Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Pelatihan Akuntansi Perbankan sangat vital untuk menguasai dasar-dasar akuntansi perbankan, memahami regulasi terkini seperti PSAK 71, dan memastikan kepatuhan. Tingkatkan keterampilan Anda dalam penyusunan dan analisis laporan keuangan bank. Segera bergabunglah untuk mengembangkan karir Anda di sektor perbankan dan menjadi profesional yang kompeten serta berkontribusi pada stabilitas keuangan nasional.

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

338 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang. Dalam lanskap ekonomi global yang terus berkembang, sektor perbankan memegang peranan vital sebagai tulang punggung sistem keuangan suatu negara. Dinamika bisnis perbankan yang kompleks menuntut setiap praktisi di dalamnya untuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai berbagai aspek operasional, terutama terkait pencatatan dan pelaporan keuangan. Kualitas data akuntansi yang akurat dan transparan menjadi krusial dalam pengambilan keputusan strategis, penilaian risiko, serta pemenuhan regulasi yang ketat. Oleh karena itu, kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten di bidang ini menjadi semakin mendesak, mengingat implikasi signifikan dari setiap kesalahan pencatatan atau analisis keuangan.

Profesi di bidang akuntansi perbankan tidak hanya memerlukan ketelitian teknis, namun juga kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan regulasi dan teknologi. Lingkungan perbankan yang sangat teregulasi, dengan standar akuntansi yang spesifik seperti Standar Akuntansi Keuangan (SAK) perbankan dan International Financial Reporting Standards (IFRS), menuntut pemahaman yang komprehensif. Tanpa fondasi yang kuat dalam prinsip-prinsip akuntansi perbankan, individu maupun institusi dapat menghadapi tantangan serius dalam menjaga kepatuhan, efisiensi operasional, dan reputasi di mata publik serta regulator. Ini menjadi landasan penting bagi stabilitas dan pertumbuhan sektor keuangan secara keseluruhan.

Menyikapi tantangan tersebut, ketersediaan program pelatihan akuntansi perbankan yang berkualitas tinggi menjadi sebuah keniscayaan. Program ini dirancang untuk membekali para profesional, baik yang baru memasuki industri maupun yang ingin memperdalam kompetensinya, dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan. Melalui pelatihan yang terstruktur, peserta akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang siklus akuntansi perbankan, instrumen keuangan yang khas, serta praktik terbaik dalam penyusunan laporan keuangan. Ini memastikan bahwa mereka mampu menjalankan tugas-tugas akuntansi dengan presisi dan akuntabilitas.

Pusat Edukasi Indonesia memahami urgensi ini dan berkomitmen untuk menyediakan pelatihan akuntansi perbankan yang komprehensif dan terkini. Kami percaya bahwa investasi dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor ini akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan perbankan dan penguatan integritas sistem keuangan nasional. Dengan demikian, artikel ini akan mengupas tuntas mengenai urgensi, peran, materi, serta tujuan dan manfaat dari pelatihan akuntansi perbankan yang vital ini, sebagai upaya mempersiapkan para profesional menghadapi dinamika industri perbankan yang kian kompleks.


Definisi Pelatihan Akuntansi Perbankan

Pelatihan Akuntansi Perbankan dapat didefinisikan sebagai program edukasi terstruktur yang dirancang khusus untuk membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperlukan dalam melaksanakan fungsi akuntansi di lingkungan perbankan. Ini mencakup pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip akuntansi umum yang kemudian disesuaikan dengan karakteristik unik transaksi dan operasional perbankan. Fokus utama adalah pada bagaimana aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban di bank dicatat, diukur, diakui, serta disajikan dalam laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Definisi ini juga mencakup pemahaman mengenai kerangka regulasi yang mengatur industri perbankan, seperti peraturan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan standar akuntansi internasional yang relevan. Setiap entitas perbankan beroperasi di bawah pengawasan ketat, sehingga akuntansi mereka harus mencerminkan kepatuhan terhadap berbagai aturan tersebut. Pelatihan Akuntansi Perbankan bertujuan untuk memastikan bahwa para peserta tidak hanya memahami aspek teknis pencatatan, tetapi juga implikasi regulasi terhadap praktik akuntansi. Ini penting untuk menghindari sanksi hukum dan menjaga kepercayaan publik.

