Bimtek OSS RBA dan LPKM Strategi Sukses Tingkatkan Kompetensi Bisnis
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek OSS RBA sangat penting untuk memahami perizinan usaha berbasis risiko yang lebih efisien. Pelatihan ini membekali pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan praktis menggunakan sistem Online Single Submission (OSS) RBA, mulai dari dasar hukum hingga tips teknis. Tingkatkan kompetensi dan percepat proses perizinan bisnis Anda dengan bergabung dalam Bimtek ini, demi kemudahan berusaha dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Mari optimalkan potensi bisnis Anda!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek OSS RBA dan LPKM Strategi Sukses Tingkatkan Kompetensi Bisnis

Bimtek OSS RBA dan LPKM Strategi Sukses Tingkatkan Kompetensi Bisnis
Bimtek OSS RBA dan LPKM Strategi Sukses Tingkatkan Kompetensi Bisnis. Dunia usaha di Indonesia mengalami transformasi digital yang signifikan, ditandai dengan hadirnya sistem Online Single Submission (OSS). Sistem ini merupakan sebuah inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses perizinan berusaha. Kehadiran OSS, khususnya versi 1.1, menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan efisien. Sebelumnya, pelaku usaha harus melalui berbagai pintu perizinan di berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, namun kini semua dapat diakses melalui satu sistem daring yang terintegrasi.
Perubahan paradigma ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Sejak diluncurkan pada 21 Juni 2018, OSS telah mengubah secara fundamental cara pelaku usaha mengajukan perizinan. Transformasi dari sistem Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) manual ke sistem daring ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kemudahan berusaha, yang sebelumnya masih terkendala oleh birokrasi yang kompleks dan memakan waktu.
Meskipun OSS versi 1.1 telah membawa banyak kemudahan, pemerintah terus berinovasi untuk menyempurnakan sistem perizinan. Hal ini terlihat dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (P2B2R). Regulasi ini memperkenalkan konsep perizinan berusaha berbasis risiko, di mana tingkat risiko suatu usaha akan menentukan jenis dan kompleksitas perizinan yang diperlukan. Perubahan ini menunjukkan responsivitas pemerintah terhadap dinamika dunia usaha dan kebutuhan pelaku usaha untuk mendapatkan kepastian hukum dan kemudahan dalam menjalankan bisnis.
Dalam konteks ini, Bimbingan Teknis (Bimtek) OSS RBA dan LPKM menjadi sangat krusial. Bimtek ini dirancang untuk membekali pelaku usaha dengan pemahaman mendalam tentang sistem perizinan terbaru, khususnya yang berbasis risiko (Risk-Based Approach/RBA), serta bagaimana mengimplementasikannya secara efektif. Dengan demikian, pelaku usaha dapat memanfaatkan sepenuhnya potensi kemudahan berusaha yang ditawarkan oleh pemerintah, meminimalkan hambatan birokrasi, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing bisnis mereka di tengah persaingan global.
Definisi Bimtek OSS RBA
Bimtek OSS RBA adalah program bimbingan teknis yang dirancang khusus untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para pelaku usaha mengenai sistem Online Single Submission (OSS) yang telah diperbarui dengan pendekatan berbasis risiko (Risk-Based Approach/RBA). Program ini menjadi esensial mengingat perubahan fundamental dalam proses perizinan berusaha di Indonesia yang kini menekankan pada identifikasi dan mitigasi risiko kegiatan usaha.
OSS RBA sendiri merupakan pengembangan lebih lanjut dari sistem OSS versi sebelumnya, yang mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen risiko ke dalam proses perizinan. Artinya, perizinan yang dibutuhkan oleh pelaku usaha akan disesuaikan dengan tingkat risiko dari kegiatan usaha tersebut, mulai dari risiko rendah, menengah, hingga tinggi. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi yang lebih besar, di mana usaha dengan risiko rendah mungkin hanya memerlukan Nomor Induk Berusaha (NIB), sementara usaha dengan risiko tinggi akan memerlukan izin tambahan.
