Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Ikuti BIMTEK Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan untuk menguasai penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang akurat dan relevan. Pelatihan ini sangat penting karena membekali Anda dengan teknik efisiensi anggaran dan pemahaman mendalam tentang regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Tingkatkan profesionalisme tim pengadaan Anda, minimalkan risiko, dan dukung kemajuan industri nasional. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi ahli pengadaan yang kompeten dan strategis!
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
TogglePelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan

Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan. Dalam lanskap pengadaan barang dan jasa di Indonesia, baik di sektor publik maupun swasta, Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) memegang peranan sentral. Proses ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah instrumen krusial untuk memastikan terwujudnya keadilan, transparansi, dan efisiensi dalam setiap transaksi pengadaan. Melalui HPS yang akurat dan komprehensif, organisasi dapat memperoleh barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan, berkualitas tinggi, dan pada harga yang kompetitif, sekaligus menghindari potensi kerugian dan penyimpangan. HPS adalah fondasi yang kokoh untuk pengadaan yang bertanggung jawab.
Lebih jauh, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau dikenal juga sebagai Owner Estimate (OE), menjadi penentu utama dalam alokasi anggaran pengadaan barang dan jasa. Keberadaannya sangat vital, terutama untuk mendukung kegiatan operasional berkelanjutan, menghitung biaya produksi secara presisi, serta merencanakan dan mengelola berbagai proyek dengan efektif. Tanpa HPS yang disusun secara cermat, risiko pembengkakan biaya, penurunan kualitas, atau bahkan kegagalan proyek akan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, kemampuan menyusun HPS yang tepat merupakan kompetensi esensial bagi setiap individu yang terlibat dalam proses pengadaan.
Salah satu tahapan paling krusial dalam siklus pengadaan barang dan jasa adalah penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Proses ini memerlukan ketelitian tinggi, melibatkan penetapan durasi waktu yang realistis, penentuan ruang lingkup pekerjaan atau spesifikasi teknis yang jelas, serta perhitungan komponen biaya secara mendetail dan akurat. HPS tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai panduan utama yang menjamin setiap tahapan pengadaan berjalan sesuai koridor yang ditetapkan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi. HPS yang baik mencerminkan profesionalisme dalam pengelolaan sumber daya.
Selain itu, dinamika regulasi di Indonesia kini semakin menekankan pada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Ketentuan ini, yang termaktub dalam Peraturan Presiden RI No. 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan diperkuat oleh Instruksi Presiden (Inpres) No. 02 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi (UMK dan Koperasi), mewajibkan penerapan TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) dalam setiap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pemahaman mendalam tentang TKDN dan P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri) menjadi tidak terpisahkan dari kompetensi pengadaan modern.
Definisi Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan merujuk pada sebuah program edukasi komprehensif yang dirancang untuk membekali para profesional pengadaan dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir dalam menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang akurat dan efektif. Fokus utama dari pelatihan ini adalah mengintegrasikan prinsip-prinsip dasar penyusunan HPS dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi terbaru terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Program ini dirancang untuk tahun 2025, mengindikasikan relevansinya dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan pasar terkini.
Definisi ini juga mencakup aspek strategi jitu penghematan, yang menekankan bagaimana pelatihan HPS ini dapat membantu organisasi mengoptimalkan anggaran pengadaan. Dengan menguasai teknik penyusunan HPS yang presisi, serta memahami seluk-beluk TKDN dan P3DN, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi peluang penghematan, mengurangi pemborosan, dan memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan nilai terbaik. Ini bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang menciptakan pengadaan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Pelatihan ini melatih peserta untuk menjadi agen perubahan.
