Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Bimtek Analisis Data Prodeskel sangat penting untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan desa. Pelatihan ini membekali aparatur desa dengan kemampuan mengolah data Prodeskel menjadi informasi strategis, memastikan program pembangunan tepat sasaran dan berbasis bukti. Tingkatkan kapasitas desa Anda sekarang, jadikan data Prodeskel pondasi utama untuk mewujudkan desa yang maju dan sejahtera!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

392 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa. Pembangunan desa yang efektif dan berkelanjutan merupakan pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh pelosok Indonesia. Untuk mencapai tujuan mulia ini, dibutuhkan perencanaan yang matang, berbasis data, serta mempertimbangkan karakteristik dan potensi unik setiap desa. Pemerintah telah menyediakan berbagai instrumen dan kebijakan untuk mendukung inisiatif ini, salah satunya melalui Sistem Informasi Desa dan Kelurahan (Siskeudes) dan aplikasi Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) yang menjadi basis data penting bagi pemerintah desa. Pengelolaan dan pemanfaatan data yang akurat dari Prodeskel menjadi esensial untuk penyusunan rencana pembangunan desa yang tepat sasaran dan berdaya guna.

Dalam konteks ini, Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Data Prodeskel hadir sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengolah dan menginterpretasikan data. Data Prodeskel, yang mencakup informasi demografi, potensi sumber daya alam, infrastruktur, sosial, ekonomi, hingga kelembagaan, adalah harta karun yang jika dianalisis dengan baik, dapat memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi riil desa. Tanpa kemampuan analisis yang memadai, data-data tersebut hanya akan menjadi tumpukan informasi yang belum termanfaatkan secara optimal, sehingga berpotensi menghambat pengambilan keputusan yang informatif dan akurat.

Oleh karena itu, urgensi Bimtek Analisis Data Prodeskel tidak dapat diremehkan. Program ini dirancang untuk membekali perangkat desa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mentransformasi data mentah menjadi informasi yang actionable. Aparatur desa akan diajarkan bagaimana mengidentifikasi masalah, menggali potensi, serta merumuskan prioritas pembangunan berdasarkan bukti empiris yang disajikan oleh data Prodeskel. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat desa, serta sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Investasi dalam peningkatan kapasitas melalui Bimtek Analisis Data Prodeskel ini adalah langkah progresif menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif. Dengan aparatur desa yang cakap dalam analisis data, diharapkan tidak hanya akan terjadi peningkatan kualitas perencanaan pembangunan, tetapi juga efisiensi dalam alokasi anggaran, serta optimalisasi sumber daya desa. Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada percepatan pembangunan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing, sebagaimana yang menjadi cita-cita bersama bangsa Indonesia.


Definisi Bimtek Analisis Data Prodeskel

Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Data Prodeskel dapat didefinisikan sebagai suatu program pelatihan terstruktur yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapabilitas aparatur desa dan pemangku kepentingan terkait dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data yang bersumber dari aplikasi Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel). Program ini bertujuan untuk mentransformasi data mentah menjadi informasi yang relevan dan berguna sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan pembangunan desa yang lebih akurat dan terarah. Fokus utama Bimtek Analisis Data Prodeskel adalah pembentukan kemampuan teknis dan konseptual bagi peserta agar mampu memanfaatkan Prodeskel secara optimal.

Secara lebih mendalam, Bimtek Analisis Data Prodeskel tidak hanya mengajarkan penggunaan perangkat lunak atau teknis penginputan data semata. Lebih dari itu, Bimtek ini menitikberatkan pada pemahaman filosofi di balik pengumpulan data Prodeskel, yaitu sebagai cermin kondisi sosial, ekonomi, dan potensi desa. Peserta diajak untuk memahami struktur data, kategori informasi yang tersedia, serta bagaimana setiap elemen data saling berkaitan dan memengaruhi gambaran keseluruhan suatu desa. Pemahaman ini krusial agar analisis yang dilakukan tidak parsial, melainkan holistik dan komprehensif, sehingga menghasilkan output yang valid.

Komponen analisis data dalam Bimtek Analisis Data Prodeskel meliputi berbagai metode dan teknik, mulai dari analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, hingga analisis komparatif untuk membandingkan kondisi antarwilayah atau antarwaktu. Peserta juga akan diperkenalkan dengan teknik visualisasi data yang efektif, seperti pembuatan grafik, diagram, atau peta tematik, yang akan mempermudah penyampaian informasi hasil analisis kepada pihak lain. Kemampuan memvisualisasikan data ini sangat penting untuk komunikasi yang efektif, terutama dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes).

