Pelatihan Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Pengenalan Bimtek Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif! Pelatihan ini krusial untuk menguasai teknologi remote sensing, memungkinkan Anda menganalisis citra satelit seperti Landsat dan Sentinel. Kami fokus pada koreksi citra dan pengolahan data geospasial yang akurat. Bimtek ini sangat penting karena membekali Anda dengan keterampilan praktis untuk pemantauan lingkungan, manajemen sumber daya, dan analisis spasial. Tingkatkan kompetensi Anda dan jadilah ahli di bidang penginderaan jauh untuk mendukung pengambilan keputusan yang presisi dan berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan ini!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif

Pelatihan Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif
Pelatihan Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif. Di era digital yang berkembang pesat ini, informasi geografis menjadi tulang punggung bagi berbagai sektor, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga perencanaan kota. Salah satu teknologi krusial yang memungkinkan perolehan data geografis secara efisien adalah remote sensing atau penginderaan jauh. Teknologi ini merevolusi cara kita memahami dan berinteraksi dengan bumi, menawarkan pandangan komprehensif tanpa memerlukan kontak fisik langsung dengan objek yang diamati. Dengan memanfaatkan sensor pada platform seperti satelit dan pesawat udara, remote sensing mampu mengumpulkan data berharga yang melampaui kemampuan observasi manusia.
Remote sensing telah membuktikan perannya yang tak tergantikan dalam mendukung kebijakan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dan inisiatif pembangunan yang bertanggung jawab. Data yang dihasilkan oleh teknologi ini sangat penting untuk pemantauan lingkungan, pemetaan sumber daya alam, prakiraan cuaca, serta analisis perubahan dan dinamika permukaan bumi. Kemampuannya untuk memantau area yang luas dan sulit dijangkau menjadikannya alat yang sangat efektif untuk memahami tren jangka panjang dan merespons tantangan lingkungan secara proaktif.
Meskipun banyak citra satelit penginderaan jauh kini dapat diakses secara gratis, tidak semua data tersebut siap digunakan secara langsung. Sebagian besar citra memerlukan serangkaian tahap koreksi yang kompleks untuk meminimalkan kesalahan dan memastikan akurasi informasi yang terkandung di dalamnya. Koreksi ini sangat penting, terutama ketika citra mengalami gangguan akibat kesalahan satelit atau fenomena atmosferik, yang jika tidak ditangani dapat mengurangi kejelasan dan keandalan data.
Memahami konsep dan praktik koreksi citra adalah fondasi krusial dalam pemanfaatan data remote sensing. Pelatihan remote sensing ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar dan lanjutan tentang koreksi citra, memungkinkan mereka untuk mengolah berbagai jenis citra satelit secara mandiri. Dengan pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip penginderaan jauh atau inderaja, peserta akan mampu mengaplikasikan pengolahan citra digital dasar dalam analisis spasial untuk mendukung keputusan yang lebih informatif dan berbasis data.
Definisi Remote Sensing
Remote sensing, atau penginderaan jauh, dapat didefinisikan sebagai ilmu dan seni untuk memperoleh informasi mengenai suatu objek, area, atau fenomena melalui analisis data yang dikumpulkan oleh perangkat yang tidak bersentuhan langsung dengan objek, area, atau fenomena yang sedang diselidiki. Ini melibatkan penggunaan sensor yang terpasang pada platform seperti satelit, pesawat udara, atau bahkan drone, untuk merekam energi yang dipantulkan atau dipancarkan dari permukaan bumi. Proses ini memungkinkan pengumpulan data secara efisien dari jarak jauh, menjadikannya metode yang sangat fleksibel dan skalabel untuk berbagai aplikasi.
Inti dari remote sensing terletak pada interaksi antara energi elektromagnetik dan objek di permukaan bumi. Setiap objek memiliki karakteristik unik dalam memantulkan, menyerap, atau memancarkan energi pada panjang gelombang tertentu dari spektrum elektromagnetik. Sensor remote sensing dirancang untuk mendeteksi dan mengukur variasi energi ini. Data yang terekam kemudian diinterpretasikan untuk mengidentifikasi jenis objek, mengukur propertinya, atau memantau perubahannya seiring waktu, memberikan wawasan yang mendalam tentang kondisi lingkungan.
