Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Pelatihan ini adalah kunci untuk mahir menyusun Memorandum of Understanding (MOU) yang efektif dan kuat di tahun 2025. Anda akan belajar teknik perjanjian andal, mulai dari struktur hingga implikasi hukum, guna meminimalkan risiko sengketa dan memaksimalkan kolaborasi. Bimtek ini sangat penting karena membekali Anda dengan keahlian krusial dalam negosiasi dan penyusunan dokumen, memastikan setiap kesepakatan menjadi fondasi solid bagi kemitraan sukses dan profesionalisme bisnis Anda di masa depan.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal

Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal. Dalam lanskap bisnis dan kelembagaan yang semakin kompleks dan dinamis, kemampuan untuk menjalin kerja sama yang kokoh dan saling menguntungkan menjadi krusial. Salah satu instrumen fundamental yang memfasilitasi terwujudnya kolaborasi adalah Memorandum of Understanding (MOU), atau yang kerap diterjemahkan sebagai nota kesepahaman, nota kesepakatan, perjanjian kerja sama, atau bahkan perjanjian pendahuluan. Dokumen ini berperan sebagai landasan awal yang menegaskan niat dan komitmen para pihak sebelum melangkah ke dalam kontrak yang lebih terperinci dan mengikat secara hukum. Memahami esensi dan seluk-beluk penyusunan MOU yang efektif adalah keterampilan vital yang harus dimiliki oleh setiap profesional.
Meskipun secara eksplisit tidak dikenal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), keberadaan dan kekuatan mengikat MOU dalam praktik bisnis modern sangat didukung oleh prinsip-prinsip hukum yang relevan. Pasal 1338 KUH Perdata, yang menyatakan bahwa semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya, menjadi landasan kuat bagi pengakuan MOU. Selain itu, Pasal 1320 KUH Perdata, khususnya mengenai syarat sahnya perjanjian terkait kesepakatan, turut memperkuat posisi MOU sebagai dokumen yang mengikat karena adanya persetujuan kehendak dari para pihak.
Lebih jauh, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional juga dapat diinterpretasikan sebagai dasar hukum yang memperkuat kedudukan MOU, terutama dalam konteks kesepakatan lintas negara. Ini menunjukkan bahwa MOU bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan sebuah instrumen hukum yang memiliki implikasi serius. Oleh karena itu, penting sekali bagi individu dan organisasi untuk memiliki pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana menyusun MOU yang tidak hanya jelas dan akurat, tetapi juga memiliki kekuatan hukum yang memadai untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat.
Mengingat peranan strategis MOU dalam memayungi berbagai bentuk kerja sama, pelatihan penyusunan MOU menjadi investasi yang tak ternilai bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para profesional dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk merancang, menegosiasikan, dan menyusun MOU yang efektif. Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa pelatihan penyusunan MOU sangat penting, apa saja manfaat yang dapat diperoleh, serta materi-materi kunci yang akan dibahas dalam pelatihan komprehensif ini untuk mempersiapkan Anda menghadapi tantangan di tahun 2025 dan seterusnya.
Definisi Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Memorandum of Understanding (MOU), atau Nota Kesepahaman, secara fundamental adalah sebuah dokumen tertulis yang berfungsi sebagai deklarasi niat bersama antara dua atau lebih pihak untuk mencapai tujuan tertentu melalui kerja sama. Dokumen ini menggambarkan kerangka umum kesepakatan, mengidentifikasi poin-poin utama yang telah disepakati, dan sering kali menjadi prekursor sebelum penandatanganan kontrak yang lebih formal dan mengikat secara hukum. Meskipun fleksibel, MOU tetap merupakan dokumen penting yang menunjukkan komitmen awal dan pemahaman bersama antarpihak.