Pada dasarnya, Bimtek Analisis Data Prodeskel adalah upaya sistematis untuk memperkuat fondasi perencanaan pembangunan desa agar lebih berbasis bukti (evidence-based). Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dari Bimtek ini, aparatur desa tidak lagi bergantung pada asumsi atau intuisi semata dalam merumuskan kebijakan, melainkan pada data yang valid dan teruji. Ini merupakan langkah maju menuju tata kelola pemerintahan desa yang modern dan profesional, sejalan dengan tuntutan era digital dan kebutuhan akan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan di setiap pelosok negeri.


Peran dan Pentingnya Bimtek Analisis Data Prodeskel


Bimtek Analisis Data Prodeskel memiliki peran sentral dan urgensi yang tinggi dalam upaya percepatan pembangunan desa, dengan beberapa poin penting yang patut diperhatikan:

  • Meningkatkan Kualitas Perencanaan Pembangunan Desa: Bimtek ini membekali aparatur desa dengan kemampuan untuk menganalisis data Prodeskel secara mendalam, meliputi aspek demografi, potensi sumber daya, infrastruktur, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Dengan analisis data yang akurat, perencanaan pembangunan desa dapat lebih terarah, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan riil serta potensi yang dimiliki masyarakat. Ini akan meminimalisir program yang tidak relevan atau kurang berdampak.
  • Mendorong Pengambilan Keputusan Berbasis Bukti (Evidence-Based Decision Making): Dengan pemahaman yang mendalam tentang data Prodeskel, perangkat desa tidak lagi mengandalkan asumsi atau perkiraan dalam mengambil keputusan. Setiap kebijakan dan program yang dirumuskan akan didasarkan pada data dan fakta yang valid, sehingga keputusan yang diambil lebih rasional, efektif, dan akuntabel. Ini menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.
  • Mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Desa: Data Prodeskel memberikan gambaran komprehensif tentang ketersediaan dan potensi sumber daya di desa. Melalui analisis yang tepat, perangkat desa dapat mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian lebih, serta potensi-potensi yang belum tergali secara optimal. Hal ini memungkinkan alokasi anggaran dan sumber daya lainnya menjadi lebih efisien dan efektif, menghasilkan dampak pembangunan yang lebih besar.
  • Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan: Dengan data yang teranalisis dengan baik, aparatur desa dapat menyajikan informasi yang mudah dipahami kepada masyarakat. Ini akan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, karena mereka dapat melihat dengan jelas masalah dan potensi desanya, serta bagaimana usulan mereka dapat diintegrasikan dalam rencana. Transparansi data memupuk kepercayaan.
  • Memperkuat Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintahan Desa: Kemampuan menganalisis data Prodeskel memungkinkan pemerintah desa untuk menyusun laporan pertanggungjawaban yang lebih rinci dan berbasis data. Ini meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintah desa kepada masyarakat dan pihak eksternal, karena setiap program dan kebijakan dapat dijelaskan dasar datanya. Transparansi informasi juga mengurangi potensi penyimpangan.
  • Mengidentifikasi Masalah dan Potensi Desa Secara Tepat: Analisis data Prodeskel memungkinkan identifikasi masalah-masalah krusial yang dihadapi desa, seperti tingkat kemiskinan, akses terhadap layanan dasar, atau infrastruktur yang kurang memadai. Sebaliknya, Bimtek ini juga membantu dalam mengidentifikasi potensi-potensi desa yang belum termanfaatkan, seperti pariwisata, pertanian unggulan, atau kerajinan lokal, untuk dikembangkan lebih lanjut.
  • Mendukung Evaluasi dan Monitoring Program Pembangunan: Dengan kemampuan analisis data, pemerintah desa dapat secara berkala memantau dan mengevaluasi dampak dari program-program pembangunan yang telah dilaksanakan. Data Prodeskel dapat digunakan untuk mengukur progres, mengidentifikasi kendala, dan membuat penyesuaian yang diperlukan agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara maksimal. Ini adalah siklus perbaikan berkelanjutan.
  • Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia di Desa: Secara keseluruhan, Bimtek Analisis Data Prodeskel berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Aparatur desa yang terampil dalam analisis data akan menjadi agen perubahan yang lebih efektif, mampu mengelola informasi, dan merumuskan kebijakan yang berdampak positif bagi kemajuan desanya. Ini adalah investasi jangka panjang.

