Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Tingkatkan kualitas pengelolaan desa Anda! Ikuti Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa dari Pusat Edukasi Indonesia. Pelatihan ini krusial untuk mengoptimalkan data desa, memastikan perencanaan pembangunan yang akurat, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. Jadilah agen perubahan untuk desa yang maju dan transparan sekarang!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

388 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa. Pembangunan desa menjadi pondasi utama kemajuan bangsa, dengan desa sebagai ujung tombak pelaksanaan berbagai program pemerintah. Keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada kualitas tata kelola yang efektif dan akuntabel. Dalam konteks ini, sistem informasi yang terintegrasi menjadi krusial untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat, perencanaan yang matang, serta pelaksanaan program yang efisien. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditawar lagi demi mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing. Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak ini.

Prodeskel (Profil Desa dan Kelurahan) adalah aplikasi vital yang menyediakan data komprehensif mengenai potensi dan kondisi desa. Data yang akurat dan terkini dari Prodeskel menjadi dasar untuk perencanaan pembangunan yang partisipatif dan pengalokasian sumber daya yang tepat sasaran. Namun, seringkali ditemukan kendala dalam pengisian dan pemanfaatan data Prodeskel akibat keterbatasan pemahaman serta keterampilan teknis para petugas di lapangan. Inilah mengapa peran fasilitator dalam proses pendampingan dan pembinaan sangat dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

Memahami urgensi tersebut, Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa sebagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kompetensi para fasilitator desa. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan mendalam dan keterampilan praktis dalam mengelola data Prodeskel, mulai dari proses pengumpulan, verifikasi, hingga pemanfaatan data untuk kepentingan pembangunan. Dengan demikian, diharapkan para fasilitator dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk kemajuan desa.

Melalui Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa ini, para fasilitator akan mendapatkan pemahaman komprehensif tentang pentingnya data Prodeskel dalam penyusunan kebijakan desa, pengambilan keputusan strategis, dan evaluasi program pembangunan. Mereka juga akan dibekali dengan strategi fasilitasi yang efektif agar mampu membimbing perangkat desa dan masyarakat dalam memahami serta memanfaatkan aplikasi Prodeskel secara optimal. Ini adalah langkah konkret dalam memastikan bahwa setiap potensi desa dapat diidentifikasi dan dikembangkan secara maksimal, sejalan dengan visi Indonesia Maju.


Definisi Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa adalah singkatan dari Bimbingan Teknis Fasilitator Profil Desa dan Kelurahan Desa. Secara harfiah, Bimtek ini merupakan program pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan individu yang berperan sebagai fasilitator di tingkat desa dalam mengelola serta memanfaatkan data Profil Desa dan Kelurahan. Ini adalah sebuah upaya sistematis untuk memastikan bahwa informasi fundamental mengenai desa dapat dikumpulkan, diolah, dan digunakan secara efektif untuk mendukung berbagai kebijakan dan program pembangunan.

Definisi ini mencakup beberapa aspek penting. Pertama, “Bimbingan Teknis” menunjukkan bahwa pelatihan ini bersifat praktis dan berorientasi pada peningkatan keahlian teknis. Peserta tidak hanya diberikan pemahaman teoritis tetapi juga diajak untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi Prodeskel serta teknik-teknik fasilitasi. Kedua, “Fasilitator” merujuk pada individu yang bertugas mendampingi, membimbing, dan memfasilitasi perangkat desa serta masyarakat dalam proses pengisian dan pemanfaatan data Prodeskel. Mereka adalah jembatan antara teknologi informasi dan kebutuhan praktis di lapangan.

Lebih jauh, “Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel)” adalah sistem informasi yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Prodeskel adalah basis data yang berisi informasi komprehensif tentang potensi desa (sumber daya alam, sumber daya manusia, ekonomi, sosial budaya) dan kondisi desa (sarana prasarana, tingkat pendidikan, kesehatan, kemiskinan). Data ini menjadi pijakan utama bagi pemerintah desa maupun pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, menyusun rencana pembangunan, dan mengevaluasi kinerja program pembangunan yang telah berjalan.

