tata kelola arsip berdasarkan regulasi terbaru seperti Permendagri No. 135/2017 dan PP No. 28/2012.

  6. Pemeliharaan dan Pengamanan Arsip Vital: Strategi perlindungan dokumen penting dan bersejarah.

  7. Pengelolaan Arsip Digital (E-Filling) dan Sistem Informasi Manajemen Arsip: Implementasi teknologi digital untuk pengarsipan modern.

  8. Pengelolaan Perpustakaan: Teknik manajemen dan pengembangan koleksi buku serta bahan digital.

  9. Pengatalogan Deskriptif Berbasis RDA (Resource Description and Access): Standar pengkatalogan koleksi yang international.

  10. Penyuluh Minat dan Gemar Membaca: Program edukasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

  11. Pelatihan Pengelolaan Tata Naskah Dinas: Standar penanganan surat menyurat dan dokumen resmi pemerintah.

  12. Teknis Penyusunan Tata Naskah Dinas dan Kearsipan di Lingkungan Pemerintah Daerah dan DPRD: Pengaturan prosedur administrasi yang tertib dan efisien.

  13. Training of Trainers (TOT) Perpustakaan: Pelatihan untuk membekali calon pelatih di bidang perpustakaan agar dapat mentransfer ilmu secara efektif.

Materi-materi tersebut dirancang dengan metode pembelajaran interaktif dan studi kasus, sehingga peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu mengaplikasikan langsung di unit kerja masing-masing.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan

Bimtek ini memiliki berbagai tujuan strategis, antara lain:

  • Meningkatkan Kompetensi SDM dalam pengelolaan arsip dan perpustakaan agar mampu mengelola dokumen secara sistematis dan sesuai regulasi.

  • Mendorong Digitalisasi Arsip dan Perpustakaan, guna meningkatkan efisiensi penyimpanan dan akses informasi di era teknologi.

  • Memastikan Keamanan dan Keberlanjutan Arsip Penting, melalui teknik pemeliharaan dan pengamanan arsip vital.

  • Mengoptimalkan Layanan Informasi, khususnya pengembangan perpustakaan sebagai sumber edukasi dan literasi untuk masyarakat luas.

  • Memperkuat Tata Kelola Administrasi Pemerintahan, dengan penerapan standar pengelolaan dokumen dan naskah dinas yang baik.

  • Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi, sehingga implementasi manajemen arsip mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Manfaat nyata yang diperoleh dari Bimtek ini mencakup peningkatan produktivitas kerja, kemudahan akses informasi, penghematan ruang dan biaya penyimpanan, serta peningkatan citra institusi di mata publik sebagai penyelenggara layanan informasi yang berkualitas.

Kesimpulan

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025 merupakan kebutuhan strategis bagi institusi pemerintahan dan organisasi lainnya dalam mengelola informasi secara profesional, modern, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan regulasi terbaru. Pengelolaan arsip dan perpustakaan yang baik akan meningkatkan kualitas layanan, mendorong transparansi, serta menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya organisasi.

Lembaga Pusat Edukasi Indonesia mengajak seluruh instansi untuk berpartisipasi aktif mengikuti Bimtek ini agar mampu menyiapkan sumber daya manusia yang handal dan siap menghadapi tantangan pengelolaan informasi di masa depan. Dengan kemampuan yang terasah dan sistem yang tepat, setiap organisasi dapat mencapai efisiensi maksimal, memberikan layanan optimal, serta meningkatkan daya saing melalui pengelolaan informasi yang unggul.

Mari jadikan Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan sebagai langkah konkret untuk membangun masa depan informasi yang terkelola baik, berkelanjutan, dan mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Metode Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Pelatihan Kearsipan dan Perpustakaan

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan Terkini 2025

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)