Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan Bimtek Implementasi TKDN P3DN, pelatihan esensial untuk memahami dan menerapkan Tingkat Komponen Dalam Negeri serta Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam pengadaan pemerintah 2025. Kuasai regulasi, optimalkan belanja negara, dan dukung industri lokal. Raih keunggulan kompetitif dan pastikan setiap pengadaan Anda berkontribusi pada kemandirian ekonomi bangsa. Segera daftar!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025

Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025. Dalam lanskap pengadaan barang/jasa pemerintah, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas menjadi pilar utama yang tak terpisahkan dari tata kelola yang baik. Pemerintah Indonesia secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas belanja negara melalui berbagai kebijakan strategis. Salah satu inisiatif krusial adalah optimalisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Kebijakan ini bukan sekadar regulasi, melainkan sebuah instrumen vital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian industri nasional.
Urgensi penerapan Bimtek Implementasi TKDN P3DN semakin terasa signifikan dalam konteks Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025. Dengan adanya target-target ambisius dalam belanja pemerintah, pemahaman mendalam tentang regulasi dan mekanisme implementasi TKDN P3DN menjadi sebuah keharusan bagi seluruh pemangku kepentingan. Tanpa pemahaman yang komprehensif, potensi optimalisasi penggunaan produk dalam negeri bisa terhambat, berdampak pada pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Pelaksanaan Bimtek Implementasi TKDN P3DN ini dirancang untuk memberikan panduan praktis dan pengetahuan terkini kepada para pejabat pengadaan, Pokja Pemilihan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat mengintegrasikan aspek TKDN P3DN secara efektif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pengadaan. Ini akan memastikan bahwa setiap rupiah belanja pemerintah memberikan dampak maksimal bagi perekonomian nasional.
Adopsi kebijakan TKDN P3DN secara menyeluruh akan membawa dampak positif yang multifaset. Selain memperkuat industri lokal dan UMKM, kebijakan ini juga mendorong inovasi dan daya saing produk Indonesia di kancah global. Oleh karena itu, Bimtek Implementasi TKDN P3DN menjadi investasi strategis bagi pemerintah dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Definisi Bimtek Implementasi TKDN P3DN
Bimtek Implementasi TKDN P3DN dapat didefinisikan sebagai kegiatan bimbingan teknis yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis para peserta mengenai tata cara penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam setiap tahapan pengadaan barang/jasa pemerintah. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan mendalam tentang dasar hukum, mekanisme perhitungan, serta strategi implementasi TKDN P3DN secara efektif dan efisien.
Secara lebih spesifik, Bimtek Implementasi TKDN P3DN mencakup serangkaian sesi pembelajaran yang sistematis, mulai dari pengenalan konsep dasar TKDN dan P3DN, analisis regulasi terkait, hingga studi kasus implementasi di lapangan. Peserta akan dibimbing untuk memahami bagaimana mengidentifikasi produk dengan TKDN tinggi, menyusun spesifikasi teknis yang mendukung P3DN, serta melakukan evaluasi penawaran yang mempertimbangkan aspek TKDN. Fokus utama adalah pada bagaimana Bimtek Implementasi TKDN P3DN dapat menghasilkan dampak nyata.
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sendiri adalah nilai persentase komponen produksi yang dibuat di dalam negeri pada suatu produk barang, jasa, atau gabungan keduanya. Ini dihitung berdasarkan komponen biaya produksi yang berasal dari dalam negeri, termasuk bahan baku, tenaga kerja, dan biaya tidak langsung lainnya. Pemahaman yang benar tentang metodologi perhitungan TKDN adalah esensial untuk memastikan bahwa target P3DN dapat tercapai secara akuntabel dan transparan melalui Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
Sementara itu, Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) adalah upaya sistematis untuk mendorong dan mewajibkan penggunaan produk hasil produksi dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, BUMN, dan BUMD. Kebijakan ini merupakan bagian integral dari strategi ekonomi nasional untuk memperkuat industri domestik, mengurangi ketergantungan pada produk impor, dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri. Bimtek Implementasi TKDN P3DN sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
Pelaksanaan Bimtek Implementasi TKDN P3DN juga akan membahas berbagai tantangan dan solusi dalam penerapan kebijakan ini, termasuk isu-isu terkait ketersediaan produk dalam negeri, standardisasi, dan sertifikasi. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami aspek teoritis, tetapi juga siap menghadapi kendala praktis di lapangan dan mencari solusi yang inovatif dalam konteks Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
Secara keseluruhan, Bimtek Implementasi TKDN P3DN bukan hanya sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah investasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintah. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengadaan barang/jasa sejalan dengan amanat undang-undang dan berkontribusi secara optimal pada pertumbuhan ekonomi nasional. Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan menjadi pondasi kuat bagi kebijakan P3DN.
