Bimtek Ajudan dan Protokoler 2025: Sosialisasi Peningkatan Tupoksi Ajudan Humas dan Protokol
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek Ajudan dan Protokoler 2025 merupakan program pelatihan strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme ajudan, sekpri, aspri, serta petugas protokol dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka. Dengan materi lengkap mencakup keprotokolan, humas, komunikasi, dan kerja tim, bimtek ini sangat penting untuk memastikan pelayanan prima dan citra positif lembaga. Melalui pembekalan ini, organisasi mampu menghadapi tantangan birokrasi modern dengan lebih efisien, disiplin, dan sigap, mendukung keberhasilan pimpinan serta kepuasan masyarakat luas.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Ajudan dan Protokoler 2025: Sosialisasi Peningkatan Tupoksi Ajudan Humas dan Protokol

Bimtek Ajudan dan Protokoler 2025: Sosialisasi Peningkatan Tupoksi Ajudan Humas dan Protokol
Bimtek Ajudan dan Protokoler 2025: Sosialisasi Peningkatan Tupoksi Ajudan Humas dan Protokol. Dalam era birokrasi modern yang dinamis, peran ajudan dan protokoler sangat krusial dalam menunjang kesuksesan kegiatan pimpinan, baik di lingkungan pemerintahan maupun swasta. Setiap aktivitas resmi dan non-formal yang melibatkan pejabat maupun tamu penting menuntut tata kelola acara yang rapi, etika komunikasi yang baik, serta kesiapan petugas protokol yang disiplin dan profesional. Di tengah tuntutan tersebut, pembekalan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan kualitas pelayanan agar tetap prima dan mencerminkan citra positif instansi atau organisasi.
Kegiatan bimtek ini hadir sebagai respons atas kebutuhan peningkatan kemampuan dan pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) ajudan, sekretaris pribadi (sekpri), asisten pribadi (aspri), serta petugas keprotokolan dan kehumasan. Kesiapan mereka menjadi faktor penentu dalam membangun profesionalitas pelayanan prima yang tidak hanya berdampak pada internal organisasi tapi juga pada persepsi masyarakat luas terhadap instansi yang bersangkutan. Oleh sebab itu, program sosialisasi dan pelatihan ini sangat relevan untuk menjawab tantangan dalam menghadapi dinamika birokrasi dan diplomasi kekinian.
Protokoler dan ajudan bukan semata pelaksana teknis, melainkan ujung tombak yang menyentuh langsung kualitas interaksi pimpinan dengan stakeholders dan masyarakat. Kesalahan kecil dalam protokol atau komunikasi dapat menimbulkan dampak serius terhadap reputasi organisasi. Jadi, penguatan tupoksi melalui bimtek ini juga berarti penguatan kualitas layanan, etika, dan kinerja profesional yang dapat berkontribusi terhadap kesuksesan pemerintahan maupun organisasi.
Selain itu, layanan service excellent yang ditawarkan oleh ajudan dan protokoler harus dapat diterjemahkan ke dalam tindakan nyata yang konsisten, adaptif, dan inovatif agar mampu menghadapi tantangan zaman. Bimtek ini menjadi solusi tepat untuk membekali sumber daya manusia di bidang keajudanan dan keprotokolan agar dapat bekerja dengan lebih efektif, efisien, dan profesional di tahun 2025 dan seterusnya.
Pengertian Ajudan, Protokoler, dan Penyelenggaraan Pemerintahan
Ajudan merupakan tenaga pendukung yang bertugas membantu pimpinan dalam berbagai aktivitas, mulai dari pengaturan jadwal, koordinasi kegiatan, hingga pengelolaan komunikasi. Istilah ajudan sering dikaitkan dengan peran yang sigap dan dinamis untuk mendukung pimpinan agar seluruh aktivitas berjalan lancar sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain ajudan, terdapat juga sekretaris pribadi (sekpri) dan asisten pribadi (aspri) yang memiliki tugas tambahan dalam hal dukungan administratif dan personal kepada pimpinan.