Lebih lanjut, definisi ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman terpadu antara HPS, TKDN, dan P3DN. HPS adalah alat perencanaan biaya, sedangkan TKDN dan P3DN adalah kebijakan yang mendorong penggunaan produk dalam negeri. Pelatihan HPS ini menjembatani kedua elemen ini, menunjukkan bagaimana HPS harus disusun dengan mempertimbangkan preferensi harga untuk produk dalam negeri dan bagaimana bobot manfaat perusahaan dapat dihitung secara akurat. Integrasi ini krusial untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus mencapai tujuan pengadaan yang efisien dan strategis. Ini adalah pelatihan holistik yang sangat relevan.
Secara spesifik, pelatihan HPS ini akan membahas bagaimana HPS berfungsi sebagai alat untuk menilai kewajaran harga penawaran, dasar untuk menetapkan batas tertinggi penawaran yang sah, dan dasar untuk menetapkan besaran nilai Jaminan Pelaksanaan. Dalam konteks TKDN dan P3DN, pelatihan ini akan memperdalam bagaimana Preferensi Harga dan Harga Evaluasi Akhir (HEA) dihitung, memastikan bahwa produk dalam negeri mendapatkan keuntungan yang semestinya dalam proses tender. Dengan demikian, peserta akan memiliki panduan lengkap untuk navigasi kompleksitas pengadaan di era saat ini.
Peran dan Pentingnya Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Mencegah Pemborosan dan Meningkatkan Efisiensi Anggaran
Pelatihan HPS ini berperan sangat penting dalam mencegah pemborosan anggaran pengadaan. Dengan membekali peserta dengan kemampuan menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang akurat dan realistis, pelatihan ini memastikan bahwa setiap alokasi dana didasarkan pada perhitungan yang cermat dan dapat dipertanggungjawabkan. HPS yang valid akan menjadi tolok ukur yang kuat untuk mengevaluasi penawaran dari penyedia barang/jasa, sehingga organisasi dapat menghindari pembayaran berlebih atau menerima penawaran yang tidak wajar. Ini adalah langkah fundamental untuk menjaga integritas keuangan dan mencapai efisiensi maksimal dalam setiap pengadaan. Kemampuan ini vital dalam pengelolaan keuangan.
Menjamin Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengadaan
Pentingnya pelatihan HPS juga terletak pada kemampuannya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses pengadaan. HPS yang disusun secara profesional dan didasarkan pada data yang valid akan menjadi dasar yang jelas dan objektif untuk setiap keputusan pengadaan. Hal ini mengurangi potensi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memahami dasar perhitungan harga. Dengan demikian, pelatihan HPS ini berkontribusi pada penciptaan iklim pengadaan yang bersih, adil, dan dapat dipercaya oleh publik maupun pemangku kepentingan lainnya. Ini membentuk fondasi yang etis untuk pengadaan.
Meningkatkan Kualitas dan Kesesuaian Barang/Jasa yang Diadakan
Melalui pemahaman mendalam tentang penyusunan spesifikasi teknis dan ruang lingkup pekerjaan yang dibahas dalam pelatihan HPS, peserta akan mampu merumuskan HPS yang tidak hanya akurat dari sisi biaya, tetapi juga relevan dengan kebutuhan riil organisasi. HPS yang baik mencerminkan pemahaman yang komprehensif tentang kualitas yang diinginkan, standar teknis yang harus dipenuhi, dan kinerja yang diharapkan dari barang atau jasa. Ini memastikan bahwa hasil pengadaan benar-benar memenuhi tujuan operasional dan investasi organisasi, bukan hanya sekadar mendapatkan harga termurah. Kualitas adalah kunci dalam pengadaan yang efektif.
Memfasilitasi Kepatuhan Terhadap Regulasi TKDN dan P3DN
Peran krusial lain dari pelatihan HPS ini adalah memastikan kepatuhan organisasi terhadap peraturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang berlaku. Dengan memahami konsep, perhitungan, dan proses verifikasi TKDN dan BMP (Bobot Manfaat Perusahaan), peserta dapat mengintegrasikan aspek-aspek ini ke dalam penyusunan HPS dan proses evaluasi tender. Ini tidak hanya menghindari sanksi hukum tetapi juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penggunaan produk lokal, mendorong industri dalam negeri, dan menciptakan lapangan kerja. Kepatuhan regulasi adalah tanggung jawab yang tidak bisa diabaikan.