Peran dan Pentingnya Bimtek Implementasi TKDN P3DN
Peran dan pentingnya Bimtek Implementasi TKDN P3DN sangat vital dalam ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah, terutama dalam mendukung tercapainya target Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri. Pelatihan ini berfungsi sebagai jembatan pengetahuan dan keterampilan yang menghubungkan kebijakan pusat dengan praktik di lapangan.
- Meningkatkan Pemahaman Regulasi: Bimtek Implementasi TKDN P3DN berperan krusial dalam memperjelas berbagai regulasi terkait TKDN dan P3DN, mulai dari Undang-Undang hingga Peraturan Presiden dan Peraturan Menteri. Banyak pejabat pengadaan yang masih belum sepenuhnya memahami seluk-beluk aturan ini. Pelatihan ini memastikan bahwa semua pihak memiliki interpretasi yang seragam dan benar terhadap landasan hukum, sehingga menghindari kesalahan interpretasi yang dapat menghambat proses pengadaan. Pemahaman mendalam tentang regulasi adalah kunci keberhasilan Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
- Meningkatkan Kompetensi Pejabat Pengadaan: Bimtek Implementasi TKDN P3DN membekali para pejabat pengadaan, Pokja Pemilihan, dan PPK dengan kompetensi teknis yang diperlukan untuk mengimplementasikan TKDN P3DN secara efektif. Ini mencakup kemampuan dalam menyusun spesifikasi teknis yang berpihak pada produk dalam negeri, melakukan evaluasi penawaran dengan mempertimbangkan bobot TKDN, dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Kompetensi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap pengadaan benar-benar mendukung industri dalam negeri.
- Mendorong Akuntabilitas dan Transparansi: Dengan pemahaman yang lebih baik melalui Bimtek Implementasi TKDN P3DN, para pelaku pengadaan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih akuntabel dan transparan. Mereka akan mampu mengidentifikasi dan memverifikasi klaim TKDN dari penyedia barang/jasa, serta memastikan bahwa proses pengadaan berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Ini mengurangi risiko penyalahgunaan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pengadaan. Aspek akuntabilitas adalah salah satu fokus utama Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
- Mengoptimalkan Belanja Pemerintah untuk Perekonomian Nasional: Salah satu peran terpenting Bimtek Implementasi TKDN P3DN adalah memastikan bahwa belanja pemerintah benar-benar berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan memprioritaskan produk dalam negeri, dana APBN/APBD akan berputar di dalam negeri, menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang positif terhadap industri lokal, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang yang vital.
- Mendukung Industri dan UMKM Lokal: Bimtek Implementasi TKDN P3DN secara langsung mendukung kelangsungan dan pengembangan industri serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Dengan adanya kepastian pasar dari pemerintah, pelaku usaha dalam negeri akan termotivasi untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan daya saing. Ini mendorong inovasi dan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat. Peningkatan penggunaan produk lokal adalah inti dari Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
- Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Bangsa: Pada skala yang lebih luas, Bimtek Implementasi TKDN P3DN merupakan salah satu instrumen strategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa. Dengan mengurangi ketergantungan pada produk impor dan memperkuat basis produksi dalam negeri, Indonesia akan lebih resilient terhadap gejolak ekonomi global. Ini adalah langkah fundamental menuju kedaulatan ekonomi yang lebih kokoh.
- Menghindari Risiko Hukum dan Audit: Pemahaman yang mendalam tentang TKDN P3DN yang diperoleh dari Bimtek Implementasi TKDN P3DN dapat membantu pejabat pengadaan menghindari risiko hukum dan temuan audit. Kesalahan dalam penerapan kebijakan TKDN P3DN dapat berujung pada sanksi administratif, bahkan pidana. Dengan mengikuti Bimtek Implementasi TKDN P3DN, peserta akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan yang sesuai dengan peraturan.
- Menciptakan Kesadaran Kolektif: Bimtek Implementasi TKDN P3DN juga berperan dalam menciptakan kesadaran kolektif di seluruh lini pemerintahan mengenai pentingnya menggunakan produk dalam negeri. Ini bukan hanya tugas pejabat pengadaan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional. Kesadaran ini akan mendorong perubahan budaya kerja yang lebih pro-P3DN.
Materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN
Materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang mendalam terkait penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Setiap poin materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN ini akan disajikan dengan detail dan dilengkapi contoh praktis.