Dengan demikian, Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa dapat didefinisikan sebagai program pengembangan kapasitas yang komprehensif. Tujuan utamanya adalah menciptakan tenaga fasilitator yang cakap dan terampil dalam mengelola data Prodeskel, mulai dari tahapan pengumpulan data yang akurat, validasi data, hingga analisis dan pemanfaatan data untuk kepentingan perencanaan pembangunan desa yang berkelanjutan. Program ini memastikan bahwa setiap informasi yang terkumpul dapat dioptimalkan untuk kemajuan dan kemandirian desa.


Peran dan Pentingnya Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa memiliki peran yang sangat sentral dan krusial dalam ekosistem pembangunan desa, terutama dalam konteks pemanfaatan data digital untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Pentingnya Bimtek ini tidak hanya terbatas pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga berdampak luas pada efektivitas tata kelola pemerintahan desa secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa peran dan pentingnya Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa:

  1. Meningkatkan Akurasi dan Validitas Data Prodeskel: Salah satu peran utama Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa adalah memastikan bahwa data yang dimasukkan ke dalam sistem Prodeskel adalah data yang akurat dan valid. Fasilitator yang terlatih akan memahami metode pengumpulan data yang benar, teknik verifikasi data di lapangan, serta cara menghindari kesalahan input. Data yang akurat adalah prasyarat mutlak untuk perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, menghindari pemborosan sumber daya, dan memastikan intervensi program yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Tanpa data yang valid, segala upaya pembangunan bisa menjadi tidak efektif.
  2. Meningkatkan Pemahaman dan Pemanfaatan Aplikasi Prodeskel di Tingkat Desa: Banyak perangkat desa dan masyarakat masih awam atau kurang terbiasa dengan penggunaan aplikasi digital seperti Prodeskel. Peran fasilitator yang telah mengikuti Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa sangat penting dalam menjembatani kesenjangan digital ini. Mereka akan membimbing dan mendampingi pengguna di desa untuk memahami antarmuka aplikasi, cara memasukkan data, hingga cara mengunduh laporan. Ini memastikan bahwa aplikasi Prodeskel tidak hanya sekadar ada, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kinerja desa, membuat proses administrasi menjadi lebih efisien.
  3. Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Proses Pengumpulan Data: Fasilitator yang terlatih melalui Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa akan dibekali dengan strategi komunikasi dan fasilitasi yang efektif. Mereka mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam proses pengumpulan data Prodeskel, menjelaskan pentingnya informasi yang dikumpulkan, serta memastikan bahwa data yang disajikan mencerminkan kondisi riil di lapangan. Partisipasi aktif masyarakat tidak hanya meningkatkan akurasi data tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap program pembangunan desa, sehingga masyarakat merasa dilibatkan dalam setiap tahapan penting.
  4. Mempercepat Proses Perencanaan dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Dengan adanya fasilitator yang kompeten, proses pengumpulan dan pembaruan data Prodeskel dapat berjalan lebih cepat dan efisien. Data yang tersedia secara real-time dan akurat memungkinkan pemerintah desa untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pengambilan keputusan, baik terkait alokasi anggaran maupun prioritas program, akan didasarkan pada bukti konkret dari data, bukan lagi pada asumsi semata.
  5. Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Tata Kelola Desa: Data Prodeskel yang lengkap dan mudah diakses oleh publik akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah desa. Masyarakat dapat memantau potensi desa, program yang dijalankan, dan hasil-hasil pembangunan. Peran fasilitator dari Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa dalam membantu publikasi dan diseminasi informasi Prodeskel sangat penting. Ini menciptakan lingkungan tata kelola yang lebih transparan, di mana setiap tindakan dan kebijakan dapat dipertanggungjawabkan kepada warga.
  6. Mendukung Evaluasi dan Monitoring Program Pembangunan Desa: Data Prodeskel juga menjadi instrumen penting untuk melakukan evaluasi dan monitoring terhadap program-program pembangunan yang telah dilaksanakan. Fasilitator yang menguasai Prodeskel dapat membantu pemerintah desa dalam menganalisis data perubahan dari waktu ke waktu, mengidentifikasi keberhasilan atau kegagalan program, serta merumuskan rekomendasi perbaikan. Ini memungkinkan siklus pembangunan yang berkelanjutan, di mana setiap program dapat dievaluasi dan disempurnakan berdasarkan data yang valid, mendorong peningkatan kinerja.

