Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Tingkatkan kualitas Pemerintahan Desa Anda! Ikuti Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan dari Pusat Edukasi Indonesia. Pelatihan ini esensial untuk mengoptimalkan layanan publik, mewujudkan desa cerdas, dan memastikan transparansi. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk membawa desa Anda ke era digital!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

300 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan. Era digitalisasi telah merambah berbagai sektor kehidupan, termasuk tata kelola pemerintahan di tingkat desa. Transformasi ini bukan sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Keberadaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi jembatan utama dalam membangun konektivitas antara pemerintah desa dengan warganya, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Inisiatif ini menandai langkah strategis menuju smart village yang adaptif terhadap dinamika zaman.

Pemerintah desa memiliki peran sentral dalam memastikan keberlangsungan pembangunan yang inklusif dan merata. Tantangan yang dihadapi tidak hanya terbatas pada pengelolaan sumber daya, tetapi juga bagaimana beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa hadir sebagai solusi konkret untuk membekali perangkat desa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap desa dapat mengimplementasikan sistem digital secara efektif.

Urgensi Bimtek Digitalisasi Layanan Desa semakin terasa mengingat disparitas akses teknologi antar wilayah. Banyak desa masih menghadapi kendala infrastruktur dan kurangnya sumber daya manusia yang mumpuni dalam mengoperasikan sistem digital. Oleh karena itu, pelatihan yang terstruktur dan komprehensif menjadi krusial untuk menjembatani kesenjangan ini. Tujuannya adalah menciptakan kesetaraan digital di seluruh pelosok negeri, memastikan bahwa manfaat digitalisasi dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

Pusat Edukasi Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintahan dalam mewujudkan smart village. Melalui Bimtek Digitalisasi Layanan Desa, kami berupaya mendorong inovasi dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada pembentukan pola pikir adaptif dan proaktif di kalangan aparat desa. Harapannya, setiap desa akan mampu mengelola data secara lebih baik dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.


Definisi Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa dapat didefinisikan sebagai kegiatan bimbingan teknis yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas aparatur desa dalam mengimplementasikan teknologi informasi dan komunikasi untuk transformasi layanan publik. Fokus utamanya adalah membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang konsep digitalisasi, perangkat lunak, perangkat keras, serta strategi pengelolaan data yang relevan dengan kebutuhan desa. Ini merupakan fondasi bagi pengembangan desa yang cerdas.

Konsep Digitalisasi Layanan Desa sendiri merujuk pada proses konversi layanan-layanan konvensional yang sebelumnya berbasis manual menjadi berbasis elektronik atau digital. Ini mencakup berbagai aspek, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, pengelolaan keuangan, hingga penyediaan informasi publik. Tujuan utamanya adalah efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses bagi masyarakat. Implementasi Bimtek Digitalisasi Layanan Desa adalah langkah awal untuk mewujudkan semua itu.

Pengembangan Smart Village merupakan visi jangka panjang dari digitalisasi di tingkat desa. Smart village adalah konsep desa yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk, efisiensi pengelolaan sumber daya, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Ini mencakup berbagai aspek seperti smart governance, smart economy, smart living, smart environment, dan smart society, yang semuanya didukung oleh teknologi. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa mendukung terwujudnya visi ini.

Adapun frasa Pemerintahan dalam konteks ini merujuk pada tata kelola dan administrasi desa yang dilakukan oleh perangkat desa. Pemerintahan desa memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa akan memperkuat kapasitas pemerintahan desa ini.

Dengan demikian, Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan adalah program holistik yang dirancang untuk memberdayakan pemerintahan desa dalam memanfaatkan potensi digitalisasi guna membangun smart village yang efektif dan responsif. Ini bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga tentang perubahan paradigma dalam memberikan pelayanan dan mengelola desa secara keseluruhan. Program ini esensial untuk kemajuan desa.