Definisi ini diperkuat oleh praktik yang umum berlaku di dunia bisnis dan organisasi, di mana MOU digunakan untuk menetapkan ekspektasi, tanggung jawab, dan lingkup kerja sama secara garis besar. MOU membedakan diri dari kontrak penuh karena seringkali tidak memiliki semua elemen yang diperlukan untuk menjadi perjanjian yang dapat ditegakkan secara hukum di pengadilan. Namun, hal ini tidak mengurangi signifikansinya sebagai alat untuk membangun kepercayaan, mengelola ekspektasi, dan memberikan arah awal bagi semua pihak yang terlibat dalam suatu proyek atau kemitraan.
Penting untuk dipahami bahwa meskipun MOU seringkali dianggap tidak mengikat secara hukum dalam arti sempit, ia tetap menciptakan kewajiban moral dan etika bagi para pihak. Pelanggaran terhadap poin-poin yang disepakati dalam MOU dapat merusak reputasi, menghambat negosiasi kontrak di masa depan, dan bahkan memicu sengketa meskipun tidak ada tuntutan hukum formal. Oleh karena itu, penyusunan MOU memerlukan ketelitian dan pemahaman mendalam tentang implikasi dari setiap klausul yang dimuat di dalamnya, baik secara formal maupun informal.
Dengan demikian, Pelatihan Penyusunan MOU didefinisikan sebagai program edukasi komprehensif yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis dalam merumuskan MOU yang efektif, jelas, dan sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku. Pelatihan ini mencakup pemahaman mendalam tentang struktur MOU, teknik perumusan bahasa yang presisi, strategi negosiasi, serta bagaimana mengidentifikasi dan memitigasi potensi risiko. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap MOU yang disusun mampu menjadi fondasi yang kokoh bagi kerja sama yang sukses dan berkelanjutan.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Peran dan pentingnya Pelatihan Penyusunan MOU sangat krusial dalam konteks bisnis dan organisasi modern, mengingat kompleksitas dan dinamika kerja sama antarpihak.
Membangun Fondasi Komunikasi dan Kepercayaan yang Solid MOU berfungsi sebagai fondasi awal yang memungkinkan para pihak untuk secara terbuka mengartikulasikan tujuan, harapan, dan komitmen masing-masing. Pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan untuk menyusun dokumen yang secara jelas menguraikan kesepakatan awal, sehingga meminimalkan potensi kesalahpahaman di kemudian hari. Dengan adanya pemahaman yang seragam sejak awal, kepercayaan antarpihak dapat terbangun lebih kuat, menjadi dasar yang kokoh untuk hubungan kemitraan jangka panjang yang sukses.
Mengurangi Risiko Miskomunikasi dan Sengketa Potensial Salah satu manfaat terbesar dari MOU yang disusun dengan baik adalah kemampuannya untuk mencegah miskomunikasi. Pelatihan penyusunan MOU mengajarkan peserta bagaimana menggunakan bahasa yang tepat, lugas, dan bebas dari ambiguitas, memastikan setiap klausul dipahami secara seragam oleh semua pihak. Ini secara signifikan mengurangi risiko terjadinya sengketa atau perselisihan yang mungkin timbul akibat interpretasi yang berbeda terhadap kesepakatan awal, sehingga menciptakan lingkungan kerja sama yang lebih harmonis dan produktif.
Memperjelas Tujuan Bersama dan Ruang Lingkup Kerja Sama Sebuah MOU yang efektif harus secara eksplisit menyatakan tujuan bersama dan ruang lingkup kegiatan yang akan dilakukan. Pelatihan ini membimbing peserta dalam mengidentifikasi dan merumuskan tujuan-tujuan tersebut secara spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART). Dengan demikian, semua pihak memiliki panduan yang jelas mengenai arah kerja sama dan batasan-batasan tanggung jawab masing-masing, mencegah adanya penyimpangan atau tumpang tindih dalam pelaksanaan kegiatan.
Menyediakan Kerangka Kerja untuk Negosiasi Kontrak Lanjutan MOU seringkali menjadi langkah awal sebelum masuk ke tahap negosiasi kontrak yang lebih rinci dan mengikat secara hukum. Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman tentang bagaimana MOU dapat menjadi alat strategis dalam proses negosiasi tersebut. Peserta akan belajar cara menyusun MOU yang tidak hanya mencerminkan kesepakatan awal, tetapi juga memberikan fleksibilitas yang cukup untuk negosiasi lebih lanjut, memastikan bahwa kepentingan semua pihak dapat diakomodasi dalam kontrak final.
