Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Tingkatkan pemahaman dan keterampilan Anda dalam analisis serta penghitungan TKDN melalui Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa dari Pusat Edukasi Indonesia. Pelatihan ini esensial untuk memastikan kepatuhan regulasi, mengoptimalkan TKDN, dan memenangkan persaingan. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memperkuat posisi bisnis Anda. Daftarkan diri Anda sekarang dan wujudkan kemandirian industri nasional!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat

Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat. Peningkatan penggunaan produk dalam negeri merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kemandirian ekonomi suatu bangsa. Di Indonesia, komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kebijakan ini tidak hanya berupaya mengurangi ketergantungan pada produk impor, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mengoptimalkan potensi sumber daya domestik. Pemahaman mendalam mengenai TKDN menjadi krusial bagi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Regulasi terkait TKDN terus berkembang, menuntut pelaku industri untuk selalu memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka.
Pemerintah secara konsisten mendorong peningkatan TKDN melalui berbagai regulasi dan insentif. Hal ini bertujuan untuk memperkuat struktur industri nasional dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Kepatuhan terhadap ketentuan TKDN juga menjadi salah satu faktor penting dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, yang memberikan prioritas kepada produk-produk dengan TKDN tinggi. Oleh karena itu, kemampuan untuk melakukan analisis TKDN secara efektif dan akurat menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan bagi setiap perusahaan yang terlibat dalam rantai pasok industri di Indonesia.
Namun, implementasi kebijakan TKDN seringkali menghadapi tantangan, terutama dalam hal penghitungan TKDN yang akurat dan transparan. Kompleksitas rantai pasok, diversifikasi produk, serta perbedaan metode penghitungan antara satu sektor dengan sektor lainnya memerlukan pemahaman yang komprehensif. Kesalahan dalam penghitungan dapat berakibat pada ketidakpatuhan, sanksi, atau bahkan kerugian finansial bagi perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam melakukan analisis dan penghitungan TKDN yang sesuai standar.
Mengingat urgensi tersebut, Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan program Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa. Program ini dirancang khusus untuk membekali para profesional dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan dalam memahami, menghitung, serta melaporkan TKDN secara efektif dan akurat. Melalui Bimtek ini, diharapkan partisipan dapat berkontribusi aktif dalam mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis mereka dalam lingkungan regulasi yang dinamis.
Definisi Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa
Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa adalah sebuah program pelatihan terstruktur yang dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam menganalisis serta menghitung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada produk manufaktur dan jasa. Program ini berfokus pada interpretasi regulasi yang berlaku, metodologi penghitungan yang tepat, dan strategi implementasi TKDN dalam proses bisnis perusahaan. Tujuannya adalah memastikan bahwa peserta mampu melakukan penghitungan yang akurat sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
TKDN sendiri didefinisikan sebagai persentase nilai komponen dalam negeri yang terkandung dalam suatu produk barang atau jasa. Komponen dalam negeri ini meliputi bahan baku, komponen penolong, biaya tenaga kerja, biaya pengembangan, dan biaya tidak langsung lainnya yang berasal dari dalam negeri. Penghitungan TKDN sangat penting sebagai tolok ukur kontribusi industri domestik dalam produksi suatu barang atau penyediaan jasa. Semakin tinggi persentase TKDN suatu produk, semakin besar pula kontribusi ekonomi domestik di dalamnya, sejalan dengan tujuan P3DN.
Dalam konteks produk manufaktur, analisis TKDN melibatkan penelusuran asal usul setiap komponen, bahan baku, dan proses produksi. Ini mencakup verifikasi sertifikat asal bahan baku, biaya tenaga kerja yang terlibat dalam proses perakitan atau pembuatan, serta penggunaan mesin dan peralatan produksi yang berasal dari dalam negeri. Akurasi data menjadi kunci utama dalam memastikan hasil penghitungan TKDN mencerminkan kondisi sebenarnya dari produk tersebut, sehingga proses ini memerlukan ketelitian dan pemahaman mendalam tentang rantai pasok.