Sementara itu, protokoler adalah petugas yang bertanggung jawab mengatur dan memastikan tata kelola acara berjalan sesuai dengan standar serta etika yang berlaku. Protokol tidak hanya berfokus pada acara formal seperti upacara kenegaraan, kunjungan pejabat, dan rapat resmi, tetapi juga pada kegiatan non-formal dan kehumasan yang berperan dalam membentuk citra lembaga secara keseluruhan. Protokoler harus memahami aturan, etiket diplomatik, dan tata cara penghormatan guna memberikan pelayanan prima sekaligus menjaga nama baik organisasi.
Dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan, ajudan dan protokoler menjadi komponen penting dalam Divisi Manajemen Intern, khususnya dalam seksi sekretariat, pengamanan, dan protokol. Pelayanan mereka meliputi usaha membantu menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan pimpinan dan tamu dalam setiap kegiatan resmi. Dengan kata lain, pelayanan ini bukan sekadar tugas administratif, tetapi bentuk layanan prima yang memerlukan kepiawaian, ketelitian, dan sikap profesionalisme tinggi.
Lebih jauh lagi, pelayanan prima tersebut merefleksikan service excellent yang menjadi standar kualitas pelayanan dalam suatu instansi. Keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari aspek teknis, tetapi juga dari bagaimana tenaga keprotokolan dan ajudan mampu membangun hubungan yang harmonis, komunikatif, dan efektif antara pimpinan, pegawai, serta masyarakat luas yang menjadi stakeholder utama.
Peran dan Pentingnya Bimtek Ajudan dan Protokoler
Bimtek ini memainkan peran sentral dalam memperkuat tupoksi ajudan dan protokoler sebagai garda terdepan pelayanan di instansi pemerintah maupun organisasi swasta. Melalui pelatihan ini, mereka dibekali kemampuan teknis dan sikap profesional yang mutakhir guna menghadapi berbagai situasi dalam pelaksanaan tugasnya. Kegiatan bimtek ini bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga sarana peningkatan kompetensi secara optimal yang menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman dan tuntutan publik.
Pentingnya bimtek juga terlihat dari kebutuhan untuk membentuk pribadi yang sigap, dinamis, dan adaptif pada ajudan, sekpri, serta aspri. Profesionalisme mereka dalam mendukung pimpinan harus dikembangkan agar menjaga kelancaran operasional dan keluwesan komunikasi, baik di dalam maupun di luar organisasi. Selain itu, pengetahuan keprotokolan yang mendalam sangat diperlukan agar setiap acara formal maupun non-formal dapat berjalan dengan tertib, penuh hormat, serta memberikan kesan positif bagi semua pihak yang hadir.
Lebih dari itu, keberadaan protokoler yang mampu memberikan pelayanan prima pada tamu serta pihak lain dapat menciptakan persepsi positif bagi organisasi secara keseluruhan. Hal ini akan mendukung terciptanya citra lembaga yang profesional dan terpercaya, sehingga memperkuat posisi lembaga dalam menjalankan fungsi pemerintahan atau aktivitas organisasi secara lebih luas.
Selain meningkatkan kemampuan personal, bimtek ini juga menitikberatkan pada pengembangan peran tim kerja. Kolaborasi antar anggota tim yang solid dan efektif menjadi salah satu kunci utama dalam menjamin pelayanan yang prima dan kesuksesan pelaksanaan tugas sehari-hari. Oleh sebab itu, bimtek ini mengedepankan pengembangan soft skills selain aspek teknis, termasuk kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan manajemen waktu.
Materi Bimtek yang Terperinci dan Sistematis
Pelatihan dalam bimtek ini dirancang secara komprehensif dengan materi yang terstruktur agar peserta mampu memahami dan mengaplikasikan secara langsung dalam tugas sehari-hari. Berikut adalah ringkasan materi bimtek yang akan diberikan:
Penguatan Tupoksi Ajudan, Sekpri, dan Aspri:
Definisi dan ruang lingkup tugas pokok
Teknik pengelolaan jadwal pimpinan secara efektif
Manajemen dokumen dan komunikasi resmi
Strategi mendampingi pimpinan dalam berbagai situasi
Keprotokolan Formal dan Non-Formal:
Standar tata upacara, tata cara, dan etiket acara kenegaraan dan diplomatik
Penanganan tamu dan pengaturan acara resmi maupun non-resmi
Teknik briefing dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan
Pengelolaan situasi darurat dan krisis protokoler
Peningkatan Keterampilan Humas dan Komunikasi:
Teknik komunikasi efektif dan etika komunikasi
Pengembangan hubungan masyarakat dan public relation
Strategi membangun citra positif organisasi
Penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan kehumasan
Pengembangan Soft Skills dan Kerja Tim:
Pelatihan kepemimpinan pelayan (servant leadership)
Pengelolaan stres dan penyelesaian konflik
Penguatan kerja sama dan sinergi tim
Peningkatan disiplin dan etos kerja
Materi ini disampaikan dengan pendekatan interaktif, studi kasus, simulasi, dan diskusi kelompok agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara praktis dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan instansi masing-masing.
