Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Optimalkan proyek sumber daya air Anda dengan pemahaman mendalam tentang Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Bimtek ini sangat penting untuk menyusun anggaran akurat, mengendalikan biaya, dan memastikan transparansi. Dapatkan keahlian yang relevan dengan regulasi terbaru dan tingkatkan efisiensi proyek Anda. Bergabunglah sekarang untuk menjadi ahli AHSP bersama Pusat Edukasi Indonesia! Jangan lewatkan kesempatan emas ini demi pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan berkelanjutan.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025

Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025. Dalam era pembangunan infrastruktur yang kian pesat, efisiensi dan akuntabilitas menjadi pilar utama yang tidak dapat ditawar. Proyek-proyek konstruksi, khususnya di bidang sumber daya air, menuntut perencanaan anggaran yang matang dan perhitungan biaya yang presisi. Tanpa dasar perhitungan yang kuat, risiko pembengkakan anggaran, inefisiensi proyek, dan bahkan praktik yang tidak transparan dapat terjadi, menghambat tercapainya tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang metodologi Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) menjadi sangat krusial bagi setiap pemangku kepentingan yang terlibat dalam sektor ini.
Pemerintah Indonesia, melalui berbagai regulasi dan kebijakan, terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan proyek infrastruktur. Salah satu instrumen penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan, mulai dari estimasi biaya hingga pelaksanaan, didasarkan pada prinsip-prinsip yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Inilah mengapa Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan menjadi sebuah kebutuhan esensial bagi para profesional di bidang konstruksi, khususnya yang berfokus pada pekerjaan sumber daya air, untuk memastikan kepatuhan terhadap standar, efisiensi anggaran, dan kualitas hasil proyek.
Kebutuhan akan kompetensi dalam menyusun dan menganalisis AHSP semakin mendesak mengingat dinamika pasar, fluktuasi harga material, serta perkembangan teknologi konstruksi yang terus berubah. Penyusunan AHSP yang tidak akurat dapat berdampak luas, mulai dari kerugian finansial negara, terhambatnya jadwal proyek, hingga menurunnya kualitas infrastruktur yang dibangun. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang ini menjadi investasi strategis untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur sumber daya air yang kokoh dan berkelanjutan, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.
Pusat Edukasi Indonesia menyadari sepenuhnya urgensi ini. Melalui Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan terkini untuk bidang sumber daya air tahun 2025, kami berkomitmen untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir yang dibutuhkan. Program ini dirancang khusus untuk memastikan bahwa setiap profesional yang terlibat dalam proyek sumber daya air mampu menyusun dan mengimplementasikan AHSP secara efektif, efisien, dan sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga berkontribusi pada terciptanya tata kelola proyek yang lebih baik dan pembangunan yang berkualitas tinggi.
Definisi Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP)
Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) merujuk pada kegiatan bimbingan teknis yang dirancang khusus untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam menyusun, menganalisis, dan mengaplikasikan harga satuan pekerjaan dalam konteks proyek konstruksi. Ini adalah proses sistematis untuk menghitung biaya per unit output pekerjaan, seperti biaya per meter kubik beton atau per meter persegi pemasangan paving block, yang menjadi dasar penting dalam penyusunan anggaran dan evaluasi penawaran.
Lebih lanjut, dalam konteks bidang sumber daya air, Analisis Harga Satuan Pekerjaan secara spesifik mengacu pada metodologi perhitungan biaya untuk berbagai item pekerjaan yang terkait dengan pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan infrastruktur air. Ini mencakup pekerjaan seperti pembangunan bendungan, irigasi, drainase, tanggul, sumur bor, hingga instalasi pengolahan air bersih dan air limbah. Setiap elemen biaya diuraikan secara detail, memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam estimasi proyek.
Analisis Harga Satuan Pekerjaan melibatkan dekomposisi setiap item pekerjaan ke dalam komponen-komponen dasarnya, yaitu biaya upah tenaga kerja, biaya material, dan biaya peralatan. Setiap komponen ini kemudian dihitung berdasarkan volume atau kuantitas yang diperlukan untuk menghasilkan satu unit pekerjaan. Proses ini memerlukan data yang akurat mengenai harga pasar material, standar upah tenaga kerja, dan biaya operasional serta sewa peralatan, yang semuanya harus dipertimbangkan secara cermat.
Penting untuk dipahami bahwa Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan bukan hanya tentang menghitung angka, melainkan juga tentang pemahaman mendalam terhadap standar teknis, metode pelaksanaan pekerjaan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi biaya di lapangan. Ini juga mencakup pemahaman tentang koefisien Analisis Harga Satuan Pekerjaan yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau asosiasi profesi terkait, serta kemampuan untuk melakukan penyesuaian jika ada kondisi spesifik di lokasi proyek.
