Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Bimtek Aplikasi SRIKANDI merupakan pelatihan penting yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan arsip dinamis berbasis teknologi di instansi pemerintah. Dengan pemahaman mendalam tentang aplikasi SRIKANDI dan instrumen kearsipan, peserta dapat mengoptimalkan efisiensi administrasi, akuntabilitas, serta keamanan data arsip elektronik. Bimtek ini sangat krusial untuk mendukung implementasi regulasi nasional dan percepatan digitalisasi kearsipan, sehingga mendorong tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan profesional.

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

310 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025. Dalam era digitalisasi yang semakin maju, pengelolaan arsip dinamis menjadi aspek fundamental bagi setiap instansi pemerintahan maupun lembaga lainnya untuk menunjang kelancaran tata kelola administrasi. Pengelolaan arsip yang efektif dan efisien bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan juga bagian dari upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang akurat. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan arsip dinamis menjadi suatu keharusan yang diatur secara tegas dalam regulasi nasional, seperti Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Republik Indonesia melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) telah menginisiasi pengembangan aplikasi bernama Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Aplikasi ini menjadi terobosan penting dalam pengelolaan arsip elektronik secara terpadu yang memudahkan proses pengarsipan dinamis di lingkungan pemerintahan pusat, daerah, maupun lembaga lainnya. Keberadaan SRIKANDI bukan hanya sebagai alat bantu teknis, tetapi lebih jauh memiliki fungsi strategis dalam mendukung tata kelola administrasi yang modern dan akuntabel.

Urgensi pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek) aplikasi SRIKANDI sangat penting mengingat pengelolaan arsip digital memerlukan pemahaman mendalam terhadap instrumen-instrumen kearsipan yang berlaku, termasuk tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip, dan klasifikasi keamanan serta akses arsip. Selain itu, dengan adanya kebutuhan nasional agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerapkan aplikasi ini sebagai bentuk implementasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 679 Tahun 2020 tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis (AUBKD), Bimtek SRIKANDI menjadi sarana krusial untuk membekali sumber daya manusia dalam mengoptimalkan penggunaan aplikasi ini.

Melalui artikel ini, akan dibahas secara mendalam mengenai aplikasi SRIKANDI, pentingnya Bimtek aplikasi ini, materi yang diajarkan dalam Bimtek, serta tujuan dan manfaat dari pelaksanaannya, sehingga diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh sekaligus motivasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan arsip dinamis agar mampu merealisasikan tata kelola kearsipan yang efektif dan profesional.

Pengertian Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI)

Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, yang lebih dikenal sebagai SRIKANDI, adalah sebuah aplikasi pengelolaan arsip elektronik yang dikembangkan secara khusus oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Aplikasi ini dirancang untuk mengelola arsip dinamis secara komprehensif dan terpadu agar proses pengelolaan arsip menjadi lebih efisien, transparan, dan mudah diakses. SRIKANDI merupakan implementasi nyata dari konsep pengelolaan arsip berbasis teknologi informasi yang diwajibkan bagi seluruh OPD di Indonesia sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

Pemanfaatan SRIKANDI bukan sebatas pengelolaan arsip elektronik biasa, melainkan juga mengintegrasikan empat instrumen wajib dalam bidang kearsipan, yakni tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip (JRA), dan klasifikasi keamanan serta akses arsip. Instrumen-instrumen ini menjadi pondasi penting dalam pengelolaan arsip yang dinamis dan terorganisasi dengan baik sehingga dapat menjamin keamanan, kemudahan pencarian, hingga masa penyimpanan yang sesuai dengan ketentuan.

Pentingnya aplikasi ini juga didukung oleh regulasi yang kuat seperti Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mendorong digitalisasi dalam pemerintahan, serta Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020 yang menetapkan SRIKANDI sebagai aplikasi umum bidang kearsipan dinamis. Dengan demikian, SRIKANDI menjadi alat strategis untuk mewujudkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengelola arsip secara efisien dan digital.

