Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025 dirancang khusus untuk membekali manajer dan teknisi rumah sakit dengan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan fasilitas serta keselamatan yang efektif. Pelatihan ini mencakup manajemen risiko, pengelolaan bahan berbahaya, sistem emergensi, pengamanan kebakaran, dan pemeliharaan peralatan medis. Dengan mengikuti bimtek ini, peserta siap meningkatkan kualitas layanan, meminimalisir risiko, serta mempersiapkan rumah sakit menghadapi akreditasi sesuai standar terbaru, demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pasien serta staf.

LEGALITAS KAMI

DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111

NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@peindo.com

0851-7207-9181

302 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025 – Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan memiliki tanggung jawab besar untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak yang berada di dalamnya, mulai dari pasien, tenaga medis, pengunjung, hingga lingkungan sekitar rumah sakit itu sendiri. Oleh karena itu, manajemen fasilitas dan keselamatan rumah sakit menjadi aspek penting yang tidak dapat diabaikan, terutama dalam menghadapi tuntutan akreditasi dan standar pelayanan kesehatan yang semakin ketat.

Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit (MFK) adalah sistem yang mengintegrasikan pengelolaan fasilitas fisik, peralatan medis, dan aspek keselamatan untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, nyaman, dan efektif dalam memberikan layanan kesehatan. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) ini, diharapkan para manajer dan teknisi rumah sakit dapat memahami dan menerapkan strategi terbaik untuk mengelola fasilitas serta keselamatan secara optimal pada tahun 2025.


Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Pentingnya Manajemen Fasilitas dan Keselamatan di Rumah Sakit

Rumah sakit harus dapat meminimalisir risiko dan potensi bahaya yang mungkin terjadi di lingkungan rumah sakit. Hal ini tidak hanya berfokus pada keamanan fisik gedung dan peralatan medis, tetapi juga mencakup keamanan pasien, petugas kesehatan, dan pengunjung. Implementasi manajemen risiko yang tepat akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan, luka, kerusakan alat, serta gangguan operasional yang dapat berdampak negatif pada kualitas layanan kesehatan.

Menurut standar Akreditasi Rumah Sakit 2012, khususnya Pokja Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), tujuan utama manajemen ini adalah memastikan rumah sakit menyediakan seluruh fasilitas fisik dan peralatan medis yang aman dan fungsional. Selain itu, rumah sakit harus memiliki petugas yang mampu mengelola manajemen fasilitas dan keselamatan secara integral dan efektif.


Tanggung Jawab Manajer dan Teknisi Rumah Sakit

Para manajer dan teknisi memegang peranan krusial dalam mengimplementasikan manajemen risiko di rumah sakit. Mereka bertugas untuk merencanakan, mengendalikan, serta mengawasi proses pengelolaan fasilitas dan keselamatan secara menyeluruh. Ini meliputi:

  • Identifikasi risiko yang mungkin muncul di berbagai aspek fasilitas dan keselamatan.

  • Pengendalian risiko melalui prosedur standar yang ketat.

  • Pencegahan kecelakaan dan insiden yang dapat membahayakan keselamatan pasien dan staf.

  • Pemeliharaan peralatan medis dan fasilitas agar selalu dalam kondisi optimal.

Pengelolaan risiko yang efektif tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga berkontribusi pada keberlangsungan operasional rumah sakit dan pencapaian standar akreditasi.


Rencana Induk Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit

Untuk mengelola manajemen fasilitas dan keselamatan dengan baik, rumah sakit perlu menyusun rencana induk atau rencana tahunan yang komprehensif. Rencana ini harus mencakup beberapa aspek kunci berikut:

1. Keselamatan dan Keamanan Lingkungan Rumah Sakit

Keselamatan di rumah sakit berarti menciptakan kondisi di mana gedung, halaman, serta peralatan tidak menimbulkan bahaya bagi pasien, staf, dan pengunjung. Keamanan juga mencakup perlindungan properti dari risiko kehilangan, kerusakan, serta akses tidak sah.

2. Pengelolaan Bahan Berbahaya

Rumah sakit sering menggunakan bahan berbahaya seperti bahan radioaktif dan bahan kimia. Pengelolaan bahan berbahaya harus dilakukan dengan hati-hati melalui penanganan, penyimpanan, dan penggunaan yang terkontrol. Selain itu, limbah bahan berbahaya harus dibuang sesuai dengan prosedur yang aman dan ramah lingkungan.

3. Manajemen Situasi Darurat

Rumah sakit harus memiliki sistem manajemen emergensi yang siap merespons berbagai situasi seperti wabah penyakit, bencana alam, dan keadaan darurat lainnya. Rencana tanggap darurat yang efektif sangat penting untuk menjaga kelangsungan pelayanan dan keselamatan semua pihak.

