Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025 menghadirkan solusi inovatif untuk memperkuat pasar rakyat sebagai pusat ekonomi kerakyatan. Melalui strategi pengelolaan profesional, renovasi berbasis kearifan lokal, hingga pemanfaatan teknologi informasi, bimtek ini memberdayakan pelaku usaha pasar tradisional agar mampu bersaing dengan ritel modern. Program ini juga mengembangkan kelembagaan koperasi dan Sekolah Pasar untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, menjadikan pasar tradisional lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025

Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025
Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025. Pasar tradisional atau pasar rakyat merupakan salah satu pilar utama dalam perekonomian Indonesia yang berperan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat luas, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil. Pasar ini adalah tempat bertemunya dua subyek ekonomi pokok, yaitu produsen dan konsumen, yang bersama-sama membentuk dinamika harga serta distribusi barang di tingkat lokal.
Fungsi Pasar dalam Sistem Ekonomi
Secara mendasar, pasar memegang fungsi vital dalam sistem ekonomi yang tidak hanya sebatas tempat transaksi jual beli, tetapi juga sebagai mekanisme penyeimbang antara penawaran dan permintaan. Dalam hal ini, pasar mampu memecahkan berbagai masalah ekonomi dengan memberikan sinyal harga yang efisien serta menciptakan kondisi kompetitif yang sehat. Namun demikian, tidak jarang pasar tradisional menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas, regulasi yang belum optimal, dan persaingan ketat dari sektor ritel modern.
Pentingnya Pasar Tradisional dalam Perekonomian Kerakyatan
Pasar tradisional tetap menjadi wadah utama penjualan produk-produk ekonomi rakyat seperti hasil pertanian, perikanan, kerajinan tangan, dan produk industri rumah tangga. Di sinilah interaksi sosial ekonomi yang khas terjadi, yaitu melalui sistem penjualan langsung dan tawar menawar harga yang menumbuhkan hubungan erat antar pelaku pasar. Pasar tradisional bukan sekadar tempat transaksi, melainkan juga ruang penghidupan bagi ribuan pelaku usaha mikro dan kecil yang memiliki modal dan kekuatan sendiri.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan pasar tradisional mengalami tantangan besar dengan masifnya penetrasi pusat perbelanjaan dan toko modern. Hal ini mengakibatkan perubahan pola konsumsi masyarakat dan mengancam keberlangsungan pasar rakyat. Regulasi yang ada, seperti Perpres Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern, serta Permendag yang mengatur pedoman pengelolaan, belum sepenuhnya mampu melindungi dan mendorong pengembangan pasar tradisional secara optimal.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional
Melihat kondisi tersebut, pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional sangat diperlukan untuk memberikan solusi nyata dan model pengelolaan yang profesional dan adaptif terhadap tantangan zaman. Bimtek ini dirancang agar para pengelola pasar dan pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas manajemen, inovasi pelayanan, serta memperkuat daya saing pasar tradisional di tengah persaingan ritel modern.
Berikut adalah materi utama yang akan dibahas dalam Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025:
1. Strategi Aplikasi Ekonomi Kerakyatan dalam Penyelenggaraan Sektor Perdagangan di Tingkat Lokal
Pendekatan ekonomi kerakyatan menempatkan masyarakat sebagai subyek utama dalam aktivitas ekonomi, bukan sekadar objek atau konsumen. Dengan menitikberatkan pada pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah, strategi ini mengedepankan keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, dan peningkatan produktivitas lokal. Melalui pendekatan ini, pasar tradisional dapat menjadi pusat ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
2. Strategi Pemetaan Potensi dan Perintisan Model Pasar Mandiri Terpadu Berbasis Sumber Daya Lokal
Pemetaan potensi pasar tradisional sangat penting dilakukan untuk mengenali kekuatan dan kelemahan pasar. Hal ini meliputi aspek fisik, sosial budaya, produk unggulan, hingga karakteristik pelaku usaha. Dari pemetaan ini, akan dikembangkan model Pasar Mandiri Terpadu yang memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal, baik dari segi produk, tenaga kerja, maupun kearifan lokal.