Sementara itu, untuk jasa, analisis Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa melibatkan evaluasi penggunaan sumber daya manusia domestik, peralatan, dan material yang digunakan dalam penyediaan layanan. Ini mencakup persentase tenaga ahli Indonesia, penggunaan perangkat lunak atau teknologi yang dikembangkan di dalam negeri, serta biaya operasional lainnya yang dibelanjakan di dalam negeri. Penghitungan TKDN untuk jasa seringkali lebih kompleks karena sifatnya yang tidak berwujud, sehingga membutuhkan metodologi khusus dan pemahaman yang cermat terhadap detail operasional jasa tersebut.
Peran dan Pentingnya Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa
Program Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa memiliki peran krusial dan sangat penting bagi berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha hingga pemerintah. Peran dan pentingnya ini dapat dirinci sebagai berikut:
- Meningkatkan Pemahaman Regulasi TKDN: Bimtek ini membantu peserta memahami secara mendalam berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan pemahaman yang komprehensif, perusahaan dapat memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, menghindari potensi sanksi hukum atau denda, dan menjalankan bisnis sesuai koridor yang ditetapkan. Pemahaman ini juga mencakup pembaruan regulasi yang mungkin terjadi.
- Mengembangkan Keterampilan Penghitungan TKDN yang Akurat: Salah satu manfaat utama adalah melatih peserta untuk melakukan penghitungan TKDN dengan metode yang benar dan akurat. Ini mencakup pengumpulan data yang relevan, penggunaan formula yang tepat, serta validasi data untuk menghindari kesalahan yang dapat berakibat fatal. Keterampilan ini sangat vital untuk mendapatkan sertifikasi TKDN yang valid dan kredibel.
- Mendukung Kepatuhan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah: Bagi perusahaan yang berpartisipasi dalam tender pengadaan barang dan jasa pemerintah, kepemilikan sertifikat TKDN yang valid menjadi prasyarat penting. Bimtek ini membekali peserta dengan pengetahuan untuk memenuhi persyaratan tersebut, meningkatkan peluang mereka memenangkan kontrak pengadaan karena produk dengan TKDN tinggi mendapatkan prioritas khusus.
- Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal: Dengan kemampuan untuk menghitung dan melaporkan TKDN secara efektif, perusahaan dapat secara proaktif mengidentifikasi area untuk meningkatkan persentase komponen dalam negeri dalam produk mereka. Peningkatan ini tidak hanya mendukung kebijakan P3DN, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional, menonjolkan keunggulan produk dalam negeri.
- Memfasilitasi Sertifikasi TKDN: Proses sertifikasi TKDN bisa jadi kompleks. Bimtek ini akan memandu peserta melalui seluruh tahapan proses sertifikasi, mulai dari persiapan dokumen, pengumpulan data, hingga interaksi dengan lembaga sertifikasi. Hal ini mempercepat dan mempermudah perusahaan dalam memperoleh sertifikat TKDN yang merupakan bukti validasi atas klaim TKDN mereka.
- Mengoptimalkan Penggunaan Sumber Daya Domestik: Melalui analisis TKDN, perusahaan didorong untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan penggunaan bahan baku, komponen, dan tenaga kerja yang tersedia di dalam negeri. Ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga memperkuat rantai pasok domestik dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
- Membangun Jaringan Profesional: Partisipasi dalam Bimtek juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi dengan sesama profesional, praktisi, dan pakar di bidang TKDN. Jaringan ini sangat berharga untuk berbagi pengalaman, best practice, dan mendapatkan insight terbaru terkait implementasi TKDN di berbagai sektor industri. Ini juga membuka peluang kolaborasi antar-perusahaan.
- Mendukung Kebijakan Industri Nasional: Secara makro, Bimtek ini berkontribusi langsung pada keberhasilan kebijakan industri nasional dalam mendorong kemandirian ekonomi. Dengan meningkatkan kompetensi SDM dalam analisis TKDN, Bimtek membantu pemerintah mencapai target P3DN dan membangun ekosistem industri yang lebih kuat dan berdaya saing global, menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai produsen.
