Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Dapatkan Bimtek Penyusunan AHSP komprehensif dari Pusat Edukasi Indonesia! Pelatihan ini esensial untuk meningkatkan akurasi anggaran, mencegah korupsi, dan memastikan efisiensi proyek sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Kuasai Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) untuk pengambilan keputusan yang tepat dan kepatuhan regulasi. Tingkatkan profesionalisme Anda dan berkontribusi pada pembangunan transparan. Segera daftar Bimtek Penyusunan AHSP dan jadilah bagian dari perubahan positif!

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

364 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam era modernisasi dan transparansi pengelolaan keuangan negara, efisiensi dan akuntabilitas menjadi pilar utama dalam setiap kegiatan pembangunan. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan proyek melalui berbagai kebijakan dan regulasi yang ketat. Salah satu instrumen penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Pemahaman dan penerapan AHSP yang tepat sangat krusial guna menjamin penggunaan anggaran yang efektif serta pencapaian hasil pembangunan yang optimal. Oleh karena itu, kebutuhan akan pelatihan yang komprehensif terkait penyusunan AHSP menjadi sangat mendesak.

Pentingnya Bimtek Penyusunan AHSP semakin terasa seiring dengan tuntutan masyarakat akan tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui AHSP, setiap komponen biaya pekerjaan dapat dianalisis secara mendalam, mulai dari bahan, upah, hingga peralatan. Hal ini memungkinkan penyusunan anggaran yang lebih realistis dan terhindar dari potensi pemborosan. Pusat Edukasi Indonesia menyadari betul urgensi ini, sehingga merancang program Bimtek Penyusunan AHSP yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan terkini. Program ini dirancang untuk membekali para profesional dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menyusun AHSP yang akuntabel.

Implementasi Bimtek Penyusunan AHSP juga merupakan respons terhadap dinamika peraturan perundang-undangan yang terus berkembang. Standar Nasional Indonesia (SNI) seringkali menjadi acuan utama dalam berbagai aspek teknis pekerjaan konstruksi dan non-konstruksi. Kepatuhan terhadap SNI memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan. Dengan demikian, Bimtek ini tidak hanya berfokus pada teknik penyusunan AHSP semata, tetapi juga pada bagaimana AHSP dapat diintegrasikan secara harmonis dengan prinsip-prinsip SNI. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat pondasi proyek pembangunan.

Adopsi Bimtek Penyusunan AHSP secara luas diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengadaan barang dan jasa yang lebih transparan dan efisien. Para peserta akan dibimbing untuk memahami setiap detail dalam proses penyusunan AHSP, memastikan bahwa data yang digunakan valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Lingkup materi Bimtek Penyusunan AHSP ini mencakup berbagai metodologi perhitungan dan analisis biaya yang aplikatif. Dengan demikian, diharapkan akan lahir tenaga-tenaga profesional yang kompeten dan mampu berkontribusi secara signifikan dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.


Definisi Bimtek Penyusunan AHSP

Bimtek Penyusunan AHSP, atau Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Harga Satuan Pekerjaan, adalah sebuah program pelatihan terstruktur yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam menghitung dan menganalisis biaya setiap komponen pekerjaan. Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) sendiri merupakan metode sistematis yang digunakan untuk menghitung besaran biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan satu satuan volume pekerjaan tertentu. Ini mencakup perhitungan biaya bahan, upah tenaga kerja, peralatan, dan faktor overhead yang relevan.

Dalam konteks manajemen proyek dan pengadaan barang/jasa pemerintah, Bimtek Penyusunan AHSP memiliki peran sentral. Ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga pendidikan mengenai prinsip-prinsip akuntabilitas dan efisiensi. Peserta akan diajarkan bagaimana menguraikan setiap pekerjaan menjadi komponen-komponen yang lebih kecil, lalu menganalisis harga masing-masing komponen tersebut. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki dasar perhitungan yang jelas dan rasional, sehingga meminimalkan potensi pemborosan anggaran atau markup yang tidak wajar.

Definisi komprehensif dari Bimtek Penyusunan AHSP juga mencakup adaptasi terhadap berbagai jenis pekerjaan, baik itu pekerjaan konstruksi, pekerjaan jasa konsultansi, maupun pekerjaan lainnya yang memerlukan estimasi biaya detail. Program ini menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dan terkini dalam setiap perhitungan. Sumber data harga bahan dan upah harus diverifikasi untuk menjamin validitas hasil AHSP. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya fokus pada formula, tetapi juga pada metode pengumpulan dan verifikasi data yang benar.