Meningkatkan Kredibilitas dan Profesionalisme Organisasi Kemampuan untuk menyusun MOU yang rapi, profesional, dan sesuai dengan standar hukum menunjukkan tingkat profesionalisme dan tata kelola yang baik dari sebuah organisasi. Pelatihan ini membantu individu dan organisasi meningkatkan kapabilitas mereka dalam menyusun dokumen hukum yang kredibel. Hal ini tidak hanya memperkuat posisi mereka dalam setiap negosiasi, tetapi juga meningkatkan citra positif di mata mitra bisnis, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
Efisiensi Waktu dan Biaya dalam Proses Hukum Meskipun MOU seringkali tidak mengikat sekuat kontrak, penyusunan yang cermat dapat mencegah kebutuhan akan intervensi hukum yang mahal dan memakan waktu di kemudian hari. Pelatihan penyusunan MOU memberikan wawasan tentang bagaimana mengidentifikasi potensi masalah hukum sejak dini dan merumuskan klausul yang dapat meminimalisir risiko tersebut. Ini merupakan investasi strategis yang dapat menghemat waktu dan biaya litigasi di masa depan, memungkinkan organisasi untuk fokus pada inti bisnisnya.
Materi Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Materi Pelatihan Penyusunan MOU ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada peserta dalam menyusun Memorandum of Understanding yang efektif dan sesuai standar.
Judul Nota Kesepahaman: Pentingnya Kejelasan dan Daya Tarik Bagian ini membahas esensi penyusunan judul MOU yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik perhatian dan relevan dengan isi dokumen. Peserta akan diajari bagaimana memilih kata-kata kunci yang tepat, mempertimbangkan panjang judul agar ringkas namun tetap jelas, serta memastikan judul mencerminkan esensi kerja sama yang akan dijalin. Contoh-contoh judul MOU yang efektif dari berbagai sektor akan disajikan untuk memberikan inspirasi dan pemahaman praktis mengenai cara merumuskan judul yang kuat.
Pembukaan Nota Kesepahaman: Pondasi Formalitas dan Kontekstualisasi Pembukaan MOU merupakan bagian krusial yang meletakkan dasar formalitas dan konteks dokumen. Materi ini mencakup empat elemen utama. Pertama, pencantuman hari, tanggal, bulan, tahun, dan tempat penandatanganan, yang sangat penting untuk memberikan legitimasi waktu dan lokasi dokumen. Kedua, identifikasi jabatan para pihak yang terlibat, memastikan kejelasan peran dan wewenang masing-masing. Ketiga, pembahasan konsiderans atau pertimbangan, yaitu latar belakang dan alasan yang mendasari dibuatnya MOU, yang membantu memberikan konteks historis dan urgensi. Peserta akan diajarkan cara menyusun setiap elemen ini dengan presisi dan kejelasan, memastikan tidak ada ruang untuk salah tafsir.
Substansi Nota Kesepahaman: Merinci Inti Kesepakatan Bagian substansi adalah jantung dari setiap MOU, di mana rincian kesepakatan dijabarkan secara sistematis. Pelatihan ini akan membahas lima poin utama dalam substansi. Pertama, Maksud atau Tujuan, yaitu penetapan alasan utama dibentuknya kerja sama dan hasil yang diharapkan. Kedua, Ruang Lingkup Kegiatan, yang mendefinisikan batasan dan area kerja sama secara spesifik. Ketiga, Realisasi Kegiatan, menjelaskan bagaimana kegiatan akan dilaksanakan dan tahapan-tahapan yang akan dilalui. Keempat, Jangka Waktu, penetapan durasi berlakunya MOU. Kelima, Biaya Penyelenggaraan Kegiatan, jika ada alokasi anggaran atau tanggung jawab finansial. Terakhir, Aturan Peralihan, yang menjelaskan bagaimana situasi tertentu akan ditangani jika terjadi perubahan atau pengakhiran. Setiap poin akan dibahas secara mendalam dengan contoh-contoh praktis, membantu peserta merumuskan substansi MOU yang komprehensif.
