Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Bimtek BMN 2025 adalah pelatihan strategis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengelola Barang Milik Negara sesuai regulasi terbaru PP 28 Tahun 2020. Bimtek ini membekali peserta dengan pengetahuan lengkap tentang pengelolaan, penggunaan, penatausahaan, penghapusan BMN, dan manajemen kearsipan. Pentingnya bimtek ini terletak pada peningkatan efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas pengelolaan aset negara, yang mendukung transparansi dan pelayanan publik berkualitas. Ikuti Bimtek BMN 2025 untuk wujudkan tata kelola aset negara profesional dan berintegritas.

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

361 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara.

Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) merupakan aspek krusial dalam tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas dan volume aset negara, pengelolaan BMN membutuhkan pengaturan dan mekanisme yang lebih optimal untuk menjaga keberlanjutan, akuntabilitas, serta nilai aset negara. Dalam konteks ini, penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) BMN pada tahun 2025 menjadi sangat penting untuk memperkuat kapasitas pengelola BMN di berbagai instansi pemerintah.

Peraturan Pemerintah PP 28 Tahun 2020, yang merupakan perubahan atas PP 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, memberikan payung hukum terbaru yang mengatur tata kelola BMN secara lebih komprehensif. Peraturan ini menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan dan tantangan pengelolaan aset negara yang semakin kompleks di era digital dan transparansi publik. Bimtek BMN 2025 dihadirkan untuk memastikan para pelaku pengelolaan BMN memahami dan mengimplementasikan peraturan ini secara efektif.

Selain itu, manajemen kearsipan BMN juga menjadi bagian penting dalam rangka mendukung pengelolaan aset yang sistematis dan terdokumentasi dengan baik. Kearsipan yang tertata menjamin keterlacakan aset dan memudahkan proses audit serta pengawasan. Bimtek ini mengintegrasikan materi pengelolaan barang dan manajemen kearsipan agar peserta mampu menjalankan tugasnya secara optimal sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan semakin kompleksnya tugas pengelolaan BMN, pelatihan yang menyeluruh dan berbasis praktik sangat dibutuhkan. Bimtek BMN 2025 oleh Pusat Edukasi Indonesia hadir sebagai solusi edukatif yang membekali peserta dengan teori, praktek, dan pemahaman regulasi terbaru, sekaligus meningkatkan keterampilan administratif dan teknis pengelolaan BMN secara profesional.


Definisi Barang Milik Negara dan Pengelolaannya

Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) merupakan salah satu aspek fundamental dalam tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan. Secara sederhana, Barang Milik Negara adalah semua barang yang menjadi milik negara sebagai entitas hukum, baik berupa benda bergerak maupun tidak bergerak, yang diperoleh dan digunakan untuk keperluan penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik. Definisi ini mencakup berbagai jenis aset, mulai dari gedung, kendaraan dinas, peralatan elektronik, hingga tanah dan bangunan yang dimiliki pemerintah pusat maupun daerah.

Definisi BMN tidak hanya sebatas kepemilikan, tetapi juga melibatkan aspek pengelolaan dan pemanfaatannya agar aset tersebut dapat memberikan nilai tambah secara maksimal. Pengelolaan BMN mencakup proses perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan, inventarisasi, hingga penghapusan barang yang sudah tidak layak pakai atau tidak lagi dibutuhkan. Dengan demikian, BMN bukan hanya aset statis, melainkan elemen dinamis yang harus dikelola secara sistematis dan profesional.

Selain itu, pengelolaan BMN wajib mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, yang memberikan kerangka kerja hukum terbaru untuk mendukung pengelolaan aset negara yang lebih modern, akuntabel, dan berkelanjutan. Peraturan ini menegaskan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam setiap tahap pengelolaan BMN.