Materi Bimtek ini tidak hanya mencakup dasar hukum dan gambaran umum tentang OSS RBA, tetapi juga secara spesifik membahas bagaimana penerapan pengawasan berbasis risiko dan sanksi yang mungkin timbul. Peserta akan dibekali dengan pengetahuan tentang Permohonan Baru untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU) atau Izin Komersial, seperti Sertifikat Badan Usaha (SBU), sertifikasi, dan izin edar, yang semuanya kini terintegrasi dalam sistem OSS.
Selain itu, Bimtek ini juga menjelaskan secara rinci perbedaan antara OSS v1.1 dan OSS RBA, serta fitur-fitur unggulan yang ditawarkan oleh OSS RBA. Aspek praktis juga menjadi fokus utama, di mana peserta akan mendapatkan tips dan trik mengenai cara memproses tahapan permohonan perizinan, membuat peta lokasi usaha (polygon), dan memperoleh KKPR/Izin lokasi secara otomatis agar NIB beserta lampirannya dapat terbit dengan cepat dan akurat.
Peran dan Pentingnya Bimtek OSS RBA
Peningkatan Pemahaman Regulasi Terbaru: Bimtek ini berperan vital dalam memastikan pelaku usaha memahami secara mendalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (P2B2R) dan kaitannya dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Perizinan berusaha kini didefinisikan sebagai legalitas yang diberikan kepada Pelaku Usaha untuk memulai dan menjalankan usaha dan/atau kegiatannya. Tanpa pemahaman yang komprehensif mengenai regulasi ini, pelaku usaha berisiko menghadapi hambatan dalam proses perizinan atau bahkan pelanggaran yang dapat berujung pada sanksi. Bimtek ini menjembatani kesenjangan informasi antara pemerintah dan pelaku usaha, memastikan mereka dapat beroperasi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Efisiensi dan Percepatan Proses Perizinan: Salah satu peran utama Bimtek OSS RBA adalah membekali pelaku usaha dengan pengetahuan praktis untuk menavigasi sistem OSS RBA secara efisien. Sistem OSS adalah sistem elektronik terintegrasi yang dikelola oleh Lembaga OSS untuk penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Melalui Bimtek, peserta akan mempelajari cara-cara praktis dalam memproses tahapan permohonan perizinan, mulai dari pembuatan NIB hingga pengajuan izin komersial dan operasional. Pemahaman ini sangat penting untuk mengurangi waktu dan biaya yang sebelumnya seringkali terbuang dalam birokrasi perizinan yang rumit, sehingga pelaku usaha dapat lebih cepat memulai atau mengembangkan usahanya.
Minimasi Risiko Kesalahan dan Penolakan Perizinan: Dengan memahami detail teknis dan persyaratan yang dibutuhkan oleh sistem OSS RBA, pelaku usaha dapat meminimalkan kesalahan dalam pengisian data atau kelengkapan dokumen. Bimtek ini memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara membuat peta lokasi usaha (polygon) dan cara mendapatkan KKPR/Izin lokasi secara otomatis agar NIB beserta lampirannya dapat terbit dengan lancar. Kesalahan kecil dalam proses pengajuan dapat mengakibatkan penundaan atau bahkan penolakan perizinan, yang tentunya akan merugikan pelaku usaha. Oleh karena itu, peran Bimtek ini sangat penting untuk memastikan proses berjalan mulus dan minim hambatan.
Optimalisasi Pemanfaatan Fitur OSS RBA: Sistem OSS RBA memiliki berbagai fitur canggih yang dirancang untuk memudahkan pelaku usaha. Namun, tanpa pemahaman yang memadai, fitur-fitur ini mungkin tidak dimanfaatkan secara optimal. Bimtek ini secara khusus membahas fitur-fitur OSS RBA, termasuk tips dan trik dalam menggunakannya. Ini memungkinkan pelaku usaha untuk memaksimalkan efisiensi dan kecepatan dalam setiap tahapan perizinan, dari pendaftaran awal hingga penerbitan izin final. Pemanfaatan fitur secara optimal ini merupakan kunci untuk mempercepat proses investasi dan operasional.