Memberikan Keunggulan Kompetitif bagi Profesional Pengadaan
Bagi individu, pelatihan HPS ini memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan dalam karir di bidang pengadaan. Kemampuan untuk menyusun HPS yang presisi, menguasai regulasi TKDN/P3DN, dan menerapkan strategi penghematan akan menjadikan mereka aset berharga bagi organisasi manapun. Profesional yang memiliki kompetensi ini dapat memimpin proses pengadaan yang kompleks, mengidentifikasi peluang inovasi, dan secara proaktif berkontribusi pada tujuan strategis perusahaan. Ini membuka pintu bagi pengembangan karir dan peningkatan kapabilitas individu dalam menghadapi tantangan pengadaan modern. Kemampuan ini sangat dicari di pasar kerja.
Materi Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Hari Pertama
HPS: Konsep, Strategi, & Implementasi: Sesi ini akan membahas secara mendalam definisi fundamental dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS), termasuk tujuan, fungsi, dan prinsip-prinsip dasarnya. Peserta akan diajak memahami berbagai strategi yang efektif dalam menyusun HPS, mulai dari pendekatan bottom-up hingga top-down, serta bagaimana mengimplementasikannya dalam berbagai skenario pengadaan. Penekanan diberikan pada pemahaman HPS bukan hanya sebagai dokumen administratif, tetapi sebagai alat strategis untuk mencapai efisiensi dan transparansi. Pemahaman konsep ini adalah pondasi utama.
Keterkaitan antara Budgeting (RKAP) dengan HPS: Materi ini menjelaskan bagaimana HPS terintegrasi dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) atau rencana anggaran lainnya. Peserta akan mempelajari cara memastikan bahwa HPS yang disusun selaras dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan, mengidentifikasi potensi selisih, dan menyusun justifikasi yang kuat jika ada perbedaan. Sesi ini juga mencakup bagaimana HPS dapat menjadi instrumen kontrol anggaran yang efektif dan memastikan setiap pengeluaran sesuai dengan rencana strategis perusahaan. Integrasi ini sangat penting untuk pengelolaan keuangan.
Penyusunan Spesifikasi Pengadaan Aset & Investasi: Dalam materi ini, peserta akan dibimbing untuk menyusun spesifikasi teknis yang detail dan akurat untuk pengadaan aset dan investasi. Ini mencakup pemahaman tentang karakteristik teknis, standar kualitas, kapasitas, dan fitur-fitur penting lainnya yang relevan dengan jenis aset atau investasi yang akan diadakan. Fokusnya adalah pada bagaimana spesifikasi yang jelas dapat menghindari kesalahpahaman, memastikan barang yang diterima sesuai harapan, dan menjadi dasar yang kuat untuk perhitungan HPS yang tepat. Spesifikasi yang tepat mencegah masalah di kemudian hari.
Penyusunan Spesifikasi Manajemen Proyek & Layanan Jasa: Sesi ini berfokus pada penyusunan kerangka acuan kerja (KAK) atau terms of reference (TOR) untuk manajemen proyek dan layanan jasa. Peserta akan mempelajari bagaimana mendefinisikan ruang lingkup pekerjaan, deliverables, jadwal, kualifikasi penyedia, dan indikator kinerja kunci (KPIs) secara komprehensif. Spesifikasi yang jelas untuk layanan jasa sangat penting karena sifatnya yang seringkali tidak berwujud, sehingga memerlukan perincian yang mendalam untuk menghindari ambiguitas dan menjamin hasil yang optimal. Akurasi dalam spesifikasi sangat krusial.