Lebih lanjut, Bimtek Penyusunan AHSP juga mengulas bagaimana AHSP dapat menjadi alat kontrol yang efektif. Dengan AHSP, penyimpangan biaya selama pelaksanaan proyek dapat terdeteksi lebih awal, memungkinkan pengambilan tindakan korektif yang cepat. Ini adalah instrumen penting untuk memitigasi risiko keuangan dalam proyek. Pemahaman mendalam tentang setiap aspek AHSP melalui Bimtek Penyusunan AHSP akan membekali peserta dengan kapabilitas untuk menyusun estimasi biaya yang tidak hanya akurat, tetapi juga realistis dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan standar yang berlaku.


Peran dan Pentingnya Bimtek Penyusunan AHSP

  • Peningkatan Akurasi Anggaran Proyek: Bimtek Penyusunan AHSP membekali peserta dengan metodologi yang tepat untuk menghitung biaya per satuan pekerjaan secara rinci dan akurat. Ini mengurangi risiko estimasi biaya yang meleset, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Anggaran yang akurat menjadi fondasi perencanaan proyek yang kokoh, menghindari kekurangan dana di tengah jalan atau kelebihan dana yang tidak efisien. Dengan demikian, setiap proyek dapat berjalan sesuai dengan koridor finansial yang telah ditetapkan. Pentingnya Bimtek Penyusunan AHSP sangat nyata dalam hal ini, yakni memastikan alokasi sumber daya yang optimal.

  • Pencegahan Korupsi dan Kecurangan: Dengan adanya standar baku dalam penyusunan AHSP, peluang untuk mark-up harga atau manipulasi biaya dapat diminimalisir. Setiap komponen biaya harus memiliki dasar perhitungan yang jelas dan dapat diverifikasi. Bimtek Penyusunan AHSP menanamkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah penyusunan anggaran. Ini menjadi alat kontrol yang efektif untuk mencegah praktik-praktik koruptif dan kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih dan jujur. Integritas adalah nilai utama yang ditekankan dalam Bimtek Penyusunan AHSP ini.

  • Peningkatan Efisiensi Penggunaan Anggaran: Pemahaman mendalam tentang bagaimana setiap biaya berkontribusi pada harga satuan memungkinkan identifikasi area di mana efisiensi dapat ditingkatkan. Bimtek Penyusunan AHSP mengajarkan cara menganalisis penggunaan bahan, tenaga kerja, dan peralatan secara optimal. Dengan demikian, proyek dapat diselesaikan dengan biaya yang lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas. Ini adalah kunci untuk mengelola sumber daya keuangan negara secara bijaksana dan memaksimalkan nilai dari setiap investasi yang dilakukan. Efisiensi adalah salah satu tujuan utama dari Bimtek Penyusunan AHSP.

  • Dasar Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: AHSP yang solid menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan strategis, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi proyek. Manajer proyek dan pengambil kebijakan dapat membuat keputusan yang lebih informatif terkait pemilihan metode konstruksi, material, atau teknologi. Bimtek Penyusunan AHSP memberikan kerangka analisis yang diperlukan untuk memahami implikasi finansial dari setiap pilihan. Ini memastikan bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada data dan analisis yang cermat, bukan sekadar perkiraan.

  • Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Standar: Banyak peraturan pemerintah dan standar nasional, seperti SNI, mengharuskan penggunaan AHSP dalam penyusunan anggaran proyek. Bimtek Penyusunan AHSP memastikan bahwa peserta memahami dan mampu menerapkan regulasi ini secara tepat. Kepatuhan terhadap standar tidak hanya menghindarkan dari sanksi hukum, tetapi juga menjamin kualitas dan keamanan pekerjaan yang dihasilkan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Bimtek Penyusunan AHSP dalam menciptakan profesional yang patuh dan kompeten.

  • Peningkatan Daya Saing Penyedia Jasa: Bagi penyedia jasa atau kontraktor, kemampuan menyusun AHSP yang akurat dan kompetitif adalah kunci untuk memenangkan tender. Bimtek Penyusunan AHSP memberikan keunggulan kompetitif dengan membekali mereka dengan keterampilan ini. Mereka dapat mengajukan penawaran yang realistis, namun tetap menguntungkan, sehingga meningkatkan peluang untuk mendapatkan proyek. Ini juga membantu dalam membangun reputasi sebagai penyedia jasa yang profesional dan dapat dipercaya.


Materi Bimtek Penyusunan AHSP

  • Konsep Dasar dan Prinsip-Prinsip AHSP: Materi Bimtek Penyusunan AHSP ini diawali dengan pengenalan mendalam tentang apa itu Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), fungsi, dan perannya dalam siklus proyek. Peserta akan memahami prinsip-prinsip dasar yang melandasi penyusunan AHSP, termasuk konsep biaya langsung dan biaya tidak langsung, serta faktor-faktor yang memengaruhi harga satuan. Penekanan diberikan pada pentingnya akurasi data dan metodologi yang sistematis. Pemahaman kuat pada konsep dasar ini menjadi fondasi yang kokoh untuk materi selanjutnya dalam Bimtek Penyusunan AHSP.

