Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem Studi Kasus Praktis
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Melalui studi kasus praktis, peserta dibekali keterampilan teknis sesuai regulasi terbaru. Ikuti pelatihan ini bersama Pusat Edukasi Indonesia untuk memperkuat peran Anda dalam tata kelola keuangan yang transparan dan profesional. Daftarkan segera dan tingkatkan kompetensi Anda dalam menghadapi tantangan keuangan instansi!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem Studi Kasus Praktis

Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem Studi Kasus Praktis
Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem Studi Kasus Praktis. Untuk memperkuat transparansi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan publik, Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan menjadi salah satu pelatihan yang sangat penting, khususnya bagi aparatur pemerintahan daerah. Pusat Edukasi Indonesia sebagai penyelenggara terpercaya menyelenggarakan bimtek ini dengan metode studi kasus dan pendekatan sistemik yang aplikatif sesuai praktik di lapangan.
Mengapa Penatausahaan Perlu Diperkuat – Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem
Proses penatausahaan terhadap belanja dan pendapatan merupakan aspek vital dalam siklus keuangan daerah. Tanpa pencatatan dan dokumentasi yang tertib, potensi kesalahan administratif, pelaporan tidak tepat waktu, hingga penyimpangan anggaran bisa terjadi. Maka dari itu, peningkatan pemahaman teknis bagi aparatur mutlak diperlukan.
Melalui bimtek ini, peserta akan memperoleh wawasan menyeluruh sekaligus keterampilan teknis untuk mengelola keuangan secara akuntabel, berbasis aturan terkini dan studi kasus aktual.
Tujuan dan Nilai Manfaat Pelatihan
Tujuan dari bimtek ini antara lain:
Memperkuat pemahaman terhadap regulasi penatausahaan belanja dan pendapatan.
Memberikan pelatihan teknis yang aplikatif berdasarkan studi kasus aktual.
Mendukung pembentukan sistem tata kelola keuangan daerah yang tertib dan akuntabel.
Dengan mengikuti kegiatan ini, peserta akan mampu menjalankan tugas dengan lebih profesional, mengurangi risiko kesalahan, serta lebih siap dalam menghadapi audit dan pemeriksaan keuangan oleh lembaga pengawas.
Ruang Lingkup Materi Pelatihan
Berikut ini poin-poin utama yang akan dibahas dalam bimtek:
Ketentuan Hukum dan Regulasi Teknis
Penjelasan terbaru dari Permendagri dan regulasi keuangan lainnya.
Peran dan tanggung jawab bendahara serta PPK secara rinci.
Sistem Penatausahaan Berbasis Teknologi
Penggunaan dan integrasi Sistem Informasi Keuangan (SIKD/SIPD).
Optimalisasi sistem digital dalam pencatatan dan pelaporan keuangan.
Simulasi Studi Kasus
Latihan pencatatan belanja modal, barang, dan jasa.
Simulasi pencatatan pendapatan seperti retribusi dan PAD lainnya.
Pelaporan dan Evaluasi Anggaran
Penyusunan format pelaporan yang sesuai ketentuan.
Teknik analisis dan evaluasi terhadap pelaporan realisasi anggaran.
Kendala Lapangan dan Solusi Strategis
Identifikasi masalah umum yang sering dihadapi dalam penatausahaan.
Pendekatan penyelesaian berdasarkan kebijakan dan sistem digital.
Peserta yang Disarankan Mengikuti
Bimtek ini dirancang untuk:
Bendahara pengeluaran/penerimaan dari instansi pemerintah.
PPK dan staf keuangan pada OPD dan BPKAD.
Auditor internal dan tim pemeriksa daerah.
Aparatur yang terlibat dalam pelaporan dan penatausahaan anggaran.
Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengelola keuangan daerah secara lebih tertib, efektif, dan sesuai regulasi.
Keunggulan Studi Kasus Sebagai Metode Pembelajaran
Salah satu pendekatan utama dalam pelatihan ini adalah studi kasus yang disusun berdasarkan persoalan nyata di daerah. Melalui simulasi ini, peserta diajak menyelesaikan permasalahan administratif seperti:
Ketidaktepatan pencatatan pengeluaran barang.
Kesalahan pada dokumen pelaporan anggaran.
Tata cara pengelolaan pendapatan dari sektor pelayanan.
Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan solusi yang relevan di tempat kerja.
Sejalan dengan Transformasi Digital Pemerintahan
Sejalan dengan arah kebijakan nasional menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pelatihan ini juga memberikan pengetahuan dan praktik penerapan sistem digital dalam penatausahaan keuangan. Hal ini sangat penting untuk mendorong efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik.
Integrasi data dalam sistem informasi keuangan akan dibahas secara praktis, sehingga peserta dapat memahami cara kerjanya sekaligus menghindari kesalahan umum dalam proses input dan pelaporan.
Peningkatan Kompetensi bagi Bendahara dan Tim
Para bendahara dan staf keuangan merupakan garda terdepan dalam pengelolaan dana. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi bendahara instansi menjadi salah satu fokus utama dari pelatihan ini. Pembekalan yang tepat akan meminimalisasi risiko administratif dan memperkuat posisi bendahara dalam pertanggungjawaban anggaran.
Alasan Memilih Pusat Edukasi Indonesia
Sebagai lembaga pelatihan yang telah mengadakan ratusan pelatihan di berbagai wilayah, Pusat Edukasi Indonesia memiliki banyak keunggulan, di antaranya:
Narasumber berpengalaman dari Kemendagri, BPKP, dan praktisi senior.
Materi pelatihan selalu diperbarui berdasarkan regulasi terbaru.
Sertifikat pelatihan resmi dan dapat dijadikan bukti peningkatan kompetensi.
Pendampingan pasca-bimtek untuk konsultasi teknis keuangan.
Kami memahami bahwa setiap instansi memiliki kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, materi disusun fleksibel sesuai dengan tantangan dan kebutuhan peserta.
Penutup
Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan merupakan langkah nyata dalam membangun sistem keuangan publik yang transparan, tertib, dan akuntabel. Dengan metode studi kasus, peserta akan lebih siap untuk menghadapi tantangan nyata di instansi masing-masing.
Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti pelatihan ini melalui Pusat Edukasi Indonesia dan jadilah bagian dari SDM unggul yang siap mewujudkan reformasi keuangan yang efektif dan modern.

Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem Studi Kasus Praktis
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem Studi Kasus Praktis
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Bimtek Pelatihan
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Penatausahaan Belanja dan Pendapatan Berbasis Sistem Studi Kasus Praktis
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