Lebih jauh, pengelolaan BMN juga berhubungan erat dengan pengelolaan keuangan negara dan sistem akuntansi pemerintah. Setiap transaksi dan perubahan status BMN harus dicatat secara rapi dan dapat dipertanggungjawabkan agar mendukung akurasi laporan keuangan dan audit pemerintah. Dalam era digitalisasi, penggunaan sistem informasi manajemen BMN menjadi sangat penting untuk memastikan data aset selalu terupdate dan mudah diakses.

Secara keseluruhan, pemahaman yang jelas dan mendalam tentang definisi BMN dan pengelolaannya merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan aset negara dapat dimanfaatkan secara optimal, memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional, dan mendukung pelayanan publik yang berkualitas. Pengelolaan BMN yang tepat juga membantu meminimalisir risiko kebocoran aset serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintah. Oleh karena itu, edukasi dan pelatihan seperti Bimtek BMN 2025 sangat penting untuk membekali para pengelola dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola BMN secara profesional dan berintegritas.


Peran dan Pentingnya Bimtek BMN 2025

Bimbingan Teknis atau Bimtek BMN 2025 memegang peranan sangat strategis dalam mewujudkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang efektif, efisien, dan sesuai regulasi terbaru. Di tengah tuntutan pengelolaan aset negara yang semakin kompleks dan dinamis, program bimtek ini hadir sebagai solusi edukasi yang membantu pengelola BMN untuk memahami, mengimplementasikan, dan mengoptimalkan pengelolaan aset negara secara profesional. Berikut penjelasan mendalam tentang peran dan pentingnya Bimtek BMN 2025 yang wajib diketahui oleh seluruh pihak terkait pengelolaan BMN.

1. Memperkuat Pengetahuan dan Pemahaman Regulasi Terkini

Salah satu peran utama Bimtek BMN 2025 adalah menjembatani pemahaman bagi para pengelola BMN terkait perubahan dan penyempurnaan regulasi pengelolaan aset negara, terutama Peraturan Pemerintah PP 28 Tahun 2020 yang merevisi aturan sebelumnya. Dengan materi yang terstruktur dan komprehensif, bimtek ini memberikan penjelasan mendetail tentang isi dan esensi peraturan terbaru sehingga peserta dapat memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan BMN sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

2. Meningkatkan Kompetensi Teknis dan Manajerial Pengelola BMN

Bimtek BMN 2025 tidak hanya mengedukasi secara teoritis tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam berbagai aspek pengelolaan BMN, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penggunaan, penatausahaan, hingga penghapusan barang milik negara. Keterampilan ini diperlukan untuk menjamin semua proses dilakukan secara efisien dan efektif, serta mampu menghadapi tantangan pengelolaan aset yang semakin kompleks.

3. Mendorong Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan BMN

Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi informasi menjadi kunci utama dalam pengelolaan aset negara. Bimtek BMN 2025 menekankan pentingnya pemanfaatan sistem informasi manajemen inventaris yang terpadu untuk memastikan data BMN selalu akurat, update, dan mudah diakses. Hal ini memungkinkan proses pencatatan, laporan, dan audit berjalan lebih cepat dan transparan, sehingga meningkatkan akuntabilitas pengelolaan BMN.

4. Mengoptimalkan Pengawasan dan Pengendalian Risiko

Pengawasan yang kuat dan pengendalian risiko yang efektif adalah fondasi penting dalam mencegah penyalahgunaan dan kerugian aset negara. Bimtek BMN 2025 mengajarkan metode dan teknik pengawasan internal serta strategi pengelolaan risiko yang komprehensif, sehingga pengelola dapat secara proaktif mengidentifikasi potensi masalah dan mengambil langkah antisipasi tepat waktu.

5. Memperkuat Manajemen Kearsipan Sebagai Penunjang Akuntabilitas

Pencatatan dan pengarsipan yang teratur dan sistematis menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengelolaan BMN yang baik. Melalui bimtek ini, peserta dibekali keterampilan manajemen kearsipan yang mutakhir, baik dalam bentuk digital maupun manual, untuk memastikan semua dokumen dan data terkait aset mudah ditemukan, terlindungi, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses audit maupun pelaporan.