Materi Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa
Materi Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa dirancang komprehensif untuk memberikan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis yang mendalam kepada para peserta. Setiap poin materi akan dijelaskan secara rinci untuk memastikan peserta mendapatkan wawasan yang utuh:
- Pengenalan Kebijakan dan Regulasi TKDN: Bagian ini akan membahas secara mendalam dasar hukum dan filosofi di balik kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia. Peserta akan diajak memahami Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, dan kebijakan lain yang relevan terkait TKDN, termasuk perkembangan regulasi terbaru. Pemahaman ini penting untuk menempatkan penghitungan TKDN dalam konteks hukum yang benar dan mencegah kesalahan interpretasi.
- Definisi dan Ruang Lingkup TKDN Produk Manufaktur dan Jasa: Materi ini akan memperinci definisi TKDN secara komprehensif, membedakan antara penghitungan untuk produk manufaktur (barang) dan jasa. Akan dibahas secara spesifik komponen-komponen apa saja yang diakui sebagai komponen dalam negeri untuk setiap kategori, seperti bahan baku, komponen, biaya tenaga kerja, biaya pengembangan, dan biaya tidak langsung lainnya. Penjelasan detail akan diberikan untuk memastikan tidak ada kerancuan dalam identifikasi komponen domestik.
- Metodologi Penghitungan TKDN untuk Produk Manufaktur: Sesi ini akan fokus pada langkah-langkah praktis dan formula yang digunakan untuk menghitung TKDN pada produk manufaktur. Peserta akan diajarkan cara mengidentifikasi biaya produksi, memisahkan komponen impor dan lokal, serta mengaplikasikan rumus penghitungan berdasarkan jenis produk. Studi kasus nyata akan digunakan untuk mempraktikkan penghitungan, meliputi biaya bahan baku, biaya produksi, biaya perakitan, dan overhead, sehingga peserta dapat melakukan penghitungan secara sistematis dan akurat.
- Metodologi Penghitungan TKDN untuk Jasa: Materi ini akan menjelaskan secara khusus metodologi penghitungan TKDN untuk sektor jasa, yang memiliki karakteristik berbeda dari produk manufaktur. Akan dibahas bagaimana menghitung TKDN berdasarkan biaya tenaga kerja, penggunaan peralatan, teknologi, dan material yang digunakan dalam penyediaan jasa. Peserta akan memahami pendekatan yang berbeda dalam mengidentifikasi komponen lokal dalam layanan, seperti konsultan, konstruksi, atau jasa IT, dan bagaimana mengaplikasikan formula yang tepat untuk jasa.
- Prosedur Verifikasi dan Sertifikasi TKDN: Bagian ini akan mengupas tuntas seluruh proses verifikasi dan sertifikasi TKDN. Peserta akan memahami persyaratan dokumen yang dibutuhkan, tahapan audit oleh lembaga verifikasi, serta kriteria evaluasi yang digunakan. Pembahasan juga meliputi peran surveyor independen, proses pengajuan sertifikasi, dan langkah-langkah yang harus dilakukan perusahaan untuk mempersiapkan diri menghadapi audit, termasuk cara menyajikan data yang akurat dan transparan.
- Studi Kasus dan Simulasi Penghitungan TKDN: Materi ini akan dilengkapi dengan berbagai studi kasus nyata dari beragam industri (manufaktur dan jasa) untuk memberikan gambaran praktis kepada peserta. Sesi simulasi akan memungkinkan peserta untuk menerapkan langsung pengetahuan yang telah diperoleh dalam menghitung TKDN untuk skenario yang berbeda, mengidentifikasi tantangan umum, dan menemukan solusi yang efektif. Ini akan memperkuat pemahaman dan keterampilan praktis peserta.
- Strategi Peningkatan TKDN dan Implementasi dalam Bisnis: Materi ini akan membahas strategi yang dapat diterapkan perusahaan untuk secara bertahap meningkatkan persentase TKDN produk atau jasa mereka. Ini mencakup lokalisasi pemasok, pengembangan kapasitas produksi dalam negeri, serta optimalisasi rantai pasok. Peserta akan diajarkan bagaimana mengintegrasikan strategi TKDN ke dalam perencanaan bisnis dan operasional perusahaan untuk mencapai target TKDN yang diinginkan.