- Kebijakan dan Regulasi TKDN P3DN: Bagian ini akan mengupas tuntas landasan hukum dan berbagai regulasi terkini yang mengatur TKDN dan P3DN. Peserta Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan diajak untuk memahami hierarki peraturan, mulai dari Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, hingga Peraturan Menteri dan kebijakan turunannya. Penekanan diberikan pada regulasi terbaru yang berlaku untuk Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025. Pembahasan meliputi Perpres No. 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang telah diubah dengan Perpres No. 17 Tahun 2023, serta kebijakan lain dari Kementerian Perindustrian dan LKPP. Pemahaman yang kuat akan dasar hukum adalah fondasi dari Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
- Konsep Dasar TKDN dan P3DN: Materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN ini menjelaskan definisi operasional TKDN, metodologi perhitungannya, serta kategori produk atau jasa yang wajib memiliki sertifikat TKDN. Peserta akan diajak memahami perbedaan antara produk dalam negeri bersertifikat TKDN dan produk impor. Pembahasan juga mencakup prinsip-prinsip P3DN, tujuan strategisnya bagi perekonomian nasional, dan bagaimana P3DN diintegrasikan dalam siklus pengadaan. Pemahaman konsep ini esensial untuk mengaplikasikan Bimtek Implementasi TKDN P3DN secara benar.
- Mekanisme Perhitungan TKDN Barang dan Jasa: Sesi ini akan membahas secara detail bagaimana perhitungan TKDN dilakukan untuk berbagai jenis barang, jasa konstruksi, dan jasa non-konstruksi. Peserta Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan mempelajari komponen-komponen yang dipertimbangkan dalam perhitungan (misalnya bahan baku, tenaga kerja, biaya tidak langsung), serta rumus-rumus yang digunakan. Akan diberikan studi kasus dan latihan praktis untuk memastikan peserta memahami cara menghitung dan memverifikasi nilai TKDN secara akurat.
- Sertifikasi TKDN dan Verifikasi: Materi ini menjelaskan proses dan prosedur untuk mendapatkan sertifikat TKDN dari lembaga yang berwenang. Peserta Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan memahami persyaratan dokumen, tahapan audit, dan validitas sertifikat. Selain itu, dibahas pula peran dan tanggung jawab pejabat pengadaan dalam melakukan verifikasi keabsahan sertifikat TKDN yang dilampirkan oleh penyedia barang/jasa. Pemahaman ini krusial untuk memastikan kepatuhan.
- Integrasi TKDN P3DN dalam Tahapan Pengadaan: Sesi ini fokus pada bagaimana aspek TKDN P3DN diintegrasikan dalam setiap tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga serah terima.
- Perencanaan Pengadaan: Penyusunan spesifikasi teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang mendukung P3DN, identifikasi produk wajib TKDN, serta penyusunan HPS/OE dengan mempertimbangkan harga produk dalam negeri. Ini adalah tahap awal penting dalam Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
- Persiapan Pemilihan Penyedia: Pembuatan dokumen pemilihan (dokumen tender/seleksi) yang mensyaratkan TKDN, penyusunan kriteria evaluasi yang memberikan preferensi pada produk dalam negeri.
- Pelaksanaan Pemilihan Penyedia: Tata cara evaluasi penawaran yang mempertimbangkan bobot TKDN, penggunaan preferensi harga, serta penanganan sanggah terkait TKDN. Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan memperjelas proses ini.
- Pelaksanaan Kontrak: Pengawasan dan pengendalian untuk memastikan implementasi TKDN sesuai dengan kontrak, serta pelaporan realisasi TKDN.
- Preferensi Harga dan Bobot TKDN: Materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN ini akan membahas secara mendalam mekanisme pemberian preferensi harga kepada produk dalam negeri, termasuk perhitungan preferensi dan batasan-batasannya. Juga dibahas bagaimana bobot TKDN menjadi salah satu kriteria penting dalam evaluasi penawaran, khususnya untuk pengadaan yang tidak menggunakan preferensi harga. Studi kasus akan digunakan untuk memperjelas penerapan konsep ini.
- Penggunaan Produk Dalam Negeri pada E-Katalog dan Non-E-Katalog: Peserta Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan mempelajari perbedaan dan persamaan penerapan TKDN P3DN pada pengadaan melalui E-Katalog (pencatatan dan penggunaan fitur TKDN di platform E-Katalog) dan pengadaan secara non-E-Katalog (tender/seleksi). Akan dijelaskan strategi optimal untuk memastikan prioritas penggunaan produk dalam negeri pada kedua metode ini.