3. Strategi Alternatif Renovasi dan Rehabilitasi Fisik Pasar Tradisional Berbasis Sosio-Budaya dan Kearifan Lokal
Renovasi fisik pasar harus memperhatikan aspek sosial budaya dan kearifan lokal yang sudah melekat pada masyarakat sekitar. Bukan sekadar mempercantik fisik pasar, tetapi juga menjaga nilai-nilai tradisi dan kebersamaan yang tercipta di pasar. Model rehabilitasi ini akan melibatkan partisipasi aktif pelaku pasar serta pemerintah daerah sebagai wujud sinergi dalam membangun pasar yang ramah dan berdaya saing.
4. Strategi Inovasi Pola-Pola Manajemen (Pengelolaan) Profesional Pasar Tradisional
Penerapan manajemen pasar yang profesional mutlak diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Strategi ini meliputi pembenahan sistem administrasi, tata kelola keuangan, pemasaran, hingga pengelolaan sumber daya manusia pasar. Inovasi teknologi informasi juga menjadi kunci penting untuk mendukung manajemen pasar yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan pasar dan konsumen.
5. Strategi Revitalisasi dan Model Pengembangan Kelembagaan dan Usaha Koperasi Pasar Tradisional
Koperasi pasar tradisional adalah wadah kelembagaan yang mampu menguatkan daya tawar pelaku pasar serta meningkatkan akses modal dan jaringan pemasaran. Revitalisasi koperasi yang berbasis pasar tradisional akan memperkuat sinergi antar pedagang dan pelaku usaha, menciptakan jaringan usaha yang lebih solid dan berkelanjutan.
6. Strategi Instalasi Sekolah Pasar sebagai Media Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pelaku Pasar Tradisional
Pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pasar tradisional. Melalui Sekolah Pasar, pelaku usaha akan dibekali keterampilan manajemen usaha, pemasaran, hingga penguasaan teknologi digital yang diperlukan untuk menghadapi perubahan pasar dan meningkatkan daya saing.
7. Strategi Instalasi Bursa Koperasi sebagai Media Pengembangan Jaringan (Interkoneksi) Antar Pasar Tradisional Berbasis Teknologi Informasi
Dalam era digital, pengembangan jaringan pasar berbasis teknologi informasi sangat krusial untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan efisiensi distribusi produk. Bursa koperasi pasar tradisional berfungsi sebagai platform interkoneksi antar pasar yang memperkuat kolaborasi dan integrasi pasar tradisional di tingkat lokal hingga nasional.
8. Kunjungan Lapangan ke Pasar Tradisional
Bagian penting dalam bimtek ini adalah kunjungan lapangan ke pasar tradisional sebagai studi kasus dan praktik langsung. Peserta akan diajak untuk melihat secara langsung kondisi pasar, berinteraksi dengan pengelola dan pelaku usaha, serta menggali potensi dan kendala yang ada di lapangan. Kunjungan ini menjadi media pembelajaran yang sangat efektif dalam memahami dinamika pasar tradisional secara nyata.
Penutup
Pelaksanaan Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025 ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat posisi pasar tradisional di tengah perkembangan ekonomi dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Dengan peningkatan kapasitas pengelolaan dan pengembangan pasar yang profesional, pasar tradisional tidak hanya mampu bertahan tetapi juga berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Pengembangan pasar tradisional adalah bagian dari upaya mewujudkan ekonomi kerakyatan yang adil dan merata, serta menjaga kearifan lokal sebagai identitas budaya bangsa. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas sangat dibutuhkan agar pasar tradisional tetap menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025
Metode Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan Manajemen Pengelolaan Pasar
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional / Rakyat 2025
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