- Tips dan Trik Menghindari Kesalahan Umum dalam Penghitungan TKDN: Bagian terakhir ini akan memberikan panduan praktis dan peringatan mengenai kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi dalam penghitungan dan pelaporan TKDN. Peserta akan dibekali dengan tips untuk menghindari jebakan, memastikan data yang disajikan valid, dan meminimalkan risiko ketidakpatuhan. Ini mencakup bagaimana memitigasi risiko audit dan memastikan semua aspek diperhitungkan dengan benar.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa
Program Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa memiliki serangkaian tujuan yang jelas dan akan memberikan berbagai manfaat signifikan bagi para peserta dan institusi tempat mereka bekerja.
Tujuan Bimtek
- Meningkatkan Pemahaman Komprehensif tentang Regulasi TKDN: Tujuan utama dari Bimtek ini adalah untuk memastikan peserta memiliki pemahaman yang mendalam dan menyeluruh tentang seluruh regulasi serta kebijakan pemerintah terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Ini mencakup pemahaman akan Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, dan Peraturan Menteri yang menjadi landasan hukum bagi implementasi TKDN. Dengan pemahaman yang kokoh ini, peserta diharapkan mampu menginterpretasikan ketentuan TKDN secara tepat, menghindari kesalahan dalam implementasi, dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku, yang sangat penting untuk menghindari potensi sanksi hukum atau kerugian finansial di masa depan.
- Mengembangkan Keterampilan Praktis dalam Penghitungan TKDN yang Akurat: Bimtek ini berupaya membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk melakukan penghitungan TKDN baik untuk produk manufaktur maupun jasa dengan tingkat akurasi yang tinggi. Peserta akan diajarkan metode-metode penghitungan yang sesuai standar, termasuk cara mengumpulkan dan memverifikasi data yang relevan dari berbagai sumber, serta mengaplikasikan formula penghitungan yang tepat sesuai jenis produk atau jasa. Tujuannya adalah agar setiap peserta mampu menghasilkan data TKDN yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, yang menjadi dasar penting dalam proses sertifikasi dan pelaporan kepada pihak berwenang.
- Memfasilitasi Proses Sertifikasi TKDN dengan Efisien: Salah satu tujuan penting Bimtek ini adalah untuk membimbing peserta melalui seluruh tahapan proses verifikasi dan sertifikasi TKDN secara efisien. Ini mencakup pemahaman mengenai persyaratan dokumen yang harus disiapkan, prosedur audit oleh lembaga verifikasi, dan kriteria evaluasi yang diterapkan oleh surveyor. Peserta akan mendapatkan panduan praktis untuk mempersiapkan perusahaan mereka menghadapi proses sertifikasi, sehingga dapat memperoleh sertifikat TKDN dengan lebih cepat dan lancar, yang pada akhirnya akan memperkuat posisi kompetitif perusahaan dalam tender pengadaan barang dan jasa pemerintah.
- Mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN): Secara lebih luas, Bimtek ini bertujuan untuk secara aktif mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang dicanangkan oleh pemerintah. Dengan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menganalisis dan meningkatkan TKDN, Bimtek ini berkontribusi pada upaya nasional untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor, mendorong pertumbuhan industri lokal, dan menciptakan lapangan kerja di dalam negeri. Hal ini sejalan dengan visi kemandirian ekonomi dan penguatan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Manfaat Bimtek
- Peningkatan Kepatuhan Perusahaan terhadap Regulasi: Peserta yang telah mengikuti Bimtek akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang regulasi TKDN, sehingga dapat memastikan bahwa perusahaan mereka mematuhi semua ketentuan yang berlaku. Kepatuhan ini sangat penting untuk menghindari denda, sanksi administratif, atau diskualifikasi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Dengan demikian, perusahaan dapat beroperasi dengan aman dan mengurangi risiko hukum, sambil membangun reputasi sebagai entitas yang bertanggung jawab dan patuh terhadap peraturan pemerintah yang mendorong industri nasional.