Metode Survei Harga untuk HPS: Materi ini membahas berbagai metode survei harga yang dapat digunakan untuk mendapatkan data yang valid dan akurat dalam penyusunan HPS. Ini termasuk survei pasar, perbandingan harga dari pengadaan sebelumnya, informasi harga dari publikasi resmi, dan data dari penyedia potensial. Peserta akan diajarkan teknik pengumpulan, validasi, dan analisis data harga untuk memastikan HPS yang disusun realistis, kompetitif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Survei harga yang baik adalah kunci HPS yang akurat.
Analisa Biaya Investasi & Umur Ekonomis Kepemilikan: Sesi ini mendalami analisis biaya investasi, termasuk biaya akuisisi, biaya operasional, biaya perawatan, dan biaya disposal. Peserta akan mempelajari konsep umur ekonomis aset dan bagaimana faktor ini mempengaruhi perhitungan total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership – TCO). Pemahaman TCO sangat penting untuk membuat keputusan investasi yang bijaksana dan menyusun HPS yang mencerminkan nilai jangka panjang dari suatu aset, bukan hanya harga beli awal. Analisis ini sangat strategis.
Analisa Komponen Biaya dalam Penawaran Supplier/Vendor: Materi ini mengajarkan peserta bagaimana menganalisis struktur biaya dalam penawaran yang diajukan oleh supplier atau vendor. Ini mencakup identifikasi komponen biaya langsung (material, tenaga kerja) dan tidak langsung (overhead, keuntungan), serta teknik untuk membandingkan dan menilai kewajaran setiap komponen. Kemampuan menganalisis penawaran secara mendalam membantu organisasi dalam negosiasi dan memastikan harga yang disepakati wajar dan transparan. Analisis ini penting untuk negosiasi efektif.
Rancangan Anggaran Biaya (RAB) & Kerangka Acuan Kerja (KAK): Sesi ini menyatukan konsep RAB dan KAK sebagai dokumen fundamental dalam pengadaan. Peserta akan mempelajari cara menyusun RAB yang terperinci dan KAK yang komprehensif, memastikan keduanya saling mendukung dan menjadi panduan yang jelas bagi penyedia maupun tim pengadaan. RAB yang akurat dan KAK yang terdefinisi dengan baik adalah kunci keberhasilan pengadaan, meminimalkan risiko proyek dan memastikan hasil yang diinginkan. Dokumen ini adalah panduan yang tak tergantikan.
Simulasi Penyusunan HPS Pengadaan Aset & Investasi: Peserta akan terlibat dalam simulasi praktis penyusunan HPS untuk skenario pengadaan aset dan investasi. Melalui studi kasus nyata, mereka akan menerapkan semua konsep dan teknik yang telah dipelajari, mulai dari pengumpulan data, analisis harga, hingga perhitungan akhir HPS. Simulasi ini memberikan pengalaman langsung dan umpan balik yang berharga, memperkuat pemahaman dan keterampilan praktis dalam menyusun pelatihan HPS yang kompleks. Simulasi ini sangat memperkaya pemahaman.
Simulasi Penyusunan HPS Manajemen Proyek & Layanan Jasa: Sesi simulasi kedua ini berfokus pada penyusunan HPS untuk manajemen proyek dan layanan jasa. Peserta akan menghadapi tantangan unik dalam memperkirakan biaya layanan, termasuk honorarium, biaya operasional, dan profit margin yang wajar. Simulasi ini melatih kemampuan analisis biaya jasa, negosiasi, dan penyusunan HPS yang realistis untuk proyek-proyek yang melibatkan pihak ketiga. Latihan praktis ini sangat penting untuk penguasaan materi.
Dokumen Rencana Kerja & Syarat-Syarat (RKS): Materi ini membahas pentingnya penyusunan Dokumen Rencana Kerja & Syarat-Syarat (RKS) yang lengkap dan jelas. RKS merupakan bagian integral dari dokumen tender yang berisi semua ketentuan teknis dan administratif yang harus dipatuhi oleh penyedia. Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun RKS yang efektif, yang dapat mencegah dispute di kemudian hari dan memastikan kelancaran pelaksanaan kontrak. RKS yang baik adalah fondasi kontrak yang kuat.