Data yang dikumpulkan melalui remote sensing seringkali dalam bentuk citra digital, yang terdiri dari ribuan hingga jutaan piksel. Setiap piksel merepresentasikan nilai energi yang diukur dari area tertentu di permukaan bumi. Sebelum dapat digunakan untuk analisis, citra ini seringkali memerlukan proses pra-pemrosesan yang kompleks, termasuk koreksi radiometrik, geometrik, dan atmosferik. Tahap koreksi ini esensial untuk menghilangkan distorsi dan memastikan bahwa nilai piksel merepresentasikan informasi yang akurat dan dapat diandalkan dari objek yang diamati.
Dalam konteks yang lebih luas, remote sensing merupakan komponen integral dari Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang diperoleh dari penginderaan jauh dapat diintegrasikan dengan informasi geografis lainnya dalam SIG untuk analisis spasial yang lebih komprehensif. Kombinasi kedua teknologi ini memungkinkan para profesional untuk membuat peta tematik, melakukan pemodelan spasial, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di berbagai bidang, mulai dari konservasi hingga perencanaan tata ruang, memperkuat perannya dalam pengelolaan bumi.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Remote Sensing
Pelatihan remote sensing memiliki peran krusial dalam mempersiapkan individu untuk menghadapi tantangan dan peluang di era informasi geografis. Pentingnya pelatihan ini tidak hanya terletak pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut secara efektif dalam berbagai konteks.
Peningkatan Kemampuan Analisis Spasial: Pelatihan remote sensing membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang konsep-konsep inti penginderaan jauh, termasuk prinsip dasar spektrum elektromagnetik, jenis-jenis sensor, dan proses akuisisi data. Kemampuan ini sangat penting untuk memahami bagaimana data citra dihasilkan dan karakteristiknya. Dengan pengetahuan ini, peserta dapat menginterpretasikan citra satelit dengan lebih akurat, mengidentifikasi pola, dan menganalisis tren spasial yang kompleks, yang pada gilirannya akan meningkatkan kemampuan mereka dalam membuat keputusan berbasis lokasi.
Penguasaan Teknik Koreksi Citra yang Kompleks: Salah satu aspek paling penting dari remote sensing adalah koreksi citra, yang memastikan bahwa data yang diperoleh akurat dan bebas dari distorsi. Pelatihan ini secara khusus menyoroti berbagai teknik koreksi, mulai dari koreksi radiometrik yang mengatasi variasi intensitas cahaya hingga koreksi geometrik yang menyelaraskan posisi piksel dengan koordinat geografis sebenarnya, serta koreksi atmosferik yang menghilangkan efek hamburan dan penyerapan oleh atmosfer. Dengan menguasai teknik-teknik ini, peserta dapat mengubah citra mentah menjadi data yang siap untuk analisis lanjutan, mengurangi potensi kesalahan interpretasi.
Optimalisasi Pemanfaatan Data Citra Gratis: Meskipun banyak citra satelit, seperti Landsat 8, Sentinel-1, Sentinel-2, dan Sentinel-3, tersedia secara gratis, kualitas dan kesiapan penggunaan data tersebut bervariasi. Pelatihan remote sensing mengajarkan peserta cara memproses citra-citra ini agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Ini mencakup pemahaman tentang karakteristik unik setiap jenis citra dan penyesuaian metode pemrosesan yang sesuai, sehingga data yang sebelumnya tidak siap pakai dapat diubah menjadi informasi berharga untuk berbagai aplikasi, menghemat biaya akuisisi data.
Dukungan untuk Pengambilan Keputusan Berbasis Bukti: Data remote sensing adalah sumber informasi yang kuat untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di berbagai sektor. Dengan kemampuan untuk mengolah dan menganalisis citra, peserta pelatihan dapat menghasilkan peta tematik, laporan perubahan lahan, atau analisis risiko bencana yang akurat. Informasi ini menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah, industri, dan organisasi non-profit dalam merumuskan kebijakan, merencanakan proyek, dan mengelola sumber daya secara lebih efektif dan efisien, berdasarkan bukti konkret dari observasi bumi.
Pengembangan Karir di Bidang Geospasial: Kebutuhan akan profesional yang terampil dalam remote sensing terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri geospasial. Pelatihan remote sensing membuka peluang karir yang luas di berbagai sektor, termasuk lingkungan, pertanian, kehutanan, pertambangan, dan mitigasi bencana. Peserta yang menguasai teknik pengolahan dan analisis citra akan memiliki keunggulan kompetitif di pasar kerja, memungkinkan mereka untuk berkontribusi pada proyek-proyek inovatif dan solusi berbasis geospasial, serta mengembangkan keahlian yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini.