Pengertian lain yang penting adalah bahwa pengelolaan arsip dinamis dengan aplikasi seperti SRIKANDI juga bertujuan untuk mendukung proses administratif dan pengambilan keputusan yang cepat dan akurat di lingkungan organisasi. Arsip dinamis berbeda dengan arsip statis karena masih aktif digunakan dan di-update secara berkala, sehingga pengelolaannya memerlukan sistem yang responsif dan mudah diakses kapan saja oleh pihak yang berwenang.

Peran dan Pentingnya Bimtek Aplikasi SRIKANDI

Bimtek aplikasi SRIKANDI memiliki peran sentral dalam mensukseskan implementasi aplikasi ini dalam pengelolaan arsip di berbagai instansi pemerintahan maupun lembaga lainnya. Pelatihan ini bukan sekadar pengenalan fitur aplikasi, melainkan pembekalan komprehensif yang melibatkan pemahaman mendalam tentang manajemen arsip dinamis sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pertama, Bimtek berperan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya fungsi arsip sebagai bukti akuntabilitas kinerja dan sebagai dasar pengambilan keputusan yang valid. Ini adalah aspek krusial karena pengelolaan arsip yang baik akan memperkuat tata kelola organisasi dan menghindari risiko kehilangan data atau informasi penting yang bisa berdampak pada kinerja dan pelayanan.

Kedua, Bimtek berfungsi sebagai media untuk meningkatkan pengetahuan manajerial dalam bidang kearsipan agar program pengelolaan arsip dapat berjalan dengan lancar, efisien, dan terstruktur. Dengan pemahaman manajemen yang baik, pengelola arsip akan mampu mengorganisasi dokumen secara sistematis, mengatur jadwal retensi, dan mengelola akses secara tepat sehingga keandalan arsip terjaga.

Ketiga, melalui Bimtek, peserta juga akan meningkatkan keterampilan teknis dalam penggunaan aplikasi SRIKANDI. Hal ini penting karena lahirnya aplikasi modern tidak akan optimal tanpa adanya sumber daya manusia yang kompeten dalam mengoperasikan dan memanfaatkan aplikasi tersebut secara maksimal.

Keempat, pelaksanaan Bimtek ini mendorong terciptanya profesionalisme dalam implementasi kearsipan, yang pada akhirnya akan berkontribusi meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja di institusi masing-masing. Dengan profesionalisme, pengelolaan arsip tak lagi menjadi beban administratif, melainkan menjadi nilai tambah bagi kualitas layanan dan tata kelola organisasi.

Materi Bimtek Aplikasi SRIKANDI

Pelatihan atau Bimtek aplikasi SRIKANDI dirancang dengan materi yang sistematis dan terperinci guna menjamin pemahaman menyeluruh bagi peserta. Materi utama yang disampaikan meliputi:

  1. Pengenalan dan Pemahaman Aplikasi SRIKANDI
    Peserta akan dibekali pengetahuan dasar mengenai struktur aplikasi, modul-modul utama, serta fitur-fitur yang mendukung pengelolaan arsip dinamis. Ini menjadi pondasi agar pengguna dapat memahami cara kerja aplikasi secara keseluruhan.

  2. Fungsi dan Peranan Arsip dalam Organisasi
    Materi ini mengedukasi peserta mengenai arti penting arsip sebagai bukti sah administratif, sebagai dasar pertanggungjawaban kinerja, dan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan yang transparan.

  3. Manajemen Kearsipan Dinamis
    Fokus pada empat instrumen wajib yaitu tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip (JRA), dan klasifikasi keamanan serta akses arsip. Peserta diajarkan bagaimana mengimplementasikan instrumen tersebut dalam proses pengarsipan yang berjalan di aplikasi SRIKANDI.