Tujuan dan Manfaat Bimtek
Tujuan Bimtek
Memberikan bekal ilmu dan pemahaman mendalam terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) ajudan, sekpri, aspri, serta petugas protokol dan humas.
Membekali peserta dengan keterampilan teknis dan soft skills yang diperlukan dalam pengelolaan kegiatan pimpinan dan acara resmi.
Meningkatkan profesionalitas pelayanan prima yang mampu menciptakan citra positif serta kualitas layanan yang optimal.
Memperkuat kemampuan komunikasi dan kerja sama tim guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi dinamika dan tantangan keprotokolan modern di tahun 2025 dan seterusnya.
Manfaat Bimtek
Peningkatan Hubungan Masyarakat: Peserta mampu memperkuat keterampilan hubungan masyarakat sehingga terjalin komunikasi yang harmonis dengan berbagai pemangku kepentingan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Protokol yang Lebih Profesional: Kemampuan pelaksanaan protokol yang baik akan menaikkan tingkat profesionalisme dan penghormatan terhadap aturan seremonial dan diplomatik.
Dukungan Administratif Efisien: Peningkatan keahlian asistensi sekretaris dan personal menjadikan dukungan administratif lebih efektif dan efisien.
Keunggulan Profesional: Terbentuk keunggulan dalam pelayanan prima dengan standar yang sesuai sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan atau stakeholder.
Pelayanan Prima yang Konsisten: Pelayanan yang berkualitas baik akan memperkuat reputasi lembaga dan mendukung keberhasilan tugas pemerintahan.
Peningkatan Keterampilan Komunikasi: Terjadi peningkatan pemahaman dan komunikasi yang baik antara seluruh unsur yang terlibat.
Penguatan Kerja Tim: Kolaborasi dan koordinasi antar anggota tim menjadi lebih efektif dan produktif.
Kesimpulan
Bimbingan Teknis Ajudan dan Protokoler 2025 merupakan langkah strategis dan esensial dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan siap menghadapi tantangan birokrasi masa kini dan mendatang. Dengan penekanan pada peningkatan tupoksi, materi yang komprehensif, dan penguatan keterampilan penting, bimtek ini tidak hanya memberikan bekal pengetahuan tapi juga membentuk sikap kerja yang disiplin, sigap, dan dinamis.
Peran ajudan, sekpri, aspri, dan protokoler sebagai ujung tombak pelayanan prima dalam berbagai kegiatan pimpinan dan organisasi adalah faktor penentu keberhasilan manajemen internal dan pelayanan kepada publik. Oleh karena itu, investasi dalam peningkatan kapasitas mereka melalui bimtek ini adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar dalam pencapaian kualitas layanan yang optimal dan reputasi organisasi yang unggul.
Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengoptimalkan potensi tim Anda dan memastikan segala kegiatan protokoler serta dukungan pimpinan berjalan lancar, tertib, dan profesional. Dengan bekal yang tepat, perjalanan organisasi menuju prestasi puncak di tahun 2025 akan semakin terwujud dengan solid dan mantap.

Bimtek Ajudan dan Protokoler 2025: Sosialisasi Peningkatan Tupoksi Ajudan Humas dan Protokol
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Ajudan dan Protokoler 2025: Sosialisasi Peningkatan Tupoksi Ajudan Humas dan Protokol
Metode Bimtek Ajudan dan Protokoler
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Ajudan dan Protokoler:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Ajudan dan Protokoler
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Ajudan dan Protokoler
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Ajudan dan Protokoler:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan Ajudan dan Protokoler
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Ajudan dan Protokoler 2025: Sosialisasi Peningkatan Tupoksi Ajudan Humas dan Protokol
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