Penutup Nota Kesepahaman: Penegasan dan Validasi Penutup MOU berfungsi sebagai bagian yang mengakhiri dokumen dan memberikan penegasan hukum. Materi ini akan menjelaskan pentingnya bahasa penutup yang jelas dan ringkas, yang menyatakan bahwa MOU telah dibaca, dipahami, dan disetujui oleh semua pihak. Penekanan akan diberikan pada formulasi kalimat penutup yang sah secara hukum, memastikan bahwa dokumen tersebut memiliki kekuatan mengikat sesuai dengan niat para pihak.
Bagian Tanda Tangan Para Pihak: Legitimasi dan Akuntabilitas Bagian tanda tangan merupakan elemen krusial yang memberikan legalitas dan akuntabilitas pada MOU. Pelatihan ini akan membahas dua aspek utama. Pertama, Keabsahan Nota Kesepahaman atau Nota Kesepakatan, yang memastikan bahwa tanda tangan dilakukan oleh individu yang berwenang dan secara sah mewakili institusinya. Kedua, Penandatangan Nota Kesepahaman, yaitu penyebutan nama lengkap, jabatan, dan institusi dari setiap penanda tangan. Peserta akan diajarkan praktik terbaik dalam menyiapkan bagian tanda tangan, termasuk pentingnya saksi atau notaris jika diperlukan, untuk memastikan validitas dan kekuatan hukum dokumen.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Pelatihan Penyusunan MOU ini memiliki serangkaian tujuan dan manfaat strategis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional dalam mengelola kerja sama.
Meningkatkan Pemahaman Mendalam tentang Struktur dan Elemen Kunci MOU Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk memberikan peserta pemahaman yang komprehensif mengenai anatomi sebuah MOU, mulai dari judul hingga bagian tanda tangan. Peserta akan diajarkan setiap komponen, termasuk pembukaan yang memuat detail waktu dan pihak, substansi yang mencakup maksud, tujuan, ruang lingkup, jangka waktu, dan biaya, hingga bagian penutup. Manfaatnya adalah peserta akan mampu mengidentifikasi dan memahami signifikansi setiap elemen, sehingga dapat menyusun MOU yang lengkap dan sesuai standar, menghindari kesalahan fatal dalam perumusan dokumen penting ini.
Mengembangkan Kemampuan Menyusun MOU yang Jelas, Tepat, dan Bebas Ambiguitas Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam merumuskan klausul-klausul MOU menggunakan bahasa yang presisi, lugas, dan tidak multitafsir. Fokusnya adalah pada penggunaan terminologi yang tepat dan struktur kalimat yang efektif untuk menghindari interpretasi ganda. Manfaat yang diperoleh adalah peserta akan mampu menghasilkan dokumen MOU yang sangat jelas, meminimalkan potensi kesalahpahaman dan perselisihan di kemudian hari, karena setiap pihak memiliki pemahaman yang seragam tentang isi kesepakatan.
Mengurangi Risiko Sengketa dan Perselisihan Hukum di Masa Depan Salah satu tujuan krusial dari pelatihan ini adalah membekali peserta dengan pengetahuan tentang bagaimana menyusun MOU yang dapat memitigasi risiko sengketa. Peserta akan diajarkan untuk mengidentifikasi potensi area konflik dan merumuskan klausul yang dapat mengantisipasi serta menyelesaikan perselisihan secara damai. Manfaat langsungnya adalah penurunan signifikan dalam probabilitas terjadinya sengketa atau litigasi, yang pada gilirannya menghemat waktu, biaya, dan menjaga reputasi baik semua pihak yang terlibat dalam kerja sama.
