Bimtek KPI SDM: Penyusunan Indikator Rumah Sakit 2025
Rp4.000.000 – Rp5.700.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.700.000
Bimtek KPI SDM Rumah Sakit 2025 fokus pada penyusunan indikator kinerja yang efektif untuk meningkatkan manajemen kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan. Artikel ini membahas pentingnya KPI sebagai alat komunikasi strategis dan alat ukur objektif yang mendorong efisiensi operasional serta internalisasi core values. Materi bimtek mencakup penyusunan target organisasi, scorecard individu, dan strategi balanced scorecard, guna menciptakan sinergi antar divisi. Dengan pendekatan proses, rumah sakit dapat terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi pasien secara berkelanjutan.
LEGALITAS KAMI
DITJEN PAJAK NPWP
1000-0000-0244-9111
NIB: 2305250063339
KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@peindo.com
0851-7207-9181
Daftar Isi
ToggleBimtek KPI SDM: Penyusunan Indikator Rumah Sakit Terbaru Tahun 2025-2026

Bimtek KPI SDM: Penyusunan Indikator Rumah Sakit Terbaru Tahun 2025-2026
Bimtek KPI SDM: Penyusunan Indikator Rumah Sakit 2025 – Key Performance Indicator (KPI) merupakan unsur vital dalam sistem manajemen kinerja, terutama dalam lingkup sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit. Sebagai jantung dari siklus performance management, KPI berperan penting dalam tiga tahap utama, yakni Performance Planning, Performance Coaching, dan Performance Appraisal. Melalui bimtek KPI SDM, para profesional di rumah sakit dapat memahami dan menguasai cara penyusunan indikator kinerja yang efektif, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta efisiensi operasional institusi kesehatan.
Pentingnya KPI dalam Manajemen Kinerja Rumah Sakit
Seseorang karyawan akan lebih fokus dan termotivasi dalam menjalankan tugas apabila mengetahui secara jelas dan terukur KPI-nya. KPI yang tersusun dengan baik dan benar mampu memberikan penilaian kinerja yang objektif. Penilaian ini tidak hanya membantu dalam pengukuran hasil kerja, tetapi juga mendorong internalisasi core values organisasi di setiap individu. Dengan KPI, karyawan memahami area kerja yang harus menjadi perhatian utama dan output yang diharapkan sesuai target yang telah disepakati bersama.
Selain itu, KPI menjadi alat komunikasi strategis antara atasan dan bawahan. Di dalam konteks rumah sakit, KPI juga berfungsi sebagai media komunikasi yang menyampaikan harapan dan tujuan institusi kepada semua lini organisasi, mulai dari manajemen puncak hingga staf operasional. Namun, penting untuk diingat bahwa KPI bukan hanya sekadar mencerminkan target yang harus dicapai secara kuantitatif, melainkan juga harus menyatakan kemampuan proses yang harus dikuasai untuk mencapai target tersebut.
KPI Sebagai Alat Integrasi Proses dan Kinerja
Penyusunan KPI yang efektif harus menekankan pada pendekatan proses. Artinya, KPI tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga kemampuan dan kualitas proses yang dilakukan selama pencapaian target. Pendekatan ini menjadikan keterkaitan antar divisi dan departemen semakin kuat, sehingga terjalin sinergi yang kokoh dalam sistem manajemen kinerja rumah sakit.
Sistem KPI yang terintegrasi mampu memastikan bahwa setiap bagian dalam rumah sakit bekerja secara harmonis dan efisien, berkontribusi pada keberhasilan keseluruhan institusi. Hal ini sangat penting dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepuasan pasien dan masyarakat secara luas.
Tujuan Bimtek KPI SDM Rumah Sakit
Bimbingan teknis (bimtek) KPI SDM Rumah Sakit memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam menyusun indikator kinerja yang sesuai dan terukur. Berikut beberapa tujuan spesifik bimtek ini:
Meningkatkan kemampuan penyusunan KPI sebagai dasar penilaian kinerja yang objektif dan berorientasi hasil.
Mengukur KPI di institusi kesehatan secara efektif guna memastikan kualitas pelayanan yang berkelanjutan.
Mendorong budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan melalui pengukuran dan evaluasi KPI yang konsisten.
Dengan bimtek ini, peserta diharapkan dapat merancang dan menetapkan indikator yang relevan seperti tingkat kepuasan pasien, waktu tunggu pelayanan, efektivitas pengobatan, dan efisiensi operasional.