- Sanksi dan Reward dalam Implementasi TKDN P3DN: Bagian ini membahas konsekuensi hukum dan administratif bagi pihak yang tidak mematuhi ketentuan TKDN P3DN, serta insentif atau penghargaan yang mungkin diberikan bagi pihak yang berhasil mengimplementasikan kebijakan ini secara optimal. Pemahaman mengenai sanksi ini penting untuk memastikan kepatuhan yang tinggi.
- Studi Kasus dan Diskusi Interaktif: Materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan dilengkapi dengan studi kasus nyata dari berbagai sektor pengadaan untuk memberikan gambaran praktis kepada peserta. Sesi diskusi interaktif akan memfasilitasi pertukaran pengalaman, penanganan isu-isu kompleks, dan pencarian solusi bersama terkait tantangan implementasi TKDN P3DN.
- Evaluasi dan Pelaporan TKDN P3DN: Materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN ini menjelaskan bagaimana melakukan evaluasi terhadap capaian TKDN P3DN dalam suatu proyek pengadaan. Selain itu, peserta akan diajarkan mengenai mekanisme pelaporan realisasi TKDN P3DN kepada pihak yang berwenang, serta pentingnya data yang akurat dan valid untuk evaluasi kebijakan lebih lanjut.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Implementasi TKDN P3DN
Penyelenggaraan Bimtek Implementasi TKDN P3DN memiliki tujuan yang jelas dan akan membawa manfaat signifikan bagi berbagai pihak, baik individu maupun institusi. Tujuan dan manfaat ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan nilai tambah maksimal dari pelatihan ini.
Tujuan Bimtek Implementasi TKDN P3DN
Tujuan utama dari Bimtek Implementasi TKDN P3DN adalah untuk meningkatkan kapabilitas dan pemahaman peserta dalam mengaplikasikan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) secara efektif dalam setiap proses pengadaan barang/jasa pemerintah.
- Meningkatkan Pemahaman Komprehensif tentang Regulasi TKDN P3DN: Peserta Bimtek Implementasi TKDN P3DN diharapkan mampu memahami secara mendalam seluruh peraturan perundang-undangan terkait TKDN dan P3DN, termasuk perubahannya, sehingga dapat mengaplikasikannya dengan benar dan menghindari potensi kesalahan interpretasi yang berujung pada pelanggaran hukum. Ini mencakup pemahaman tentang landasan hukum serta implikasi dari setiap pasal atau ayat yang relevan. Pemahaman regulasi adalah inti dari Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
- Meningkatkan Kemampuan Teknis Perhitungan dan Verifikasi TKDN: Bimtek Implementasi TKDN P3DN bertujuan agar peserta memiliki keterampilan praktis dalam menghitung nilai TKDN untuk barang dan jasa, serta mampu melakukan verifikasi keabsahan sertifikat TKDN yang diajukan oleh penyedia. Kemampuan ini esensial untuk memastikan bahwa klaim TKDN adalah valid dan sesuai dengan fakta di lapangan, sehingga mencegah manipulasi data.
- Mengoptimalkan Integrasi TKDN P3DN dalam Setiap Tahapan Pengadaan: Tujuan Bimtek Implementasi TKDN P3DN adalah membekali peserta dengan strategi dan teknik untuk mengintegrasikan aspek TKDN P3DN sejak tahap perencanaan pengadaan, penyusunan spesifikasi, evaluasi penawaran, hingga pelaksanaan dan pengawasan kontrak. Ini memastikan bahwa preferensi produk dalam negeri menjadi bagian tak terpisahkan dari seluruh siklus pengadaan, bukan hanya sekadar formalitas.
- Mendorong Pemanfaatan Produk Dalam Negeri secara Maksimal: Bimtek Implementasi TKDN P3DN diharapkan dapat memotivasi dan memberdayakan peserta untuk secara aktif memprioritaskan dan memanfaatkan produk dalam negeri dalam setiap pengadaan yang mereka tangani. Ini berarti mendorong penggunaan E-Katalog yang memiliki indikator TKDN, serta secara proaktif mencari dan mengidentifikasi produk lokal berkualitas tinggi.
- Mencegah Potensi Pelanggaran dan Risiko Hukum: Dengan pemahaman yang kuat dari Bimtek Implementasi TKDN P3DN mengenai ketentuan TKDN P3DN dan konsekuensi ketidakpatuhan, peserta diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan hati-hati dan menghindari tindakan yang berpotensi melanggar hukum atau menimbulkan temuan audit. Ini meminimalkan risiko hukum bagi individu maupun institusi.
- Membangun Jaringan dan Berbagi Praktik Terbaik: Bimtek Implementasi TKDN P3DN juga bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antarpeserta dari berbagai instansi. Ini menciptakan forum diskusi yang konstruktif untuk mengatasi tantangan bersama dan menemukan solusi inovatif dalam implementasi TKDN P3DN.