Meningkatkan Keterampilan Negosiasi yang Efektif dalam Konteks MOU Pelatihan ini juga bertujuan untuk mengasah kemampuan negosiasi peserta, yang merupakan elemen vital dalam penyusunan MOU. Peserta akan mempelajari berbagai teknik negosiasi, strategi komunikasi, dan cara membangun konsensus yang menguntungkan semua pihak. Manfaatnya adalah peserta akan lebih percaya diri dan mampu mencapai kesepakatan yang optimal, memastikan bahwa MOU yang dihasilkan tidak hanya adil tetapi juga mencerminkan kepentingan terbaik dari semua pihak yang berpartisipasi.
Membangun Fondasi untuk Hubungan Bisnis atau Kemitraan yang Lebih Kuat dan Formal Tujuan strategis lainnya adalah membekali peserta dengan kemampuan untuk menggunakan MOU sebagai jembatan menuju kontrak yang lebih formal dan mengikat. Pelatihan ini menekankan bagaimana MOU yang kuat dapat menjadi landasan untuk membangun kepercayaan dan komitmen jangka panjang. Manfaat yang didapat adalah terciptanya hubungan bisnis atau kemitraan yang lebih kokoh dan berkelanjutan, karena semua pihak telah sepakat pada kerangka kerja awal yang jelas dan transparan sebelum melangkah ke komitmen yang lebih besar.
Meningkatkan Efisiensi dan Profesionalisme dalam Proses Kerja Sama Pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses penyusunan MOU, menjadikannya lebih efisien dan profesional. Peserta akan diajarkan praktik terbaik dalam manajemen dokumen, koordinasi antarpihak, dan penggunaan templat yang efektif. Manfaatnya adalah peningkatan efisiensi operasional, pengurangan waktu yang dihabiskan untuk negosiasi awal, dan peningkatan citra profesional organisasi, yang pada akhirnya dapat menarik lebih banyak peluang kerja sama di masa depan.
Kesimpulan Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Sebagai penutup, menjadi sangat jelas bahwa Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal bukan sekadar program edukasi tambahan, melainkan sebuah investasi krusial dalam pengembangan kapasitas profesional dan keberlangsungan organisasi. Di tengah dinamika bisnis yang terus berubah, kemampuan untuk menyusun Memorandum of Understanding (MOU) yang efektif dan sah secara hukum menjadi keterampilan yang tidak dapat ditawar lagi. Pelatihan ini membekali Anda dengan pemahaman mendalam tentang setiap detail MOU, dari struktur, isi, hingga implikasi hukumnya, memastikan bahwa setiap kesepakatan yang Anda buat adalah fondasi yang kokoh untuk kerja sama yang sukses.
Pentingnya pelatihan ini tidak hanya terletak pada peningkatan kemampuan teknis dalam merumuskan dokumen, tetapi juga dalam meminimalkan risiko sengketa di kemudian hari, meningkatkan efisiensi proses negosiasi, dan membangun hubungan kemitraan yang lebih kuat. Dengan menguasai teknik penyusunan MOU yang andal, Anda akan mampu menciptakan dokumen yang tidak hanya jelas dan komprehensif, tetapi juga mampu melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat. Inilah saatnya untuk tidak hanya memahami, tetapi juga menguasai seni menyusun perjanjian yang efektif.
Jangan biarkan potensi kesalahpahaman atau sengketa menghambat langkah maju organisasi Anda. Bergabunglah dengan Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025 di Pusat Edukasi Indonesia dan kuasai teknik perjanjian andal yang akan membawa Anda pada puncak profesionalisme. Ambil langkah proaktif ini untuk memperkuat fondasi kolaborasi Anda, memastikan setiap MOU yang Anda tanda tangani adalah langkah strategis menuju kesuksesan bersama. Segera daftarkan diri Anda dan jadilah bagian dari para profesional yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri dan kompetensi!

Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
Metode Pelatihan Penyusunan MOU
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Penyusunan MOU:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Penyusunan MOU
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Penyusunan MOU
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Penyusunan MOU:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Penyusunan MOU
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan Penyusunan MOU Terbaru 2025: Kuasai Teknik Perjanjian Andal
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