Materi Pelatihan Remote Sensing
Materi pelatihan remote sensing ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan pemahaman mendalam dari konsep dasar hingga aplikasi praktis, memastikan peserta memiliki bekal yang cukup untuk mengolah dan menganalisis data penginderaan jauh secara mandiri.
Pengantar Remote Sensing: Bagian ini memperkenalkan definisi dan konsep dasar remote sensing, menjelaskan bagaimana teknologi ini memungkinkan pengamatan objek tanpa kontak fisik langsung. Peserta akan diajak menelusuri sejarah panjang dan perkembangan teknologi remote sensing, dari awal mula fotografi udara hingga munculnya satelit modern. Pembahasan mencakup evolusi sensor, platform, dan metode analisis yang telah mengubah cara kita memahami permukaan bumi, memberikan konteks historis yang kuat untuk materi selanjutnya.
Prinsip Dasar Remote Sensing: Materi ini menggali lebih dalam tentang prinsip-prinsip fundamental di balik penginderaan jauh. Peserta akan mempelajari berbagai jenis sensor, termasuk optik yang merekam cahaya tampak, termal yang mendeteksi panas, dan radar yang menggunakan gelombang mikro. Penjelasan rinci tentang spektrum elektromagnetik dan karakteristik respons masing-masing sensor terhadap berbagai panjang gelombang akan dipaparkan. Selain itu, proses pengumpulan data, mulai dari akuisisi hingga transmisi, akan dijelaskan secara mendalam untuk memahami alur kerja data.
Teknologi Pemantauan: Fokus bagian ini adalah pada berbagai platform dan instrumen sensor yang digunakan dalam remote sensing. Peserta akan memahami perbedaan antara penggunaan satelit, yang menyediakan cakupan global dan pemantauan berulang, serta pesawat udara, yang menawarkan fleksibilitas dan resolusi tinggi untuk area lokal. Pembahasan juga mencakup beragam jenis platform dan instrumen sensor modern, termasuk sensor pasif yang mengandalkan energi matahari dan sensor aktif yang memancarkan energinya sendiri, memberikan wawasan tentang keunggulan dan keterbatasan masing-masing.
Perangkat Keras dan Perangkat Lunak: Materi ini memperkenalkan peserta pada ekosistem teknologi remote sensing, termasuk perangkat keras utama seperti sensor, platform, dan stasiun bumi. Selain itu, fokus utama akan diberikan pada perangkat lunak pemrosesan citra yang esensial, seperti ENVI, ArcGIS, dan platform lainnya yang relevan. Peserta akan diajarkan fitur-fitur kunci dari perangkat lunak ini, termasuk antarmuka, alat pengolahan, dan kemampuan visualisasi, mempersiapkan mereka untuk praktik langsung dalam analisis data.
Analisis Data Remote Sensing: Bagian ini adalah inti dari pengolahan citra digital. Peserta akan mempelajari secara detail tahap-tahap pengolahan citra dan pra-pemrosesan, termasuk koreksi radiometrik untuk kalibrasi nilai piksel, koreksi geometrik untuk akurasi spasial, dan koreksi atmosferik untuk menghilangkan efek gangguan atmosfer. Selanjutnya, materi akan mencakup teknik klasifikasi citra, seperti supervised dan unsupervised classification, serta metode ekstraksi fitur untuk mengidentifikasi objek spesifik. Pemodelan spasial juga akan diperkenalkan sebagai alat untuk menganalisis hubungan antar data.
Aplikasi Remote Sensing: Materi ini menunjukkan beragam aplikasi praktis dari remote sensing di berbagai sektor. Contohnya meliputi pertanian dan pemantauan tanaman, di mana citra digunakan untuk menilai kesehatan tanaman dan memprediksi hasil panen. Di bidang kehutanan, remote sensing membantu pengelolaan hutan lestari dan deteksi deforestasi. Materi juga membahas pemantauan lingkungan dan perubahan iklim, mitigasi bencana, serta pemetaan risiko, menunjukkan bagaimana data penginderaan jauh mendukung solusi untuk tantangan global.
Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Bagian ini menekankan pentingnya interpretasi data remote sensing untuk mendukung pengambilan keputusan yang informatif. Melalui studi kasus dari berbagai sektor, peserta akan melihat bagaimana informasi yang diperoleh dari citra dapat diubah menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Ini mencakup penggunaan data untuk perencanaan tata ruang, alokasi sumber daya, dan evaluasi dampak lingkungan, menunjukkan bagaimana teknologi ini memperkuat proses kebijakan dan strategi di tingkat lokal maupun nasional.
Etika dalam Remote Sensing: Materi ini membahas aspek-aspek etika yang terkait dengan penggunaan data remote sensing. Peserta akan diperkenalkan pada isu-isu penting seperti privasi dan keamanan informasi, terutama dalam konteks penggunaan citra beresolusi tinggi yang dapat mengidentifikasi individu atau properti. Diskusi juga akan mencakup tanggung jawab penggunaan data untuk tujuan yang etis dan menghindari penyalahgunaan, memastikan peserta memahami implikasi sosial dan moral dari pekerjaan mereka di bidang ini.
Pengenalan Sistem Informasi Geografis (SIG): Bagian ini menjelaskan hubungan erat antara remote sensing dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Peserta akan memahami bagaimana data yang dihasilkan dari penginderaan jauh dapat diintegrasikan ke dalam lingkungan SIG untuk analisis spasial yang lebih komprehensif. Materi ini menyoroti bagaimana SIG memungkinkan visualisasi, pengelolaan, dan analisis data geospasial dari berbagai sumber, termasuk citra satelit, untuk menghasilkan informasi yang lebih kaya dan mendukung keputusan yang lebih baik.
Proyek Lapangan dan Latihan Praktis: Untuk memperkuat pemahaman, pelatihan ini mencakup sesi proyek lapangan yang memungkinkan peserta mengumpulkan data di lapangan (jika memungkinkan) dan latihan praktis menggunakan perangkat lunak. Sesi ini akan berfokus pada pengolahan dan analisis data nyata, memungkinkan peserta untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari dalam skenario praktis. Pengalaman langsung ini sangat berharga untuk mengembangkan keterampilan teknis dan memecahkan masalah di dunia nyata, menyiapkan mereka untuk implementasi di lapangan.
Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan: Materi ini secara spesifik menyoroti peran vital remote sensing dalam konservasi sumber daya alam dan perlindungan lingkungan. Peserta akan diajak untuk memahami bagaimana data citra dapat digunakan untuk memantau deforestasi, menilai kesehatan ekosistem, melacak perubahan tutupan lahan, dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian konservasi. Studi kasus tentang dampak positif remote sensing terhadap lingkungan akan disajikan, menunjukkan kontribusinya dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.
Diskusi Panel dan Presentasi Kasus Penggunaan: Pelatihan diakhiri dengan diskusi panel yang melibatkan para ahli dan praktisi remote sensing. Ini adalah kesempatan berharga bagi peserta untuk berinteraksi dengan profesional berpengalaman, mengajukan pertanyaan, dan mendapatkan wawasan dari pengalaman lapangan. Selain itu, sesi presentasi kasus penggunaan dari peserta pelatihan akan diadakan, memungkinkan mereka untuk berbagi proyek atau studi mereka sendiri, mempromosikan kolaborasi, dan memperkaya pemahaman kolektif tentang beragam aplikasi remote sensing.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Remote Sensing
Pelatihan remote sensing dirancang dengan serangkaian tujuan dan manfaat yang jelas, memastikan peserta memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang relevan serta dapat diaplikasikan secara nyata dalam berbagai sektor.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Dasar Penginderaan Jauh: Tujuan utama pelatihan ini adalah memperdalam pemahaman peserta tentang konsep fundamental remote sensing, mulai dari prinsip akuisisi data hingga interpretasi citra. Manfaatnya, peserta akan mampu mengidentifikasi berbagai jenis citra satelit dan memahami karakteristik uniknya, seperti resolusi spasial, spektral, dan temporal, yang sangat penting untuk memilih data yang tepat sesuai kebutuhan analisis. Pemahaman ini akan menjadi landasan kuat untuk pengembangan keterampilan yang lebih lanjut dalam pemrosesan dan analisis citra.
