Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 Sesuai Permen ATR No.19 Tahun 2021
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 sesuai Permen ATR No. 19 Tahun 2021 dirancang untuk membekali aparatur pemerintah dan pemangku kepentingan dengan pengetahuan teknis dan hukum terkini. Pelatihan ini sangat penting guna memastikan proses pengadaan tanah berjalan efektif, efisien, dan transparan, serta meminimalkan konflik. Dengan pemahaman mendalam terhadap regulasi dan praktik terbaik, peserta mampu menyusun rencana pengadaan tanah yang tepat, mendukung percepatan pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 Sesuai Permen ATR No.19 Tahun 2021

Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 Sesuai Permen ATR No.19 Tahun 2021
Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 Sesuai Permen ATR No.19 Tahun 2021. Pengadaan tanah untuk kepentingan umum merupakan salah satu aspek krusial dalam pembangunan nasional. Dalam era pembangunan yang terus berkembang, ketersediaan lahan yang tepat dan proses pengadaan yang transparan serta sesuai regulasi menjadi sangat penting untuk memastikan kelancaran proyek-proyek strategis pemerintah. Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Permen ATR/BPN) No. 19 Tahun 2021 hadir sebagai pedoman teknis yang memberikan kejelasan dalam proses pengadaan tanah, yang selama ini sering menjadi sumber permasalahan dan sengketa.
Urgensi pengadaan tanah yang tertib hukum dan efisien sangat tinggi mengingat banyaknya proyek pemerintah yang memerlukan lahan untuk pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan kebutuhan strategis lainnya. Kegagalan dalam pengadaan tanah dapat berdampak luas, mulai dari tertundanya pembangunan, munculnya konflik sosial, hingga meningkatnya biaya pembangunan yang tidak terduga. Oleh karena itu, penyelenggaraan bimbingan teknis atau bimtek pengadaan tanah menjadi sangat penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah serta pemangku kepentingan yang terlibat.
Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai regulasi terbaru yang tertuang dalam Permen ATR No. 19 Tahun 2021, serta bagaimana mengimplementasikan tata cara pengadaan tanah secara efektif dan efisien. Dengan mengikuti bimtek ini, diharapkan proses pengadaan tanah di seluruh wilayah Indonesia dapat berjalan sesuai aturan, mengurangi potensi konflik, dan mempercepat realisasi pembangunan bagi kepentingan umum.
Pada tahun 2025-2026, kebutuhan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengadaan tanah semakin mendesak. Perubahan kebijakan dan dinamika pembangunan memerlukan pembekalan yang tepat agar para pelaku di lapangan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Oleh sebab itu, Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan bimtek pengadaan tanah terbaru yang komprehensif dan terstruktur sesuai dengan ketentuan Permen ATR No. 19 Tahun 2021.
Definisi Pengadaan Tanah Sesuai Permen ATR No. 19 Tahun 2021
Pengadaan tanah adalah proses penguasaan tanah oleh instansi pemerintah atau pihak yang mewakili kepentingan umum untuk tujuan pembangunan, yang dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam konteks Permen ATR No. 19 Tahun 2021, pengadaan tanah untuk kepentingan umum meliputi serangkaian proses teknis dan administratif yang mengutamakan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan bagi semua pihak.
Permen ATR No. 19 Tahun 2021 merupakan regulasi yang mengatur secara rinci mekanisme pengadaan tanah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian permasalahan. Regulasi ini menyesuaikan aturan sebelumnya dengan dinamika dan kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks, sehingga memberikan panduan yang lengkap bagi pelaksana pengadaan tanah.
Salah satu aspek penting dalam Permen ATR adalah penyusunan Rencana Pengadaan Tanah, yang harus mengacu pada rencana tata ruang wilayah dan prioritas pembangunan nasional maupun daerah. Rencana ini wajib disusun oleh instansi yang membutuhkan tanah dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait serta instansi teknis pendukung. Hal ini untuk memastikan kesesuaian penggunaan tanah dengan tata ruang yang berlaku serta mengantisipasi dampak sosial dan lingkungan.
Dokumen perencanaan pengadaan tanah yang disusun harus mencakup berbagai elemen penting seperti tujuan pembangunan, letak dan luas tanah yang dibutuhkan, status tanah, perkiraan nilai tanah, serta estimasi waktu pelaksanaan pengadaan. Selain itu, studi kelayakan yang meliputi survei sosial ekonomi dan analisis dampak lingkungan juga wajib dilakukan untuk memastikan bahwa pengadaan tanah memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Peran dan Pentingnya Bimtek Pengadaan Tanah
Bimtek pengadaan tanah memegang peranan strategis dalam membekali aparatur pemerintah, pejabat teknis, dan pemangku kepentingan terkait agar memahami dengan baik regulasi Permen ATR No. 19 Tahun 2021. Kompleksitas proses pengadaan tanah yang melibatkan berbagai aspek teknis, hukum, dan sosial menuntut pemahaman yang komprehensif agar pelaksanaan di lapangan tepat sasaran dan bebas dari kesalahan prosedur.
Pentingnya bimtek ini juga terletak pada upaya mitigasi risiko konflik dan sengketa atas tanah yang dapat menghambat laju pembangunan. Dengan pengetahuan yang memadai, peserta bimtek dapat melakukan identifikasi potensi masalah sejak awal, melakukan komunikasi yang tepat dengan masyarakat terdampak, serta melaksanakan pengadaan tanah secara transparan dan adil. Hal ini pada akhirnya meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pembangunan.