6. Meningkatkan Jejaring dan Kolaborasi Antar Pengelola BMN

Bimtek BMN 2025 juga berfungsi sebagai wadah untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antar pengelola BMN dari berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah. Jejaring ini sangat penting untuk saling bertukar pengalaman, berbagi solusi atas kendala pengelolaan aset, dan menciptakan sinergi yang mendorong inovasi serta perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola BMN.

7. Mendukung Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Pengelolaan BMN yang efektif secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan aset negara yang dikelola dengan baik, fasilitas dan sarana pendukung layanan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Bimtek ini memastikan peserta mampu menjalankan pengelolaan aset yang mendukung tujuan tersebut.

8. Mendorong Profesionalisme dan Integritas Pengelola BMN

Melalui pelatihan yang sistematis dan berbasis regulasi terbaru, Bimtek BMN 2025 menumbuhkan semangat profesionalisme dan integritas tinggi di kalangan pengelola aset negara. Hal ini sangat penting karena pengelolaan BMN yang bersih dan transparan akan memperkuat kepercayaan publik dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik.


Materi Bimtek BMN 2025: Lengkap dan Sistematis

Materi Bimtek BMN 2025 disusun secara lengkap dan sistematis guna memberikan pemahaman menyeluruh sekaligus keterampilan praktis kepada peserta dalam mengelola Barang Milik Negara/Daerah (BMN/BD) dengan standar profesional dan sesuai regulasi terkini. Penyusunan modul pelatihan ini berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan serta perkembangan regulasi terbaru, terutama Peraturan Pemerintah PP 28 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah yang merevisi PP 27 Tahun 2014.

Berikut adalah rincian materi bimtek yang dirancang untuk menyiapkan pengelola BMN agar mampu menjalankan tugas pengelolaan aset negara secara efektif, efisien, dan akuntabel:

1. Konsep Dasar dan Landasan Hukum Pengelolaan BMN

Materi awal membahas definisi, ruang lingkup, serta prinsip-prinsip dasar pengelolaan BMN. Peserta dikenalkan pada landasan hukum pokok yang menjadi pedoman dalam pengelolaan barang milik negara, termasuk pemahaman mendalam mengenai isi dan implikasi PP 28 Tahun 2020. Dengan dasar teori ini, peserta dapat memahami bagaimana aspek hukum berperan dalam tata kelola barang negara yang benar dan transparan.

2. Perencanaan dan Penganggaran BMN

Bagian ini mengajarkan teknik dan strategi perencanaan kebutuhan pengadaan BMN secara tepat dan berorientasi pada efisiensi anggaran. Materi juga membahas proses penganggaran, alokasi dana, dan evaluasi anggaran yang mendukung proses pengadaan barang milik negara sesuai prioritas dan kebutuhan instansi.

3. Penggunaan dan Pemanfaatan BMN

Pengelolaan penggunaan BMN yang optimal sangat penting agar aset negara tidak hanya tersimpan, tetapi dapat memberikan manfaat bagi layanan publik. Materi ini membahas tata cara penggunaan, pemanfaatan, serta pengawasan penggunaan BMN dengan prinsip efektivitas dan akuntabilitas agar mencegah penyalahgunaan aset.

4. Penatausahaan BMN

Penatausahaan adalah jantung dari pengelolaan BMN yang mencakup pencatatan, inventarisasi, dan pelaporan aset. Peserta dilatih untuk menggunakan sistem informasi manajemen BMN secara digital dan terpadu sehingga data yang diperoleh selalu akurat, up-to-date, dan siap diaudit kapan saja. Ini termasuk bagian penting manajemen aset berbasis teknologi informasi.

5. Pembinaan, Pengawasan, dan Pengendalian BMN

Bimtek ini mengajarkan bagaimana membangun sistem pengawasan yang efektif, termasuk regulasi pengendalian internal dan manajemen risiko dalam pengelolaan BMN. Hal ini diperlukan untuk meminimalkan potensi kehilangan atau penyalahgunaan barang milik negara dan meningkatkan transparansi.