Peningkatan Kepatuhan dan Tata Kelola Bisnis: Perizinan berbasis risiko menekankan pada pentingnya kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang berlaku. Bimtek ini tidak hanya mengajarkan cara memperoleh izin, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pengawasan berbasis risiko dan potensi sanksi jika terjadi pelanggaran. Dengan demikian, Bimtek ini berkontribusi pada peningkatan tata kelola bisnis yang baik (good corporate governance) di kalangan pelaku usaha, mendorong mereka untuk beroperasi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta memitigasi risiko hukum dan finansial di masa depan.
Materi Bimtek OSS RBA
Dasar Hukum OSS RBA: Materi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai landasan hukum yang mendasari implementasi sistem OSS RBA. Fokus utama adalah pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Peserta akan diajak untuk memahami secara yuridis mengapa perizinan berusaha kini didasarkan pada tingkat risiko, serta implikasi hukum dari setiap jenis perizinan yang dikeluarkan melalui sistem ini. Pemahaman yang kuat tentang dasar hukum sangat krusial agar pelaku usaha dapat beroperasi sesuai regulasi dan menghindari potensi masalah hukum di kemudian hari. Ini juga mencakup pemahaman tentang peran Lembaga OSS sebagai pengelola sistem elektronik terintegrasi yang memastikan seluruh proses perizinan berjalan sesuai koridor hukum.
Pemahaman Tentang Perizinan Berusaha Berisiko: Bagian ini mengupas tuntas konsep perizinan berusaha berbasis risiko. Peserta akan mempelajari bagaimana sistem OSS mengklasifikasikan kegiatan usaha berdasarkan tingkat risiko (rendah, menengah, tinggi), dan bagaimana klasifikasi ini memengaruhi jenis perizinan yang harus dipenuhi. Penjelasan meliputi metodologi penentuan risiko, indikator-indikator yang digunakan, serta perbedaan persyaratan perizinan untuk setiap kategori risiko. Materi ini sangat penting agar pelaku usaha dapat mengidentifikasi kategori risiko usahanya dan memahami persyaratan spesifik yang harus dipenuhi, sehingga proses pengajuan perizinan dapat dilakukan secara tepat dan efisien, sesuai dengan karakteristik bisnis mereka.
Gambaran Umum Online Single Submission – Berbasis Risiko: Materi ini memberikan tinjauan komprehensif mengenai arsitektur dan fungsionalitas sistem OSS RBA. Peserta akan diajak untuk memahami alur kerja sistem, mulai dari pendaftaran akun, pengisian data usaha, hingga proses verifikasi dan penerbitan perizinan. Penjelasan juga mencakup integrasi OSS RBA dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, yang memungkinkan proses perizinan terpadu dan efisien. Pemahaman yang menyeluruh tentang gambaran umum ini akan membantu pelaku usaha dalam menavigasi sistem secara mandiri, mengurangi kebingungan, dan mempercepat proses pengajuan perizinan. Bagian ini juga seringkali menyertakan studi kasus atau contoh nyata untuk memudahkan pemahaman.
Pengawasan Berbasis Risiko & Sanksi: Materi ini membahas mekanisme pengawasan yang diterapkan dalam sistem OSS RBA, yang juga didasarkan pada pendekatan risiko. Peserta akan memahami bagaimana pemerintah melakukan pengawasan terhadap kepatuhan pelaku usaha pasca-izin diterbitkan, dengan fokus pada usaha berisiko tinggi. Selain itu, materi ini juga menjelaskan jenis-jenis sanksi administratif dan hukum yang dapat dikenakan jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan perizinan atau peraturan terkait. Pemahaman mengenai pengawasan dan sanksi sangat penting untuk mendorong kepatuhan pelaku usaha dan memastikan bahwa kegiatan usaha mereka tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, masyarakat, atau negara. Ini juga menekankan pentingnya menjaga integritas data yang dimasukkan ke dalam sistem OSS.