Hari Kedua
Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk DN, Produk UMK dan Koperasi (Inpres No. 02 Tahun 2022): Sesi ini akan membahas secara mendalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 02 Tahun 2022, yang merupakan landasan hukum bagi percepatan penggunaan produk dalam negeri, termasuk produk dari Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi (UMK dan Koperasi). Peserta akan memahami latar belakang, tujuan, dan implikasi kebijakan ini terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah dan BUMN/BUMD. Pemahaman Inpres ini sangat vital untuk kepatuhan regulasi.
Konsep, Latar belakang, Dasar Hukum, Manfaat & Tujuan Penerapan TKDN & BMP: Materi ini akan mengupas tuntas konsep Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP), termasuk latar belakang historis dan dasar hukumnya, seperti Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2021. Peserta akan memahami manfaat ekonomi dan sosial dari penerapan kebijakan ini, serta tujuan strategis pemerintah dalam mendorong kemandirian industri nasional. Pembahasan ini adalah fondasi filosofis kebijakan.
Ketentuan Self-Assessment dalam Perhitungan TKDN dan BMP: Sesi ini menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melakukan self-assessment untuk menghitung nilai TKDN dan BMP produk atau jasanya. Peserta akan memahami prosedur, persyaratan, dan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk melakukan perhitungan awal secara mandiri sebelum mengajukan permohonan verifikasi resmi. Kemampuan self-assessment ini penting untuk efisiensi waktu dan persiapan yang matang. Kemandirian ini sangat membantu perusahaan.
Teknik dan Proses Perhitungan TKDN Barang: Materi ini secara spesifik membahas metodologi dan langkah-langkah praktis dalam menghitung TKDN untuk produk barang. Ini mencakup identifikasi komponen, penelusuran asal usul bahan baku, perhitungan biaya produksi, dan penentuan persentase TKDN berdasarkan rumus yang telah ditetapkan. Peserta akan dilatih dengan studi kasus untuk memastikan pemahaman yang komprehensif. Perhitungan akurat ini sangat penting.
Teknik dan Proses Perhitungan TKDN Jasa: Sesi ini fokus pada perhitungan TKDN untuk layanan jasa, yang memiliki kompleksitas berbeda dibandingkan barang. Peserta akan mempelajari bagaimana menilai komponen lokal dalam biaya tenaga kerja, peralatan yang digunakan, overhead, dan elemen lain yang membentuk jasa. Materi ini akan memberikan panduan praktis untuk menghitung TKDN jasa secara akurat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Metode ini memerlukan ketelitian tinggi.
Teknik dan Proses Perhitungan TKDN Gabungan Barang dan Jasa: Dalam banyak proyek pengadaan, terdapat kombinasi barang dan jasa. Materi ini akan mengajarkan teknik perhitungan TKDN untuk proyek-proyek semacam itu, di mana TKDN barang dan jasa perlu digabungkan secara proporsional. Peserta akan memahami bagaimana mengombinasikan hasil perhitungan TKDN individual untuk mendapatkan nilai TKDN gabungan yang akurat. Perhitungan gabungan ini sangat sering dibutuhkan dalam praktik.
Teknik dan Proses Perhitungan BMP: Materi ini menjelaskan secara detail bagaimana menghitung Bobot Manfaat Perusahaan (BMP). BMP adalah faktor yang memperhitungkan manfaat sosial dan ekonomi dari suatu perusahaan, seperti penggunaan tenaga kerja lokal, investasi di dalam negeri, dan pengembangan UMKM. Peserta akan mempelajari parameter dan rumus yang digunakan untuk menentukan nilai BMP, yang akan menjadi bagian dari penilaian dalam pengadaan. Pemahaman BMP penting untuk penilaian komprehensif.