Lebih lanjut, definisi Pelatihan Akuntansi Perbankan juga mencakup studi tentang instrumen keuangan spesifik yang sering digunakan oleh bank, seperti produk simpanan (giro, tabungan, deposito), kredit (pinjaman, pembiayaan), derivatif, obligasi, dan transaksi treasury. Setiap instrumen ini memiliki karakteristik akuntansi yang berbeda, mulai dari pengakuan awal, pengukuran selanjutnya, hingga penghentian pengakuan. Program pelatihan ini akan mengupas tuntas bagaimana setiap instrumen tersebut dicatat dalam buku besar bank, bagaimana bunga dan pendapatan dihitung, serta bagaimana risiko terkait dikelola dari perspektif akuntansi.

Secara esensial, Pelatihan Akuntansi Perbankan adalah jembatan antara teori akuntansi umum dan aplikasi praktisnya dalam konteks industri perbankan yang unik. Ini bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga pengembangan kemampuan analitis dan kritis untuk menginterpretasikan data keuangan perbankan. Peserta diharapkan mampu menganalisis kinerja keuangan bank, mengidentifikasi tren, dan memberikan wawasan yang berarti bagi manajemen. Dengan demikian, pelatihan ini membentuk individu yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga strategis dalam perannya di sektor perbankan.


Peran dan Pentingnya Pelatihan Akuntansi Perbankan


  • Menjamin Kepatuhan Regulasi dan Standar Akuntansi: Industri perbankan merupakan salah satu sektor yang paling teregulasi. Bank harus mematuhi berbagai peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta standar akuntansi yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan International Financial Reporting Standards (IFRS) yang diadopsi. Pelatihan Akuntansi Perbankan memastikan bahwa praktisi memahami dan mampu menerapkan semua ketentuan ini dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Tanpa pemahaman yang memadai, bank berisiko menghadapi denda, sanksi, atau bahkan pencabutan izin usaha, yang dapat merugikan reputasi dan keberlanjutan bisnis secara signifikan. Kepatuhan ini juga mencakup pelaporan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme.

  • Meningkatkan Akurasi dan Keandalan Laporan Keuangan: Laporan keuangan bank adalah cerminan kesehatan finansial dan kinerja operasionalnya. Akurasi dan keandalan laporan ini sangat vital bagi para pemangku kepentingan, mulai dari manajemen internal, investor, kreditor, hingga regulator dan masyarakat umum. Pelatihan Akuntansi Perbankan membekali individu dengan metodologi dan praktik terbaik untuk memastikan setiap transaksi dicatat dengan benar, aset dan liabilitas diukur secara tepat, serta pendapatan dan beban diakui sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku. Laporan keuangan yang andal memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat, baik untuk ekspansi bisnis, alokasi modal, maupun mitigasi risiko.

  • Mendukung Pengambilan Keputusan Strategis: Data akuntansi yang akurat dan analisis keuangan yang mendalam adalah fondasi bagi pengambilan keputusan strategis di bank. Manajemen memerlukan informasi yang komprehensif tentang profitabilitas produk, efisiensi operasional, solvabilitas, dan likuiditas untuk merumuskan strategi bisnis yang efektif. Pelatihan Akuntansi Perbankan tidak hanya mengajarkan pencatatan, tetapi juga bagaimana menginterpretasikan laporan keuangan, melakukan analisis rasio keuangan, dan memahami implikasi dari setiap angka. Ini memungkinkan para akuntan perbankan untuk berperan lebih dari sekadar pencatat, menjadi mitra strategis dalam pengembangan bisnis.

  • Meningkatkan Efisiensi Operasional: Proses akuntansi yang efisien dapat mengurangi biaya operasional dan mempercepat siklus pelaporan. Dengan Pelatihan Akuntansi Perbankan yang memadai, karyawan dapat memahami alur kerja, menggunakan sistem informasi akuntansi secara optimal, dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan. Pemahaman yang mendalam tentang proses bisnis perbankan dari perspektif akuntansi memungkinkan otomatisasi tugas-tugas rutin, pengurangan kesalahan, dan peningkatan produktivitas. Ini pada akhirnya berkontribusi pada pencapaian tujuan bisnis secara keseluruhan.