Relevansi KPI dalam Pengelolaan Rumah Sakit Modern
Pengukuran KPI di rumah sakit bukan hanya alat evaluasi semata, melainkan juga merupakan instrumen strategis dalam mengelola dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Dengan menetapkan indikator yang relevan, rumah sakit dapat menilai efektivitas layanan yang diberikan, sekaligus mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Misalnya, pengukuran waktu tunggu pasien dapat membantu mengurangi antrian dan memperbaiki alur pelayanan, sedangkan tingkat kepuasan pasien menjadi tolok ukur utama dari kualitas pelayanan yang dirasakan.
Selain itu, pengukuran KPI membantu rumah sakit mengoptimalkan efisiensi operasional. Pengelolaan sumber daya yang tepat dan terukur memungkinkan pengurangan biaya yang tidak perlu serta peningkatan produktivitas tenaga kerja. Hal ini juga menumbuhkan budaya inovasi, di mana setiap individu dan departemen terdorong untuk terus melakukan perbaikan dalam lingkup tugasnya.
Materi Penting dalam Bimtek KPI SDM Rumah Sakit
Untuk memastikan hasil bimtek yang maksimal, materi yang disampaikan dirancang secara komprehensif meliputi:
1. Internal Rumah Sakit
Memahami struktur organisasi dan proses internal rumah sakit sebagai dasar penyusunan KPI yang relevan.
2. Menyusun Target Organisasi & Target Individu
Mengintegrasikan target kinerja rumah sakit secara menyeluruh dari level organisasi hingga individu untuk menciptakan sinergi pencapaian.
3. Target Kinerja RS pada Level Divisi/Departemen
Menentukan indikator yang spesifik sesuai peran dan fungsi setiap divisi agar pencapaian target dapat diukur dengan tepat.
4. Identifikasi KPI dari Beragam Peran Dalam Rumah Sakit
Memahami keragaman peran SDM dan menyusun indikator yang sesuai dengan tanggung jawab masing-masing posisi.
5. Merancang dan Menetapkan Individual Performance Scorecard
Membuat scorecard individu yang berlandaskan pada scorecard rumah sakit dan departemen, sehingga penilaian kinerja menjadi lebih objektif.
6. Merancang Strategi Mapping dan Sasaran Kinerja dengan Balanced Scorecard
Menggunakan metode Balanced Scorecard untuk menghubungkan visi dan misi rumah sakit dengan target kinerja yang terukur dan terarah.
7. Pendekatan Integrasi Kinerja: Corporate, Departemen & Individual Scorecard
Mengintegrasikan berbagai level scorecard agar target organisasi, departemen, dan individu saling mendukung dan memperkuat pencapaian kinerja rumah sakit.
Kesimpulan
Bimtek KPI SDM Rumah Sakit adalah investasi penting bagi institusi kesehatan yang ingin meningkatkan kualitas manajemen kinerja dan pelayanan. Dengan memahami dan mampu menyusun indikator kinerja yang tepat, rumah sakit dapat memastikan setiap individu berkontribusi secara optimal dalam mencapai visi dan misi organisasi.
Penerapan KPI yang efektif bukan hanya mengukur hasil kerja, melainkan juga menguatkan proses kerja, komunikasi, dan integrasi antar lini organisasi. Sehingga, rumah sakit dapat terus beradaptasi dan berkembang, memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui bimtek ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu menyusun KPI secara teknis, tetapi juga memahami nilai strategis KPI dalam membangun budaya kerja yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada hasil di dunia kesehatan yang dinamis.

Bimtek KPI SDM: Penyusunan Indikator Rumah Sakit Terbaru Tahun 2025-2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimtek KPI SDM Penyusunan Indikator Rumah Sakit 2025
Metode Bimtek KPI SDM
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek KPI SDM:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek KPI SDM
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek KPI SDM
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek KPI SDM:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 085 376 771 176
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Pelatihan KPI SDM
- Arie – Hp/Wa: 085 376 771 176
- website : peindo.com

Bimtek KPI SDM: Penyusunan Indikator Rumah Sakit Terbaru Tahun 2025-2026
| Penginapan |
Penginapan (Twin Sharing) ,Tanpa Menginap ,Penginapan (Suite Room) |
|---|