PB-UMKU – Permohonan Baru Untuk Menunjang Kegiatan Usaha / Izin Komersial seperti SBU (Sertifikat Badan Usaha), Sertifikasi, Izin Edar dll: Bagian ini secara spesifik membahas prosedur pengajuan Permohonan Baru untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU), yang mencakup berbagai jenis izin komersial dan operasional. Contoh-contoh yang dibahas meliputi Sertifikat Badan Usaha (SBU), berbagai jenis sertifikasi produk, hingga izin edar. Peserta akan diajarkan langkah-langkah detail dalam mengajukan PB-UMKU melalui sistem OSS RBA, termasuk persyaratan dokumen, proses verifikasi, dan tahapan penerbitan izin. Materi ini sangat relevan bagi pelaku usaha yang memerlukan izin-izin spesifik untuk menjalankan kegiatan komersial mereka, memastikan bahwa mereka dapat memperoleh legalitas yang diperlukan secara efisien.
Perbedaan OSS v1.1 dan OSS-RBA: Materi ini mengulas secara rinci perbedaan fundamental antara sistem OSS versi 1.1 dan OSS RBA. Perbandingan ini mencakup aspek filosofi, alur proses, persyaratan dokumen, hingga fitur-fitur yang tersedia di masing-masing versi. Penjelasan akan menyoroti mengapa perubahan dari v1.1 ke RBA dilakukan, yaitu untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perizinan dengan pendekatan risiko. Pemahaman perbedaan ini penting agar pelaku usaha tidak bingung dengan versi sistem yang harus mereka gunakan dan dapat mengadopsi prosedur baru dengan lancar. Materi ini juga seringkali menyertakan tabel komparasi untuk memudahkan peserta dalam melihat poin-poin perbedaan secara jelas dan ringkas.
Fitur OSS-RBA: Bagian ini mengeksplorasi berbagai fitur unggulan yang tersedia dalam sistem OSS RBA. Pembahasan meliputi fitur-fitur yang membantu pelaku usaha dalam proses pengajuan, seperti dasbor yang intuitif, sistem notifikasi, pelacakan status perizinan, hingga fitur integrasi dengan sistem lain. Penjelasan akan menyoroti bagaimana setiap fitur dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat dan mempermudah proses perizinan. Materi ini bertujuan untuk membiasakan peserta dengan antarmuka dan kemampuan sistem OSS RBA, sehingga mereka dapat memaksimalkan efisiensi dalam setiap langkah pengajuan izin.
Tips & Trik: Cara memproses tahapan permohonan perijinan, Cara membuat peta lokasi usaha (polygon), Cara mendapatkan KKPR/Ijin lokasi secara otomatis agar terbit NIB beserta lampirannya: Ini adalah sesi yang sangat praktis dan berorientasi pada aplikasi. Peserta akan diberikan panduan langkah demi langkah (tutorial) mengenai berbagai aspek teknis dalam penggunaan OSS RBA. Ini termasuk simulasi pengisian formulir, upload dokumen, serta tips untuk menghindari kesalahan umum yang sering terjadi. Penekanan khusus diberikan pada:
- Cara memproses tahapan permohonan perizinan: Peserta akan diajarkan navigasi dari awal hingga akhir dalam proses pengajuan izin, memastikan setiap langkah dilakukan dengan benar.
- Cara membuat peta lokasi usaha (polygon): Ini adalah aspek teknis krusial yang seringkali menjadi kendala. Peserta akan diajarkan cara menggunakan alat bantu di OSS RBA untuk menggambar batas-batas lokasi usaha secara akurat, yang diperlukan untuk penerbitan izin lokasi.
- Cara mendapatkan KKPR/Izin lokasi secara otomatis agar terbit NIB beserta lampirannya: Materi ini menjelaskan trik untuk mempercepat penerbitan NIB dan lampirannya, yang seringkali bergantung pada kelengkapan dan keakuratan data lokasi. Dengan panduan ini, pelaku usaha dapat memastikan NIB mereka terbit secara otomatis tanpa hambatan yang tidak perlu.