Peran dan Pentingnya Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa memiliki peran krusial dalam mendorong transformasi di tingkat desa. Berikut adalah beberapa peran dan pentingnya:

  • Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Layanan Publik: Dengan digitalisasi, proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu dan sumber daya dapat disederhanakan. Pengajuan surat, perizinan, dan layanan lainnya dapat dilakukan secara daring, mengurangi birokrasi dan mempercepat proses. Ini memungkinkan perangkat desa untuk fokus pada tugas-tugas strategis lainnya dan memberikan layanan yang lebih baik. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa membekali perangkat desa untuk mencapai efisiensi ini.
  • Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Tata Kelola Desa: Sistem digital memungkinkan pencatatan dan pelaporan yang lebih rapi dan dapat diakses oleh publik. Informasi mengenai anggaran desa, program pembangunan, dan data kependudukan dapat disajikan secara transparan. Hal ini meminimalkan potensi penyalahgunaan wewenang dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa. Aspek ini penting dan menjadi fokus utama dalam Bimtek Digitalisasi Laynan Desa.
  • Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat: Platform digital dapat dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat, mengumumkan program-program desa, dan melibatkan warga dalam pengambilan keputusan. Forum diskusi online atau survei digital dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan partisipasi. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa akan memperkenalkan berbagai tools yang mendukung partisipasi masyarakat secara aktif.
  • Mengoptimalkan Pengelolaan Data Desa: Data kependudukan, potensi desa, dan aset desa yang terdigitalisasi akan lebih mudah dianalisis dan dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Pengambilan keputusan berbasis data akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan relevan. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa akan memberikan pemahaman mendalam tentang manajemen data.
  • Membangun Fondasi Smart Village yang Berkelanjutan: Digitalisasi adalah tulang punggung dari konsep smart village. Dengan infrastruktur dan sumber daya manusia yang siap secara digital, desa dapat mengembangkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Ini mencakup smart agriculture, smart energy, dan smart tourism. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa adalah langkah awal untuk mewujudkan smart village.
  • Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Aparatur Desa: Bimtek Digitalisasi Layanan Desa membekali perangkat desa dengan keterampilan teknis dan pemahaman konseptual yang diperlukan untuk mengoperasikan sistem digital. Ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu tetapi juga kapabilitas institusional pemerintahan desa secara keseluruhan. Peningkatan kualitas SDM ini sangat penting.
  • Menjembatani Kesenjangan Digital Antar-Wilayah: Melalui Bimtek Digitalisasi Layanan Desa, desa-desa di daerah terpencil pun dapat merasakan manfaat teknologi. Program ini membantu mengurangi disparitas akses dan literasi digital, sehingga tidak ada desa yang tertinggal dalam arus digitalisasi. Ini adalah upaya penting untuk pemerataan pembangunan.
  • Menciptakan Ekosistem Inovasi di Tingkat Desa: Dengan adanya pemahaman yang kuat tentang teknologi, perangkat desa dapat berinovasi dalam menciptakan solusi lokal untuk permasalahan yang ada. Ini dapat berupa aplikasi layanan khusus desa atau platform kolaborasi antar desa. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa akan memicu semangat inovasi ini.
  • Mendukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Tingkat Desa: Banyak aspek SDGs, seperti pendidikan berkualitas, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi, dapat didukung oleh digitalisasi. Misalnya, platform e-learning desa atau sistem informasi kesehatan desa. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa membantu akselerasi pencapaian SDGs.
  • Meningkatkan Citra dan Kredibilitas Pemerintah Desa: Desa yang telah mengadopsi digitalisasi cenderung dipandang lebih modern, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan publik dan menarik investasi ke desa. Bimtek Digitalisasi Layanan Desa memberikan fondasi untuk peningkatan ini.

Materi Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Materi dalam Bimtek Digitalisasi Layanan Desa dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Berikut adalah poin-poin materi yang akan disampaikan:

