Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Pusat Edukasi Indonesia mempersembahkan Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025, pelatihan komprehensif untuk menguasai Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Dapatkan pemahaman mendalam tentang metodologi dan regulasi terkini guna menyusun anggaran proyek yang akurat dan transparan. Bergabunglah sekarang untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan kualitas proyek konstruksi di Indonesia. Jangan lewatkan kesempatan ini!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025

Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025
Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025. Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilar utama kemajuan suatu bangsa, dan di Indonesia, sektor konstruksi memegang peranan krusial dalam mewujudkan visi pembangunan nasional. Setiap proyek konstruksi, dari skala terkecil hingga mega proyek, membutuhkan perencanaan dan pengelolaan yang matang untuk memastikan efisiensi biaya, kualitas hasil, dan akuntabilitas anggaran. Tantangan yang dihadapi tidak hanya pada aspek teknis pelaksanaan, melainkan juga pada penyusunan anggaran yang akurat dan transparan. Dalam konteks ini, penggunaan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) menjadi sangat fundamental. AHSP merupakan sebuah metode standar untuk menghitung biaya per unit pekerjaan konstruksi, yang menjadi dasar penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner’s Estimate (OE), serta evaluasi penawaran dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Seiring dengan dinamika regulasi dan perkembangan teknologi di sektor konstruksi, pemahaman serta penerapan AHSP yang mutakhir menjadi suatu keharusan bagi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait, terus memperbarui pedoman dan standar AHSP agar relevan dengan kondisi pasar dan praktik terbaik. Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi anggaran proyek, memastikan kualitas pekerjaan, dan meminimalisir potensi penyimpangan. Oleh karena itu, bagi para profesional di bidang konstruksi, baik dari instansi pemerintah, BUMN, swasta, maupun konsultan, pemahaman mendalam mengenai Bimtek AHSP terbaru menjadi sebuah investasi strategis yang tidak dapat ditawar lagi. Bimtek AHSP adalah kependekan dari Bimbingan Teknis Analisis Harga Satuan Pekerjaan.
Pusat Edukasi Indonesia menyadari sepenuhnya urgensi kebutuhan akan peningkatan kompetensi dalam bidang AHSP ini. Melalui Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025, kami berkomitmen untuk menyediakan wadah pembelajaran komprehensif yang akan membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkini. Program Bimtek AHSP ini dirancang secara spesifik untuk mengatasi berbagai kompleksitas dalam penyusunan dan analisis harga satuan, serta memastikan bahwa setiap peserta mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip AHSP secara efektif dan efisien dalam pekerjaan sehari-hari mereka. Peserta akan mendapatkan pemahaman holistik mengenai metodologi, standar, dan aplikasi praktis AHSP.
Pelatihan Bimtek AHSP ini tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, melainkan juga menekankan pada studi kasus dan simulasi praktis. Hal ini bertujuan agar peserta dapat langsung mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam situasi riil proyek konstruksi. Dengan demikian, diharapkan Bimtek AHSP ini akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas manajemen proyek konstruksi di Indonesia, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem konstruksi yang lebih transparan, akuntabel, dan berdaya saing global. Keberhasilan proyek konstruksi sangat bergantung pada ketepatan perhitungan biaya, dan Bimtek AHSP ini adalah jawabannya.
Definisi Bimtek AHSP
Bimtek AHSP adalah singkatan dari Bimbingan Teknis Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Secara garis besar, Bimtek AHSP merupakan suatu program pelatihan atau bimbingan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif serta keterampilan praktis kepada para peserta mengenai metode analisis harga satuan pekerjaan dalam konteks proyek konstruksi. Analisis harga satuan pekerjaan sendiri adalah sebuah proses sistematis untuk menghitung biaya per unit output dari suatu jenis pekerjaan konstruksi tertentu, seperti biaya per meter kubik beton, per meter persegi pasangan bata, atau per meter linear instalasi pipa. Proses ini melibatkan identifikasi dan perhitungan semua komponen biaya yang terlibat, mulai dari bahan, upah tenaga kerja, hingga peralatan yang digunakan.
Definisi Bimtek AHSP juga mencakup aspek metodologi penyusunan harga satuan yang berpedoman pada standar dan regulasi yang berlaku. Dalam konteks Indonesia, standar tersebut umumnya merujuk pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atau standar lain yang dikeluarkan oleh lembaga terkait. Bimtek AHSP mengajarkan bagaimana cara menguraikan sebuah pekerjaan konstruksi menjadi elemen-elemen biaya terkecil, kemudian menentukan kuantitas dan harga dari setiap elemen tersebut. Hal ini memungkinkan perhitungan biaya yang lebih akurat dan transparan, yang pada gilirannya menjadi dasar penting dalam penyusunan anggaran proyek dan evaluasi penawaran.