6. Pemindah Tanganan dan Penghapusan BMN

Materi ini membahas prosedur dan ketentuan dalam pemindah tanganan aset serta mekanisme penghapusan BMN yang sudah tidak dapat digunakan atau tidak produktif. Peserta mendapatkan pemahaman lengkap tentang tata cara proses administrasi penghapusan agar sesuai aturan hukum dan teknis akuntansi pemerintah.

7. Manajemen Kearsipan BMN

Manajemen kearsipan BMN menjadi bagian penting dalam menjamin dokumentasi dan pelaporan berjalan sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Materi ini membimbing peserta mengelola arsip secara digital maupun manual agar mempermudah proses audit serta menjamin keterlacakan barang dan dokumen pendukungnya.

8. Studi Kasus dan Simulasi Praktik Pengelolaan BMN

Untuk menambah daya serap dan aplikasi ilmu, materi pelatihan juga dilengkapi dengan studi kasus nyata dan simulasi praktik yang menggambarkan situasi serta tantangan nyata di lapangan. Peserta dilatih melakukan inventarisasi, pelaporan, pengawasan, dan proses penghapusan sesuai standar regulasi.


Dengan materi yang lengkap dan sistematis tersebut, Bimtek BMN 2025 memastikan semua peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan fungsi pengelola barang milik negara secara profesional. Pelatihan ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada praktik yang aplikatif sehingga kemampuan peserta dalam bidang pengelolaan BMN dapat langsung digunakan untuk meningkatkan kinerja instansi.

Secara keseluruhan, modul bimtek ini dirancang untuk mendukung penerapan tata kelola BMN yang modern, transparan, dan akuntabel, serta dapat membantu instansi pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan aset negara yang berkelanjutan dan berorientasi pada upaya peningkatan pelayanan publik.

Tujuan dan Manfaat Bimtek BMN 2025

Bimbingan Teknis (Bimtek) Barang Milik Negara (BMN) 2025 hadir sebagai program pelatihan strategis yang dirancang untuk membekali para pengelola BMN dengan wawasan, keterampilan, dan pemahaman regulasi terkini. Berikut ini adalah tujuan dan manfaat utama dari Bimtek BMN 2025 yang disampaikan dalam format poin agar lebih menarik dan mudah dipahami, tetap panjang dan mendalam untuk mendukung kebutuhan SEO dan pembaca yang mencari informasi lengkap:

Tujuan Bimtek BMN 2025

  1. Memahami Regulasi Terbaru Pengelolaan BMN
    Membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai Peraturan Pemerintah PP 28 Tahun 2020 yang merevisi PP 27 Tahun 2014, sehingga mereka mampu menerapkan aturan secara tepat dan sesuai ketentuan hukum.

  2. Meningkatkan Kapasitas Teknis dan Manajerial
    Membangun kompetensi pengelola BMN dalam aspek teknis seperti perencanaan, pengadaan, penggunaan, pencatatan, hingga penghapusan barang milik negara secara profesional dan efektif.

  3. Menguasai Penggunaan Sistem Informasi Manajemen BMN
    Melatih peserta dalam menggunakan teknologi dan sistem informasi inventaris untuk pencatatan dan pelaporan BMN yang akurat, terpadu, dan real-time.

  4. Menguatkan Kompetensi Pengelolaan Risiko dan Pengawasan
    Membimbing peserta untuk mengenali potensi risiko dalam pengelolaan BMN serta mengaplikasikan teknik pengawasan dan pengendalian yang dapat meminimalisir kerugian negara.

  5. Meningkatkan Kualitas Manajemen Kearsipan BMN
    Memberikan pengetahuan tentang tata kelola arsip yang sistematis guna mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.