Proses Pengajuan Verifikasi TKDN & BMP, guna mendapatkan Sertifikat Tanda Sah TKDN BMP: Sesi ini menguraikan seluruh proses pengajuan verifikasi TKDN dan BMP ke lembaga yang berwenang. Peserta akan memahami persyaratan dokumen, prosedur pengajuan, tahapan verifikasi, dan bagaimana mendapatkan Sertifikat Tanda Sah TKDN BMP. Pemahaman proses ini sangat penting agar perusahaan dapat memperoleh sertifikat yang dibutuhkan untuk mengikuti tender pemerintah. Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi.
Ketentuan dan Teknik Perhitungan Preferensi Harga (Barang dan Jasa): Materi ini membahas bagaimana preferensi harga diberikan kepada produk dalam negeri yang memiliki TKDN tinggi dalam proses pengadaan. Peserta akan mempelajari rumus dan metode perhitungan preferensi harga untuk barang dan jasa, serta batasan-batasan yang berlaku. Pemahaman ini krusial untuk tim pengadaan dalam mengevaluasi penawaran yang melibatkan produk ber-TKDN. Preferensi harga ini adalah insentif utama.
Ketentuan dan Teknik Perhitungan Harga Evaluasi Akhir (HEA) dalam rangka penetapan pemenang Pengadaan/Tender: Sesi terakhir ini menjelaskan bagaimana Harga Evaluasi Akhir (HEA) dihitung. HEA adalah harga yang digunakan untuk membandingkan penawaran setelah mempertimbangkan TKDN, BMP, dan preferensi harga. Peserta akan diajarkan teknik perhitungan HEA yang kompleks, yang menjadi dasar penetapan pemenang tender. Pemahaman ini sangat penting untuk memastikan proses seleksi pemenang berjalan adil dan sesuai aturan. Perhitungan HEA adalah puncak dari evaluasi.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Meningkatkan Kemampuan Penyusunan HPS yang Akurat dan Relevan
Tujuan utama pelatihan HPS ini adalah untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang tidak hanya akurat dari sisi perhitungan, tetapi juga relevan dengan kondisi pasar dan kebutuhan spesifik proyek. Peserta akan menguasai metode survei harga yang efektif, analisis biaya yang mendalam, dan teknik penyusunan spesifikasi yang presisi. Dengan demikian, HPS yang dihasilkan akan menjadi dasar yang kuat untuk pengadaan yang efisien, transparan, dan berdaya saing, meminimalkan risiko kerugian dan memastikan nilai optimal dari setiap pengeluaran anggaran. Kemampuan ini adalah inti dari pengadaan yang efektif.
Membekali Peserta dengan Pemahaman Mendalam tentang Regulasi TKDN dan P3DN
Manfaat signifikan dari pelatihan HPS ini adalah memberikan pemahaman komprehensif mengenai regulasi terbaru terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Peserta akan mempelajari dasar hukum, tujuan, manfaat, serta teknik perhitungan TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) untuk barang, jasa, maupun gabungan. Pemahaman ini esensial untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah, serta mendukung upaya peningkatan penggunaan produk dalam negeri sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional. Kepatuhan regulasi ini sangat penting dalam lingkungan bisnis saat ini.
Mengoptimalkan Anggaran Pengadaan Melalui Strategi Penghematan Jitu
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan “strategi jitu penghematan” dalam pengadaan barang dan jasa. Dengan mengintegrasikan kemampuan penyusunan HPS yang solid dengan pemahaman TKDN dan P3DN, peserta akan mampu mengidentifikasi peluang untuk mengurangi biaya tanpa mengorbankan kualitas. Ini mencakup kemampuan untuk menganalisis penawaran vendor secara kritis, memanfaatkan preferensi harga untuk produk dalam negeri, dan merencanakan pengadaan secara lebih komprehensif untuk mencapai efisiensi maksimal. Optimalisasi anggaran adalah kunci keberhasilan finansial.