Peran dan Pentingnya Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan
Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan memiliki peran krusial dan sangat penting dalam keberhasilan proyek konstruksi, khususnya di bidang sumber daya air. Berikut adalah beberapa poin yang menjelaskan peran dan urgensinya:
- Penyusunan Anggaran yang Akurat: Peran utama Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan adalah membekali peserta dengan kemampuan untuk menyusun estimasi biaya proyek yang presisi. Dengan memahami cara menghitung harga satuan setiap pekerjaan, para perencana dapat menghasilkan anggaran yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan, meminimalkan risiko pembengkakan biaya di kemudian hari. Ini sangat vital untuk proyek infrastruktur sumber daya air yang seringkali berskala besar dan kompleks, di mana kesalahan kecil dalam estimasi dapat berujung pada kerugian signifikan.
- Dasar Evaluasi Penawaran dan Kontrak: AHSP menjadi standar baku dalam mengevaluasi penawaran dari para kontraktor. Dengan memiliki pemahaman yang kuat tentang AHSP, pihak pemberi kerja atau konsultan dapat membandingkan harga yang diajukan oleh penyedia jasa dengan standar yang wajar, memastikan bahwa penawaran tersebut kompetitif dan tidak merugikan negara. Ini juga berfungsi sebagai landasan yang kuat dalam negosiasi dan penyusunan kontrak pekerjaan, menjamin keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
- Pengendalian Biaya dan Efisiensi Proyek: Implementasi Analisis Harga Satuan Pekerjaan yang tepat memungkinkan pengawasan biaya yang efektif selama pelaksanaan proyek. Dengan membandingkan realisasi biaya dengan rencana anggaran berdasarkan AHSP, manajer proyek dapat mengidentifikasi penyimpangan lebih awal dan mengambil tindakan korektif. Ini mendorong efisiensi dalam penggunaan sumber daya, baik material, tenaga kerja, maupun peralatan, sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai anggaran yang ditetapkan.
- Transparansi dan Akuntabilitas: Dengan adanya AHSP, setiap komponen biaya proyek menjadi transparan dan dapat dilacak. Hal ini meminimalkan potensi praktik korupsi dan kolusi, serta meningkatkan akuntabilitas semua pihak yang terlibat. Dalam proyek sumber daya air yang didanai oleh publik, transparansi semacam ini sangat esensial untuk membangun kepercayaan masyarakat dan memastikan penggunaan dana yang optimal untuk kepentingan umum.
- Peningkatan Kualitas dan Standarisasi: Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pekerjaan dan standarisasi dalam industri konstruksi. Dengan menggunakan AHSP yang telah distandarisasi, ada jaminan bahwa metode dan bahan yang digunakan memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan. Ini pada gilirannya akan menghasilkan infrastruktur sumber daya air yang lebih kuat, tahan lama, dan berfungsi optimal sesuai dengan tujuan perencanaannya, serta mengurangi kebutuhan akan perbaikan yang mahal di masa mendatang.
- Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia: Secara individu, mengikuti Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan akan meningkatkan kompetensi profesional di bidang konstruksi. Peserta akan dibekali dengan alat dan pengetahuan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam perencanaan dan pengelolaan proyek. Hal ini tidak hanya menguntungkan organisasi tempat mereka bekerja, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan prospek karir individu di pasar tenaga kerja yang kompetitif.
- Kepatuhan terhadap Regulasi: Banyak proyek konstruksi, terutama yang didanai pemerintah, diatur oleh peraturan yang mengharuskan penggunaan AHSP dalam estimasi biaya. Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan membantu para profesional untuk memahami dan mematuhi regulasi ini, menghindari potensi masalah hukum atau sanksi. Kepatuhan ini penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek dan menghindari hambatan administratif yang tidak perlu.
Materi Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP)
Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) ini dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan. Materi yang disampaikan terstruktur dan sistematis, meliputi aspek-aspek kunci dalam perhitungan dan aplikasi AHSP, terutama yang berfokus pada pekerjaan bidang sumber daya air.
- Konsep Dasar dan Filosofi AHSP: Bagian ini akan membahas secara mendalam mengenai pengertian, tujuan, dan landasan filosofis di balik penggunaan Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Peserta akan memahami mengapa AHSP menjadi instrumen penting dalam manajemen proyek konstruksi, terutama dalam mencapai efisiensi dan akuntabilitas. Materi ini juga mencakup sejarah dan perkembangan AHSP, serta relevansinya dalam konteks regulasi pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya di sektor sumber daya air.
- Komponen Pembentuk Harga Satuan Pekerjaan: Materi ini akan menguraikan secara rinci tiga komponen utama yang membentuk AHSP: biaya upah tenaga kerja, biaya material, dan biaya peralatan. Peserta akan diajarkan cara mengidentifikasi, mengumpulkan data, dan menghitung masing-masing komponen ini secara akurat. Diskusi akan mencakup berbagai jenis material yang umum digunakan dalam proyek sumber daya air, jenis-jenis peralatan berat dan ringan, serta klasifikasi dan tarif upah tenaga kerja sesuai standar.