Materi Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa

Materi dalam Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar menjadi fasilitator yang efektif. Setiap modul disusun secara sistematis, menggabungkan teori dan praktik, guna memastikan pemahaman mendalam tentang Prodeskel serta kemampuan fasilitasi. Berikut adalah rincian materi yang akan disampaikan dalam Bimtek ini:

  1. Pengantar Prodeskel dan Kebijakan Pembangunan Desa Berbasis Data: Modul ini akan membahas latar belakang, landasan hukum, dan tujuan utama dari sistem informasi Prodeskel dalam konteks pembangunan desa. Peserta akan memahami mengapa data Prodeskel sangat vital bagi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program di desa. Penekanan akan diberikan pada kebijakan pemerintah terkait pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan yang partisipatif dan akuntabel. Pemahaman ini akan menjadi fondasi bagi seluruh materi yang akan dipelajari selanjutnya dalam Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa, agar setiap langkah memiliki dasar yang kuat.
  2. Struktur dan Komponen Data Prodeskel: Materi ini akan mengupas tuntas struktur data Prodeskel, termasuk kategori data potensi desa (sumber daya alam, sumber daya manusia, sosial, ekonomi, kelembagaan) dan data kondisi desa (sarana prasarana, tingkat pendidikan, kesehatan, kependudukan). Peserta akan memahami secara detail setiap variabel data yang ada, definisi operasionalnya, serta bagaimana data tersebut saling terkait. Ini penting untuk memastikan bahwa setiap fasilitator memiliki pemahaman yang seragam dan mendalam mengenai informasi yang akan mereka kelola.
  3. Teknik Pengumpulan Data Prodeskel yang Akurat dan Valid: Modul ini berfokus pada aspek praktis pengumpulan data. Peserta akan diajarkan berbagai metode pengumpulan data, mulai dari survei partisipatif, wawancara, hingga observasi lapangan. Penekanan akan diberikan pada pentingnya verifikasi data di lapangan untuk memastikan keakuratan dan validitas informasi yang dikumpulkan. Peserta juga akan dibekali dengan teknik-teknik untuk mengatasi tantangan dalam pengumpulan data, seperti bias informasi atau data yang tidak lengkap, agar data yang masuk ke sistem Prodeskel melalui proses Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa benar-benar berkualitas tinggi dan dapat diandalkan.
  4. Aplikasi Prodeskel: Fitur, Fungsi, dan Praktik Penggunaan: Ini adalah inti dari pelatihan teknis. Peserta akan diajak untuk secara langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi Prodeskel. Materi ini mencakup cara login, navigasi menu, input data, edit data, hingga generate laporan. Pelatihan akan dilakukan secara simulasi dan studi kasus, sehingga peserta dapat memahami alur kerja aplikasi secara menyeluruh dan menguasai setiap fitur yang tersedia. Diharapkan setelah modul ini, peserta mampu mengoperasikan aplikasi Prodeskel secara mandiri.
  5. Strategi Fasilitasi dan Pendampingan Pengelolaan Prodeskel di Desa: Modul ini membahas aspek soft skill yang sangat penting bagi seorang fasilitator. Peserta akan diajarkan teknik-teknik fasilitasi yang efektif, seperti cara membangun komunikasi yang persuasif, strategi mengatasi resistensi, dan metode pendampingan yang partisipatif. Materi ini juga mencakup cara merencanakan dan melaksanakan lokakarya atau pelatihan kecil di tingkat desa untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dan masyarakat dalam penggunaan Prodeskel.
  6. Analisis dan Pemanfaatan Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa: Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah menganalisis dan memanfaatkannya. Modul ini akan membimbing peserta untuk memahami bagaimana data Prodeskel dapat digunakan sebagai dasar penyusunan RPJMDes dan RKPDes. Peserta akan belajar mengidentifikasi potensi dan masalah desa berdasarkan data, serta merumuskan program-program pembangunan yang relevan. Materi ini juga mencakup cara menggunakan data Prodeskel untuk monitoring dan evaluasi kinerja program, sebuah kemampuan penting yang didapatkan dari Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa.
  7. Sistem Pelaporan dan Diseminasi Informasi Prodeskel: Modul terakhir ini akan membahas pentingnya pelaporan dan diseminasi informasi Prodeskel kepada berbagai pemangku kepentingan. Peserta akan belajar cara membuat laporan yang informatif dan mudah dipahami, serta strategi diseminasi data kepada pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Penekanan akan diberikan pada pentingnya transparansi data untuk meningkatkan akuntabilitas dan partisipasi publik dalam pembangunan desa. Ini adalah langkah kunci untuk memastikan bahwa informasi yang telah dikumpulkan dan diolah melalui proses Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa benar-benar memberikan manfaat yang luas.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa dirancang dengan serangkaian tujuan yang jelas dan akan memberikan berbagai manfaat signifikan, baik bagi individu fasilitator itu sendiri, bagi pemerintahan desa, maupun bagi masyarakat secara luas. Tujuan dan manfaat ini saling terkait dan berkontribusi pada peningkatan kapasitas pengelolaan desa secara holistik, memastikan bahwa setiap potensi desa dapat dioptimalkan.