Lebih lanjut, Bimtek AHSP juga membahas berbagai faktor yang memengaruhi harga satuan pekerjaan, seperti lokasi proyek, ketersediaan material, tingkat kesulitan pekerjaan, dan kondisi pasar tenaga kerja. Peserta Bimtek AHSP akan dibekali dengan kemampuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor ini agar dapat menyusun AHSP yang realistis dan akuntabel. Bimtek AHSP tidak hanya tentang perhitungan matematis, tetapi juga tentang pemahaman mendalam terhadap proses konstruksi dan dinamika pasar. Ini adalah inti dari pelatihan Bimtek AHSP yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri.
Pada dasarnya, Bimtek AHSP dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam penyusunan anggaran proyek. Bimtek AHSP memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana menyusun AHSP yang valid, mengidentifikasi kesalahan umum, dan menerapkan prinsip-prinsip efisiensi dalam perhitungan biaya. Dengan demikian, peserta Bimtek AHSP akan mampu menyajikan data biaya yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, yang sangat krusial dalam pengambilan keputusan terkait alokasi anggaran proyek dan penilaian kelayakan investasi. Pengetahuan dari Bimtek AHSP ini sangat vital.
Peran dan Pentingnya Bimtek AHSP
Standarisasi Perhitungan Biaya Proyek: Bimtek AHSP memainkan peran sentral dalam memastikan adanya standarisasi dalam perhitungan biaya proyek konstruksi. Dengan mengikuti pedoman dan metode yang diajarkan dalam Bimtek AHSP, para penyusun anggaran dapat menghasilkan analisis harga satuan yang konsisten dan seragam di seluruh proyek. Hal ini meminimalkan variasi dan subjektivitas dalam estimasi biaya, yang pada akhirnya meningkatkan akurasi dan keandalan HPS. Standarisasi ini juga memudahkan proses audit dan evaluasi. Pentingnya Bimtek AHSP terletak pada penciptaan acuan baku bagi semua pihak.
Peningkatan Efisiensi Anggaran: Salah satu tujuan utama Bimtek AHSP adalah membekali peserta dengan kemampuan untuk mengidentifikasi potensi efisiensi dalam setiap komponen biaya. Dengan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana setiap elemen biaya berkontribusi pada harga satuan, peserta Bimtek AHSP dapat menganalisis dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya, baik itu material, tenaga kerja, maupun peralatan. Ini tidak hanya mencegah pemborosan, tetapi juga memungkinkan alokasi anggaran yang lebih tepat sasaran, sehingga proyek dapat diselesaikan dengan biaya yang lebih optimal tanpa mengorbankan kualitas. Efisiensi adalah kunci, dan Bimtek AHSP membukakannya.
Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas: Bimtek AHSP secara signifikan berkontribusi pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek konstruksi. Dengan adanya AHSP yang terperinci dan didasarkan pada standar yang jelas, setiap komponen biaya dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan. Hal ini mengurangi ruang gerak untuk praktik korupsi atau mark-up yang tidak wajar, karena setiap angka dalam anggaran memiliki dasar perhitungan yang logis dan dapat diverifikasi. Dengan Bimtek AHSP, pengambilan keputusan berbasis data menjadi lebih kuat.
Dasar Pengadaan Barang dan Jasa yang Adil: AHSP yang akurat dan valid, yang dihasilkan melalui pemahaman Bimtek AHSP, menjadi dasar kuat dalam proses pengadaan barang dan jasa. HPS yang disusun berdasarkan AHSP yang benar akan menjadi tolok ukur yang adil untuk mengevaluasi penawaran dari para kontraktor. Ini memastikan bahwa penawaran yang masuk memiliki dasar perhitungan yang sama, sehingga menciptakan persaingan yang sehat dan mendapatkan penyedia jasa dengan harga yang paling rasional dan kualitas yang diharapkan. Peran Bimtek AHSP sangat fundamental di sini.
Pengambilan Keputusan Proyek yang Lebih Baik: Dengan informasi biaya yang akurat dan terperinci dari AHSP yang dipelajari di Bimtek AHSP, para pengambil keputusan proyek, seperti pemilik proyek, manajer proyek, dan konsultan, dapat membuat keputusan yang lebih informatif dan strategis. Mereka dapat menilai kelayakan suatu proyek, mengevaluasi alternatif desain atau metode konstruksi berdasarkan implikasi biayanya, dan mengidentifikasi potensi risiko finansial sejak dini. Ini membantu dalam mitigasi risiko dan perencanaan yang lebih cermat. Bimtek AHSP meningkatkan kualitas keputusan strategis.