- Metodologi Penyusunan AHSP Bidang Sumber Daya Air: Fokus utama dari bimtek ini adalah penerapan AHSP pada proyek sumber daya air. Peserta akan dibimbing langkah demi langkah dalam menyusun AHSP untuk berbagai item pekerjaan spesifik, seperti pekerjaan tanah (galian, timbunan), pekerjaan beton (konstruksi bendungan, saluran irigasi), pekerjaan pasangan (batu, bata), pekerjaan baja (pintu air), dan pekerjaan pipa. Setiap metodologi akan dijelaskan dengan studi kasus dan contoh praktis.
- Koefisien Analisis Harga Satuan Pekerjaan: Pemahaman mengenai koefisien AHSP sangat krusial. Materi ini akan membahas tentang standar koefisien tenaga kerja, material, dan peralatan yang berlaku, baik yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) maupun standar relevan lainnya. Peserta akan diajarkan bagaimana menggunakan koefisien ini secara tepat dan kapan harus melakukan penyesuaian berdasarkan kondisi lapangan atau spesifikasi teknis yang berbeda.
- Faktor Penyesuaian dan Overhead Proyek: Selain komponen dasar, AHSP juga harus memperhitungkan berbagai faktor penyesuaian dan overhead proyek. Materi ini akan membahas tentang indeks harga, biaya umum dan keuntungan (overhead dan profit), biaya tidak terduga, pajak, serta faktor lain yang dapat mempengaruhi total biaya proyek. Peserta akan memahami cara mengintegrasikan faktor-faktor ini ke dalam perhitungan AHSP untuk mendapatkan harga yang komprehensif.
- Penggunaan Aplikasi dan Software Pendukung AHSP: Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, bimtek ini juga akan memperkenalkan dan melatih peserta dalam penggunaan perangkat lunak atau spreadsheet yang dapat membantu dalam penyusunan dan analisis AHSP. Peserta akan diajarkan cara memanfaatkan fitur-fitur dalam software untuk mempercepat proses perhitungan, melakukan simulasi, dan menyajikan laporan AHSP dengan format yang standar dan mudah dipahami.
- Studi Kasus dan Latihan Praktikum: Pembelajaran akan diperkuat dengan studi kasus nyata dari proyek-proyek sumber daya air yang pernah atau sedang berjalan. Peserta akan diajak untuk secara aktif menyusun AHSP untuk berbagai skenario proyek, menganalisis hasilnya, dan berdiskusi mengenai tantangan serta solusi yang mungkin muncul di lapangan. Sesi praktikum ini akan memastikan peserta memiliki pengalaman langsung dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh.
- Peraturan dan Standar Terkait AHSP: Bagian ini akan membahas regulasi dan standar terbaru yang berkaitan dengan Analisis Harga Satuan Pekerjaan di Indonesia, khususnya yang relevan dengan proyek-proyek sumber daya air. Ini mencakup Peraturan Menteri PUPR, Standar Nasional Indonesia (SNI), dan peraturan lain yang mempengaruhi metodologi perhitungan biaya, pengadaan barang/jasa, dan pelaksanaan konstruksi. Pemahaman ini penting untuk memastikan kepatuhan hukum.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP)
Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) ini diselenggarakan dengan tujuan dan manfaat yang jelas, berorientasi pada peningkatan kompetensi dan kualitas pengelolaan proyek konstruksi, khususnya di bidang sumber daya air.
Tujuan Bimtek
- Meningkatkan Pemahaman Konseptual: Tujuan utama adalah untuk membekali peserta dengan pemahaman yang mendalam mengenai konsep dasar, prinsip, dan metodologi Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Ini mencakup pengertian komponen biaya, faktor-faktor yang mempengaruhi harga, dan relevansinya dalam siklus proyek konstruksi.
- Mengembangkan Keterampilan Praktis: Melalui bimtek ini, peserta diharapkan mampu menyusun dan menganalisis AHSP secara mandiri dan akurat untuk berbagai jenis pekerjaan di bidang sumber daya air. Keterampilan ini mencakup kemampuan mengumpulkan data, melakukan perhitungan, dan menyajikan hasil analisis dengan format yang standar.
- Mengoptimalkan Perencanaan Anggaran Proyek: Peserta akan dibimbing untuk dapat menyusun estimasi biaya proyek sumber daya air yang lebih realistis dan efisien berdasarkan AHSP yang komprehensif. Tujuannya adalah meminimalkan risiko pembengkakan biaya dan memastikan alokasi anggaran yang optimal.
- Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Biaya: Bimtek ini bertujuan agar peserta mampu menggunakan AHSP sebagai alat kendali dan pengawasan biaya selama tahapan pelaksanaan proyek. Hal ini akan memungkinkan identifikasi dini terhadap potensi penyimpangan dan pengambilan tindakan korektif yang tepat waktu.
- Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas: Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek sumber daya air melalui penerapan AHSP yang terstandar. Ini akan membantu mencegah praktik yang tidak sesuai dan meningkatkan kepercayaan publik.
- Meningkatkan Kepatuhan terhadap Regulasi: Peserta akan dibimbing untuk memahami dan menerapkan standar serta regulasi terbaru terkait Analisis Harga Satuan Pekerjaan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap proyek dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Manfaat Bimtek
- Bagi Individu Peserta:
- Peningkatan Kompetensi Profesional: Peserta akan memiliki keahlian khusus dalam Analisis Harga Satuan Pekerjaan yang sangat dicari di industri konstruksi, meningkatkan nilai jual dan peluang karir mereka.
- Kepercayaan Diri dalam Pekerjaan: Dengan pemahaman dan keterampilan yang solid, peserta akan lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan estimasi dan pengelolaan biaya proyek.
- Peluang Jaringan Profesional: Bimtek ini juga menjadi ajang untuk berinteraksi dengan sesama profesional di bidang sumber daya air, memperluas jaringan dan potensi kolaborasi di masa depan.
- Sertifikasi Kompetensi: Peserta yang menyelesaikan bimtek dengan baik akan mendapatkan sertifikat, yang dapat menjadi bukti formal atas kompetensi mereka dalam bidang AHSP.
- Bagi Organisasi/Instansi:
- Efisiensi Anggaran Proyek: Organisasi akan dapat menghemat biaya proyek secara signifikan melalui perencanaan yang lebih akurat dan pengendalian biaya yang efektif berkat kompetensi staf dalam Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan.
- Peningkatan Kualitas Proyek: Proyek-proyek yang direncanakan dan dilaksanakan dengan AHSP yang tepat cenderung memiliki kualitas yang lebih baik karena didasarkan pada perhitungan yang cermat dan standar teknis.
- Pengurangan Risiko Proyek: Dengan estimasi biaya yang presisi, risiko pembengkakan anggaran, klaim tak terduga, dan masalah hukum dapat diminimalisir, menciptakan lingkungan proyek yang lebih stabil.
- Peningkatan Reputasi dan Kredibilitas: Organisasi yang secara konsisten menerapkan AHSP yang transparan dan akuntabel akan membangun reputasi yang kuat di mata mitra, klien, dan masyarakat.
- Kepatuhan Regulasi yang Lebih Baik: Staf yang terlatih dalam AHSP akan memastikan bahwa proyek-proyek yang dilakukan sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku, menghindari potensi sanksi atau masalah hukum.
Kesimpulan
Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025 merupakan inisiatif strategis yang tidak hanya relevan, tetapi juga sangat krusial dalam konteks pembangunan infrastruktur air di Indonesia. Pemahaman mendalam dan penerapan AHSP yang akurat adalah fondasi utama untuk memastikan setiap rupiah anggaran pemerintah atau swasta digunakan secara efisien dan akuntabel. Ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan investasi jangka panjang dalam kapasitas sumber daya manusia yang akan berdampak langsung pada kualitas dan keberlanjutan proyek-proyek vital bagi kesejahteraan masyarakat, menjadikan setiap proyek sumber daya air sebagai cerminan dari komitmen terhadap efisiensi dan transparansi.
Urgensi dari Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan ini semakin terasa mengingat kompleksitas proyek-proyek sumber daya air yang terus meningkat, serta tuntutan akan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Dengan membekali para profesional dengan keterampilan yang mutakhir dalam menyusun dan menganalisis AHSP, kita secara langsung berkontribusi pada terciptanya ekosistem konstruksi yang lebih sehat, minim risiko, dan berorientasi pada hasil optimal. Pentingnya bimtek ini tidak dapat dilebih-lebihkan; ini adalah langkah proaktif untuk menghadapi tantangan masa depan dan memastikan bahwa pembangunan infrastruktur sumber daya air dilakukan dengan standar tertinggi.
Oleh karena itu, kami di Pusat Edukasi Indonesia dengan tulus mengajak seluruh pemangku kepentingan—para perencana, manajer proyek, kontraktor, konsultan, dan aparat pemerintah yang terlibat dalam proyek sumber daya air—untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Bergabunglah dalam Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan kami. Jadilah bagian dari solusi untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur sumber daya air yang kokoh, efisien, dan berkelanjutan, demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Peningkatan kompetensi Anda hari ini adalah jaminan kualitas proyek di masa depan.

Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Pendaftaran Pelatihan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Sumber Daya Air Terbaru 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