  • Mengelola Risiko Keuangan Secara Efektif: Bank beroperasi di tengah berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, dan risiko likuiditas. Akuntansi berperan penting dalam mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan risiko-risiko ini. Pelatihan Akuntansi Perbankan membekali peserta dengan pemahaman tentang bagaimana risiko-risiko ini direfleksikan dalam laporan keuangan, bagaimana cadangan kerugian piutang dibentuk, dan bagaimana instrumen derivatif digunakan untuk lindung nilai. Pengetahuan ini esensial bagi bank untuk mengelola eksposur risikonya secara proaktif dan menjaga stabilitas finansialnya.

  • Pengembangan Karir dan Profesionalisme: Bagi individu, Pelatihan Akuntansi Perbankan adalah investasi dalam pengembangan karir. Industri perbankan selalu membutuhkan tenaga akuntan yang berkualitas. Dengan menguasai dasar-dasar akuntansi perbankan, profesional dapat meningkatkan nilai jual mereka di pasar kerja, membuka peluang promosi, dan mengambil peran yang lebih strategis. Pelatihan ini juga meningkatkan profesionalisme, menumbuhkan etika kerja yang tinggi, dan memastikan bahwa setiap tugas akuntansi dilaksanakan dengan integritas dan tanggung jawab penuh, sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.


Materi Pelatihan Akuntansi Perbankan


  • Pengantar Akuntansi Perbankan dan Lingkungan Bisnis Bank: Bagian ini akan membahas dasar-dasar akuntansi yang relevan dengan konteks perbankan, termasuk persamaan dasar akuntansi dan siklus akuntansi. Peserta akan diperkenalkan pada struktur organisasi bank, produk dan layanan utama yang ditawarkan, serta peran bank dalam sistem keuangan. Materi ini juga mencakup tinjauan regulasi utama yang mengatur bank di Indonesia, seperti peraturan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pengaruhnya terhadap praktik akuntansi. Pemahaman mendalam tentang lingkungan bisnis bank sangat penting sebelum memasuki materi teknis akuntansi yang lebih spesifik. Ini juga akan membahas berbagai jenis bank dan perbedaan karakteristik akuntansinya.

  • Produk dan Jasa Perbankan dari Perspektif Akuntansi: Materi ini akan mengupas secara rinci perlakuan akuntansi untuk berbagai produk dan jasa perbankan. Ini mencakup akuntansi untuk simpanan (giro, tabungan, deposito berjangka), kredit (kredit modal kerja, kredit investasi, KPR, kartu kredit), instrumen keuangan derivatif (forward, swap, option), serta transaksi valuta asing. Setiap produk akan dianalisis mulai dari pengakuan awal, pengukuran setelah pengakuan awal, pengakuan pendapatan atau beban bunga, hingga penghentian pengakuan. Pemahaman yang komprehensif tentang aspek akuntansi dari masing-masing produk ini krusial bagi akuntan perbankan.

  • Akuntansi Instrumen Keuangan Berbasis PSAK 71 (IFRS 9): Ini adalah salah satu materi paling krusial dalam Pelatihan Akuntansi Perbankan saat ini. PSAK 71, atau adopsi IFRS 9, membawa perubahan signifikan dalam akuntansi instrumen keuangan, khususnya terkait klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan, penurunan nilai aset keuangan (expected credit loss/ECL), dan akuntansi lindung nilai. Peserta akan mempelajari bagaimana menentukan klasifikasi instrumen keuangan (misalnya, amortised cost, fair value through OCI, fair value through profit or loss) dan implikasinya terhadap laporan keuangan. Metode perhitungan ECL dan penerapan akuntansi lindung nilai juga akan dibahas secara mendalam dengan studi kasus.

  • Penyusunan Laporan Keuangan Bank: Materi ini berfokus pada penyusunan laporan keuangan utama bank, yaitu Laporan Posisi Keuangan (Neraca), Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain, Laporan Arus Kas, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Peserta akan mempelajari format standar laporan keuangan bank sesuai dengan PSAK dan regulasi OJK. Selain itu, materi ini juga akan membahas catatan atas laporan keuangan (CALK) yang esensial, yang menyediakan informasi tambahan dan penjelasan detail atas angka-angka dalam laporan keuangan utama. Kemampuan menyusun laporan keuangan yang akurat dan informatif adalah salah satu luaran utama dari Pelatihan Akuntansi Perbankan.