4. Pengamanan Kebakaran

Sistem pengamanan kebakaran meliputi perlindungan properti dan penghuni dari risiko kebakaran dan asap. Ini termasuk sistem deteksi dini, alat pemadam kebakaran yang memadai, serta pelatihan evakuasi yang rutin dilakukan.

5. Pemeliharaan Peralatan Medis

Peralatan medis harus dipilih dengan cermat dan dirawat secara berkala agar tetap berfungsi optimal dan aman digunakan. Pengelolaan ini sangat penting mengingat peralatan medis berperan langsung dalam diagnosa dan penanganan pasien.

6. Sistem Utilitas Pendukung

Sistem pendukung seperti listrik, air, dan HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) harus dipelihara untuk mengurangi risiko kegagalan operasional yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan.


Materi Pelatihan Bimtek MFK Rumah Sakit 2025

Pelatihan Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit yang efektif harus mencakup materi berikut:

1. Overview Kebijakan dan Urgensi MFK

Pemahaman mendalam mengenai kebijakan pemerintah dan urgensi pengelolaan sistem manajemen fasilitas dan keselamatan yang berstandar nasional dan internasional.

2. Kepemimpinan dan Perencanaan Efektif

Sistem kepemimpinan yang kuat dan perencanaan strategis sangat penting untuk implementasi MFK secara menyeluruh di rumah sakit.

3. Sistem Manajemen Keselamatan dan Keamanan

Teknik dan prosedur untuk menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan yang aman bagi semua pemangku kepentingan.

4. Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Limbah B3

Pelatihan tentang inventarisasi, penyimpanan, penggunaan, dan pembuangan bahan berbahaya yang sesuai dengan standar keselamatan lingkungan.

5. Sistem Manajemen Emergensi

Simulasi dan strategi tanggapan terhadap wabah, bencana, dan keadaan emergensi lainnya yang dapat terjadi kapan saja.

6. Pengelolaan Keselamatan Kebakaran

Pelatihan penggunaan alat pemadam, prosedur evakuasi, dan pengembangan sistem proteksi kebakaran yang handal.

7. Pemeliharaan Peralatan Medis

Teknik pemeliharaan preventif dan korektif alat medis untuk menjamin fungsi dan keselamatan penggunaannya.

8. Pengelolaan Sistem Utilitas

Strategi perawatan dan monitoring sistem utilitas pendukung rumah sakit agar dapat beroperasi tanpa gangguan.

9. Telusur Lapangan dan Persiapan Akreditasi

Praktik audit internal untuk mengevaluasi kesiapan manajemen fasilitas dan keselamatan menjelang penilaian akreditasi RS SNARS 2018 Edisi 1.


Mengoptimalkan Implementasi MFK dalam Mendukung Akreditasi Rumah Sakit

Akreditasi rumah sakit adalah tolok ukur kualitas layanan yang mengharuskan setiap institusi kesehatan untuk mengimplementasikan standar yang ketat, salah satunya pada aspek manajemen fasilitas dan keselamatan. Melalui Bimtek ini, peserta diharapkan mampu:

  • Mengembangkan sistem MFK yang efektif dan sesuai dengan standar SNARS terbaru.

  • Meningkatkan kesadaran dan keterampilan petugas dalam pengelolaan fasilitas dan keselamatan.

  • Menyusun dan melaksanakan rencana induk MFK yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan rumah sakit.

  • Melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan risiko fasilitas dan keselamatan.

Dengan demikian, rumah sakit tidak hanya memenuhi persyaratan akreditasi, tetapi juga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara signifikan.


Kesimpulan

Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Rumah Sakit adalah fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Melalui pelatihan atau Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025, para manajer dan teknisi rumah sakit dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menerapkan sistem manajemen risiko yang efektif, pengelolaan bahan berbahaya, sistem emergensi, keselamatan kebakaran, serta pemeliharaan fasilitas dan peralatan medis.

Implementasi MFK yang optimal akan meminimalisir risiko, mencegah kecelakaan, serta menjamin kelancaran operasional rumah sakit, sekaligus mempersiapkan rumah sakit menghadapi penilaian akreditasi sesuai standar terbaru. Dengan demikian, rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang lebih aman, nyaman, dan terpercaya bagi pasien, staf, dan masyarakat luas.

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Metode Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta                  

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 085 376 771 176
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Pelatihan Manajemen Fasilitas Rumah Sakit

  • Arie – Hp/Wa: 085 376 771 176
  • website : peindo.com
Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Bimtek Manajemen Fasilitas Rumah Sakit: Strategi Keselamatan 2025

Informasi Tambahan
Penginapan

Penginapan (Twin Sharing)

,

Tanpa Menginap

,

Penginapan (Suite Room)