  6. Membangun Jejaring dan Kolaborasi
    Mendorong terjalinnya komunikasi dan pertukaran pengalaman antar pengelola BMN dari berbagai institusi untuk bersama-sama mengatasi tantangan pengelolaan aset.

Manfaat Bimtek BMN 2025

  1. Peningkatan Profesionalisme Pengelola Aset Negara
    Peserta memperoleh keterampilan dan wawasan terbaru yang meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas pengelolaan BMN secara efisien dan akuntabel.

  2. Optimalisasi Pemanfaatan BMN untuk Pelayanan Publik
    Dengan pengelolaan yang lebih baik, aset negara dapat dioptimalkan penggunaannya sehingga mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.

  3. Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan BMN
    Dengan praktik pencatatan dan pelaporan yang sesuai standar, pengelolaan aset menjadi transparan dan mudah diaudit, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik.

  4. Pengurangan Risiko Kerugian Negara
    Penerapan prinsip pengelolaan risiko dan pengawasan yang efektif mampu mencegah penyalahgunaan dan kehilangan aset negara.

  5. Efisiensi Administrasi dan Operasional
    Pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen BMN dan kearsipan membantu mempercepat proses administrasi, mempermudah monitoring, serta memperbaiki kualitas data aset.

  6. Pengembangan Jejaring Profesional yang Kuat
    Peserta dapat membangun koneksi profesional yang bermanfaat untuk kolaborasi, berbagi solusi, dan inovasi dalam pengelolaan BMN di berbagai daerah maupun instansi.

  7. Kontribusi Terhadap Reformasi Birokrasi
    Kompetensi pengelola BMN yang semakin baik menjadi bagian penting dari upaya reformasi birokrasi, mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan efektif.


Kesimpulan

Sebagai rangkuman, Bimtek BMN 2025 merupakan program pelatihan yang memiliki peran sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) secara menyeluruh dan berkelanjutan. Dengan menghadirkan materi yang komprehensif dan berbasis regulasi terbaru seperti PP 28 Tahun 2020, bimtek ini membantu para pengelola aset negara memahami secara mendalam aturan dan teknis pengelolaan BMN yang benar dan sesuai standar pemerintahan modern.

Keberadaan Bimtek BMN 2025 bukan hanya sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan pelatihan rutin, melainkan sebuah upaya nyata untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola aset negara agar mampu menjalankan tugasnya secara profesional, akuntabel, dan transparan. Pengelolaan BMN yang baik sangat penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara dalam mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima.

Selain itu, melalui bimtek ini, peserta dibekali keterampilan praktis penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan BMN, pengawasan risiko, serta manajemen kearsipan yang sistematis. Hal ini membuka peluang besar untuk mempercepat transformasi digital pengelolaan BMN dan memperkuat integritas pengelola dalam menjaga aset negara dari potensi penyalahgunaan maupun kerugian.

Tak kalah penting, Bimtek BMN 2025 juga mendorong pembentukan jejaring profesional antar pengelola BMN dari berbagai instansi dan daerah. Jejaring ini menjadi sarana efektif untuk tukar pengalaman, kolaborasi, dan penyelesaian masalah bersama, yang pada akhirnya memperkuat tata kelola BMN secara nasional.

Oleh karena itu, mengikuti pelatihan Bimtek BMN 2025 adalah investasi strategis bagi setiap individu dan instansi pemerintah yang ingin meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara. Dengan pengelolaan BMN yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel, kepercayaan publik terhadap pemerintah pun akan meningkat, mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas.

Mari jadikan Bimtek BMN 2025 sebagai momentum perubahan positif menuju pengelolaan Barang Milik Negara yang modern, efisien, dan berdaya guna tinggi demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi agen perubahan yang membawa aset negara ke arah pengelolaan yang lebih baik, aman, dan terpercaya!

Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Metode Bimtek BMN

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek BMN:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek BMN

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek BMN

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Bimtek BMN:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Pelatihan BMN

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Bimtek BMN 2025: Strategi Efektif Pengelolaan Barang Negara

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)