  • Akuntansi Perpajakan Perbankan: Bank sebagai entitas bisnis juga memiliki kewajiban perpajakan yang kompleks, baik PPh Badan, PPh pemotongan/pemungutan, PPN, dan lain-lain. Materi ini akan membahas perlakuan akuntansi untuk transaksi yang memiliki implikasi pajak, perbedaan antara akuntansi komersial dan akuntansi pajak (beda permanen dan beda waktu), serta penyusunan rekonsiliasi fiskal. Pemahaman yang baik tentang akuntansi perpajakan perbankan sangat penting untuk memastikan kepatuhan pajak dan menghindari risiko sengketa dengan otoritas pajak.

  • Akuntansi Syariah Perbankan (Opsional/Tambahan): Bagi mereka yang tertarik pada perbankan syariah, materi ini akan mencakup prinsip-prinsip dasar akuntansi syariah dan perlakuan akuntansi untuk produk-produk perbankan syariah seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, dan salam. Peserta akan mempelajari PSAK Syariah yang relevan dan perbedaan mendasar antara akuntansi konvensional dan syariah. Bagian ini sering menjadi materi tambahan dalam Pelatihan Akuntansi Perbankan yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan spesifik pasar.

  • Analisis Laporan Keuangan Bank: Setelah memahami penyusunan laporan keuangan, materi ini akan melangkah lebih jauh ke analisis. Peserta akan diajarkan teknik-teknik analisis laporan keuangan bank, seperti analisis rasio keuangan (rasio profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, efisiensi), analisis tren, dan perbandingan dengan industri. Kemampuan menganalisis laporan keuangan penting untuk mengevaluasi kinerja bank, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta membuat rekomendasi strategis. Ini adalah keterampilan penting yang diperoleh dari Pelatihan Akuntansi Perbankan.


Tujuan dan Manfaat Pelatihan Akuntansi Perbankan


  • Meningkatkan Pemahaman Komprehensif tentang Akuntansi Perbankan: Tujuan utama dari Pelatihan Akuntansi Perbankan adalah untuk membekali peserta dengan pemahaman yang mendalam dan komprehensif mengenai prinsip-prinsip dasar akuntansi yang diterapkan dalam industri perbankan. Ini mencakup pengetahuan tentang siklus akuntansi, pengakuan, pengukuran, dan pelaporan transaksi keuangan spesifik bank, serta pemahaman tentang kerangka regulasi yang berlaku. Peserta akan mampu mengidentifikasi karakteristik unik transaksi perbankan dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pencatatan keuangan.

  • Mengembangkan Keterampilan Praktis dalam Penyusunan Laporan Keuangan Bank: Selain pemahaman teoritis, Pelatihan Akuntansi Perbankan juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan praktis peserta dalam menyusun laporan keuangan bank yang akurat dan sesuai standar. Ini termasuk kemampuan untuk mengaplikasikan PSAK dan regulasi OJK dalam pencatatan transaksi sehari-hari, menyusun jurnal, memposting ke buku besar, hingga menyajikan laporan keuangan utama seperti Neraca, Laporan Laba Rugi, dan Laporan Arus Kas. Kemampuan ini esensial untuk memastikan kepatuhan dan transparansi.

  • Memahami Perlakuan Akuntansi Instrumen Keuangan Sesuai PSAK 71 (IFRS 9): Salah satu tujuan krusial adalah memastikan peserta memahami secara mendalam penerapan PSAK 71 (IFRS 9) yang merupakan standar terbaru untuk instrumen keuangan. Ini meliputi klasifikasi instrumen keuangan, pengukuran nilai wajar, dan yang terpenting, perhitungan penurunan nilai aset keuangan berdasarkan model kerugian kredit yang diharapkan (Expected Credit Loss/ECL). Pemahaman ini sangat vital mengingat dampak signifikan PSAK 71 terhadap laporan keuangan bank. Pelatihan Akuntansi Perbankan akan membedah setiap aspek standar ini.

  • Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Standar Industri: Pelatihan Akuntansi Perbankan dirancang untuk memastikan bahwa peserta memahami dan mampu mengaplikasikan berbagai regulasi perbankan yang dikeluarkan oleh otoritas seperti Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, serta standar akuntansi yang berlaku. Manfaatnya adalah bank dapat mengurangi risiko ketidakpatuhan, menghindari denda atau sanksi, dan membangun reputasi yang kuat di mata regulator dan publik. Kepatuhan ini juga mencakup aspek pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel.