  • Regulasi dan Standar Terkait AHSP (Termasuk SNI): Bagian ini dari Bimtek Penyusunan AHSP membahas berbagai peraturan perundang-undangan yang mewajibkan atau mengatur penggunaan AHSP, baik di tingkat nasional maupun daerah. Peserta akan diperkenalkan dengan standar-standar terkait, khususnya Standar Nasional Indonesia (SNI) yang relevan dengan jenis pekerjaan yang sering menggunakan AHSP. Pembahasan mencakup bagaimana kepatuhan terhadap regulasi ini diintegrasikan dalam proses penyusunan AHSP untuk memastikan legalitas dan kualitas hasil pekerjaan.

  • Metodologi Pengumpulan Data Harga: Bimtek Penyusunan AHSP akan mengajarkan teknik-teknik pengumpulan data harga bahan, upah tenaga kerja, dan biaya peralatan yang akurat dan terkini. Materi ini mencakup sumber-sumber data yang valid, metode survei harga pasar, serta validasi data untuk menghindari informasi yang tidak representatif. Pentingnya data yang kredibel dalam penyusunan AHSP sangat ditekankan, karena data yang salah akan menghasilkan AHSP yang tidak valid.

  • Analisis Biaya Bahan Material: Dalam materi Bimtek Penyusunan AHSP ini, peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi jenis dan volume bahan yang dibutuhkan untuk setiap satuan pekerjaan. Kemudian, mereka akan diajarkan cara menghitung biaya bahan per satuan volume, termasuk memperhitungkan biaya transportasi, penyimpanan, dan susut material. Studi kasus nyata akan digunakan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai perhitungan ini.

  • Analisis Biaya Upah Tenaga Kerja: Materi ini fokus pada perhitungan biaya tenaga kerja per satuan pekerjaan. Peserta Bimtek Penyusunan AHSP akan memahami cara menentukan produktivitas tenaga kerja, menghitung upah harian atau borongan, serta memperhitungkan biaya non-upah seperti tunjangan atau asuransi. Berbagai jenis pekerjaan dan tingkat keahlian tenaga kerja akan dibahas untuk memberikan gambaran yang komprehensif.

  • Analisis Biaya Penggunaan Peralatan: Bagian Bimtek Penyusunan AHSP ini membahas bagaimana menghitung biaya penggunaan peralatan, baik sewa maupun milik sendiri. Aspek-aspek seperti biaya depresiasi, biaya bahan bakar, biaya pemeliharaan, dan operator akan diperhitungkan. Peserta akan diajarkan cara menentukan efisiensi penggunaan alat dan dampaknya terhadap harga satuan pekerjaan.

  • Perhitungan Biaya Overhead dan Keuntungan: Selain biaya langsung, AHSP juga harus memperhitungkan biaya tidak langsung atau overhead, seperti biaya administrasi, biaya kantor, dan biaya umum lainnya. Materi Bimtek Penyusunan AHSP ini akan menjelaskan metode alokasi biaya overhead dan bagaimana menentukan persentase keuntungan yang wajar. Pemahaman yang tepat tentang komponen ini penting untuk menghasilkan AHSP yang realistis.

  • Penyusunan AHSP Lengkap dan Dokumen Pendukung: Pada sesi akhir Bimtek Penyusunan AHSP, peserta akan mempraktikkan penyusunan AHSP secara lengkap dari awal hingga akhir, mengintegrasikan semua komponen biaya yang telah dipelajari. Mereka juga akan belajar tentang format standar dokumen AHSP dan pentingnya dokumen pendukung seperti daftar harga, spesifikasi teknis, dan data survei. Latihan praktis akan diberikan untuk mengasah keterampilan mereka.

  • Pemanfaatan Software atau Aplikasi Pendukung AHSP: Materi Bimtek Penyusunan AHSP ini memperkenalkan peserta pada beberapa perangkat lunak atau aplikasi yang dapat membantu dalam penyusunan dan pengelolaan AHSP. Meskipun Bimtek ini lebih menekankan pada pemahaman konsep dan perhitungan manual, pengenalan tools digital akan meningkatkan efisiensi kerja. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam praktik penyusunan AHSP.


Tujuan dan Manfaat Bimtek Penyusunan AHSP

  • Meningkatkan Kompetensi Peserta dalam Penyusunan AHSP yang Akurat dan Relevan: Tujuan utama dari Bimtek Penyusunan AHSP adalah membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang mendalam dalam menyusun Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang tidak hanya akurat secara matematis tetapi juga relevan dengan kondisi pasar dan spesifikasi proyek. Peserta akan mampu mengidentifikasi, mengumpulkan, dan menganalisis data biaya secara sistematis. Ini memastikan bahwa setiap estimasi biaya memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan, jauh dari sekadar perkiraan.

