Bimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek SPM Rumah Sakit 2025-2026 memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal. Peserta dibekali dengan teknik pengumpulan data, evaluasi kinerja, manajemen risiko, serta strategi peningkatan kualitas layanan publik. Melalui pendekatan studi kasus dan praktik terbaik, bimtek ini mendukung rumah sakit dalam memenuhi standar pelayanan dasar secara efektif dan berkeadilan. Program ini penting untuk memperkuat kapasitas rumah sakit dalam menghadapi tantangan global dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026

Bimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026
Bimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026. Pemberian otonomi yang seluas-luasnya kepada daerah merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Otonomi daerah ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik, tetapi juga pemberdayaan dan peran serta masyarakat secara langsung. Dalam konteks rumah sakit sebagai salah satu lembaga pelayanan publik utama, penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi sangat krusial untuk memastikan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Konteks dan Pentingnya Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Otonomi daerah yang dijalankan di tengah era globalisasi menuntut setiap daerah untuk mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjaga prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, serta menghormati keistimewaan dan kekhususan masing-masing daerah. Dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, penerapan SPM merupakan instrumen penting untuk menjamin terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat atas pelayanan yang layak dan bermutu.
Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pemaknaan terhadap SPM mengalami perubahan signifikan. SPM tidak lagi dipahami secara sempit sebagai norma, standar, prosedur, dan kriteria biasa, melainkan sebagai bagian strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah dan lembaga pelayanan terkait, termasuk rumah sakit.
Tujuan dan Manfaat Bimtek SPM Rumah Sakit
Bimtek SPM Rumah Sakit yang diselenggarakan dengan tema “Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026” memiliki tujuan utama memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis kepada peserta terkait penerapan SPM di sektor rumah sakit. Dengan mengikuti bimtek ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami konsep dasar SPM, termasuk tujuan, manfaat, serta prinsip-prinsip pelaksanaannya.
Menguasai keterampilan teknis dalam pengukuran dan evaluasi kinerja layanan rumah sakit.
Mampu mengelola proses pelayanan dengan pendekatan manajemen risiko dan komunikasi publik yang efektif.
Meningkatkan kualitas layanan publik dengan memahami kebutuhan dan harapan masyarakat.
Prinsip-Prinsip Dasar dalam Penerapan SPM
Penerapan SPM di rumah sakit didasarkan pada sejumlah prinsip utama, yaitu:
Pemerataan dan Keadilan
Menjamin bahwa setiap warga negara mendapatkan pelayanan dasar secara adil tanpa diskriminasi.Keistimewaan dan Kekhususan Daerah
Menghormati kondisi, potensi, dan karakteristik daerah dalam merancang layanan sesuai kebutuhan lokal.Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat
Melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan evaluasi pelayanan.Transparansi dan Akuntabilitas
Menjamin proses pelayanan yang terbuka dan bertanggung jawab.Efektivitas dan Efisiensi
Mengoptimalkan penggunaan sumber daya untuk mencapai hasil yang terbaik.
Materi Bimtek SPM Rumah Sakit
Dalam bimtek ini, peserta akan mendapatkan materi komprehensif yang terbagi ke dalam beberapa tahapan penting, yaitu:
1. Pengumpulan Data
Pengumpulan data menjadi langkah awal yang sangat penting. Data yang akurat dan lengkap mengenai kebutuhan pelayanan dasar di rumah sakit menjadi dasar bagi seluruh proses selanjutnya. Data yang dikumpulkan meliputi:
Profil masyarakat yang dilayani
Jenis penyakit dan kasus yang paling sering ditangani
Kapasitas dan fasilitas rumah sakit
Kebutuhan sumber daya manusia dan alat medis
2. Penghitungan Kebutuhan Pemenuhan Pelayanan Dasar
Setelah data terkumpul, tahap berikutnya adalah menghitung kebutuhan yang harus dipenuhi agar standar pelayanan minimal dapat tercapai. Ini meliputi:
Volume layanan yang harus disediakan
Ketersediaan fasilitas dan sumber daya yang diperlukan
Estimasi anggaran dan pendanaan yang dibutuhkan
3. Penyusunan Rencana Pemenuhan Pelayanan Dasar
Rencana pemenuhan adalah dokumen strategis yang memuat langkah-langkah konkret untuk memenuhi SPM. Penyusunan rencana ini melibatkan:
Penentuan target pelayanan yang realistis dan terukur
Penjadwalan kegiatan pemenuhan
Penetapan indikator kinerja untuk evaluasi
4. Pelaksanaan Pemenuhan Pelayanan Dasar
Pelaksanaan merupakan tahap operasional dari seluruh perencanaan yang telah dibuat. Fokus utama adalah:
Memberikan layanan sesuai standar yang telah ditetapkan
Mengoptimalkan koordinasi antar unit rumah sakit
Mengatasi kendala yang muncul selama pelaksanaan
5. Pelaporan Penerapan SPM
Pelaporan adalah bagian penting untuk mengukur keberhasilan dan kendala dalam penerapan SPM. Laporan ini biasanya berisi:
Realisasi capaian pelayanan
Evaluasi terhadap target yang sudah dicapai
Rekomendasi perbaikan ke depan
6. Pembinaan dan Pengawasan Penerapan SPM
Pembinaan dan pengawasan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan penerapan SPM dan mendorong perbaikan berkelanjutan. Dalam tahap ini:
Dilakukan monitoring dan evaluasi berkala
Pemberian bimbingan teknis kepada tenaga medis dan staf
Penegakan standar mutu pelayanan
7. Pendanaan Penerapan SPM
Pendanaan yang memadai menjadi penopang utama keberhasilan penerapan SPM. Dalam bimtek ini, peserta akan dibekali dengan pemahaman mengenai:
Sumber dan mekanisme pendanaan
Perencanaan anggaran berbasis kinerja
Pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel
Metode Pembelajaran dalam Bimtek
Bimtek ini menggunakan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif, antara lain:
Studi Kasus: Memperkenalkan contoh praktik terbaik dari berbagai rumah sakit untuk memperkaya wawasan peserta.
Diskusi Kelompok: Mendorong peserta untuk saling berbagi pengalaman dan solusi terkait kendala dalam penerapan SPM.
Simulasi dan Latihan: Melatih keterampilan teknis seperti pengumpulan data, evaluasi kinerja, dan penyusunan laporan.
Presentasi dan Tanya Jawab: Memberikan kesempatan untuk mendalami materi dan memperjelas konsep.
Kesimpulan
Bimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026 merupakan wadah penting untuk memperkuat kapasitas SDM di rumah sakit dalam menjalankan amanah pelayanan publik. Dengan pemahaman konseptual yang kuat dan keterampilan teknis yang memadai, diharapkan rumah sakit dapat memberikan layanan yang berkualitas, berkeadilan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Penerapan SPM yang tepat dan konsisten akan mendorong tercapainya tujuan otonomi daerah, yakni kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang optimal. Selain itu, bimtek ini juga mendukung upaya peningkatan daya saing daerah dalam menghadapi tantangan globalisasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan.

Bimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026
Metode Bimtek SPM Rumah Sakit
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek SPM Rumah Sakit:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek SPM Rumah Sakit
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek SPM Rumah Sakit
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek SPM Rumah Sakit:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851-7207-9181
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan SPM Rumah Sakit
- Arie – Hp/Wa: 0851-7207-9181
- website : peindo.com

Bimtek SPM Rumah Sakit: Panduan Standar Pelayanan Minimal 2025-2026
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