Meningkatkan Profesionalisme dan Kredibilitas Tim Pengadaan
Melalui pelatihan HPS ini, profesional pengadaan akan meningkatkan standar profesionalisme dan kredibilitas mereka. Dengan menguasai aspek teknis dan regulasi dalam penyusunan HPS serta penerapan TKDN/P3DN, tim pengadaan dapat bekerja dengan lebih percaya diri, transparan, dan akuntabel. Ini akan membangun kepercayaan dari manajemen, penyedia, dan pemangku kepentingan lainnya, serta mengurangi potensi dispute atau permasalahan dalam proses pengadaan. Profesionalisme ini akan memperkuat reputasi organisasi.
Mendukung Kebijakan Pemerintah dalam Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Pelatihan ini secara langsung mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Dengan memahami dan mampu menerapkan ketentuan TKDN dan P3DN dalam setiap proses pengadaan, peserta akan berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan industri lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan pada produk impor. Ini adalah kontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi nasional dan pembangunan berkelanjutan. Kontribusi ini penting untuk kemajuan bangsa.
Meminimalkan Risiko Hukum dan Sanksi Terkait Pengadaan
Dengan pemahaman yang kuat tentang HPS dan regulasi TKDN/P3DN, peserta dapat meminimalkan risiko hukum dan sanksi yang mungkin timbul dari pelanggaran aturan pengadaan. Pelatihan ini memberikan pengetahuan tentang bagaimana menyusun dokumen HPS yang sesuai standar, melakukan evaluasi tender yang adil, dan memastikan kepatuhan terhadap semua ketentuan yang berlaku. Pencegahan risiko ini sangat krusial untuk menjaga kelangsungan operasional dan reputasi organisasi. Risiko minimisasi adalah kunci keberlanjutan.
Kesimpulan Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan bukan sekadar sebuah program edukasi biasa, melainkan sebuah investasi strategis bagi setiap organisasi dan profesional yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa. Di tengah dinamika ekonomi dan regulasi yang terus berkembang, kemampuan untuk menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang akurat dan relevan, serta memahami dan mengimplementasikan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), menjadi mutlak diperlukan. Pelatihan ini membekali Anda dengan kompetensi kunci untuk menghadapi tantangan pengadaan modern dan menjadikannya sebuah keunggulan kompetitif.
Pentingnya pelatihan HPS ini terletak pada kemampuannya untuk mentransformasi cara organisasi mengelola pengadaan. Dari pencegahan pemborosan anggaran, peningkatan transparansi, hingga dukungan terhadap industri domestik, setiap aspek yang dibahas dalam pelatihan ini dirancang untuk menciptakan pengadaan yang lebih efisien, akuntabel, dan strategis. Ini adalah kesempatan emas untuk menguasai prinsip-prinsip budgeting, teknik perhitungan biaya, serta regulasi terbaru yang akan menentukan keberhasilan pengadaan di masa depan. Jangan lewatkan peluang untuk menjadi profesional pengadaan yang unggul.
Kami dari Pusat Edukasi Indonesia mengajak Anda untuk tidak menunda kesempatan berharga ini. Segera daftarkan diri Anda dan tim pengadaan Anda dalam Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan. Raih pengetahuan dan keterampilan yang akan membawa dampak positif signifikan bagi efisiensi operasional dan pencapaian tujuan strategis organisasi Anda. Jadilah bagian dari solusi untuk pengadaan yang lebih baik, lebih transparan, dan lebih berpihak pada produk dalam negeri. Transformasikan tantangan pengadaan menjadi peluang besar dengan bergabung dalam BIMTEK ini!

Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
Metode Pelatihan HPS TKDN P3DN
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan HPS TKDN P3DN:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan HPS TKDN P3DN
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan HPS TKDN P3DN
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan HPS TKDN P3DN:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek HPS TKDN P3DN
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Pelatihan HPS TKDN P3DN 2025: Strategi Jitu Penghematan
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