  • Mendukung Pengambilan Keputusan Bisnis yang Lebih Baik: Dengan pemahaman akuntansi perbankan yang kuat, peserta dapat menganalisis data keuangan secara efektif dan memberikan wawasan yang berharga bagi manajemen. Ini memungkinkan pengambilan keputusan bisnis yang lebih informasional dan strategis, baik itu terkait pengembangan produk baru, ekspansi pasar, manajemen risiko, maupun efisiensi operasional. Pelatihan Akuntansi Perbankan memberdayakan individu untuk berkontribusi lebih dari sekadar pencatatan, menjadi analis keuangan yang kompeten.

  • Mengembangkan Karir Profesional di Sektor Perbankan: Bagi individu, manfaat utama dari Pelatihan Akuntansi Perbankan adalah pengembangan karir yang signifikan. Dengan menguasai bidang ini, peluang untuk menduduki posisi yang lebih strategis di departemen keuangan, akuntansi, atau audit internal bank akan semakin terbuka lebar. Hal ini tidak hanya meningkatkan nilai jual di pasar kerja, tetapi juga memungkinkan individu untuk mencapai potensi maksimal dalam jalur karir mereka di industri perbankan yang dinamis dan menjanjikan.

  • Membangun Jaringan Profesional yang Luas: Keikutsertaan dalam Pelatihan Akuntansi Perbankan seringkali juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan sesama profesional di industri perbankan, instruktur ahli, dan pakar di bidangnya. Ini adalah peluang berharga untuk membangun jaringan (networking) yang luas, berbagi pengalaman, dan mendapatkan perspektif baru. Jaringan ini dapat menjadi aset berharga untuk kolaborasi di masa depan atau sebagai sumber informasi dan dukungan profesional.

  • Meningkatkan Kualitas dan Integritas Laporan Keuangan Bank: Secara keseluruhan, Pelatihan Akuntansi Perbankan berkontribusi pada peningkatan kualitas dan integritas laporan keuangan bank secara nasional. Dengan semakin banyaknya profesional yang kompeten dan memahami standar yang berlaku, risiko kesalahan atau manipulasi dalam pelaporan keuangan dapat diminimalisir. Hal ini pada gilirannya akan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem perbankan dan mendukung stabilitas ekonomi makro.


Kesimpulan Pelatihan Akuntansi Perbankan


Pelatihan Akuntansi Perbankan merupakan investasi strategis yang tidak dapat ditawar lagi dalam upaya memperkuat fondasi industri perbankan di Indonesia. Pentingnya pelatihan ini tidak hanya terletak pada transfer pengetahuan teknis akuntansi, melainkan juga pada pembentukan profesional yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika regulasi serta teknologi. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai prinsip-prinsip akuntansi, instrumen keuangan perbankan, dan standar pelaporan terkini seperti PSAK 71, para peserta akan mampu menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan kredibel, yang menjadi tulang punggung bagi setiap keputusan strategis dan operasional bank. Ini sangat penting untuk menjaga stabilitas finansial.

Lebih dari sekadar kepatuhan, Pelatihan Akuntansi Perbankan memberdayakan individu untuk berperan aktif dalam mitigasi risiko, peningkatan efisiensi operasional, dan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan bank secara keseluruhan. Kemampuan menganalisis laporan keuangan dan memberikan wawasan yang berarti adalah nilai tambah yang diperoleh dari pelatihan ini, mengubah akuntan dari sekadar pencatat menjadi mitra strategis yang esensial. Bagi Pusat Edukasi Indonesia, komitmen untuk menyediakan Pelatihan Akuntansi Perbankan yang berkualitas tinggi adalah bagian dari visi kami untuk mengembangkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Kami mengundang Anda, para profesional, calon akuntan, dan siapa pun yang berdedikasi untuk berkarir di sektor perbankan, untuk tidak menunda lagi kesempatan emas ini. Bergabunglah dengan Pelatihan Akuntansi Perbankan di Pusat Edukasi Indonesia dan kuasai dasar-dasar penting sekarang untuk membuka potensi karir Anda yang lebih luas dan berkontribusi secara nyata pada kemajuan industri perbankan nasional. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari solusi dan agen perubahan di sektor keuangan!

Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Metode Pelatihan Akuntansi Perbankan

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Akuntansi Perbankan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Pelatihan Akuntansi Perbankan

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Pelatihan Akuntansi Perbankan

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Akuntansi Perbankan:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek Akuntansi Perbankan

  • Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
  • website : peindo.com
Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Pelatihan Akuntansi Perbankan: Kuasai Dasar-Dasar Penting Sekarang

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)