Tujuan Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa

  1. Meningkatkan Kompetensi Teknis Fasilitator dalam Pengelolaan Data Prodeskel: Tujuan utama dari Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa adalah membekali para fasilitator dengan pengetahuan dan keterampilan teknis yang mendalam mengenai sistem informasi Prodeskel. Ini mencakup kemampuan untuk melakukan pengumpulan data yang akurat, input data ke dalam aplikasi, pembaruan data secara berkala, hingga kemampuan untuk menghasilkan laporan. Dengan demikian, fasilitator akan menjadi ahli di bidang Prodeskel dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional.
  2. Mengembangkan Keterampilan Fasilitasi dan Pendampingan bagi Peserta: Selain kompetensi teknis, Bimtek ini bertujuan untuk mengasah soft skill para peserta dalam hal fasilitasi dan pendampingan. Peserta akan belajar bagaimana berkomunikasi secara efektif, membangun hubungan yang baik dengan perangkat desa dan masyarakat, serta memotivasi mereka untuk aktif terlibat dalam proses pengelolaan Prodeskel. Kemampuan fasilitasi ini sangat penting agar transfer pengetahuan dan keterampilan dapat berjalan lancar di tingkat desa.
  3. Memastikan Ketersediaan Data Prodeskel yang Akurat dan Terkini di Setiap Desa: Dengan adanya fasilitator yang cakap, tujuan selanjutnya adalah memastikan bahwa setiap desa memiliki data Prodeskel yang selalu up-to-date dan valid. Data yang akurat adalah fondasi untuk setiap perencanaan dan pengambilan keputusan yang efektif di desa. Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa berperan penting dalam mencapai tujuan ini dengan menciptakan agen-agen yang bertanggung jawab atas kualitas data.
  4. Mendorong Pemanfaatan Data Prodeskel sebagai Basis Perencanaan Pembangunan Desa: Bimtek ini bertujuan untuk mengarahkan para fasilitator agar dapat mempromosikan dan membantu pemerintah desa dalam memanfaatkan data Prodeskel secara optimal. Data yang terkumpul tidak hanya sekadar disimpan, tetapi harus dianalisis untuk mengidentifikasi potensi, masalah, dan kebutuhan desa. Ini akan menjadi landasan untuk penyusunan rencana pembangunan yang lebih relevan dan berorientasi pada hasil.