- Keunggulan Kompetitif dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah: Perusahaan yang memiliki sertifikat TKDN tinggi akan mendapatkan prioritas dalam tender pengadaan barang dan jasa pemerintah. Peserta Bimtek akan dibekali dengan kemampuan untuk mendapatkan sertifikat ini, yang secara signifikan meningkatkan peluang perusahaan mereka untuk memenangkan kontrak-kontrak besar. Ini bukan hanya keuntungan finansial, tetapi juga pengakuan atas komitmen perusahaan terhadap pengembangan industri domestik, yang dapat memperkuat citra dan posisi perusahaan di pasar.
- Efisiensi Operasional dan Penghematan Biaya Jangka Panjang: Melalui analisis TKDN yang akurat, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang untuk mengganti komponen impor dengan komponen lokal yang setara atau bahkan lebih baik, yang seringkali lebih ekonomis. Peningkatan penggunaan komponen dalam negeri dapat mengurangi biaya logistik, risiko fluktuasi kurs mata uang asing, dan waktu pengiriman. Ini mengarah pada efisiensi operasional yang lebih baik dan penghematan biaya jangka panjang, serta membuat rantai pasok perusahaan lebih resilient terhadap gejolak global.
- Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Perusahaan: Partisipasi dalam Bimtek ini akan meningkatkan kompetensi individu karyawan di bidang analisis TKDN, menjadikannya aset berharga bagi perusahaan. SDM yang terlatih ini akan mampu menangani isu-isu TKDN secara mandiri, memberikan saran strategis, dan memastikan bahwa perusahaan selalu berada di jalur yang benar terkait regulasi TKDN. Peningkatan kapabilitas SDM ini juga mencerminkan investasi perusahaan dalam pengembangan profesional karyawannya, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dan daya saing tim secara keseluruhan.
- Kontribusi Positif terhadap Perekonomian Nasional: Dengan meningkatkan TKDN pada produk dan jasa yang dihasilkan, perusahaan secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Peningkatan ini berarti lebih banyak uang beredar di dalam negeri, lebih banyak lapangan kerja tercipta, dan industri lokal semakin berkembang. Manfaat ini melampaui kepentingan perusahaan semata, menunjukkan peran aktif perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan negara.
Kesimpulan Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa
Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa hadir sebagai solusi esensial dalam menghadapi dinamika kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia. Pentingnya Bimtek ini tidak hanya terletak pada transfer pengetahuan dan keterampilan teknis dalam penghitungan TKDN yang akurat, tetapi juga pada pembentukan kesadaran akan peran strategis TKDN dalam mendukung kemandirian ekonomi nasional. Dengan memahami secara mendalam regulasi, metodologi, dan implikasinya, para peserta akan mampu berkontribusi secara signifikan dalam mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, yang pada gilirannya akan memperkuat daya saing industri nasional dan menciptakan nilai tambah ekonomi di berbagai sektor.
Program Bimtek ini membuktikan komitmen Pusat Edukasi Indonesia dalam mendukung visi pemerintah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa ini, setiap perusahaan dapat memastikan kepatuhan terhadap regulasi, meningkatkan peluang dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, serta mengoptimalkan efisiensi operasional. Ini adalah langkah proaktif yang penting untuk keberlanjutan bisnis dalam lanskap ekonomi yang semakin kompetitif dan berorientasi pada kemandirian.
Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelaku industri, profesional, dan pihak-pihak terkait untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Segera daftarkan diri Anda dan tim Anda dalam Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa dari Pusat Edukasi Indonesia. Jadilah bagian dari solusi untuk memajukan industri nasional, berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, dan memastikan produk-produk kita mampu bersaing di kancah global dengan bangga membawa label “Made in Indonesia”. Bersama, kita wujudkan kemandirian ekonomi bangsa!

Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Analisis TKDN Produk Manufaktur & Jasa untuk Penghitungan Efektif dan Akurat
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