Materi Bimtek Analisis Data Prodeskel


Materi Bimtek Analisis Data Prodeskel dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan. Setiap poin materi dijelaskan secara mendalam untuk memastikan pemahaman yang utuh:

  • Pengenalan dan Urgensi Prodeskel dalam Perencanaan Pembangunan Desa: Bagian ini memulai Bimtek dengan menjelaskan secara rinci apa itu Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel), fungsinya sebagai basis data terpadu, dan mengapa Prodeskel menjadi instrumen vital dalam penyusunan rencana pembangunan desa yang efektif. Peserta akan memahami filosofi di balik Prodeskel, yaitu sebagai alat untuk mengumpulkan data komprehensif tentang kondisi riil desa, mulai dari demografi, potensi sumber daya alam, sosial, ekonomi, hingga kelembagaan. Penekanan diberikan pada bagaimana data Prodeskel dapat menjadi landasan pengambilan keputusan yang rasional dan berbasis bukti, bukan sekadar asumsi. Pentingnya data akurat untuk mengidentifikasi masalah dan potensi desa juga dibahas secara mendalam.
  • Struktur Data dan Kategori Informasi dalam Prodeskel: Materi ini mengupas tuntas struktur data yang terdapat dalam aplikasi Prodeskel. Peserta akan diajak untuk memahami setiap kategori informasi yang tersedia, seperti data kependudukan (jumlah penduduk, jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan), data potensi sumber daya alam (pertanian, perikanan, kehutanan, pertambangan), data sarana dan prasarana (pendidikan, kesehatan, transportasi, air bersih), data sosial budaya, data ekonomi (mata pencaharian, sektor usaha), hingga data kelembagaan desa (RT/RW, lembaga adat, PKK). Penjelasan mendalam tentang interkoneksi antar kategori data ini penting agar peserta memahami bagaimana satu data dapat memengaruhi data lainnya, membentuk gambaran desa yang holistik.
  • Teknik Pengumpulan dan Verifikasi Data Prodeskel yang Akurat: Sesi ini berfokus pada metode dan teknik praktis untuk memastikan data yang diinput ke Prodeskel adalah data yang akurat, valid, dan mutakhir. Peserta akan mempelajari langkah-langkah pengumpulan data primer dan sekunder, mulai dari survei lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat, hingga penggunaan data sekunder dari instansi terkait. Penekanan juga diberikan pada pentingnya verifikasi data secara berjenjang untuk meminimalkan kesalahan dan bias. Materi ini juga mencakup praktik baik dalam menjaga konsistensi data dan melakukan pembaruan data secara berkala, yang merupakan kunci keberhasilan pemanfaatan Prodeskel.
  • Metode Analisis Data Deskriptif untuk Prodeskel: Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah menganalisisnya. Materi ini memperkenalkan peserta pada metode analisis data deskriptif, yaitu teknik untuk menggambarkan karakteristik utama dari data Prodeskel. Ini mencakup perhitungan statistik dasar seperti rata-rata, median, modus, persentase, dan frekuensi. Peserta akan diajarkan bagaimana menggunakan angka-angka ini untuk memahami profil demografi desa, distribusi mata pencarian, tingkat pendidikan penduduk, atau ketersediaan infrastruktur. Fokusnya adalah mengubah angka-angka mentah menjadi narasi yang informatif dan mudah dipahami.
  • Analisis Komparatif dan Identifikasi Kesenjangan Pembangunan: Materi ini membawa peserta ke tingkat analisis yang lebih mendalam, yaitu analisis komparatif. Peserta akan belajar bagaimana membandingkan data Prodeskel desa mereka dengan desa lain yang memiliki karakteristik serupa, atau dengan standar nasional/regional. Ini memungkinkan identifikasi kesenjangan pembangunan (gap analysis) di berbagai sektor. Misalnya, membandingkan rasio dokter per kapita, tingkat partisipasi sekolah, atau persentase rumah tangga dengan akses air bersih. Hasil analisis ini sangat berguna untuk merumuskan prioritas intervensi dan program yang spesifik untuk mengatasi kesenjangan yang ada.
  • Teknik Visualisasi Data (Grafik, Diagram, Peta Tematik): Kemampuan memvisualisasikan data adalah kunci untuk menyampaikan hasil analisis secara efektif kepada berbagai pihak, termasuk masyarakat dalam Musrenbangdes. Sesi ini mengajarkan berbagai teknik visualisasi data yang relevan dengan Prodeskel, seperti pembuatan grafik batang untuk membandingkan populasi, grafik lingkaran untuk persentase mata pencarian, diagram garis untuk tren data, dan yang paling penting, peta tematik untuk menunjukkan distribusi spasial dari data tertentu (misalnya, sebaran fasilitas kesehatan, area rawan bencana, atau lokasi potensi wisata). Peserta akan dilatih menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat visualisasi yang menarik dan informatif.
  • Pemanfaatan Hasil Analisis Prodeskel dalam Penyusunan RPJMDes dan RKPDes: Inti dari Bimtek ini adalah bagaimana hasil analisis data Prodeskel dapat diintegrasikan langsung ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Peserta akan dipandu melalui proses penyusunan visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan berdasarkan data Prodeskel. Materi ini juga mencakup bagaimana mengidentifikasi program dan kegiatan yang relevan, merumuskan indikator keberhasilan, dan mengalokasikan anggaran secara proporsional berdasarkan prioritas yang dihasilkan dari analisis data.
  • Studi Kasus dan Praktik Terbaik dalam Pemanfaatan Prodeskel: Untuk memperkuat pemahaman, Bimtek akan diakhiri dengan studi kasus nyata dari desa-desa yang berhasil memanfaatkan data Prodeskel dalam perencanaan pembangunan mereka. Peserta akan diajak berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi dan solusi yang diterapkan. Sesi ini juga akan membahas praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan dan pemanfaatan data Prodeskel, serta memberikan inspirasi bagi peserta untuk menerapkan ilmu yang didapat di desa masing-masing. Diskusi interaktif juga akan mendorong peserta untuk berbagi pengalaman dan pemikiran.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Analisis Data Prodeskel