  • Memahami dan Menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam Perhitungan AHSP: Bimtek Penyusunan AHSP bertujuan agar peserta memahami secara komprehensif bagaimana prinsip-prinsip dan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) harus diintegrasikan dalam setiap tahapan penyusunan AHSP. Hal ini mencakup pemahaman tentang standar material, metode kerja, dan spesifikasi teknis yang berdampak pada harga satuan. Dengan demikian, AHSP yang disusun tidak hanya tepat secara finansial, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan keamanan yang berlaku di Indonesia.

  • Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Anggaran Proyek: Salah satu manfaat krusial dari Bimtek Penyusunan AHSP adalah terciptanya transparansi yang lebih baik dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran proyek. Dengan AHSP yang terperinci dan dapat diverifikasi, setiap pemangku kepentingan dapat melacak dan memahami bagaimana biaya-biaya dihitung. Ini secara langsung meningkatkan akuntabilitas, karena setiap pengeluaran memiliki dasar yang jelas, meminimalkan potensi penyalahgunaan anggaran dan menciptakan tata kelola yang lebih bersih.

  • Mengoptimalkan Efisiensi Biaya dan Mencegah Pemborosan Anggaran: Melalui pemahaman mendalam tentang setiap komponen biaya dalam AHSP, peserta Bimtek Penyusunan AHSP akan mampu mengidentifikasi area-area di mana efisiensi dapat ditingkatkan. Ini memungkinkan perencanaan proyek yang lebih cerdas, pemilihan material yang tepat, dan optimalisasi penggunaan sumber daya. Hasilnya adalah penghematan biaya yang signifikan tanpa mengorbankan kualitas, serta pencegahan pemborosan anggaran yang tidak perlu.

  • Menyediakan Dasar yang Kuat untuk Pengambilan Keputusan Strategis Proyek: AHSP yang komprehensif dan akurat yang dihasilkan dari pemahaman Bimtek Penyusunan AHSP menjadi alat bantu vital bagi para pengambil keputusan. Informasi biaya yang terperinci memungkinkan mereka untuk membuat pilihan yang lebih tepat terkait desain, metode pelaksanaan, hingga pemilihan kontraktor. Ini mengurangi risiko keputusan yang salah dan meningkatkan probabilitas keberhasilan proyek secara keseluruhan, karena setiap keputusan didasarkan pada data faktual.

  • Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Meminimalkan Risiko Hukum: Dengan mengikuti Bimtek Penyusunan AHSP, peserta akan memahami dan mampu menerapkan berbagai peraturan pemerintah terkait penyusunan anggaran dan pengadaan barang/jasa. Kepatuhan ini sangat penting untuk menghindari sanksi hukum atau audit yang bermasalah. Manfaat ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan terhindar dari potensi masalah hukum yang timbul akibat ketidakpatuhan.

  • Membangun Profesionalisme dan Kredibilitas Individu/Institusi: Kemampuan dalam menyusun AHSP yang baik adalah indikator profesionalisme yang tinggi. Bagi individu, ini meningkatkan nilai jual di pasar kerja. Bagi institusi, ini membangun reputasi sebagai entitas yang transparan, efisien, dan patuh terhadap standar. Manfaat ini secara langsung meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan dari berbagai pihak, termasuk mitra kerja dan masyarakat luas.


Kesimpulan Bimtek Penyusunan AHSP

Pentingnya Bimtek Penyusunan AHSP tidak dapat diremehkan dalam konteks pembangunan nasional yang berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang baik. Program ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan investasi strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia yang akan berdampak langsung pada efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaan anggaran proyek. Melalui pemahaman mendalam tentang Analisis Harga Satuan Pekerjaan yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia, para peserta dibekali dengan kemampuan untuk menyusun estimasi biaya yang akurat, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Bimtek Penyusunan AHSP menjamin bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal, mengurangi risiko pemborosan, dan mencegah praktik koruptif.

Ajakan kuat dari Pusat Edukasi Indonesia adalah, mari kita tingkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan proyek di Indonesia melalui penguasaan Bimtek Penyusunan AHSP. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih transparan, efisien, dan berintegritas. Dengan mengikuti Bimtek Penyusunan AHSP, Anda tidak hanya meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga berkontribusi secara nyata pada kemajuan bangsa. Segera daftarkan diri Anda dan jadilah agen perubahan yang mampu mengimplementasikan standar terbaik dalam setiap proyek pembangunan. Ketersediaan Bimtek Penyusunan AHSP ini adalah sebuah kesempatan yang patut dimanfaatkan demi kemajuan bersama.

Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Metode Bimtek Penyusunan AHSP

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Penyusunan AHSP:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Penyusunan AHSP

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Penyusunan AHSP

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Penyusunan AHSP:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Pelatihan Penyusunan AHSP

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Bimtek Penyusunan AHSP Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)