Simulasi/Praktek Pengisian & Proses Data OSSRBA – Online Sistem: Bagian ini merupakan inti dari Bimtek, di mana peserta akan melakukan simulasi langsung pengisian data dan proses perizinan menggunakan sistem OSS RBA secara daring. Ini adalah kesempatan bagi peserta untuk menerapkan teori yang telah dipelajari dalam skenario praktis. Instruktur akan memandu peserta melalui setiap tahapan, memberikan umpan balik langsung, dan membantu menyelesaikan masalah yang mungkin timbul selama simulasi. Pengalaman langsung ini sangat berharga untuk membangun kepercayaan diri dan memastikan bahwa peserta siap menghadapi proses perizinan yang sebenarnya.
Tanya Jawab/Problem Solving OSS RBA: Sesi ini dirancang untuk membahas pertanyaan, tantangan, dan permasalahan spesifik yang dihadapi oleh peserta terkait dengan penggunaan OSS RBA. Instruktur akan memfasilitasi diskusi, memberikan solusi, dan berbagi pengalaman dalam mengatasi hambatan-hambatan umum. Sesi ini sangat interaktif dan personal, memungkinkan peserta untuk mendapatkan jawaban atas kasus-kasus unik yang mereka alami. Problem solving ini tidak hanya memperkaya pemahaman tetapi juga membangun jaringan antar peserta dan fasilitator.
Tujuan dan Manfaat Bimtek OSS RBA
Memastikan Pemahaman Mendalam tentang Regulasi Terbaru: Tujuan utama Bimtek OSS RBA dan LPKM ini adalah untuk memastikan setiap pelaku usaha memiliki pemahaman yang komprehensif dan akurat mengenai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (P2B2R) serta Undang-Undang Cipta Kerja yang menjadi payung hukumnya. Manfaatnya adalah pelaku usaha dapat mengidentifikasi secara tepat jenis perizinan yang dibutuhkan sesuai dengan tingkat risiko usahanya, menghindari kesalahan interpretasi regulasi, dan memastikan kepatuhan hukum sejak awal. Ini sangat krusial untuk menciptakan lingkungan bisnis yang patuh dan berkelanjutan, serta meminimalkan potensi sengketa hukum atau sanksi di masa mendatang.
Meningkatkan Efisiensi dan Akurasi dalam Pengajuan Perizinan: Bimtek OSS RBA dan LPKM ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengoperasikan sistem OSS RBA secara efektif. Ini mencakup kemampuan untuk melakukan pengisian data dengan benar, mengunggah dokumen yang diperlukan, dan menavigasi alur proses perizinan secara mandiri. Manfaatnya, pelaku usaha dapat mempercepat proses penerbitan izin, mengurangi waktu tunggu, dan meminimalkan kemungkinan penolakan perizinan akibat kesalahan teknis atau ketidaklengkapan dokumen. Dengan demikian, investasi dapat berjalan lebih cepat dan operasional bisnis dapat dimulai atau diperluas tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu, memberikan keunggulan kompetitif.
Mengoptimalkan Pemanfaatan Fitur dan Potensi Sistem OSS RBA: Salah satu tujuan Bimtek adalah memperkenalkan dan melatih peserta dalam memanfaatkan seluruh fitur yang tersedia di sistem OSS RBA, termasuk tips dan trik dalam pemrosesan permohonan, pembuatan peta lokasi usaha (polygon), dan otomatisasi penerbitan NIB serta lampirannya. Manfaat yang didapat adalah pelaku usaha tidak hanya sekadar bisa menggunakan sistem, tetapi mampu memaksimalkan potensi efisiensi dan kemudahan yang ditawarkan oleh OSS RBA. Dengan menguasai fitur-fitur ini, pelaku usaha dapat menghindari kesalahan umum, mempercepat proses, dan pada akhirnya menghemat waktu serta biaya operasional yang signifikan.
Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Standar dan Pengawasan Berbasis Risiko: Bimtek ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang konsep pengawasan berbasis risiko dan implikasi sanksi yang mungkin timbul. Ini mencakup pemahaman tentang bagaimana pemerintah memantau kepatuhan setelah izin diterbitkan dan pentingnya memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan. Manfaatnya adalah pelaku usaha akan lebih sadar dan proaktif dalam memastikan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga mengurangi risiko dikenakan sanksi administratif atau bahkan sanksi pidana. Ini juga mendorong terciptanya budaya bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, selaras dengan tujuan pembangunan nasional.
Membangun Kemandirian dan Kepercayaan Diri Pelaku Usaha: Tujuan akhir dari Bimtek ini adalah untuk memberdayakan pelaku usaha agar dapat mengurus perizinan mereka secara mandiri tanpa harus bergantung pada pihak ketiga. Melalui simulasi dan sesi problem-solving, peserta akan mendapatkan pengalaman langsung dan kesempatan untuk bertanya serta memecahkan masalah yang mungkin mereka hadapi. Manfaatnya adalah peningkatan kepercayaan diri pelaku usaha dalam menghadapi birokrasi perizinan, mengurangi ketergantungan pada calo atau pihak lain, dan memberikan mereka kontrol penuh atas proses legalitas bisnis mereka. Kemandirian ini sangat penting untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Mendorong Percepatan dan Peningkatan Penanaman Modal: Dengan memudahkan proses perizinan melalui pemahaman yang lebih baik tentang OSS RBA, Bimtek ini secara tidak langsung bertujuan untuk mendorong percepatan dan peningkatan penanaman modal di Indonesia. Ketika pelaku usaha merasa lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan legalitas, mereka akan lebih termotivasi untuk berinvestasi dan mengembangkan usahanya. Manfaatnya adalah penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah, serta kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik dan kompetitif.
Kesimpulan Bimtek OSS RBA dan LPKM
Bimbingan Teknis (Bimtek) OSS RBA dan LPKM merupakan investasi strategis yang tak ternilai bagi setiap pelaku usaha di Indonesia. Di era digital ini, pemahaman mendalam tentang sistem Online Single Submission Berbasis Risiko (OSS RBA) bukan lagi sekadar keunggulan, melainkan sebuah keharusan. Bimtek ini memberikan landasan kokoh bagi pelaku usaha untuk menavigasi kompleksitas perizinan berusaha secara mandiri, efisien, dan akurat. Dari dasar hukum yang kuat hingga tips praktis dalam pengisian data dan pemanfaatan fitur-fitur canggih, setiap sesi dirancang untuk memberdayakan Anda.
Pentingnya Bimtek ini tidak hanya terletak pada pemahaman regulasi terbaru atau optimalisasi penggunaan sistem. Lebih dari itu, Bimtek OSS RBA membekali Anda dengan pengetahuan untuk mengidentifikasi risiko, memastikan kepatuhan, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Dengan berpartisipasi dalam Bimtek ini, Anda tidak hanya memenuhi kewajiban legal, tetapi juga secara aktif berkontribusi pada penciptaan iklim investasi yang lebih baik di Indonesia. Jadikan Bimtek OSS RBA sebagai langkah awal menuju kesuksesan bisnis yang lebih terarah dan tanpa hambatan. Mari bersama-sama wujudkan kemudahan berusaha demi kemajuan ekonomi Indonesia! Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing bisnis Anda.

Bimtek OSS RBA dan LPKM Strategi Sukses Tingkatkan Kompetensi Bisnis
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek OSS RBA dan LPKM Strategi Sukses Tingkatkan Kompetensi Bisnis
Metode Bimtek OSS RBA dan LPKM
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek OSS RBA dan LPKM:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek OSS RBA dan LPKM
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek OSS RBA dan LPKM
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek OSS RBA dan LPKM:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan OSS RBA dan LPKM
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek OSS RBA dan LPKM Strategi Sukses Tingkatkan Kompetensi Bisnis
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