  4. Praktik Penggunaan Aplikasi SRIKANDI
    Sesi praktikum yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk menggunakan aplikasi dalam skenario pengelolaan arsip sehari-hari, sehingga peserta mampu mengoperasikan aplikasi dengan lancar.

  5. Strategi Pengelolaan Arsip Terpadu
    Pembahasan mengenai cara mengintegrasikan pengelolaan arsip secara efektif baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, yang akan mendukung terwujudnya sistem kearsipan nasional yang terkoordinasi.

  6. Keamanan Data dan Pengaturan Hak Akses
    Pengenalan terhadap mekanisme pengamanan arsip dalam aplikasi serta pengaturan hak akses untuk menjaga kerahasiaan dan integritas data arsip.

Dengan materi yang lengkap ini, Bimtek SRIKANDI memastikan peserta tidak hanya mampu memahami teori kearsipan dinamis, tetapi juga mahir mengoperasikan aplikasi secara praktis.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Aplikasi SRIKANDI

Tujuan utama dari pelaksanaan Bimtek aplikasi SRIKANDI adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola arsip dinamis di lingkungan instansi pemerintahan maupun lembaga lainnya sehingga tercapai pengelolaan arsip yang profesional, efisien, dan terintegrasi.

Secara spesifik, tujuan Bimtek meliputi:

  • Meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta akan pentingnya pengelolaan arsip sebagai bagian dari akuntabilitas organisasi.

  • Meningkatkan kemampuan manajerial dan teknis para pengelola arsip agar mampu menerapkan standar kearsipan nasional.

  • Membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pengelolaan arsip.

  • Mendukung implementasi kebijakan pemerintah terkait penerapan aplikasi kearsipan yang terintegrasi di seluruh OPD sesuai regulasi.

  • Membangun budaya kerja berbasis teknologi informasi untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan.

Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan Bimtek sangat luas. Di antaranya:

  • Terciptanya pengelolaan arsip yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses.

  • Peningkatan kualitas layanan administrasi yang berdampak pada efisiensi kerja dan kepuasan publik.

  • Pengurangan risiko kehilangan arsip penting yang dapat mengganggu proses hukum atau administrasi.

  • Terwujudnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penggunaan sistem kearsipan yang terpadu dan modern.

  • Meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas lembaga melalui pengelolaan arsip yang baik dan terdokumentasi secara elektronik.

Kesimpulan

Pelatihan atau Bimtek Aplikasi SRIKANDI merupakan langkah strategis dan sangat penting dalam mendukung transformasi digital di bidang kearsipan dinamis di Indonesia. Melalui Bimtek ini, pengelola arsip dari berbagai instansi dapat menguasai aplikasi terintegrasi yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan arsip. Kondisi ini sejalan dengan regulasi nasional yang mengatur penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik dan pengelolaan arsip nasional.

Kesadaran akan pentingnya arsip sebagai bukti sah administratif dan alat pengambilan keputusan yang valid harus ditingkatkan melalui pelatihan ini. Oleh karena itu, semua OPD dan lembaga yang terkait wajib berpartisipasi aktif dalam Bimtek SRIKANDI. Diharapkan setelah mengikuti bimtek ini, peserta tidak hanya mampu mengoperasikan aplikasi dengan baik tetapi juga dapat berkontribusi dalam menciptakan tata kelola administrasi yang lebih profesional, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan demikian, SRIKANDI tidak hanya menjadi aplikasi pengelolaan arsip digital, melainkan juga menjadi simbol kemajuan pelayanan publik di era digital yang didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan profesional di bidang kearsipan. Mari sukseskan pengelolaan arsip dinamis yang modern dan terintegrasi demi masa depan pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik.

Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Metode Bimtek Aplikasi SRIKANDI

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Aplikasi SRIKANDI:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Aplikasi SRIKANDI

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Aplikasi SRIKANDI

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Aplikasi SRIKANDI:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Pelatihan Aplikasi SRIKANDI

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Bimtek Aplikasi SRIKANDI Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi 2025

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)