  • Konsep Dasar Digitalisasi dan Smart Village: Bagian ini akan menjelaskan secara mendalam apa itu digitalisasi dalam konteks layanan desa dan bagaimana digitalisasi menjadi fondasi bagi pembangunan smart village. Peserta akan memahami filosofi di balik konsep-konsep ini, manfaat jangka panjangnya, serta tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses implementasi. Pembahasan meliputi sejarah, evolusi, dan tren terkini dalam digitalisasi layanan publik, serta studi kasus smart village yang berhasil di berbagai daerah. Ini adalah landasan penting sebelum masuk ke materi teknis.
  • Kebijakan dan Regulasi Terkait Digitalisasi Layanan Desa: Pemahaman terhadap landasan hukum dan kebijakan yang mengatur digitalisasi di tingkat desa sangat penting. Materi ini akan mengupas peraturan perundang-undangan terkait sistem informasi desa, perlindungan data pribadi, dan e-governance. Peserta akan dibekali dengan pengetahuan tentang hak dan kewajiban pemerintahan desa dalam mengelola data serta implikasi hukum dari implementasi sistem digital. Ini memastikan bahwa setiap langkah digitalisasi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku dan aman.
  • Pengenalan Aplikasi dan Platform Layanan Desa Digital: Sesi ini akan memperkenalkan berbagai aplikasi dan platform yang relevan untuk digitalisasi layanan desa. Ini mencakup aplikasi manajemen kependudukan, sistem informasi desa (SID), aplikasi pengelolaan keuangan desa, hingga platform untuk pengaduan masyarakat. Peserta akan diajak untuk memahami fitur-fitur utama dari setiap aplikasi dan bagaimana mengoperasikannya secara efektif. Fokusnya adalah pada aplikasi yang sudah terbukti efektif dan mudah diimplementasikan di desa.
  • Manajemen Data dan Informasi Desa: Materi ini menekankan pentingnya pengelolaan data yang baik dalam era digitalisasi. Peserta akan mempelajari teknik pengumpulan data, validasi, penyimpanan, dan analisis data desa. Topik yang dibahas meliputi database management system (DBMS) sederhana, keamanan data, serta privasi informasi. Pemahaman yang kuat tentang manajemen data sangat krusial untuk memastikan integritas dan keberlanjutan sistem digital di desa. Ini adalah inti dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa.
  • Keamanan Siber dan Perlindungan Data: Dengan semakin bergantungnya pada sistem digital, isu keamanan siber menjadi sangat penting. Materi ini akan membahas ancaman siber yang umum, langkah-langkah pencegahan, dan strategi penanganan insiden keamanan data. Peserta akan diajarkan praktik terbaik dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Pemahaman tentang keamanan siber adalah hal mutlak untuk mencegah kebocoran data dan serangan siber, yang mana sangat penting dalam pelaksanaan Bimtek Digitalisasi Layanan Desa.
  • Pemanfaatan Media Sosial dan Komunikasi Digital untuk Desa: Media sosial dan platform komunikasi digital lainnya dapat menjadi alat yang ampuh untuk menyebarkan informasi, menyerap aspirasi, dan membangun citra positif desa. Materi ini akan mengajarkan strategi efektif dalam mengelola akun media sosial desa, etika berkomunikasi di ranah digital, serta cara memanfaatkan platform tersebut untuk promosi potensi desa dan membangun partisipasi masyarakat. Ini adalah aspek komunikasi yang sangat relevan.
  • Penyusunan Perencanaan Strategis Digitalisasi Desa: Digitalisasi tidak dapat dilakukan secara sporadis. Diperlukan perencanaan yang matang. Materi ini akan membimbing peserta dalam menyusun peta jalan digitalisasi desa, mengidentifikasi prioritas, mengalokasikan sumber daya, dan menetapkan indikator keberhasilan. Ini mencakup analisis kebutuhan, penentuan tujuan yang jelas, serta penyusunan anggaran yang realistis. Perencanaan yang baik adalah kunci keberhasilan program digitalisasi.
  • Studi Kasus dan Best Practice Implementasi Digitalisasi di Desa Lain: Untuk memberikan gambaran nyata, materi ini akan menyajikan studi kasus desa-desa yang telah berhasil mengimplementasikan digitalisasi layanan. Peserta akan belajar dari pengalaman sukses, tantangan yang dihadapi, dan solusi yang diterapkan. Sesi ini juga akan memfasilitasi diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta, sehingga dapat muncul ide-ide baru dan adaptasi yang sesuai dengan konteks lokal. Ini memberikan inspirasi dan panduan praktis dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa.
  • Workshop Praktik Penggunaan Aplikasi Layanan Desa: Bagian ini merupakan sesi praktik langsung di mana peserta akan diajak untuk mengoperasikan berbagai aplikasi layanan desa yang telah diperkenalkan sebelumnya. Melalui latihan praktis, peserta akan memahami alur kerja, input data, dan generate laporan. Sesi ini akan dipandu oleh instruktur ahli yang siap memberikan bimbingan personal dan menjawab pertanyaan. Praktik langsung akan memperkuat pemahaman teknis peserta dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa.
  • Evaluasi dan Monitoring Program Digitalisasi Desa: Keberhasilan program digitalisasi perlu dievaluasi secara berkala. Materi ini akan mengajarkan metode evaluasi, penyusunan laporan kemajuan, dan strategi monitoring untuk memastikan bahwa tujuan digitalisasi tercapai. Peserta akan memahami pentingnya umpan balik dan perbaikan berkelanjutan. Ini adalah tahap krusial untuk memastikan keberlanjutan dan dampak positif dari program Bimtek Digitalisasi Layanan Desa.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Tujuan Bimtek Digitalisasi Layanan Desa adalah untuk memberdayakan perangkat desa agar mampu mengimplementasikan digitalisasi secara efektif, sementara manfaatnya adalah dampak positif yang akan dirasakan oleh desa dan masyarakat secara keseluruhan.