Bimtek Analisis Data Prodeskel diselenggarakan dengan tujuan mulia untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan desa dalam mengelola pembangunan. Program ini memiliki serangkaian tujuan dan manfaat yang signifikan, baik bagi aparatur desa, masyarakat, maupun proses pembangunan desa secara keseluruhan.

Tujuan Bimtek Analisis Data Prodeskel:

  • Meningkatkan Pemahaman Aparatur Desa tentang Pentingnya Data Prodeskel: Tujuan utama adalah agar setiap aparatur desa memahami bahwa data Prodeskel bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen vital yang dapat memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi desa. Pemahaman ini mencakup kesadaran akan potensi data untuk pengambilan keputusan strategis. Ini mendorong sikap proaktif dalam pengumpulan dan pemanfaatan data.
  • Membekali Aparatur Desa dengan Keterampilan Teknis Analisis Data: Bimtek ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam melakukan analisis data Prodeskel, mulai dari teknik deskriptif hingga komparatif. Peserta akan dilatih untuk mengidentifikasi pola, tren, dan anomali dalam data, serta mengolahnya menjadi informasi yang bermakna. Keterampilan ini penting untuk menginterpretasikan data secara akurat.
  • Mengembangkan Kemampuan Identifikasi Masalah dan Potensi Desa Berbasis Data: Dengan analisis yang tepat, tujuan Bimtek ini adalah agar peserta mampu mengidentifikasi masalah-masalah pembangunan yang krusial di desa mereka, serta potensi-potensi yang belum tergali secara optimal. Ini memungkinkan perumusan program yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan potensi lokal, sehingga pembangunan lebih efektif.
  • Mendorong Perencanaan Pembangunan Desa yang Lebih Akurat dan Tepat Sasaran: Tujuan krusial lainnya adalah untuk memastikan bahwa setiap perencanaan pembangunan desa, baik RPJMDes maupun RKPDes, didasarkan pada data yang valid dari Prodeskel. Ini akan meminimalkan kesalahan dalam prioritas, alokasi anggaran, dan pemilihan program, sehingga setiap kebijakan benar-benar menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang.
  • Memperkuat Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan Desa: Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa dalam pengelolaan pembangunan. Dengan kemampuan analisis data, pemerintah desa dapat menyajikan informasi yang jelas dan berbasis bukti kepada masyarakat dan pihak terkait, sehingga setiap keputusan dan penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
  • Mendorong Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Tata Kelola Desa: Tujuan ini juga mencakup pembiasaan dan peningkatan penggunaan teknologi informasi, khususnya aplikasi Prodeskel, sebagai alat bantu utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan desa. Ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk mendigitalisasi layanan dan administrasi desa, sehingga tercipta tata kelola yang lebih efisien dan modern.