Peningkatan Kualitas dan Kepatuhan Regulasi: Penerapan AHSP yang sesuai dengan standar dan regulasi yang diajarkan dalam Bimtek AHSP secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas proyek. Perhitungan biaya yang tepat memungkinkan alokasi yang memadai untuk material berkualitas dan metode kerja yang benar. Selain itu, Bimtek AHSP memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, yang sangat penting untuk menghindari masalah hukum dan sanksi di kemudian hari. Hal ini menegaskan pentingnya Bimtek AHSP dalam operasional proyek.
Pengembangan Kompetensi Profesional: Bagi individu yang berkecimpung di sektor konstruksi, mengikuti Bimtek AHSP merupakan investasi penting dalam pengembangan kompetensi profesional mereka. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Bimtek AHSP akan meningkatkan nilai mereka di pasar kerja, membuka peluang karir yang lebih luas, dan memungkinkan mereka untuk berkontribusi lebih efektif dalam tim proyek. Ini adalah sebuah bekal yang sangat berharga dalam dunia konstruksi yang kompetitif. Bimtek AHSP menjadi pembeda bagi para profesional.
Materi Bimtek AHSP
Konsep Dasar dan Metodologi AHSP: Materi ini akan membahas secara mendalam tentang konsep-konsep fundamental dalam analisis harga satuan pekerjaan. Peserta Bimtek AHSP akan memahami definisi AHSP, tujuan penggunaannya, serta perbedaannya dengan estimasi biaya lainnya. Pembahasan meliputi komponen-komponen penyusun AHSP seperti biaya material, upah tenaga kerja, dan biaya peralatan, serta faktor-faktor lain yang memengaruhi harga satuan. Metodologi penyusunan AHSP juga akan dijelaskan secara rinci, termasuk tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam membuat AHSP yang valid dan akurat. Penekanan akan diberikan pada pemahaman prinsip-prinsip dasar yang menjadi landasan setiap perhitungan. Materi ini adalah fondasi utama dari Bimtek AHSP.
Regulasi dan Standar AHSP Terbaru: Bagian ini akan mengulas secara komprehensif peraturan dan standar terbaru yang menjadi acuan dalam penyusunan AHSP di Indonesia, khususnya yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR atau lembaga terkait lainnya. Peserta Bimtek AHSP akan diperkenalkan dengan berbagai peraturan yang relevan, termasuk perubahan dan pembaruan terkini. Pembahasan meliputi bagaimana regulasi ini memengaruhi perhitungan biaya, kriteria yang harus dipenuhi, dan sanksi jika terjadi pelanggaran. Pemahaman mendalam terhadap aspek regulasi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa AHSP yang disusun tidak hanya akurat tetapi juga sah secara hukum dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. Pembaruan regulasi adalah aspek penting dari Bimtek AHSP.
Analisis Biaya Material: Materi ini akan membekali peserta Bimtek AHSP dengan keterampilan dalam menganalisis dan menentukan biaya material untuk berbagai jenis pekerjaan konstruksi. Pembahasan meliputi metode survei harga material di pasaran, penentuan koefisien penggunaan material, serta pertimbangan faktor-faktor seperti biaya transportasi, biaya penyimpanan, dan susut material. Peserta akan diajarkan bagaimana memilih jenis dan kualitas material yang sesuai dengan spesifikasi proyek serta mengidentifikasi potensi penghematan tanpa mengurangi kualitas. Analisis ini sangat vital dalam Bimtek AHSP untuk efisiensi.
Analisis Biaya Upah Tenaga Kerja: Dalam sesi ini, peserta Bimtek AHSP akan mempelajari cara menghitung dan menganalisis biaya upah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk setiap jenis pekerjaan. Materi akan mencakup penentuan produktivitas tenaga kerja, standar upah minimum regional (UMR), tunjangan, serta biaya-biaya lain yang terkait dengan ketenagakerjaan. Peserta akan diajarkan bagaimana mengidentifikasi jumlah dan jenis tenaga kerja yang diperlukan, serta bagaimana menghitung total biaya upah secara akurat berdasarkan volume pekerjaan dan tingkat produktivitas. Ini adalah komponen penting dari setiap Bimtek AHSP.