Manfaat Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa

  1. Peningkatan Kualitas Perencanaan Pembangunan Desa: Dengan adanya data Prodeskel yang akurat dan lengkap, pemerintah desa dapat menyusun rencana pembangunan yang lebih terarah, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Fasilitator yang terlatih melalui Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa akan membantu dalam proses analisis data untuk mengidentifikasi prioritas program yang paling berdampak positif bagi desa, menghindari perencanaan yang tidak berbasis data.
  2. Efisiensi dalam Pengelolaan Sumber Daya Desa: Data Prodeskel memungkinkan desa untuk mengidentifikasi potensi sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya alam, manusia, maupun finansial. Dengan informasi ini, alokasi anggaran dan penggunaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efisien dan tepat sasaran. Misalnya, alokasi dana desa dapat diprioritaskan untuk program-program yang paling mendesak berdasarkan data kemiskinan atau infrastruktur.
  3. Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan: Fasilitator yang handal akan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengumpulan data dan pemanfaatan Prodeskel. Ketika masyarakat terlibat dalam proses identifikasi masalah dan potensi desa melalui data Prodeskel, rasa kepemilikan terhadap program pembangunan akan meningkat, sehingga program yang dijalankan lebih berkelanjutan dan sesuai aspirasi warga.
  4. Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintah Desa: Ketersediaan data Prodeskel yang mudah diakses oleh publik akan mendorong transparansi dalam tata kelola pemerintahan desa. Masyarakat dapat memantau perkembangan desa, program yang sedang berjalan, dan penggunaan anggaran. Hal ini akan meminimalisir praktik korupsi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa, sebuah hasil nyata dari Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa.
  5. Pengambilan Kebijakan yang Lebih Tepat dan Berbasis Bukti: Bagi pemerintah desa dan pemerintah daerah, data Prodeskel menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan kebijakan. Keputusan tidak lagi didasarkan pada asumsi atau perkiraan, melainkan pada fakta dan data yang tervalidasi. Ini akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan mampu mengatasi permasalahan yang sebenarnya dihadapi oleh desa.
  6. Pengembangan Potensi Desa secara Maksimal: Dengan pemahaman mendalam tentang potensi desa yang teridentifikasi dalam data Prodeskel, fasilitator dapat membantu desa merancang program-program yang berfokus pada pengembangan potensi tersebut. Ini bisa berupa pengembangan produk unggulan desa, peningkatan kapasitas SDM lokal, atau pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, semuanya berkat data yang dikelola baik setelah proses Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa.

Kesimpulan Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa bukan hanya sekadar program pelatihan biasa; ini adalah investasi strategis untuk masa depan desa-desa di Indonesia. Dalam era digital ini, data telah menjadi aset yang tak ternilai harganya. Kemampuan untuk mengumpulkan, mengelola, dan memanfaatkan data secara efektif akan menjadi penentu keberhasilan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pentingnya Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa tidak bisa diremehkan, mengingat perannya yang vital dalam mewujudkan tata kelola desa yang akuntabel dan berbasis informasi yang kuat dan relevan.

Melalui Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa ini, para fasilitator dibekali dengan seperangkat keterampilan teknis dan fasilitasi yang komprehensif. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa setiap potensi dan kondisi desa terpetakan secara akurat dalam sistem Prodeskel. Lebih dari itu, mereka akan menjadi agen perubahan yang memfasilitasi pemahaman dan pemanfaatan data ini oleh perangkat desa dan masyarakat, sehingga setiap program pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal, memastikan efektivitas alokasi sumber daya.

Kami dari Pusat Edukasi Indonesia mengajak seluruh pihak yang berkepentingan, khususnya individu yang berdedikasi untuk kemajuan desa, untuk berpartisipasi aktif dalam Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa ini. Bergabunglah bersama kami untuk menjadi bagian dari solusi, berkontribusi dalam menciptakan desa-desa yang mandiri, berdaya saing, dan transparan. Mari kita bersama-sama wujudkan pembangunan desa yang didasarkan pada data yang akurat, partisipasi yang kuat, dan visi yang jelas demi Indonesia yang lebih baik dan lebih maju.

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Kontak Person Pendaftaran Pelatihan Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Bimtek Fasilitator Prodeskel Desa Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Desa

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)