Menguasai Teknik Koreksi Citra untuk Data Akurat: Pelatihan ini bertujuan agar peserta menguasai berbagai teknik koreksi citra, termasuk koreksi radiometrik untuk menghilangkan distorsi kecerahan, koreksi geometrik untuk memastikan akurasi lokasi, dan koreksi atmosferik yang mengurangi efek gangguan atmosfer. Manfaatnya, peserta akan mampu memproses citra mentah menjadi data yang bersih dan siap untuk analisis, memastikan bahwa informasi yang diekstraksi dari citra memiliki tingkat kesalahan yang minimal dan dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan yang kritis.
Mampu Mengaplikasikan Pengolahan Citra Digital untuk Analisis Spasial: Tujuan pelatihan ini adalah membekali peserta dengan kemampuan praktis dalam mengaplikasikan teknik pengolahan citra digital dasar untuk analisis spasial. Manfaatnya, peserta akan dapat melakukan ekstraksi fitur, klasifikasi tutupan lahan, dan pemetaan perubahan, yang semuanya merupakan komponen krusial dalam pemahaman dinamika permukaan bumi. Kemampuan ini sangat relevan untuk studi lingkungan, perencanaan tata ruang, dan pemantauan sumber daya alam, memberikan alat yang kuat untuk analisis mendalam.
Meningkatkan Kemampuan dalam Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menginterpretasikan data remote sensing guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan berbasis bukti. Manfaatnya, peserta akan mampu mengidentifikasi tren, memprediksi dampak, dan mengevaluasi efektivitas kebijakan berdasarkan informasi geospasial yang akurat. Hal ini sangat penting bagi para pembuat kebijakan, peneliti, dan praktisi di berbagai bidang untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dan responsif terhadap perubahan lingkungan dan sosial.
Membuka Peluang Karir dan Pengembangan Profesional di Bidang Geospasial: Tujuan jangka panjang dari pelatihan ini adalah untuk membuka dan memperluas peluang karir bagi peserta di industri geospasial yang berkembang pesat. Manfaatnya, peserta yang menguasai remote sensing akan sangat dicari di sektor-sektor seperti pengelolaan lingkungan, perencanaan kota, pertanian presisi, mitigasi bencana, dan riset. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan pemikiran analitis yang esensial, memungkinkan peserta untuk berkontribusi pada inovasi dan solusi di era digital.
Kesimpulan Pelatihan Remote Sensing
Pelatihan Remote Sensing 2025 merupakan investasi esensial bagi siapa saja yang ingin mendalami dan menguasai teknologi penginderaan jauh yang terus berkembang. Pentingnya BIMTEK ini tidak dapat diremehkan, mengingat perannya yang fundamental dalam memahami dan mengelola bumi kita. Dari pemahaman konsep dasar hingga penguasaan teknik koreksi citra yang rumit, pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi tantangan geospasial modern. Data citra satelit yang semula rumit dan memerlukan penanganan khusus akan dapat diolah secara mandiri, mengubahnya menjadi informasi yang akurat dan siap pakai untuk berbagai keperluan analisis.
Pelatihan ini secara spesifik menyoroti bagaimana data remote sensing, yang semakin mudah diakses secara gratis seperti citra Landsat dan Sentinel, memerlukan pemahaman mendalam tentang karakteristik unik setiap citra untuk pemrosesan yang optimal. Dengan menguasai konsep pengolahan citra digital dasar, peserta tidak hanya akan mampu melakukan koreksi pada citra yang sudah dikenal, tetapi juga mengembangkan fleksibilitas untuk menangani jenis citra baru di masa depan. Ini adalah langkah krusial dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di berbagai sektor, mulai dari pemantauan lingkungan hingga perencanaan pembangunan berkelanjutan.
Kami mengajak Anda untuk mengambil kesempatan emas ini. Bergabunglah dengan Pelatihan Remote Sensing 2025 dan jadilah bagian dari para profesional yang mampu memanfaatkan kekuatan data geospasial untuk memberikan kontribusi nyata bagi masa depan yang lebih baik. Kuasai Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif sekarang juga! Jangan biarkan diri Anda tertinggal dalam revolusi informasi geografis ini.

Pelatihan Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif
Metode Pelatihan Remote Sensing
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Remote Sensing:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Remote Sensing
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Remote Sensing
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Remote Sensing:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Remote Sensing
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan Remote Sensing 2025: Penginderaan Jauh Terbaru & Efektif
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