Selain itu, bimtek menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antara berbagai instansi terkait, seperti kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan profesional pertanahan. Kolaborasi dan koordinasi yang efektif sangat dibutuhkan dalam proses pengadaan tanah, mengingat kompleksitas bidang pertanahan yang melibatkan aspek administratif, teknis, sosial, dan ekonomi.
Melalui bimtek, pemerintah juga dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang menjadi ujung tombak pelaksanaan pengadaan tanah. Pengetahuan yang diperoleh akan membekali peserta dengan kemampuan analisis, pengelolaan dokumen perencanaan, serta pengambilan keputusan yang berdasarkan aturan dan data valid. Ini akan meminimalisir kesalahan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan pengadaan tanah di daerah.
Materi Bimtek Pengadaan Tanah yang Terperinci dan Sistematis
Bimtek pengadaan tanah terbaru 2025 disusun berdasarkan kebutuhan teknis dan aturan terkini yang terdapat dalam Permen ATR No. 19 Tahun 2021, dengan materi berikut:
Dasar Hukum Pengadaan Tanah
Pembahasan lengkap mengenai Peraturan Menteri ATR No. 19 Tahun 2021 beserta peraturan pendukung lainnya, seperti Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2021.
Analisis pasal-pasal penting yang mengatur proses dan tanggung jawab pelaksanaan pengadaan tanah.
Proses Penyusunan Rencana Pengadaan Tanah
Tahapan penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah, termasuk koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan.
Integrasi rencana pengadaan dengan rencana tata ruang wilayah dan prioritas pembangunan.
Studi Kelayakan dan Analisis Dampak
Metodologi survei sosial ekonomi dan kelayakan lokasi.
Analisis biaya-manfaat, dampak lingkungan, serta sosial yang harus dipertimbangkan sebelum pelaksanaan pengadaan.
Pelaksanaan dan Penganggaran Pengadaan Tanah
Mekanisme pelaksanaan pengadaan tanah, termasuk penilaian nilai tanah dan bentuk ganti kerugian.
Pengelolaan anggaran dan sumber pendanaan.
Penyelesaian Sengketa dan Monitoring
Prosedur penyelesaian permasalahan dan sengketa tanah yang timbul selama proses.
Teknik monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengadaan tanah agar tetap sesuai regulasi.
Studi Kasus dan Simulasi
Pembahasan kasus nyata pengadaan tanah yang dihadapi di berbagai daerah.
Simulasi praktek penyusunan dokumen perencanaan dan proses koordinasi.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Pengadaan Tanah
Bimtek ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
Meningkatkan pemahaman teknis dan hukum terkait pengadaan tanah sesuai Permen ATR No. 19 Tahun 2021 bagi aparatur pemerintah dan pemangku kepentingan.
Mendorong sinergi dan koordinasi antar instansi, sehingga penyusunan dan pelaksanaan rencana pengadaan tanah berjalan lebih efektif dan efisien.
Mengurangi potensi konflik dan sengketa, dengan cara menerapkan prosedur yang transparan dan adil dalam pengadaan tanah.
Memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang menjadi pelaku utama dalam proses pengadaan tanah di daerah.
Adapun manfaat bagi peserta bimtek dan instansi penyelenggara adalah sebagai berikut:
Memperoleh pengetahuan terbaru dan komprehensif tentang pengadaan tanah.
Meningkatkan kemampuan dalam menyusun dokumen perencanaan pengadaan tanah yang sesuai regulasi.
Mendapat panduan praktis dalam pelaksanaan pengadaan tanah, termasuk tata cara ganti kerugian dan penganggaran.
Memiliki keterampilan dalam mengatasi masalah atau sengketa yang muncul selama proses pengadaan.
Bagi pemerintah dan masyarakat secara umum, manfaat bimtek ini adalah percepatan proses pembangunan yang membutuhkan tanah, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan terciptanya keadilan dalam pemanfaatan tanah untuk kepentingan umum.
Kesimpulan
Pengadaan tanah adalah elemen vital dalam mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya untuk kepentingan umum. Kehadiran Permen ATR No. 19 Tahun 2021 sebagai regulasi terbaru memberikan landasan hukum yang kuat dan teknis pelaksanaan yang lebih terarah. Namun, keberhasilan implementasi regulasi ini sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi para pelaksana di lapangan.
Oleh karena itu, Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 oleh Pusat Edukasi Indonesia menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman teknis-aplikatif para aparatur dan pemangku kepentingan. Bimtek ini tidak hanya memberikan pengetahuan aturan, tetapi juga membekali dengan keterampilan praktis yang mendukung proses pengadaan tanah berjalan lancar, efisien, dan minim konflik.
Kami mengajak seluruh pihak terkait untuk aktif mengikuti bimtek ini sebagai langkah nyata mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengadaan tanah yang tepat dan adil. Bersama-sama, kita wujudkan proses pengadaan tanah yang profesional dan akuntabel demi kemajuan bangsa dan negara.

Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 Sesuai Permen ATR No.19 Tahun 2021
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 Sesuai Permen ATR No.19 Tahun 2021
Metode Bimtek Pengadaan Tanah
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Pengadaan Tanah:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Pengadaan Tanah
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Pengadaan Tanah
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pengadaan Tanah:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan Pengadaan Tanah
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Pengadaan Tanah Terbaru 2025 Sesuai Permen ATR No.19 Tahun 2021
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