Tujuan:

  • Meningkatkan Pemahaman Konseptual Aparatur Desa tentang Digitalisasi dan Smart Village: Tujuan utama dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa ini adalah memastikan bahwa setiap perangkat desa memiliki pemahaman yang mendalam mengenai esensi digitalisasi dan visi smart village. Ini bukan sekadar tentang menggunakan teknologi, melainkan memahami bagaimana teknologi dapat menjadi alat transformatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemahaman konseptual ini akan menjadi fondasi kuat bagi implementasi praktis yang berhasil di lapangan.
  • Membekali Peserta dengan Keterampilan Teknis dalam Pengelolaan Sistem Informasi Desa: Bimtek Digitalisasi Layanan Desa bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis yang diperlukan dalam mengoperasikan berbagai sistem informasi desa. Ini mencakup kemampuan untuk menginput data, mengelola database, menghasilkan laporan, dan memecahkan masalah teknis dasar. Dengan keterampilan ini, perangkat desa akan mandiri dalam mengelola infrastruktur digital desa mereka dan mengurangi ketergantungan pada pihak luar.
  • Mendorong Peningkatan Kualitas Layanan Publik di Desa: Salah satu tujuan krusial dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa adalah mewujudkan layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan transparan. Dengan mengadopsi digitalisasi, desa dapat memangkas birokrasi, mempersingkat waktu layanan, dan meningkatkan aksesibilitas bagi warga. Ini akan secara langsung berdampak pada peningkatan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan desa.
  • Memperkuat Kapasitas Pemerintahan Desa dalam Tata Kelola Data dan Informasi: Bimtek Digitalisasi Layanan Desa bertujuan untuk membangun kapasitas pemerintahan desa dalam mengelola data dan informasi secara efektif dan aman. Ini mencakup aspek pengumpulan, validasi, penyimpanan, dan perlindungan data. Dengan tata kelola data yang baik, desa dapat membuat keputusan yang lebih informatif dan berbasis bukti, serta memastikan privasi data warganya.
  • Menciptakan Eko-Sistem Digital yang Inovatif dan Berkelanjutan di Tingkat Desa: Tujuan jangka panjang dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa adalah memfasilitasi terciptanya lingkungan yang mendukung inovasi digital di desa. Ini berarti mendorong perangkat desa untuk tidak hanya mengadopsi teknologi yang sudah ada, tetapi juga untuk berkreasi dalam mengembangkan solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi unik desa mereka.
  • Menyelaraskan Kebijakan Digitalisasi Desa dengan Tujuan Pembangunan Nasional: Bimtek Digitalisasi Layanan Desa bertujuan untuk memastikan bahwa setiap inisiatif digitalisasi di desa selaras dengan agenda pembangunan nasional. Ini termasuk kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan visi Indonesia Emas 2045, yang mana digitalisasi menjadi salah satu pilar utama.