Analisis Biaya Peralatan Konstruksi: Materi ini berfokus pada perhitungan biaya penggunaan peralatan konstruksi. Peserta Bimtek AHSP akan diajarkan bagaimana mengidentifikasi jenis peralatan yang tepat untuk setiap pekerjaan, menghitung biaya sewa atau depresiasi peralatan, biaya operasional (bahan bakar, pelumas), biaya pemeliharaan, serta biaya operator. Pembahasan juga akan mencakup metode penentuan koefisien penggunaan alat dan efisiensi operasional untuk mendapatkan biaya peralatan yang realistis. Pemahaman ini sangat vital dalam menyusun AHSP yang komprehensif. Perhitungan peralatan adalah aspek krusial dari Bimtek AHSP.
Perhitungan Overheads dan Keuntungan: Bagian ini akan membahas bagaimana mengintegrasikan biaya overhead (biaya tidak langsung) dan keuntungan ke dalam perhitungan AHSP. Biaya overhead meliputi biaya manajemen proyek, administrasi, asuransi, perizinan, dan biaya-biaya umum lainnya yang tidak dapat dihubungkan langsung dengan unit pekerjaan tertentu. Peserta Bimtek AHSP akan memahami metode alokasi overhead dan penentuan persentase keuntungan yang wajar dan kompetitif. Penentuan yang tepat dari kedua komponen ini sangat penting untuk memastikan kelangsungan proyek dan profitabilitas kontraktor. Ini adalah detail penting dari setiap Bimtek AHSP.
Studi Kasus dan Simulasi Praktis: Materi ini merupakan inti dari aplikasi pengetahuan yang diperoleh. Peserta Bimtek AHSP akan diberikan berbagai studi kasus nyata dari proyek-proyek konstruksi yang berbeda. Mereka akan diajak untuk secara langsung menyusun AHSP berdasarkan data proyek yang diberikan, mulai dari identifikasi pekerjaan, penentuan koefisien, hingga perhitungan akhir. Simulasi praktis ini akan membantu peserta untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari, mengidentifikasi tantangan yang mungkin timbul, dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dalam penyusunan AHSP. Pengalaman praktis ini adalah nilai tambah terbesar dari Bimtek AHSP.
Penggunaan Software Pendukung AHSP: Meskipun fokus utama Bimtek AHSP adalah pada pemahaman konsep dan metodologi, materi ini akan memperkenalkan peserta pada beberapa software atau aplikasi yang dapat membantu dalam penyusunan AHSP. Pengenalan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana teknologi dapat mempercepat dan mempermudah proses perhitungan, serta meningkatkan akurasi data. Ini bukan pelatihan software secara mendalam, tetapi lebih pada pengenalan alat bantu yang relevan. Mengenal teknologi pendukung adalah bagian penting dari Bimtek AHSP modern.
Audit dan Evaluasi AHSP: Materi terakhir dalam Bimtek AHSP akan membahas prinsip-prinsip audit dan evaluasi AHSP. Peserta akan diajarkan bagaimana melakukan verifikasi terhadap AHSP yang telah disusun, mengidentifikasi potensi kesalahan atau ketidaksesuaian, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pemahaman tentang audit ini penting untuk memastikan bahwa AHSP yang digunakan dalam proyek memiliki integritas data yang tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan. Aspek audit adalah komponen krusial dari Bimtek AHSP.
Tujuan dan Manfaat Bimtek AHSP
Memahami Konsep Dasar dan Metodologi AHSP Secara Komprehensif: Tujuan utama dari Bimtek AHSP adalah membekali peserta dengan pemahaman yang mendalam mengenai prinsip-prinsip dasar, komponen, dan metodologi penyusunan Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Peserta akan mampu mengidentifikasi elemen-elemen biaya yang membentuk harga satuan, memahami bagaimana setiap elemen berinteraksi, dan menerapkan kaidah-kaidah perhitungan yang baku. Manfaatnya adalah kemampuan untuk membangun fondasi pengetahuan yang kuat dalam estimasi biaya konstruksi, yang esensial untuk setiap profesional di bidang ini.
Menguasai Regulasi dan Standar AHSP Terbaru: Peserta Bimtek AHSP akan dibimbing untuk memahami dan menguasai regulasi serta standar terbaru yang berlaku dalam penyusunan AHSP. Ini termasuk pembaruan-pembaruan yang mungkin telah dikeluarkan oleh pemerintah atau lembaga terkait. Manfaatnya adalah memastikan bahwa setiap AHSP yang disusun tidak hanya akurat tetapi juga sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku, sehingga terhindar dari potensi masalah di kemudian hari dan menjamin keabsahan dokumen.