Manfaat Bimtek Analisis Data Prodeskel:

  • Bagi Aparatur Desa: Aparatur desa akan memiliki peningkatan kapasitas yang signifikan dalam pengelolaan data, analisis informasi, dan perumusan kebijakan. Mereka akan menjadi lebih percaya diri dalam mengambil keputusan strategis yang didasarkan pada data faktual. Keterampilan yang diperoleh juga akan meningkatkan profesionalisme dan kompetensi individu, membuka peluang karir yang lebih baik, serta menjadikan mereka agen perubahan yang efektif di desa masing-masing.
  • Bagi Pemerintah Desa: Pemerintah desa akan merasakan manfaat berupa peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan. Dokumen perencanaan akan lebih solid dan berbasis data, sehingga memudahkan dalam mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Pengelolaan anggaran akan lebih efisien karena dialokasikan untuk program yang benar-benar prioritas. Akuntabilitas akan meningkat, mengurangi potensi penyalahgunaan, dan membangun kepercayaan masyarakat.
  • Bagi Masyarakat Desa: Masyarakat akan merasakan dampak langsung dari pembangunan yang lebih tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan mereka. Sumber daya desa akan dimanfaatkan secara optimal, dan program-program yang dijalankan akan lebih berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan. Dengan adanya transparansi data, masyarakat juga dapat berpartisipasi lebih aktif dan efektif dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.
  • Bagi Pembangunan Desa Secara Keseluruhan: Manfaat jangka panjangnya adalah terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan, mandiri, dan berdaya saing. Data Prodeskel yang teranalisis dengan baik akan menjadi peta jalan yang jelas bagi arah pembangunan desa di masa depan. Ini akan mempercepat pencapaian target pembangunan nasional dari tingkat akar rumput, serta menciptakan desa-desa yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.

Kesimpulan


Bimtek Analisis Data Prodeskel adalah investasi krusial bagi masa depan pembangunan desa di Indonesia. Program ini secara fundamental mengubah cara pandang dan pendekatan aparatur desa dalam merencanakan serta melaksanakan pembangunan, dari sekadar asumsi menuju keputusan yang didasarkan pada bukti empiris yang kuat dari data Prodeskel. Dengan peningkatan kapasitas dalam analisis data, desa-desa tidak hanya mampu mengidentifikasi masalah secara lebih akurat, tetapi juga menggali dan mengoptimalkan potensi yang selama ini mungkin terabaikan, sehingga setiap alokasi sumber daya benar-benar memberikan dampak yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Pentingnya Bimtek Analisis Data Prodeskel tidak hanya terletak pada aspek teknis pengolahan data, melainkan juga pada pembentukan budaya tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Aparatur desa yang cakap dalam analisis data akan mampu menyajikan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, memupuk partisipasi aktif, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah desa. Ini adalah fondasi vital untuk membangun desa yang mandiri dan berdaya saing, sejalan dengan semangat pembangunan dari pinggir yang menjadi prioritas nasional.

Oleh karena itu, kami dari Pusat Edukasi Indonesia mengajak seluruh pemerintah desa dan pemangku kepentingan untuk tidak ragu berinvestasi dalam Bimtek Analisis Data Prodeskel ini. Bergabunglah dengan program ini untuk mentransformasi data Prodeskel menjadi kekuatan pendorong pembangunan desa Anda. Jadikan setiap keputusan perencanaan sebagai langkah strategis yang berbasis bukti, bukan sekadar perkiraan. Mari bersama wujudkan desa-desa yang maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui pemanfaatan data Prodeskel yang optimal!

Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Kontak Person Pendaftaran Pelatihan Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Bimtek Analisis Data Prodeskel untuk Perencanaan Pembangunan Desa

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)