Manfaat:

  • Peningkatan Efisiensi Operasional Pemerintah Desa: Dengan digitalisasi, berbagai proses administrasi yang sebelumnya manual dan memakan waktu dapat diotomatisasi. Ini akan mengurangi beban kerja aparatur desa, meminimalkan kesalahan, dan mempercepat penyelesaian tugas. Hasilnya adalah pemerintahan desa yang lebih ramping dan efisien.
  • Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas: Sistem digital memungkinkan akses informasi yang lebih mudah bagi masyarakat, seperti data anggaran, program pembangunan, dan laporan keuangan. Hal ini secara signifikan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa, mengurangi potensi praktik korupsi, dan membangun kepercayaan publik.
  • Akses Layanan Publik yang Lebih Mudah dan Cepat bagi Masyarakat: Masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor desa untuk mengurus berbagai keperluan. Layanan seperti permohonan surat, pendaftaran, atau pengaduan dapat diakses secara online kapan saja dan di mana saja. Ini sangat memudahkan warga, terutama yang tinggal jauh dari pusat desa.
  • Pengambilan Keputusan Berbasis Data yang Lebih Baik: Dengan data yang terorganisir dan mudah diakses melalui sistem digital, pemerintahan desa dapat membuat keputusan yang lebih informatif dan strategis. Data potensi desa, demografi, dan statistik lainnya dapat dianalisis untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
  • Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa: Platform digital seperti forum online, survei digital, atau aplikasi aspirasi dapat memfasilitasi partisipasi aktif warga dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan desa. Masyarakat dapat dengan mudah menyalurkan ide, kritik, dan saran mereka, sehingga pembangunan menjadi lebih inklusif.
  • Peningkatan Potensi Pengembangan Ekonomi Lokal: Digitalisasi dapat membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi desa. Misalnya, promosi produk unggulan desa melalui platform e-commerce, atau pengembangan desa wisata berbasis informasi digital. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Peningkatan Kapasitas Adaptif Desa Terhadap Perubahan Zaman: Dengan pemahaman dan keterampilan digital, desa akan lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era revolusi industri 4.0. Desa akan menjadi lebih adaptif, inovatif, dan resilien terhadap dinamika global. Ini adalah keuntungan strategis dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa.
  • Peningkatan Citra dan Kredibilitas Pemerintah Desa di Mata Publik: Desa yang mengadopsi digitalisasi akan dipandang lebih maju, modern, dan responsif. Hal ini akan meningkatkan citra positif pemerintahan desa di mata masyarakat, pemerintah daerah, dan investor potensial. Kredibilitas yang meningkat akan menarik lebih banyak dukungan dan sumber daya.
  • Pengurangan Biaya Operasional Jangka Panjang: Meskipun investasi awal pada digitalisasi mungkin diperlukan, dalam jangka panjang, digitalisasi dapat mengurangi biaya operasional. Pengurangan penggunaan kertas, efisiensi waktu, dan otomatisasi proses akan menghasilkan penghematan yang signifikan bagi anggaran desa.
  • Mendukung Terwujudnya Ekosistem Smart Village yang Komprehensif: Semua manfaat di atas secara sinergis berkontribusi pada terwujudnya smart village. Digitalisasi adalah pondasi yang memungkinkan berbagai aspek smart village (seperti smart governance, smart economy, smart living) untuk berkembang secara harmonis dan terintegrasi. Ini adalah dampak transformasional dari Bimtek Digitalisasi Layanan Desa.

Kesimpulan Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan bukan sekadar program pelatihan biasa; ini adalah investasi strategis untuk masa depan desa-desa di Indonesia. Pentingnya Bimtek Digitalisasi Layanan Desa terletak pada kemampuannya untuk mentransformasi tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan membekali aparatur desa dengan pemahaman dan keterampilan digital, kita sedang membangun fondasi yang kokoh untuk mewujudkan smart village yang adaptif dan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri, mempercepat kemajuan bangsa.

Melalui Bimtek Digitalisasi Layanan Desa ini, kita tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi juga tentang perubahan paradigma dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Aparatur desa akan menjadi agen perubahan yang mampu memanfaatkan potensi digitalisasi untuk mengoptimalkan layanan publik, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ini adalah langkah nyata menuju pemerintahan desa yang modern dan berdaya saing, siap menghadapi tantangan era globalisasi.

Pusat Edukasi Indonesia mengajak seluruh pemerintahan desa, kepala desa, dan seluruh jajaran perangkat desa untuk tidak ragu mengambil bagian dalam inisiatif penting ini. Mari bersama-sama wujudkan desa-desa yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing melalui Bimtek Digitalisasi Layanan Desa. Bergabunglah dengan kami dalam membangun Indonesia dari desa, menciptakan masa depan yang lebih cerah dengan digitalisasi yang merata dan berkelanjutan.

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Bimtek Digitalisasi Layanan Desa Pengembangan Smart Village Pemerintahan

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)