Meningkatkan Akurasi dan Efisiensi dalam Penyusunan HPS: Salah satu tujuan krusial dari Bimtek AHSP adalah meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dengan pemahaman mendalam tentang analisis biaya material, upah, dan peralatan, peserta akan mampu menghasilkan estimasi yang lebih presisi dan efisien. Manfaatnya adalah meminimalkan risiko pembengkakan biaya proyek, mengoptimalkan alokasi anggaran, dan memastikan bahwa HPS yang dihasilkan realistis dan kompetitif. Akurasi adalah segalanya dalam proyek.
Mampu Melakukan Analisis dan Evaluasi Penawaran Kontraktor: Bimtek AHSP bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan menganalisis dan mengevaluasi penawaran harga yang diajukan oleh kontraktor berdasarkan AHSP yang telah disusun. Peserta akan diajarkan cara membandingkan komponen biaya, mengidentifikasi potensi ketidakwajaran, dan membuat keputusan yang objektif dalam proses tender. Manfaatnya adalah memastikan proses pengadaan yang transparan dan adil, serta mendapatkan kontraktor dengan penawaran terbaik yang sesuai dengan nilai proyek.
Mengidentifikasi Potensi Efisiensi Biaya dan Mitigasi Risiko: Melalui Bimtek AHSP, peserta akan dilatih untuk mengidentifikasi area-area di mana efisiensi biaya dapat dicapai tanpa mengorbankan kualitas. Mereka akan mampu menganalisis koefisien penggunaan material dan tenaga kerja, serta mengoptimalkan penggunaan peralatan. Tujuan ini berujung pada kemampuan untuk mengidentifikasi potensi risiko finansial sejak dini. Manfaatnya adalah pengurangan biaya operasional proyek secara keseluruhan dan kemampuan untuk mencegah kerugian yang tidak perlu, sehingga meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan proyek.
Meningkatkan Kompetensi Profesional di Sektor Konstruksi: Bimtek AHSP dirancang untuk secara signifikan meningkatkan kompetensi dan kredibilitas profesional peserta di industri konstruksi. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh akan menjadi nilai tambah yang besar dalam karir mereka, membuka peluang untuk posisi yang lebih strategis dan bertanggung jawab. Manfaatnya adalah peningkatan daya saing individu di pasar kerja dan kontribusi yang lebih berarti terhadap kesuksesan proyek-proyek konstruksi di masa depan.
Mendukung Terciptanya Proyek Konstruksi yang Transparan dan Akuntabel: Secara makro, tujuan Bimtek AHSP adalah berkontribusi pada terciptanya lingkungan proyek konstruksi yang lebih transparan dan akuntabel di Indonesia. Dengan adanya lebih banyak profesional yang memahami dan menerapkan AHSP secara benar, proses penganggaran dan pelaksanaan proyek akan menjadi lebih bersih dan dapat dipertanggungjawabkan. Manfaatnya adalah peningkatan kepercayaan publik terhadap proyek-proyek pemerintah dan swasta, serta pengurangan potensi praktik korupsi.
Kesimpulan Bimtek AHSP Proyek Konstruksi
Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025 yang diselenggarakan oleh Pusat Edukasi Indonesia adalah sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap individu dan organisasi yang terlibat dalam sektor konstruksi. Pentingnya Bimtek ini tidak hanya terletak pada pembekalan pengetahuan teknis mengenai penyusunan Analisis Harga Satuan Pekerjaan yang akurat dan efisien, melainkan juga pada peningkatan integritas dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proyek. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang AHSP, para profesional dapat menyusun anggaran yang realistis, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta memitigasi risiko keuangan secara efektif. Bimtek adalah investasi strategis untuk masa depan proyek konstruksi di Indonesia.
Pelatihan Bimtek ini memastikan bahwa seluruh pemangku kepentingan memiliki landasan yang kuat untuk berkolaborasi dalam mencapai tujuan proyek, yaitu penyelesaian proyek tepat waktu, tepat biaya, dan tepat kualitas. Penerapan standar AHSP yang seragam, yang ditekankan dalam Bimtek , akan membawa dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi anggaran pemerintah, keberlanjutan bisnis kontraktor, dan pada akhirnya, terciptanya infrastruktur berkualitas tinggi yang mendukung kemajuan bangsa. Mari bersama-sama berinvestasi dalam peningkatan kompetensi ini untuk membangun masa depan konstruksi Indonesia yang lebih baik. Kami mengajak Anda untuk segera mendaftarkan diri dalam Bimtek dan menjadi bagian dari perubahan positif ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk meng-upgrade pengetahuan dan keterampilan Anda di bidang yang sangat vital ini, melalui program Bimtek yang kami selenggarakan.

Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025
Metode
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan AHSP Proyek Konstruksi
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek AHSP Proyek Konstruksi Terbaru 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