Manfaat Bimtek Implementasi TKDN P3DN
Manfaat dari Bimtek Implementasi TKDN P3DN akan terasa secara langsung oleh individu peserta, institusi mereka, dan secara lebih luas bagi perekonomian nasional.
- Bagi Peserta Individu:
- Peningkatan Kompetensi Profesional: Peserta akan memiliki keahlian khusus dalam bidang TKDN P3DN yang sangat relevan di era ini, meningkatkan nilai jual profesionalisme mereka di lingkungan kerja.
- Pemahaman Mendalam: Mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang kebijakan dan teknis implementasi TKDN P3DN, menghilangkan keraguan dalam pengambilan keputusan.
- Pengurangan Risiko Personal: Membekali diri dengan pengetahuan yang memadai untuk menghindari kesalahan atau kelalaian yang dapat berujung pada sanksi atau masalah hukum terkait Bimtek Implementasi TKDN P3DN.
- Sertifikat Keahlian: Memperoleh sertifikat sebagai bukti partisipasi dan penguasaan materi Bimtek Implementasi TKDN P3DN, yang dapat mendukung jenjang karir.
- Bagi Institusi/Pemerintah Daerah:
- Peningkatan Kepatuhan Regulasi: Memastikan bahwa seluruh proses pengadaan di institusi berjalan sesuai dengan regulasi TKDN P3DN yang berlaku, mengurangi risiko temuan audit dan sanksi.
- Optimalisasi Belanja Anggaran: Mengarahkan belanja pemerintah untuk membeli produk dalam negeri, sehingga dana APBN/APBD berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.
- Efisiensi Pengadaan: Proses pengadaan menjadi lebih efisien dengan adanya pemahaman yang seragam tentang TKDN P3DN di antara tim pengadaan, mengurangi potensi penundaan atau revisi.
- Dukungan Pembangunan Ekonomi Lokal: Institusi menjadi agen penggerak ekonomi lokal dengan memprioritaskan produk UMKM dan industri dalam negeri.
- Bagi Perekonomian Nasional:
- Penguatan Industri Dalam Negeri: Menciptakan pasar yang stabil dan berkelanjutan bagi produk-produk dalam negeri, mendorong peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk.
- Penciptaan Lapangan Kerja: Peningkatan permintaan terhadap produk dalam negeri akan mendorong pertumbuhan industri, yang pada gilirannya menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
- Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi: Sirkulasi uang di dalam negeri akibat penggunaan produk domestik akan memicu efek berganda yang signifikan, mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).
- Pengurangan Ketergantungan Impor: Mengurangi ketergantungan pada produk impor, yang berkontribusi pada penghematan devisa negara dan stabilitas neraca perdagangan.
- Peningkatan Daya Saing Produk Nasional: Dengan adanya preferensi pasar, produsen dalam negeri akan termotivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar global.
Kesimpulan Bimtek Implementasi TKDN P3DN
Bimtek Implementasi TKDN P3DN adalah sebuah keharusan dalam upaya mencapai visi pembangunan ekonomi yang mandiri dan berdaulat. Pentingnya Bimtek Implementasi TKDN P3DN ini tidak hanya terletak pada pemenuhan regulasi semata, melainkan juga sebagai katalisator utama untuk menggerakkan roda perekonomian nasional dari hulu hingga hilir. Dengan pemahaman yang komprehensif dan implementasi yang tepat, setiap rupiah belanja pemerintah akan menjadi investasi yang signifikan bagi kemajuan industri domestik, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kami mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah, mulai dari perencana, pelaksana, hingga pengawas, untuk tidak ragu mengikuti Bimtek Implementasi TKDN P3DN. Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kapasitas diri, memperdalam pemahaman, dan berkontribusi nyata pada penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri. Mari bersama-sama wujudkan komitmen kita untuk mendukung produk-produk Indonesia, karena kemandirian bangsa dimulai dari kemandirian ekonomi. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi agen perubahan yang transformatif.
Partisipasi Anda dalam Bimtek Implementasi TKDN P3DN bukan hanya sekadar mengikuti pelatihan, melainkan merupakan sebuah langkah proaktif dalam mendukung visi besar pemerintah untuk membangun perekonomian yang kuat dan berdaya saing. Melalui Bimtek Implementasi TKDN P3DN, kita tidak hanya belajar, tetapi juga berinvestasi pada masa depan Indonesia yang lebih cerah dan mandiri. Mari bergabung dan jadilah bagian dari solusi untuk memajukan bangsa ini.

Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Implementasi TKDN P3DN dalam Rencana Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

